Juventus Lazio
Foto: REUTERS/Ciro De Luca via sport.detik.com

Lakukan Kesalahan Spalletti Tetap Bela Juventus Usai Ditahan Imbang Lazio

Irman Maulana - Februari 9, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A – Allenatore Juventus, Luciano Spalletti tetap melancarkan pembelaan pada anak asuhnya, walau Si Nyonya Tua gagal mendulang angka penuh saat menjamu Lazio dini hari tadi WIB pada lanjutan pekan ke-23 Liga Italia 2025/26.

Tampil di hadapan pendukung sendiri, Juventus dalam moral yang meningkat setelah mendapat hasil impresif. Namun, kubu Bianconeri justru tertinggal dua gol terlebih dulu dari Lazio, berkat gol Pedro (45+2′) dan Gustav Isaksen (47′).

Juventus kemudian berusaha keras mengejar ketertinggalan mereka dan baru mencetak gol pertama di menit ke-59, lewat Weston McKennie. Pierre Kalulu lantas menyelamatkan muka Juventus setelah merobek gawang Lazio pada menit ke-90+6′.

Jonathan David Juventus Lazio
(c) La Presse via AP Photo/Marco Alpozzi via bola.net

Pasca laga usai, Luciano Spalletti memberikan pembelaan meski anak asuhnya itu melakukan sejumlah kesalahan fatal yang berujung gol Lazio. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia sepakbola.

Meski begitu, Spalletti juga menyayangkan kegagalan Juventus tampil mengesankan seperti pada beberapa laga terakhir. Ia melihat skuad Juventus yang harus terjebak pada kekacauan, terutama karena mereka tertinggal dua gol dari Lazio.

“Mungkin kesalahan dari tuntutan yang kita berikan kepada para pemain. Pada periode ini, saya meminta untuk segera memainkan setiap bola yang mereka rebut kembali, bukan menendangnya jauh. Jadi, harus berusaha bermain dengan cara sendiri di bawah tekanan, dan meningkatkan kualitas. Ketika membuat banyak permintaan, itu berarti mengantisipasi situasi berbahaya. Melihat potensi positif dan negatif dari setiap skenario secara bersamaan,” ujar Spalletti dilansir Football Italia.


Baca Juga:


“Kesalahan bisa terjadi, Locatelli adalah salah satu pemain terbaik kami musim ini, jadi kehilangan bola sekali tidak merusak segalanya. Bahkan setelah itu, ada cara kami bertahan, bagaimana menutup tembakan, dan keberuntungan buruk dari pantulan bola. Itu sepak bola. Yang harus kita bangun adalah reaksi tim, performa secara keseluruhan,” tambahnya.

“Ketika tempo meningkat dan kami berusaha bangkit dari ketinggalan dua gol, kami tidak boleh meningkatkan tempo hingga menjadi kacau. Kami perlu mempercepat permainan, tetapi tidak menjadi kacau. Sementara hari ini kami sedikit terlalu kacau dalam situasi yang seharusnya bisa kami kembangkan dengan lebih baik. Mempercepat tempo tidak berarti terjebak dalam kekacauan.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com