Tag: Galatasaray

5 Suporter Terfanatik di Seluruh Dunia

0

Vivagoal – 5 Fakta – Berbicara tentang sepak bola pasti akan selalu melibatkan sosok yang tak kalah penting dari sebuah tim, yaitu pemain ke-12 atau para suporter. Kehadiran para supporter ini kerap kembali membuat para pemain merasakan semangat tambahan dari dukungan yang mereka berikan.

Para pemain ke-12 ini bahkan sangat bangga dan setia menggunakan atribut dengan logo tim kesayangan mereka yang menempel di dada. Mereka pun tak sungkan untuk mengeluarkan uang demi tim kebanggannya.

Mereka rela menggunakan uang mereka untuk membeli tiket pertandingan, membeli jersey dengan lambang tim mereka, hingga harus keluar kota bahkan luar negeri demi mengawal dan memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.

Tidak hanya sampai disana, pemain ke-12 ini juga rela untuk mengeluarkan tenaga mereka dengan melantangkan chant dan gerakan-gerakan serempak, hingga koreografi yang membentuk suatu gambar untuk menyemangati para pemain.

Oleh karena itu, berikut ini lima suporter yang fanatik dalam dunia sepak bola, silahkan disimak siapa tahu ada tim kebanggaanmu.

  1. Borussia Dortmund (Jerman)

DortmundPara pendukung tim yang berseragam kuning hitam asal Jerman ini memiliki julukan sebagai Die Borussen. Dilansir dari IDN Times pendukung setia Dortmund ini dikategorikan sebagai penonton yang terfanatik di Jerman. Hampir setiap laga di Stadion Signal Iduna Park tribunnya selalu dipenuhi mereka.

Bahkan mereka memiliki tribun khusus yang menampilkan hal-hal fantastis untuk tim yang berdomisili di North Rhine-Westphalia itu. Tribun itu berjuluk sebagai Yellow Wall Dortmund. Tribun ini dikabarkan tak pernah sepi dari lantunan chant dan koreografi.


Baca Juga:


Fanatisme yang selalu ditampilkan membuat pemain baru Dortmund, Erling Haaland terkagum-kagum pada Yellow Wall Dortmund. Haaland mengungkapkan bahwa apa yang disajikan di sana adalah pemandangan terhebat dalam hidupnya.

“Sejujurnya ini adalah satu momen terhebat dalam hidup saya. Ketika melihat Yellow Wall itu hal yang menakjubkan. Aku bahkan tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata,” ucap Haaland dalam situs resmi Dortmund.

  1. Liverpool (Inggris)

LiverpoolUrutan kedua ada tim asal Inggris, Liverpool. Liverpool memiliki suporter bernama Kopites. Kefanatikan mereka di tanah Inggris sudah tidak diragukan lagi. Dalam laga yang diselenggarakan di Anfield selalu di buat ‘merah’ oleh Kopites.

Walau dalam beberapa dekade terakhir The Reds selalu raih hasil minor, Kopites tetap meramaikan tribun dan tetap mengumandangkan chant untuk Liverpool. Di samping itu, mereka juga tak henti-henti meneriakkan “You’ll Never Walk Alone”.

Penantian Liverpool perlahan mulai terbayarkan oleh juru taktik asal Jerman, Jurgen Klopp. Mantan bos Dortmund ini sudah mampu berikan gelar bergengsi yaitu, Liga Champion di musim lalu untuk The Reds.

Sebelum laga ditunda karena wabah virus corona, The Reds hanya memerlukan enam poin untuk raih gelar Liga Inggris yang sudah dinantikan sejak 30 tahun silam ini. Sebenarnya Liverpool berpeluang besar untuk raih gelar juara ini pada enam tahun silam di bawah asuhan Brendan Rodgers.

Tapi insiden kapten legenda Liverpool, Steven Gerrard yang terpeleset kala menjamu Chelsea digadang sebagai penyebab Liverpool telan kekalahan. Karena hasil itu membuat Manchester City memperkecil jaraknya. Nahasnya pada laga selanjutnya Liverpool ditahan imbang oleh Crystal Palace, dengan hasil itu pun menjadikan The Citizens keluar sebagai juara Liga Inggris musim 2013/2014.

