Obrolan Vigo: Anzhi Makhachkala, Tim Kaya yang Porak Poranda

Obrolan Vigo: Anzhi Makhachkala, Tim Kaya yang Porak Poranda

Heri Susanto - August 25, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita Bola – Anzhi Makhackala sempat menjadi fenomena di Russia Premier League pada satu dekade lalu. Mereka sempat menyandang status sebagai kekuatan baru di Negeri beruang merah sebelum akhirnya porak poranda lantaran masalah keuangan.

Jika membicarakan soal Liga Rusia, benak pecinta sepakbola pasti akan langsung terpatri pada Lokomotiv, CSKA hingga Zenit St Petersburg. Ketiga tim tersebut merupakan kekuatan utama di kompetisi domestik Rusia. Anzhi sendiri bukanlah tim yang amat diperhitungkan lantaran mereka kerap bermain di tier bawah.

Angin segar pun datang pada 2011. Miliuner Rusia, Suleyman Kemirov resmi mengakuisisi klub.Rencana jangka panjang pun dilakukan dengan membangun stadion baru dengan kapasitas 40 ribu penonton. Dana sebesar 200 juta dollar pun siap dikucurkan.

Tak hanya membangun klub. Mereka juga langsung bergerilia mendatangkan beberapa pemain bintang macam Jucilei dari Corinhians, Mbak Boussoufa dari Anderlecht dan Roberto Carlos. Nama terakhir merupakan pemain dengan reputasi mentereng lantaran prestasi yang ia torehkan bersama Real Madrid dan Timnas Brazil.

Asa sebagai peta kekuatan baru Sepakbola Rusia pun terlihat. Enam bulan pasca akuisisi, beberpaa nama besar kembali didatangkan. Anzhi memulangkan gelandang berbakat Rusia, Yuri Zhirkov dari Chelse, mendatangkan Balazs Dzsudzak dan Samuel Eto’o yang baru saja hantarkan Inter mendulang treble winners.


Baca Juga:


Di musim perdananya, mereka mampiu finish di urutan 5 klasemen akhir. Eto’o pun keluar sebagai top skor dengan koleksi 13 gol. Pelatih legendaris Belanda, Guss Hiddink sempat melatih klub di awal 2012. Anzhi sukses finish di urutan kelima klasemen akhir.

Semusim setelahnya, geliat belanja Anzhi nampak belum selesai, beberapa nama baru pun kembali didatangkan macam Christopher Samba, Willian hingga Lacina Traore. Di tahun yang sama, Anzhi juga mulai membangun akademi mereka senidiri. Sinyal terang pun seakan menaungi langkah mereka pada musim kedua.