Lawan Jepang, Timnas Diminta Bermain Seperti Pahlawan Kemerdekaan Indonesia
Sumber: AFC

Lawan Jepang, Timnas Diminta Bermain Seperti Pahlawan Kemerdekaan Indonesia

Muhammad Ilham - January 22, 2024
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga IndonesiaTimnas Indonesia akan melakoni laga penentu di fase grup Piala Asia 2023 kontra Timnas Jepang. Demi bisa mengamankan tiket ke babak 16 besar, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, ingin skuad Garuda bisa bermain seperti pahlawan perang kemerdekaan Indonesia.

Indonesia memang memulai babak grup Piala Asia 2023 dengan tidak baik, di mana mereka takluk dengan skor 1-3 dari Timnas Irak. Namun, harapan muncul di laga kedua fase grup kontra Timnas Vietnam.

Meskipun memiliki catatan buruk ketika bertarung kontra The Golden Stars, Indonesia mampu membayarnya dengan baik. Skuad Garuda menang dengan skor tipis 1-0 lewat tembakan penalti Asnawi Mangkualam di menit ke-42.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

Torehan tiga poin membuat kans Indonesia melangkah ke babak 16 besar terbuka lebih lebar jika mampu mendapatkan poin di laga terakhir. Sayangnya, lawan mereka sangat berat, yakni Timnas Jepang, yang sama-sama membutuhkan poin usai takluk 1-2 dari Irak.


Baca Juga:


Untuk itu, Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta agar anak asuh Shin Tae-yong, mampu bermain layaknya seorang pahlawan kemerdekaan Indonesia. Ia mengambil kisah Kadet 1947 yang dengan gagah berani mengebom pasukan Belanda saat itu.

“Kita ada peristiwa dulu, ketika Indonesia masih di bawah Belanda, kita dikurung. Tetapi, masih ada, kalau ingat cerita Kadet, ada sekelompok anak muda Indonesia menerbangkan pesawat saat itu bisa mengebom kembali Belanda,” ucap Erick Thohir saat peresmian kerjasama PSSI dengan brand apparel, Erigo, Senin (22/1) siang WIB, di FX Sudirman, Jakarta.

Lawan Jepang, Timnas Diminta Bermain Seperti Pahlawan Kemerdekaan Indonesia
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, dalam acara peresmian kerjasama PSSI dengan Erigo, Senin (22/1) siang WIB, di FX Sudirman, Jakarta.
Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham

“Ada nilai patriotisme yang terjadi saat itu dengan segala keminiman. Pesawat-pesawat latih, bomnya juga pakai tangan, dan dianggap tidak bisa pulang karena tidak ada radar, ternyata mendarat kembali anak-anak muda Indonesia.”

“Saya melihat anak-anak muda Indonesia yang ada di lapangan ini, saya berharap sekecil apapun bukan tidak mungkin. Karena itu, saya memutuskan untuk terbang malam ini, siapa tahu bisa memberi dukungan lebih, supaya bisa tampil, paling tidak baik, sebaik mereka bermain melawan Vietnam kemarin,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com