Sederet Klub LaLiga Tertarik Datangkan Mustafa Kapi

Vivagoal La Liga – Orientasi sebagian besar klub-klub asal Spanyol saat ini tidak lagi sekedar mencari pemain bintang yang sesuai kebutuhan tim. Meregenerasi skuat dengan mencari pemain-pemain muda berbakat pada bursa musim panas mendatang juga jadi prioritas, seperti yang coba dilakukan Atletico Madrid.

Berdasarkan laporan dari agen sang pemain, Necdet Ergezer dilansir dari Football Espana, Atletico Madrid terlibat persaingan dengan Celta Vigo, Valencia dan Villarreal untuk mendapatkan tanda tangan gelandang berusia 17 tahun, Mustafa Kapi yang saat ini masih bermain di tim Galatasaray U-19.

Berdasarkan catatan whoscored, Mustafa Kapi diketahui memiliki keunggulan dalam hal passing dan teknik individu, namun lemah dalam penyelesaian akhir. Sepanjang musim 2019/2020 ini, statistik Mustafa Kapi di Liga Turki U-19 adalah 84% akurasi umpan, 45.7 umpan sukses, 9.5 menang duel, 3 tekel dan intersepsi per game, 2 dribble sukses dan 1.7 sapuan per laga.

Dari 35 penampilannya di semua ajang bersama Galatasaray U-19 sejak musim 2018/2019 kemarin, Mustafa Kapi tercatat baru membukukan 3 gol. Adapun musim kemarin menjadi momen debutnya tim U-19 dan saat ini ia kontraknya bakal segera habis 30 Juni mendatang.

Dengan performa impresifnya sebagai jenderal lapangan tengah tim muda Galatasaray, Mustafa Kapi dikabarkan akan segera dipromosikan ke skuat senior dan disodori kontrak profesional pertamanya oleh manajemen Galatasaray saat usianya menginjak 18 tahun pada 8 Agustus mendatang.


Baca Juga:



Tapi, agen Kapi, Necdet Ergezer menegaskan kliennya tertarik untuk menjajal tantangan baru musim depan, dengan LaLiga Spanyol sebagai tujuan berikutnya.

“Manajer klub asal Spanyol banyak menghubungi kami. Atletico Madrid tertarik mendapatkan Mustafa, kami juga sempat dihubungi Villarreal, Celta Vigo hingga Valencia. Mereka semua ingin tahu seberapa besar kans soal transfer Mustafa.” ucap Necdet Ergezer seperti dilansir dari Football Espana.

“Gaya main Mustafa memang sangat cocok untuk Laliga Spanyol. Untuk musim depan, ia akan berstatus free transfer dan ia bisa main di klub manapun.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Franck Ribery: Ferrari dari Prancis yang Masih Terus Berlari

Vivagoal Serie A – Prancis memang dikenal memiliki winger-winger berkualitas sejak jaman dahulu. Menukil laman bleacherreport, ada beberapa nama nama yang buktikan diri menjadi yang terbaik macam Youri Djorkaeff, Didier Six, David Ginola, Robert Pires dan Franck Ribery. Nama terakhir masih bermain dan masih belum menunjukan untuk berhenti sebagai pesepakbola.

Ribery, yang lahir pada 7 April 1983 memang sudah dikenal sebagai pemain yang memiliki kecepatan yang lumayan mumpuni. Ia memulai debut di usia 18 tahun bersama tim kota kelahirannya Boulogne. Ia hanya bertahan di sana selama dua musim. Setelahnya, ia hengkang ke Ales dan bertualang selama semusim di sana, setelahnya, Ribery memperkuat Metz. Namun ia hanya bertahan enam bulan. Petualangannya di Prancis selesai untuk sementara waktu pasca ia menerima pinangan raksasa Turki, Galatasaray di Januari 2005.

