
Luapan Kekesalan Manajer Spurs Usai Dibantai Arsenal
Vivagoal – Liga Inggris – Rasa kesal menyelimuti Thomas Frank setelah melihat Tottenham Hotspur diobrak-abrik oleh tetangga mereka di Kota London, Arsenal, yang menurutnya sama sekali bertolak belakang dengan rencananya sebelum pertandingan.
Partai melawan Arsenal tadi malan WIB itu, menjadi laga derbi London Utara pertama bagi Thomas Frank sebagai manajer Tottenham Hotspur. Ia ditunjuk menggantikan Ange Potecoglou pada bursa musim panas 2025 kemarin.
Namun, pengalaman pertama Frank harus berakhir dengan kekalahan memalukan dari Arsenal pada lanjutan pekan ke-12 Liga Inggris musim ini. Bertandang ke Stadion Emirates, anak asuh Frank itu dilumat habis oleh kubu Meriam London dengan skor telak 1-4.

Leandro Trossard dan Eberehci Eze sudah membawa Arsenal unggul dua gol pada babak yang pertama. Eze lalu sukses mencetak hat-trick di babak kedua, dan hanya mampu dibalas satu kali oleh Tottenham lewat Richarlison.
Pasca laga usai, Frank lantas mengutarakan keluh kesahnya walau sejatinya Spurs memasuki partai ini dengan sikap tak mau mengalah. Ia menyesali usaha anak asuhnya itu terbukti tak mampu menyelamatkan mereka dari berbagai duel sepanjang pertandingan.
Baca Juga:
- Persija Jamu PSIM di GBK, Tersedia 50 Ribu Lembar Tiket
- Wakil Indonesia Raih Peringkat Ketiga ACL Minifootball 2025, Hamsa Lestaluhu Jadi Pemain Terbaik
- Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia, PSSI Utus Sumardji ke Eropa
- Lumat Tottenham, Arsenal Jalani Malam Spesial yang Sulit Dilupakan
“Saya pikir ini sangat menyakitkan. Saya tidak akan mengelak dari itu. Ini adalah penampilan yang buruk. Ini benar-benar bertentangan dengan niat kami saat datang ke sini. Kami hanya bisa meminta maaf kepada para penggemar atas penampilan ini. Saya pikir, terlepas dari apakah kedua tim ingin bermain dengan seragam, mereka mendapatkan lebih banyak dari itu dan kami tidak bisa melakukannya,” ujar Frank dilansir Goal.
“Saat tim bermain panjang, kami tidak memenangkan cukup banyak duel. Hal itu terlihat pada gol 2-0 dan 3-0, di mana seorang pemain melewati dua atau tiga pemain. Penampilan buruk dan kami kalah. Saya melihat banyak karakter dan perjuangan dalam tim ini, tetapi kami tidak memenangkan cukup banyak duel. Kami bisa menyebutnya apa saja, tetapi kami tidak memenangkan cukup banyak.”
Lini depan terbukti masih menjadi salah satu masalah yang perlu dibenahi oleh Spurs, seperti ketika tumbang 0-1 oleh Chelsea. Frank pun menegaskan akan segera mencari solusi, demi menghindari hasil serupa pada laga selanjutnya.
“Kekurangan kreativitas itu telah menjadi tema yang terus berlanjut, dan kami bekerja keras untuk memperbaikinya. Hari ini atau melawan Chelsea, situasinya tidak terlihat baik. Kami harus terus bekerja keras. Ada banyak hal dalam pertandingan ini yang perlu diperbaiki. Sudah empat bulan menjalani ini, dan mereka lebih maju dalam perjalanan sebagai tim, dan itu sangat jelas hari ini,” tambah Frank.
“Tentu saja akan ada kritik. Kami bermain melawan rival terbesar kami dan kalah telak. Tapi kami mengabaikan kritik dan fokus. Saya tahu tim ini sangat kompetitif. Saya tahu tim ini kompetitif dan kami menunjukkan itu melawan Man City dan PSG. Tentu saja hari ini terlihat buruk dan itu tidak cukup baik.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















