Tag: La Masia

Datangkan Neymar, Barcelona Siap Tanggung Resiko Besar?

VivagoalLa LigaHingga saat ini, Barcelona masih berambisi memulangkan Neymar dari Paris Saint-Germain. Akan tetapi banyak pihak menyadari jika ada resiko besar yang harus ditanggung Blaugrana saat membawa pulang pemainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh direktur akademi La Masia, Patrick Kluivert. Menurut Kluivert, Neymar memang pemain yang luar biasa, kehadirannya tentu bakal meningkatkan kualitas skuat Barcelona.

Tapi, bak makan buah simalakama, kehadiran Neymar juga bisa menghambat perkembangan karier para pemain muda berbakat Blaugrana. Dengan adanya Neymar, kepercayaan terhadap pemain hasil didikan akademi La Masia bakal berkurang dan hanya dijadikan sebagai pemain pelapis.

Padahal, generasi baru La Masia saat ini tengah berkembang. Dalam skuat Barca saat ini ada Carles Alena, Riqui Puig, Carles Perez, Moussa Wague dan yang paling fenomenal adalah pemain berusia 16 tahun, Ansu Fati.

Baca Juga: Barcelona dan Madrid Berebut Gelandang Napoli

“Anda tidak pernah tahu, seperti yang anda lihat, tidak mudah untuk mendatangkan Neymar. Namun selain alasan itu, ada juga fakta bahwa dengan kedatangan Neymar, Barca akan memperlambat perkembangan beberapa pemain muda yang ada di akademi. Ini sebuah dilema yang harus segera diputuskan secara internal.” ucap Kluivert seperti dilansir dari Daily Mail.

“Jika tetap memaksakan Neymar datang, Barcelona bakal mengerem perkembangan Ansu Fati atau pemain lain yang memainkan peran yang sama seperti Neymar. Apa yang sebaiknya dilakukan, itulah yang harus ditanyakan sekarang, apakah kami ingin Neymar atay ingin pemain muda berkualitas datang, atau ingin keduanya.” Kluivert menegaskan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pasca Dipecat Sebagai Pelatih Barca U-19, Valdes Serang Direktur La Masia

Vivagoal Ligue 1 – Victor Valdes angkat bicara soal pemecatan dirinya sebagai pelatih Barcelona U-19. Mantan kiper nomor satu Blaugrana itu menuding direktur La Masia, Patrick Kluivert sudah merusak namanya di jajaran petinggi Barca.

Valdes cuma tiga bulan bertahan sebagai pelatih Barcelona U-19. Dia dipecat karena berseteru dengan salah satu legenda klub yang kini menjabat direktur La Masia, Patrick Kluivert.

Baca juga: Clement Lenglet Bantah Griezmann Tidak Bahagia Di Barcelona

Barcelona U-19 dibawah asuhan Valdes sejatinya tampil cukup agresif. Mereka berada di posisi kedua Liga Spanyol U-19, hanya kalah dari Real Zaragoza.

Sayangnya, berdasarkan laporan Marca, Valdes terlibat dalam beberapa masalah dengan Kluivert, salah satunya dengan keengganannya memakai formasi 4-4-2 yang kaku.

Selain itu, Valdes juga dituding melontarkan protes keras kepada Kluivert perihal keputusannya melarang tim U-19 Barca menggunakan Estadio Johan Cruyff karena tim B Barcelona dan tim wanita Barca bermain disana.

Hal ini pun langsung dibantah keras oleh Valdes. Ia pun langsung memperingatkan Kluivert agar pria asal Belanda itu tidak membuat statement yang bisa merusak nama baiknya di Barcelona.

“Jangan pernah merusak nama baik saya di sepakbola, Patrick. Saya sudah berusaha melakukan semua yang terbaik untuk tim saya.” tegas Valdes saat diwawancara televisi Spanyol, Cuatro Deportes.

Baca juga: Barcelona Sudah Berada dalam Tren Kemenangan

“Saya tidak pernah mau berbicara buruk tentang Barcelona. Melatih tim sekelas Barca walaupun di level akademi adalah pengalaman berharga, tapi sekarang saya harus menatap masa depan.” Valdes menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Pemilik Almeria Ingin Akademinya Samai La Masia, Mungkinkah?