Sejatinya, dalam kurun waktu tersebut, Ribert sempat ditaksir beberapa tim macam Ajax, Lens dan Lille. Namun ia memilih Galatasaray dengan status pinjaman dengan obligasi pembelian permanen di akhir peminjaman. Di Ibu Kota Turki, Franck hanya bertahan enam bulan namun kontribusinya bersama tim terbilang lumayan besar.

Ia memulai debutnya kala Galatasaray bersua Samsunspors. Namun perannya terlihat kala ia memberikan assist kepada Hakan Sukur dalam laga klasik kontrak Besiktas. Setelahnya, Ribery mulai menemukan sentuhannya bersama Galatasaray dalam laga-laga berikutnya. Performa impresif pemain Prancis pun berbuah manis. Di bulan Maret, Ribery meneken kontrak permanen hingga tiga tahun ke depan. Ia bisa berrahan hingga 2008.


Baca Juga:


Performa fantastis sang pemain pun membuatnya menjadi pemain favorit di mata fans. Bahkan ia mendapatkan julukan baru sebagai Ferraribery, Ribery yang berlari layaknya mobil Ferrari di atas lapangan. Keagungan nama sang pemain pun luntur seketika, ia pun menjadi sosok yang paling dibenci oleh fans dan semua orang di Galatasaray.

Pasca meneken kontrak hingga 2008 pada bulan Maret, di bulan Juni, Rubery mengambil sikap dengan memutus kontraknya bersama Avrupa Fatihi lantaran gajinya tak dibayar selama empat bulan terakhir. Menilik laporan thesefootballtimes, selama di Turki, ia hanya dibayar satu kali dalam enam bulan terakhir, hal ini jelas mematik kekecewaannya. Pasca memutus kontrak, ia pun mendapat serangkaian ancaman dari manajemen klub. Atitudnya pun dipertanyakan pelatih Erick Garets.

“Aku menyukai kehidupanku di Turki. Fans disana menyukai sepakbola. Mereka seakan hidup untuk Bola. Namun setelah kejadian ini, aku memutuskan untuk hengkang,” ungkapnya dinukil thesefootball times, setelahnya, ia memutuskan dan bergabung dengan Marseille.

PSG Pesta Gol di Parc des Prince

Vivagoal Liga ChampionsParis Saint Germain berpesta saat menghadapi Galatasaray di laga terakhir grup A Liga Champions 2019/20. Bertanding di Parc des Prince, PSG menang lima gol tanpa balas. 

PSG yang jadi juara grup A tampil dominan sepanjang 90 menit laga berlangsung. Total ada 14 tembakan yang mereka lepaskan dimana 10 diantaranya on target.

Sementara itu, tim tamu hanya bisa membalas tujuh tembakan tanpa satupun yang mengarah ke sasaran.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Tim tuan rumah berhasil unggul dua gol di babak pertama, masing-masing melalui gol yang dicetak oleh Mauro Icardi di menit ke-32 dan Pablo Sarabia tiga menit setelahnya.

Memasuki babak kedua Kylian Mbappe memperbesar kedudukan jadi 3-0. Setelahnya kolaborasi Neymar Jr dan Mbappe menghasilkan gol keempat sedang Edinson Cavani di menit ke-83.

Hasil ini membuat posisi PSG  tak tergoyahkan di puncak klasemen grup A. Mereka mampu mengoleksi 16 poin selama fase grup, unggul lima angka dari Real Madrid yang duduk di peringkat kedua dan melaju ke babak 16 besar sebagai runner-up grup.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Prediksi PSG vs Galatasaray: Les Parisiens Turunkan Lapis Dua

Vivagoal Liga ChampionsParis Saint-Germain akan menjamu Galatasaray di Parc des Princes pada matchday pamungkas fase grup Liga Champions, Kamis (12/12) dinihari WIB. PSG yang sudah pasti lolos sebagai juara grup, diyakini tidak terlalu berhasrat. 

