
Obrolan Vigo: Dean Huijsen Pembelian Terbaik Alonso untuk Real Madrid
Vivagoal – Berita Bola – Real Madrid selalu tahu bagaimana caranya merayu talenta-talenta muda agar bermain di klubnya. Sosok terbaru yang digadang memiliki masa depan cerah, Dean Huijsen masuk dalam kategori ini. Sang pemain memang digadang bisa menjadi bintang di masa mendatang.
Madrid memang memiliki masalah pada lini pertahanannya lantaran banyaknya pemain mereka yang sudah menua dan rentan cedera. nama-nama macam Dani Carvajal, David Alaba, hingga Eder Militao acap kali masuk ke ruang perawatan. Hal ini dirasa kurang ideal. Terlebih kala tim masih diarsiteki Carlo Ancelotti, mereka tak mampu berbuat banyak.
Tipisnya jumlah armada yang tersedia membuat tim harus mempromosikan Raul Asencio dari Real Madrid Castilal untuk naik pangkat. Mereka juga sebelumnya sempat mencoba Aurelien Tchouameni untuk bermain lebih ke belakang. Perlahan namun pasti, masalah tersebut mulai diselesaikan di bursa musim panas kemarin.
Dean Huijsen vs Kairat:
– 90 minutes
– 4/4 dribbles
– 84 touches
– 4 clearances
– 4 tackles
– 2 interceptions
– 1 block
– 1 last-man tackle
– 13/16 duels wonUnbelievable. pic.twitter.com/cOHQrsYEAp
— Madrid Zone (@theMadridZone) September 30, 2025
Madrid menggelontorkan banyak dana untuk memperkuat barisan pertahanan tim yang dibesut Xabi Alonso. Nama-nama macam Trent Alexander-Arnold, Alvaro Carerras, serta Dean Huijsen diamankan guna menggalang pertahanan tim guna tampil lebih baik lagi dan bersaing memenangkan berbagai kompetisi yang tersedia.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Thiago Almada, Jackpot Besar yang Dituai Atletico Madrid
- Obrolan Vigo: De Paul, Bodyguard Messi yang Rela Tinggalkan Eropa untuk Idolanya
- Obrolan Vigo: Nostalgia Kedua untuk Mourinho Adalah Benfica
- Obrolan Vigo: Ousmane Dembele, Mantan Pasien Rawat Inap yang Berpotensi Menangi Ballon d’Or 2025
Khusus untuk nama terakhir, sang pemain tiba dengan label sebagai bek termahal yang pernah didatangkan Los Galacticos. Ia merapat dengan mahar 58 juta Euro. Mahalnya harga bek yang juga memiliki paspor Belanda bukan hadir dalam ruang kosong. Ia memiliki catatan yang prima bersama Bournemouth. Menilik catatan dari Premier League, ia mampu mencatatkan 36 tekel, 51 intersep, dan melakukan 29 kali blok dalam 32 laga.
Sebagai seorang bek tengah, Huijsen terbilang lumayan kimplet lantaran ia memiliki kaki yang sama baiknya. Sang pemain juga bisa menjadi poros utama untuk build up serangan via lini belakang. Dalam kirpahnya di Vitality Stadium, ia sanggup membukukan 84% passes complated dan 49% long passes complated.

Sang pemain saat ini menjadi andalan Alonso untuk mengawal jantung pertahanan tim. Ia sudah mulai mentas di Piala Dunia Antar Klub. Mantan juru taktik Leverkusen tersebut pun tak ragu menyebut krusialnya peranan mantan punggawa Juventus itu.
“Dia (Huijsen) adalah salah satu pemain pilar. Dia menampilkan kemampuan untuk bersaing di tempat inti,” ujar Xabi, seperti diwartakan One Football. Pujian tersebut dirasa tak berlebihan. Ketika musim 2025/26 digulirkan. Sampai tulisan ini dibuat, sosok 20 tahun sudah mengepak 7 laga dan satu assist di lintas kompetisi. Dalam peirode tersebut, menurut laporan Fotmob, ia sempat mendulang 66.7% duels won, 4 interceptions, 3 blocked shots, dan melakukan 19 kali recoveries.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pemain Penting yang Pernah Dimiliki Panathinaikos
- 5 Fakta Pemain Nomor 10 Terbaik yang Pernah Main untuk Barcelona
- 5 Fakta Pemenang Piala Dunia yang Tak Pernah Menangkan Ballon d’Or
- 5 Fakta Pembelot yang Mentas untuk Atletico Madrid dan Real Madrid
Tak berhenti sampai di sana, ketepatan passing-nya juga memperlihatkan angka yang bagus, sanggup melepaskan 39 kali long ball dengan akurasi keberhasilan 67.2%, menciptakan 87.5% pass accuracy, 4 kali menghadirkan peluang, dan memberikan 1 assist kala melawan Real Mallorca dalam lancah domestik.
Huijsen bukanlah opsi jangka pendek Real Madrid untuk mengurai permasalahan lini pertahanannya. Ia adalah proyek masa depan Los Galacticos yang siap menggantikan peran pemain senior yang mulai menua. Bahkan jika mau ditarik lebih jauh, ia bisa jadi menjadi pembelian terbaik Alonso dalam masa bakti singkatnya bersama tim lantaran bisa langsung nyetel dengan skema mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut tanpa perlu mendapatkan rotasi.
Salah satu sisi yang mungkin perlu diperbaiki adalah kedisiplinan. Dalam enam laga awal, pemain yang sempat memperkuat AS Roma sudah mengepak satu kartu kuning dan kartu merah. Hal ini jelas bisa menjadi kerugian bagi Real Madrid mengingat stok bek tengah mereka tak bisa dibilang terlalu dalam andai dirinya harus absen nantinya.
Penulis: Aldo Nugraha
Editor: Heri Susanto