0
VivagoalLa LigaPemilik Almeria, Turki Al Sheikh menargetkan timnya bisa memiliki akademi terbaik di dunia. Tak tanggung-tanggung. Pria asal Arab Saudi ingin akademi timnya bisa seperti La Masia. Mungkinkah ambisi tersebut bisa dicapai?
Sejak dibeli pada Agustus tahun lalu, beberapa pemain pun berhasil didaratkan. Nama-nama yang didatangkan pun kebanyakan berasal dari tim divisi utama di liga sebelumnya. Hal ini jelas menjad sebuah anomali tersendiri mengingat Almeria merupakan tim yang mentas di ajang Segunda Division atau divisi dua liga Spanyol.
Al-Sheikh sendri tengah berada di Almeria minggu ini. Ia pun ingin proyeknya segera dilaksanakan dalam waktu dekat. “Aku sangat senang bisa kembali mengunjungi Almeria. Dalam beberapa hari ke depan, ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan,” ungkapnya seperti diwartakan Marca.
Menurutnya, ia akan segera bertemu dengan walikota Almeria untuk membicarakan renovasi Stadion dan pembangunan akademi. Ia pun mengklaim puhaknya siap membangun akademi di atas lahan sebesar 38.000 meter dan rencananya proyek akademi itu bisa rampung sebelum pertengahan tahun 2020.
“Memiliki akademi sepakbola merupakan sesuatu yang penting di Eropa. Kami ingin memiliki akademi yang sama dengan La Masia. Itu adalah mimpi saya,” pungkasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Generasi Baru La Masia Sudah Benar-Benar Tamat?

VivagoalLa Liga – Pemain jebolan La Masia kini sulit mendapatkan tempat di skuat utama Barcelona. Menurut Marca, ada dua alasan utama mengapa generasi baru La Masia dinilai sudah benar-benar tamat saat ini.

Sebelumnya, La Masia dikenal sebagai kawah candradimuka bagi pemain-pemain untuk tumbuh menjadi pesepakbola berbakat. Banyak dari jebolan akademi La Masia yang kemudian muncul jadi andalan Barcelona.

Baca juga: Barcelona Pastikan Messi Cedera Betis

Saat masih ditangani Pep Guardiola, ada begitu banyak pemain jebolan La Masia yang menjadi pemain inti. Beberapa diantaranya seperti Pedro, Xavi, Andres Iniesta, Sergio Busquets dan Lionel Messi. Saat ini, dua nama terakhir ditambah Sergio Roberto, Carles Alena dan Riqui Puig adalah alumni La Masia yang tersisa jadi andalan tim Catalan.

Dengan banyaknya pemain dari luar akademi yang memperkuat Blaugrana, Marca menilai ada dua alasan utama kebijakan Barca sudah berubah. Yang pertama adalah tuntutan sepakbola modern yang memaksa klub untuk meraih sukses instan, baik dalam perebutan trofi domestik maupun di level kompetisi Eropa.

Merekrut pemain bintang, berpengalaman dan bertalenta besar dari klub lain jadi opsi utama Barca saat ini. Hal itu tercermin dalam kebijakan transfer Blaugrana dalam dua musim terakhir dengan mendatangkan Ousmane Dembele, Frenkie De Jong, Antoine Griezmann, Philippe Coutinho.

Berikutnya, dan menjadi yang terpenting adalah kurangnya kepercayaan terhadap pemain hasil didikan akademi La Masia. Generasi baru La Masia sebenarnya bukan tidak ada, dalam skuat Barca saat ini ada Rafinha, Carles Alena, Riqui Puig, Carles Perez dan Moussa Wague.

Namun, entrenador Barca, Ernesto Valverde tidak menaruh kepercayaan besar terhadap mereka, sehingga semua pemain di atas hanya dijadikan sebagai pemain pelapis.

Baca juga: Di Barcelona, Junior Firpo Warisi Nomor Vermaelen

Hal itu yang kemudian membuat jajaran direksi Barca terpecah, dengan Pep Segura dan Jordi Mestre memutuskan mundur dari jabatannya sebagai manajer umum dan wakil presiden, karena mereka masih sangat menjunjung tinggi filosofi dan tradisi permainan Barca.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Gelandang Barcelona Ini Diturunkan ke Tim B

VivagoalLa Liga – Riqui Puig, gelandang Barcelong yang sempat masuk tim skuad utama tim catalan tersebut harus rela turun ke Tim B.

Diwartakan Diario AS yang diambil dari Football Espana, Puig sebelumnya sudah tampil dalam tiga pertandingan senior musim lalu.

Pemain berusia 19 tahun itu sedang ramai diberitakan sebagai salah satu talenta paling cemerlang yang datang dari akademi La Masia di era ini.

Baca Juga: Barcelona Pastikan Tak Jual Semedo dan Dembele

Puig telah melakukan debut bersama skuat utama pada tanggal 13 April 2019. Ia diturunkan saat laga melawan Huesca dengan skor 0-0. Saat itu dirinya bermain selama kurang lebih 67 menit. Tak hanya itu, Puig juga bermain melawan Celta Vigo saat Barcelona kalah 2-0 tanpa balas.

Selain itu, Puig juga bermain dengan skuad utama Barcelona saat melawan Cultural Leonesa. Saat itu, Barcelona menang telak dengan skor 4-1. Pada saat itu, mantan pemain akademi La Masia tersebut main pada menit ke-55. Dan terciptanya gol terakhir Barcelona lantaran dari Puig yang membantu gol tersebut.