Taktik mengistirahatkan sejumlah pemain inti disampaikan langsung oleh pelatih Les Parisiens, Thomas Tuchel dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan. Menurut Tuchel, ia tidak ingin mengambil resiko untuk terus memainkan skuat utamanya.

“Kami memiliki kesempatan untuk mengistirahatkan sejumlah pemain. Tidak perlu mengambil resiko demi mengejar kemenangan dengan kemungkinan cedera atau larangan bertanding jika ada pemain terkena kartu kuning. Ini laga liga Champions dimana semua pemain ingin bermain dan mendapat kesempatan.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Akan ada beberapa perubahan dalam taktik. Beberapa pemain yang belum menemukan ritmenya akan tetap dimainkan, sehingga strategi di lapangan tetap bisa berjalan baik,” ucap Tuchel seperti dilansir dari situs resmi PSG.

Di sisi lain, Galatasaray datang ke Paris dengan kekuatan penuh. Mereka membawa misi finish di peringkat tiga grup C demi kans lanjut bermain di Liga Europa. Hal ini ditegaskan langsung oleh Fatih Terim, pelatih Galatasaray.

“Kondisi tim saat ini tidak membuat kami menurunkan target. Kami ingin terus berada di kompetisi Eropa dan kami sedang berusaha untuk itu,” ucap Terim seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Meski hanya akan memainkan pemain pelapis, pasukan Thomas Tuchel tetap diprediksi menang. Pasalnya mereka begitu perkasa jika bermain di kandang sendiri. Sebagai bukti, dari lima laga kandang terakhirnya di semua kompetisi, Neymar dkk sukses menggelontorkan 13 gol tanpa sekalipun kebobolan alias clean sheet

Prediksi Starting XI PSG Vs Galatasaray:

Paris Saint Germain: Trapp; Marquinhos, Meunier, Juan Bernat, Mbe Soh; Pablo Sarabia, Ander Herrera, I Gueya, Aouchiche; Muinga, Chopo-Moting. 

Galatasaray: Muslera, Mariano, Donk, Marcao, Nagatomo, Lemina, Seri, Belhanda, Feghouli, Büyük, Bayram.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Hujan Gol di Bernabeu, Rodrygo Cetak Rekor Bersama Real Madrid

Vivagoal Liga Champions – Real Madrid tampil menjanjikan dalam lanjutan grup A Liga Champions 2019/20. Tanding di Santiago Bernabeu, Kamis (7/11/2019) dinihari WIB, El Real menggilas Galatasaray 6-0. 

Penyerang muda Rodrygo Goes jadi inspirator kemenangan Madrid. Dia sukses mencetak trigol dan dua lainnya disarangkan Karim Benzema serta satu gol diciptakan oleh Sergio Ramos lewat titik putih. 

Atas hasil ini Los Blancos berhak duduk di urutan kedua kalsemen grup A dengan tujuh poin. Mereka terpaut lima poin dari pemuncak klasemen sementara, Paris Saint Germain.

Rekor Rodrygo Bersama Real Madrid

Trigol Rodrygo dini hari tadi sekaligus mengantarkannya memecahkan rekor bergengsi di Liga Champions. Sang pemain menjadi pemain termuda kedua yang sukses mencatatkan trigol di turnamen paling bergengsi di Eropa tersebut.

Baru berusia 18 tahun 301 hari dia hanya kalah dari legenda Los Blancos, Raul Gonzalez. Raul tercatat mencetak trigol pertamanya dan menjadi yang termuda pada Oktober 1995 saat kala masih berusia 18 tahun 133 hari.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Namun demikian, posisinya berada lebih baik ketimbang Wayne Rooney yang sebelumnya menempati posisi kedua. Rooney sempat menjadi pemain kedua termuda yang mencetak trigol di Liga Champions kala membombardir gawang Fenerbache pada September 2004 saat berumur 18 tahun 340 hari.

Atas catatan ini, Rodrygo mengaku senang. Dia mengaku terkesima dengan atmosfer Santiago Bernabeu yang merayakan gol demi gol yang dia ciptakan.

