Ketum PSSI Puji Kedewasaan Suporter Indonesia Ketika Lawan Malaysia
Potret laga antara Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Malaysia U-23 pada lanjutan Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Jakarta, Senin (21/7) malam WIB.Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

Ketum PSSI Puji Kedewasaan Suporter Indonesia Ketika Lawan Malaysia

Muhammad Ilham - Juli 22, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, memuji suporter Timnas Indonesia yang dinilai sudah dewasa saat menjamu Timnas Malaysia.

Derby serumpun atau yang juga dinamakan derby Nusantara antara Indonesia dan Malaysia terjadi di Piala AFF U-23 2025, Senin (21/7) malam WIB. Dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Timnas Indonesia U-23 dan Malaysia U-23 harus berbagi poin usai bermain imbang 0-0.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

Sebanyak 27 ribu penonton memadati stadion. Angka tersebut jauh lebih banyak daripada dua laga sebelumnya melawan Timnas Brunei Darussalam U-23 dan Filipina U-23 yang berada di bawah 10 ribu penonton.

Tentunya karena rivalitas antarkedua negara ini dalam kancah sepakbola yang menjadi sorotannya. Teriakan dan nyanyian yang bertujuan menjatuhkan mental Malaysia tentu dikumandangkan oleh suporter Indonesia.


Baca Juga:


Akan tetapi, laga tetap berjalan aman. Dalam pantauan langsung Vivagoal, tidak ada botol ataupun flare yang terlempar atau meyala selama laga berlangsung, sehingga Erick Thohir sangat senang.

Menurutnya, suporter Indonesia saat ini tergolong dewasa. Itu tidak hanya terlihat saat melawan Malaysia, melainkan beberapa laga sebelumnya seperti melawa Timnas Jepang, China, dan Arab Saudi di ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Ketum PSSI Puji Kedewasaan Suporter Indonesia Ketika Lawan Malaysia
Potret laga antara Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Malaysia U-23 pada lanjutan Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Jakarta, Senin (21/7) malam WIB.
Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

“Saya rasa (suasana) panas di lapangan tadi. Tapi, mungkin suporter kita suda jauh saling menghormati. Karena di level senior sudah kita bisa lihat. Suporter China datang, Jepang datang, dari Arab Saudi datang, kita menerimanya dengan baik,” kata Erick Thohir kepada wartawan seusai laga.

“Tadi juga ada suporter Malaysia, kita terima dengan baik. Itulah, kalau kita bisa menciptakan sepakbola Indonesia yang ramah, tetapi tim nasionalnya garang. Suporternya ramah, tapi Timnasnya harus garang,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com