Malu Kualitas Liga 1 Di Bawah Filipina, Erick Thohir Janji Bersih-Bersih
Persija Jakarta vs Persib Bandung Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

Komite Wasit PSSI Sosialisasikan Perubahan Laws of The Game Terbaru, Apa Saja?

Taufik Hidayat - July 9, 2024
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga Indonesia – Jelang bergulirnya BRI Liga 1 2024/25, Komite Wasit PSSI melakukan sosialisasi perubahan Laws of The Game (LOTG) terbaru kepada wartawan. Apa saja peraturan yang dibahas?

BRI Liga 1 2024/25 akan bergulir mulai awal Agustus mendatang. Duel Persib Bandung kontra PSBS Biak telah dipilih menjadi laga pembuka.

PSSI telah menggelar kursus wasit untuk bertugas di BRI Liga 1 2024/25. Musim ini menjadi lebih rumit karena adanya penggunaan VAR.

Tak hanya VAR, ternyata ada beberapa LOTG yang diubah. Hal ini mengacu langsung dengan keputusan yang diambil IFAB selaku badan independen yang bertanggung jawab mengatur LOTG sepakbola dunia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by PSSI (@pssi)

Salah satu perubahan tersebut adalah menyangkut pelanggaran di kotak penalti. Kini wasit membagi momen tersebut ke dua jenis pelanggaran yaitu Denial of an Obvious Goal Scoring Opportunity (DOGSO) dan Stops a Promising Attack (SPA).

DOGSO adalah pelanggaran yang dilakukan seorang pemain kepada lawan yang peluang mencetak golnya sangat besar. Pelaku pelanggaran biasanya orang terakhir di perlawanan.

Jenis pelanggaran DOGSO di kotak penalti kini berbuah penalti dan kartu merah. Sebelumnya hanya kartu kuning.

Sementara SPA adalah jenis pelanggaran (di kotak penalti) yang dilakukan pemain untuk menghentikan serangan lawan. Namun ia tidak berstatus orang terakhir sehingga hanya diganjar kartu kuning dan hadiah penalti.


Baca Juga:


Perubahan aturan lain menyangkut eksekusi tendangan penalti. Kini pergerakan kiper atau pemain lain yang masuk kotak penalti sebelum sepakan dilakukan tidak otomatis membuat eksekusi diulang.

Sebelumnya, wasit wajib mengulang penalti andai tembakan sang eksekutor gagal tapi dua kaki kiper meninggalkan garis sebelum eksekusi dilakukan. Hal yang sama berlaku andai rekan satu tim kiper masuk ke area penalti.

Namun kini peraturan tersebut diubah. Wasit tidak akan mengulang eksekusi penalti yang melenceng dari gawang meski kiper bergerak lebih dulu atau ada pemain lawan yang masuk ke kotak.

Menurut peraturan baru, pergerakan kiper dan pemain lawan dianggap tidak mempengaruhi fokus sang eksekutor. Hal ini yang membuat diputuskan penalti tak perlu diulang.

YOSHIMI OGAWA
Sumber: PSSI

Eksekusi penalti hanya akan diulang andai penjaga gawang yang maju lebih dulu mampu menepis bola. Pergerakan pemain lawan yang masuk ke kotak lebih dulu juga bisa membuat penalti diulang andai bola rebound tertuju ke arahnya.

Wakil Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, berharap seluruh pelaku sepakbola negeri ini dapat memahami perubahan aturan di atas. Ia mau wasit-wasit yang bertugas dihakimi oleh orang yang tidak memahami aturan.

“Kami harap media menyiapkan artikel yang memiliki pemahaman yang baik mengenai wasit atau Law of The Game (LOTG). Saya yakin wasit kita akan melakukannya (dengan baik),” tegas Yoshimi Ogawa.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com