“Sebuah mimpi yang jadi nyata mendengar gemuruh Bernabeu menyanyikan namaku. Tapi saya harus tetap tenang. Segalanya berjalan sangat baik dalam waktu jauh lebih cepat daripada dugaanku dimana saya kali pertama tiba di Madrid,” ucap Rdorygo dilansir dari Movistar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Prediksi Madrid vs Galatasaray: Los Blancos Dominan Atas Tim Turki

Vivagoal Liga ChampionsReal Madrid begitu superior jika bermain di kandang sendiri melawan Galatasaray. Catatan impresif ini tentu ingin dipertahankan Los Blancos. Di lain pihak, Galatasaray justru bertekad mematahkan rekor negatif di Santiago Bernabeu demi menjaga kans mereka lolos ke babak 16 besar.

Real Madrid akan menjamu Galatasaray dalam laga lanjutan keempat grup A Liga Champions 2019/2020, Kamis (7/11) dini hari WIB. Madrid saat ini mengoleksi empat poin dan berhak atas posisi kedua dibawah PSG yang sudah punya 9 poin. Sementara itu, Galatasaray berada di dasar klasemen karena baru punya 1 poin.

Bicara rekor pertemuan, Madrid sukses mengantongi tiga kemenangan dalam laga kandangnya melawan Galatasaray. Hebatnya, Madrid dua kali mencatatkan clean sheet dengan menggelontorkan 10 gol ke gawang raksasa Turki tersebut.

Walau begitu, Galatasaray bertekad memutus rangkaian tren negatif tersebut saat menyambangi Bernabeu malam ini. Pasalnya, laga kontra Madrid menjadi sangat krusial karena jika kalah, maka jalan mereka untuk menembus 16 besar bisa dipastikan bakal tertutup rapat.

Sayangnya, mengusung misi bangkit di Bernabeu bisa dibilang sebuah misi yang mustahil. Pasalnya, Madrid hanya kalah empat kali dari 47 laga kandang terakhirnya di ajang Liga Champions. Mereka juga tak terkalahkan dan selalu clean sheet dalam 3 laga terakhirnya di semua kompetisi.

[irp]

Di sisi lain, Galatasaray tak kunjung bisa mencetak gol dalam lima laga tandang terakhirnya di Liga Champions dan sudah tanpa kemenangan dalam 18 pertandingan terakhirnya di kompetisi Eropa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Menang Tipis Kontra Galatasaray, Begini Kata Marcelo

Vivagoal Liga ChampionsReal Madrid akhirnya bisa meraih kemenangan perdananya di ajang Liga Champions 2019/20 kala melawat ke markas Galatasaray Rabu (23/10/2019) dinihari WIB. Berlaga di Stadion Turk Telekom Arena, Marcelo mensyukuri kemenanga tipis 1-0 timnya.

Di laga tersebut, Madrid tampil sangat agresif. Mereka memastikan kemenangan lewat gol tunggal Toni Kroos di menit ke-18.

Berdasarkan catatan Opta, skuat besutan Zinedine Zidane mampu melepaskan 26 percobaan dengan 12 diantaranya tepat sasaran, termasuk satu tembakan Eden Hazard yang membentur mistar gawang.

Marcelo Lega

Bek kiri El Real, Marcelo merasa lega meski timnya hanya meraih kemenangan tipis atas Galatasaray. Menurutnya kemenangan ini didapat berkat kerja keras Madrid untuk menunjukan penampilan terbaiknya.

“Kami selalu ingin memberikan penampilan terbaik di setiap laga, dan malam ini kami senang akhirnya bisa menang. Kami mengkreasikan banyak peluang tuk mencetak gol tapi pada akhirnya kami harus puas hanya menerima satu gol,” ujar Marcelo seperti dilansir dari Football Espana.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Lebih lanjut, Marcelo mengaku mensyukuri kemenangan perdana Madrid di Liga Champions musim ini. Baginya kemenangan ini penting lantaran bakal jadi titik kebangkitan Los Blancos setelah kalah di dua laga sebelumnya.