Saat itu juga, Puig menggambarkan debutnya itu sebagai mimpi yang menjadi kenyataan bermain di Barcelona.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Takefusa Kubo Ternyata Pernah Menimba Ilmu Seperti Messi, Kok Bisa?

VivagoalLa Liga –  Dalam beberapa jam terakhir, nama Takefusa Kubo seakan menjadi headline di berbagai surat kabar maupun portal olahraga di seluruh penjuru dunia. Bagaimana tidak, pemain yang memiliki julukan sebagai Messi dari Jepang ini resmi menjadi bagian dari Real Madrid!

Status Messi yang disandangkan kepada Kubo bukan tanpa sebab. Baik Messi maupun Kubo pernah menimba ilmu di La Masia. Bedanya, Messi mengembangkan permainannya pada medio 2000an. Sementara Kubo pernah mengenyam manisnya berseragam Blagurana dalam rentang 2011-2015 silam.

Sayangnya karir Kubo di La Masia harus berakhir lantaran tim asal Catalan tersebut terkena embargo transfer. Barcelona diklaim mendatangkan Kubo secara ilegal. Praktis, sang pemain yang digadang menjadi bintang besar harus kembali ke Negeri Matahari Terbit.

Selama bermain di kampung halamannya, Kubo bermain bersama Tim Ibu Kota Jepang, FC Tokyo. Awalnya ia hanya berstatus sebagai pemain U-23 dan bermain untuk tim reserve. Namun perfoma ciamiknya membuat pelatih FC Tokyo Kenta Hesegawa mempromosikan pemain kelahiran 4 Juni itu ke tim utama.

Promosi ini berbuah manis. Sepanjang musim lalu, Kubo berhasil membuktikan diri sebagai talenta Jepang yang patut diwaspadai. Dalam 16 kesempatan yang diberikan kepadanya, ia sukses membukukan 5 gol serta 4 assist untuk FC Tokyo. Performa impresif tersebut pun pada akhirnya membawanya kembali ke Spanyol.

Namun, Kubo yang baru berusia 18 tahun ini kembali ke Spanyol bukan untuk bergabung kembali bersama Barcelona. Pemain kelahiran Asao-ku, Kawasaki ini memutuskan bergabung bersama rival abadi Blaugrana, Real Madrid! Kubo sendiri akan diperkenalkan kepada publik per 1 Juli mendatang.

Namun Kubo tak  akan bermain untuk tim utama bersama pemain bintang lain macam Karim Benzema, Eden Hazard maupun Sergio Ramos. Pemain yang pernah memperkuat Yokohama F Marinos ini akan bermain lebih dulu bersama tim satelit Los Blancos, Real Madrid Castilla.

“Takefusa Kubo akan memperkuat tim Castilla kami musim depan,” bunyi pernyataan resmi Real Madrid. Bersama Madrid, Kubo diikat kontrak selama enam musim. Namun harga transfernya saat ini masih dirahasiakan.

Menilik data yang dilansir dari transfermarkt, Kubo memiliki nilai Pasar sebesar 500 Ribu Euro (Rp 80 Miliar, dengan kurs 1 Euro Rp 16.000). Madrid rasanya mengeluarkan dana yang hampir sama dengan harga pasar sang pemain.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

 

Kontrak Diputus, Youngster Barcelona Siap Main Dengan Iniesta

Vivagoal – La Liga – Barcelona resmi memutus kontrak youngsternya, Sergi Samper pada Senin (4/3/19). Sang pemain sendiri rencananya akan bereuni dengan eks Kapten Blaugrana Andres Iniesta di Vissel Kobe.

“Barcelona dan Sergi Samper resmi mencapai kesepakatan pemutusan kontrak. Klub berterima kasih kepada Samper atas dedikasinya bersama Barcelona selama ini. Semoga ia bisa sukses di masa mendatang,” tulis situs resmi klub.

Samper sendiri sempat menjadi bagian dari Barcelona pada 2013-2016. Bahkan pada 2014, Sergi sempat bermain beberapa kali bersama tim inti Catalan tersebut. Meski mendapat kesempatan bermain, Sergi nyatanya gagal untuk menggeser posisi Sergio Busquets sebagai gelandang bertahan. Untuk menambah menit bermain, ia dipinjamkan ke sesama klub Spanyol Granada pada musim 2016-17 dan Las Palmas semusim berselang.

Musim ini boleh dibilang sebagai musim terpahit dalam karir Samper sebagai pesepakbola. Pasalnya, Pemain asli La Masia ini hanya bermain sebanyak satu pertandingan kala Barca bertemu Cultural Leonesa pada ajang Copa del Rey pada 31 Oktober 2018 lalu. Setelah itu, Samper lebih banyak duduk di bangku cadangan ketimbang berlari di lapangan.

Di Vissel Kobe sendiri, Samper akan memenuhi kuota pemain asing dan bermain bersama nama-nama besar macam Andres Iniesta, David Villa dan Lucas Podolski.

Selalu update berita bola terkini seputar La Liga hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS