Obrolan Vigo: Edin Dzeko yang Serupa Anggur

Obrolan Vigo: Edin Dzeko yang Serupa Anggur

Heri Susanto - March 17, 2022
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Dzeko yang Harum di Italia

Dzeko

AS Roma harus merogoh kocek tak kurang dari 11 juta Euro guna membawa sang pemain ke Ibu Kota Italia. Meski harus meninggalkan seabrek prestasi dan gaji besar yang diberikan kepada City, Dzeko sama sekali tak menyesali keputusannya itu.

“Saya sedang berada dalam momen terbaik dalam karier saya di City. Oleh karena itu, saya tidak mau duduk di bangku cadangan dan memilih pindah ke Roma. Saya sama sekali tidak menyesali keputusan itu,” kata Dzeko kepada Corriere dello Sport.

“Saya pergi dari Inggris ketika kontrak di City masih menyisakan tiga tahun. Saya tidak setuju dengan beberapa keputusan Manuel Pellegrini.”

Di Roma, Dzeko tak bisa berbicara banyak dengan membantu AS Roma mendulang berbagai prestasi lantaran di waktu yang bersamaan, Juventus dan Inter Milan tengah mendominasi khasanah sepakbola Serie A. Meski begitu, Dzeko mengaku cukuo senang bisa mentas di Roma lantaran kesemaptan bermain reguler terbilang besar dibanding harus bertahan di City. Lima musim berseragam I Lupi, ia mampu suguhkan  119 gol dan 55 assist dari 260 penampilan di semua kompetisi.


Baca Juga:


“Saya memang gagal meraih gelar bergengsi bersama Roma. Tapi, saya menghabiskan enam tahun yang luar biasa di sana. Saya punya kenangan baik dan buruk di sana, dan Roma memiliki tempat spesial dalam hati saya,” lanjutnya.

Di awal musim ini, secara mengejutkan Dzeko memilih hengkang ke Inter Milan guna menggantikan peran Romelu Lukaku yang dijual Inter Milan ke Chelsea. Keputusan Dzeko angkat kaki sempat dikritisi Jose Mourinho yang men

“Kenyataannya adalah kami memulai pramusim dengan berpikir kami memiliki Dzeko,” jelas Mourinho kepada RomaTv. “Hal itu itu sedikit mengejutkan bagi kita semua apa yang terjadi.”

“situasi ini adalah situasi yang aneh. Jelas bahwa dia akan pergi ke klub lain, tetapi ada beberapa keraguan. Saya mendengar para pemain jauh lebih khawatir tentang situasi ini daripada fokus pada akhir pelatihan pramusim,” tuntas Mou.

Meski awalnya smepat diragukan lantaran belum tentu bisa menggantikan peran besar Lukaku, Dzeko, yang saat ini berusia 36 tahun masih belum mau berhenti mencetak gol. Harum anggur seakan masih menyengat padanya di usia yang sudah tak lagi muda sebagai pesepakbola.

Sejauh ini, Ia sudah mendulang 16 gol dalam 38 pertandingan yang dimainkan bersama Inter Milan. Kansnya untuk mendulang gelar bersama La Beneamata di Italia bisa saja terjadi lantaran Inter saat ini masih berada di jalur juara.  “Kini saya bermain bersama Inter. Saya ingin berusaha sekeras mungkin meraih Scudetto musim ini,” pungkasnya.

Meksi anggur kerap terasa enak di usia tua, namun tak semua anggur bisa dinimkati di usia tua. Sensasi menikmati anggur yang tua kurang lebih hanya menimbulkan nostalgia. Pun demikian dengan Dzeko. Inter Milan mungkin saat ini bisa mengganti Lukaku dengannya. Namun mereka sudah barang tentu tak bisa terus menggantungkan diri kepada Dzeko yang kian tergerus usia.

Tanti Auguri, Eden!

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com