
Mantan Kapten Milan Masih Sedih Tinggalkan Tim Kesayangannya
Vivagoal – Serie A – Davide Calabria, mantan kapten AC Milan, baru-baru ini menjalani wawancara dan membeberkan perasaannya ketika harus meninggalkan San Siro. Pemain berusia 29 tahun yang saat ini membela Panathinaikos itu sudah 18 tahun bersama Rossoneri sebelum hengkang.
Calabria menempuh pendidikan sepakbola bersama AC Milan dan sudah jadi bagian dari tim muda Rossoneri U-19 sejak 2013. Dua tahun kemudian, ia dipromosikan ke tim utama dan sejak saat itu tak pernah meninggalkan Milan.
Sayangnya pada musim 2024/25, Calabria dipinjamkan ke Bologna dan masa pinjamannya berakhir musim panas lalu bertepatan dengan akhir masa kontraknya dengan Milan. Sang pemain kemudian bergabung dengan Panathinaikos dengan status bebas transfer.

“Semua itu terjadi begitu cepat, rasanya tidak nyata. Saya meninggalkan Milanello (lapangan latihan Milan) dan tak pernah kembali. Dan saya kesulitan menerimanya setelah bertahun-tahun (bersama Milan),” kata Calabria, dilansir dari Get Italian Football News.
“Saya berpikir tak bisa lagi bertemu dengan semua orang yang bekerja di sana, dengan rekan setim saya, yang berkata kepada saya untuk tinggal. Mereka berpikir saya harus bertahan. Tak bisa lagi mengenakan jersey tim favorit saya adalah sesuatu yang menyakitkan.”
Baca juga:
- Schlotterbeck dan Guirassy Ribut di Ruang Ganti, Situasi Internal Dortmund Semakin Krisis
- Maresca Puas Kembali Antarkan Chelsea ke Babak Semifinal
- Jalani Operasi Mata Kaki, Dumfries Ungkap Perasaannya Sebulan Terakhir
- Kelegaan Chelsea Bisa Hindari Hasil Memalukan Lawan Cardiff
Telah bersama Milan selama 18 tahun, tentu sama sekali tak mudah bagi sang pemain untuk meninggalkan tim yang telah membesarkan namanya. Calabria bahkan mengaku dirinya tidak mau pergi, namun hidup harus terus berjalan.
“Di satu sisi, saya menyadari seberapa besar orang-orang mencintai saya, baik di dalam maupun di luar Milanello. Itu membuat saya bahagia. Di sisi lain, kalian akan bertanya-tanya bagaimana bisa meninggalkan tim dan lingkungan yang masih ingin kalian bela.
“Ketika saya menerima pengumuman resmi soal kepergian saya, saya berjalan di sekitar lapangan Milanello, menangis, dan mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang, tidak percaya semua ini nyata. Itu tidak mudah, tapi saya harus menerimanya untuk terus melangkah,” tutur sang pemain.
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