“Kemenangan ini jadi sangat penting, tim menjaga intensitas dari awal laga dan kami perlihatkan bahwa kami sudah meningkat sebagai sebuah tim,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Prediksi Galatasaray Vs Real Madrid: Kedua Kesebelasan Perlu Tiga Poin

Vivagoal Liga ChampionsReal Madrid dan Galatasaray membutuhkan kemenangan di ajang Liga Champions 2019/20. Duel keduanya di Turk Telekom Arena,  Rabu (23/10/2019) nanti diperkirakan bakal berlangsung sengit dan ketat.

Sama-sama baru mengoleksi satu poin hasil dari dua laga awal membuat kedua kesebelasan menargetkan tiga poin. Pasalnya kemenangan akan menjaga peluang mereka untuk lolos di ke babak selanjutnya. 

Meraih kemenangan di markas Galatasaray jelas tak akan mudah bagi skuat besutan Zinedine Zidane. Pasalnya, El Real baru saja merasakan kekalahan perdana mereka di liga domestik usai ditumbangkan RCD Mallorca. 

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Di sisi lain, Galatasaray menatap laga ini dengan penuh percaya diri.  Mereka saat ini tengah berada dalam tren positif usai menekuk Sivasspor di pertandingan terakhinya.

Berdasarkan head to head, kedua kesebelasan punya catatan berimbang dari tujuh laga terakhir. Los Blancos menang empat kali berbanding tiga milik Galatasaray. 

Walau begitu, rekor tandang Madrid cukup impresif dengan 14 kali meraih kemenangan dan hanya 5 kali kalah dari 23 laga tandang terakhirnya di Eropa. Sementara Galatasaray gagal mencetak gol di enam dari tujuh laga terakhirnya di ajang Liga Champions. 

Ambisi Real Madrid di Istanbul

Kapten Real Madrid, Sergio Ramos mengaku tak sabar untuk menjajal Galatasaray. Pemain asli Spanyol itu mengaku bakal menampilkan permainan terbaiknya demi mengantarkan Madrid meraih kemenangan. 

“Kami cuma memikirkan tentang kemenangan besok. Kami tetap tenang dan terus bekerja keras untuk meraih hasil positif di masa datang. 

“Kami adalah Madrid yang selalu menginginkan memberikan yang terbaik di lapangan. Terlepas dari semua hasil buruk yang didapat akhir pekan lalu, kami jelas ingin menang atas Galatasaray. Itu kata yang terbaik tuk mendefinisikan klub saat ini” ujar Sergio Ramos dikutip dari Marca.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Duo Madrid Absen Dalam Laga Kontra Galatasaray

Vivagoal Liga Champions – Dua bintang Real Madrid, Luka Modric dan Gareth Bale dipastikan absen kala Los Blancos bersua Galatasaray dalam matchday ketiga Grup A Liga Champion di Turk Telekom Arena, Rabu (23/10) mendatang. Mengapa?

Kedua pemain ini dikabarkan tengah mengalami cedera pasca membela negaranya masing-masing di ajang kualifikasi EURO 2020 kemarin. Bahkan kala Madrid keok atas Malloca akhir pekan kemarin, dua mantan pemian Spurs itu pun tak disertakan dalam tim.

Madrid sendiri memang membutuhkan kemenangan guna menjaga asa lolos ke fase selanjutnya. Pasalnya, dalam dua laga terakhir, mereka hanya mampu mendulang satu angka hasil dari bermain imbang kontra Club Brugge di Santiago Bernabeu beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Madrid Kalah, Thibaut Courtois Kambing Hitamkan Pemain Muda Madrid

Sementara di laga kontra PSG, Madid harus kalah dengan skor 0-3. Menjamu Galatasaray sendiri merupakan tugas berat yang harus dilakoni Madrid. Pasalnya, dalam lima laga terakhir, raksasa Turki itu juga meraih hasil minor karena hanya mampu meraih sepasang kemenangan dan tiga hasil imbang. Menang atas Madrid tentunya akan membuat mental mereka sedikit terangkat.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS