
Lawan Argentina, Timnas Mesir Sama Sekali Tak Gentar
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Juru taktik Tim Nasional Mesir, Hossam Hassan mengaku sadar tentang status mereka sebagai kuda hitam dihadapan sang juara bertahan, Argentina, namun menegaskan jika kubu The Pharaohs sama sekali tidak gentar karena memikul tanggung jawab besar.
Timnas Mesir menghadapi tantangan besar dengan menghadapi Argentina, Selasa (7/7) malam WIB pada lanjutan babak 16 Besar Piala Dunia 2026. Misi hampir mustahil ini dijalani Mesir setelah melalui perjalanan yang tak mudah di babak sebelumnya.
Mesir memasuki fase gugur sebagai runner-up Grup G dengan torehan lima poin dari satu kemenangan dan dua hasil imbang. Di babak 32 Besar, Mesir mengalahkan Australia lewat drama adu penalti 4-2, setelah imbang 1-1 di waktu normal.

Hasil itu juga merupakan kemenangan pertama Mesir di fase gugur Piala Dunia sejak keikutsertaan pertama mereka pada edisi 1934 silam. Kini mereka dihadapkan pada Argentina, yang berambisi besar untuk bisa mempertahankan trofi juara Piala Dunia.
Pelatih Mesir, Hossam Hassan pun sadar betul jika peluang timnya untuk menghadirkan kejutan itu tidaklah besar. Namun, Ia menegaskan bahwa skuad The Pharaohs dalam kondisi sangat siap dan tidak takut walau Argentina memiliki materi pemain diatas mereka sekarang.
“Kami tahu akan berhadapan dengan juara Piala Dunia dan salah satu pemain terhebat sepanjang masa (Messi), tetapi Mesir tidak takut pada mereka. Kami memiliki tanggung jawab terhadap Mesir, dunia Arab, dan Afrika. Mesir mewakili mereka semua. Tanggung jawab itulah yang membuat kami fokus pada diri sendiri dan pada apa yang bisa kami tunjukkan di lapangan,” ujar Hassan dilansir Reuters.
Baca Juga:
- Ronaldo Sebut Gelar Euro 2016 Sama Besarnya Dengan Trofi Piala Dunia
- Pelatih Argentina Tegaskan Tak Ada Favorit di Piala Dunia 2026
- Lumat Amerika Serikat, Perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 Berlanjut
- Angkat Koper di Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Nyatakan Pensiun Dari Timnas Portugal
Pada kesempatan yang sama, Hassan kembali menyuarakan dukungannya untuk Palestina dalam konflik di Timur Tengah. Hassan sebelumnya tak ragu untuk mengibarkan bendera Palestina pasca partai melawan Australia di babak 16 besar lalu.
“Jika ada orang di dunia ini yang tidak bersimpati kepada rakyat Palestina, maka orang itu bukanlah manusia, entah dia orang Arab, Eropa, atau Amerika. Di mana pun di dunia ini, termasuk di Eropa atau Amerika, jika ada yang menyakiti seekor hewan, kita melihat hak-hak hewan diperjuangkan dan seluruh dunia bereaksi,” tambah Hassan.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















