
Obrolan Vigo: Pep Guardiola yang Kembali Memanaskan Mesin Phil Foden
Vivagoal – Berita Bola – Musim 2024/25 kemarin, Phil Foden seakan menghilang dari peredaran lantaran kompilasi antara cedera dan mentalitas yang sedikit terganggu. Perlahan namun pasti, pemain asal Inggris sudah mulai kembali ke trek dan Pep Guardiola paham akan potensi besar dari sang pemain.
Foden adalah standar yang harus dipegang jebolan akademi Manchester City. Ia bahkan telah meletakan standar khusus bagi para pemain akademi yang ingin mentas di tim utama, harus mengikuti jejaknya terlebih dahulu. Foden tak langsung beredar di tim utama. Ia mendapatkan perlahan kesempatan hingga benar-benar diandalkan oleh Pep guna mengisi salah satu spot di poros penyerangan.
Pada Juli 2019 lalu dalam tur Asia City, Pep pada Press Conference mengklaim jika Foden merupakan “pemain paling bertalenta yang pernah ditemui dalam karir manajerialnya.” Menurut pelatih asal Spanyol, sosok asal Stockport memiliki segalanya untuk menjadui salah satu pemain terbaik dunia.

Hasilnya, di musim 2023/24, namanya menjadi pemenang PFA Player of the Years pasca performa impresifnya bersama the Sky Blues berkat caatatan 19 gol di ajang liga dan 8 assist di kompetisi yang sama. Catatan tersebut melengkapi kemenangannya sebagai pemain muda terbaik versi penghargaan yang sama di tahun 2021 dan 2022 lalu.
Baca Juga:
- 5 Fakta Kiprah Pelatih Italia di Premier League
- 5 Fakta Pemain Thailand di Liga Indonesia
- Tengah Terpuruk di Serie B, Berikut 5 Fakta Pemain Krusial yang Pernah Memperkuat Sampdoria
- 5 Fakta Pemain Penting yang Membantu Lyon Juara 7 Kali Beruntun di Ligue 1
Meski begitu, ada harga mahal yang harus dibayar atas penghargaan tersebut. Total, ia sudah memainkan 53 laga di berbagai ajang dan mentas di angka 5.000 menit. Waktu istirahatnya tereduksi jauh lantaran masih memainkan laga bersama Timnas Inggris sebanyak 7 pertandingan di Euro 2024 kemarin. Dirinya seakan lelah secara fisik dan mentas.
Di musim 2024/25 kemarin, ada ekpektasi besar sang pemain bisa mengulangi performa impresifnya bersama City. Namun cerita harus berakhir lain. Foden nampak kelelahan. Ia terjebak dalam inkonsistensi performa, kalah saing dari nama lain karena cedera dan mengalami masalah pada mentalitas. Untuk kasus terakhir, hal serupa juga terjadi pada Jadon Sancho dalam waktunya di Manchester United.
Ia memang semapt mentas dalam 45 laga di lintas kompetisi dan mendulang 10 gol serta empat assist. Namun catatan tersebut sejatinya bisa berjalan lebih baik andai kebugaran dan mentalitasnya benar-benar pulih. Untuk soal yang terakhir, ia sempat mengklaim ada masalah yang menderanya di luar lapangan.
A 🔝 night with the team 👊🏻 🩵 pic.twitter.com/s0FdNsS8qL
— Phil Foden (@PhilFoden) June 26, 2025
“Saya mengalami banyak hal di luar lapangan secara mental. Hal-hal dalam hidup terkadang lebih besar daripada sepakbola. Musim ini, saya sedikit kesulitan. Jika semuanya baik-baik saja, saya mungkin akan tampil lebih baik di lapangan. Semoga tahun depan saya bisa tampil lebih baik,” urainya seperti diwartakan Goal International.
Pep Guardiola yang percaya akan intuisinya memang kerap memainkan Foden sedikit demi sedikit di musim lalu. Ia pun mulai mendapatkan kepercayaan tatkala City mentas di Piala Dunia Antar Klub. Pep tahu kapan waktu yang tepat untuknya bermain dan di ajang empat tahunan tersebut seakan membuktikan Foden sudah kembali.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Manuver Atletico Madrid dan Lampu Kuning untuk El Clasico
- Obrolan Vigo: Diogo Jota, Si Bocah Kalem dari Massarelos
- Obrolan Vigo: Pohon Kepelatihan Pep Guardiola
- Obrolan Vigo: Bryan Mbeumo yang Mungkin Sempurna untuk Tottenham Hotspur
Ada empat laga yang dimainkannya. Dalam periode tersebut, Foden mampu mengepak tiga gol dan satu assist. Ia memang tak bermain penuh dalam periode tersebut. Namun performanya membuktikan jika ia memang bisa diandalkan di momen-momen tertentu. Laga melawan Al-Hilal menjaadi bukti nyata dirinya mampu menjadi pembeda.
Secara khusus, Pep juga sadar pemain andalannya sudah kembali. Ia merasa Foden akan kembali menjadi pemain penting dalam timnya di musim depan. Pep juga mengklaim jika saat sang pemain sudah merasa baik dengan mentalitasnya, ia merasa segala hal akan berjalan sesuai rencana.
Terkait potensinya bermain, ada kemungkinan Foden memainkan peran nomor 10. Momen tersebut sempat dilalui kala Kevin De Bruyne mengalami cedera panjang di musim 2023/24 lalu yang juga menjadi musim terbaiknya. Di ajang Piala Dunia Antar Klub kemarin, ia sempat bermain sedikit ke dalam namun sang pemai merasa agak kurang nyaman dengan hal tersebut.
“Saya bermain sebagai gelandang bertahan. Hal ini tak biasa bagi saya saya ingin berada di tengah sebisa mungkin dan sedikit lebih tinggi. Hal itu membuat saya menjadi diri saya sendiri dan ada kenyamanan di sana,” urainya.
Saat bermain sebagai nomor 10, ia bisa mendikte permainan dan bisa menjadi kreator serangan City sebelum bola menjumpai Erling Haaland atau Omar Marmoush. Tak hanya itu, Foden juga masih mampu mengemban tugas untuk bermain lebih melebar ke sisi kiri ataupun kanan sebebas mungkin guna mengkreasikan berbagai peluang lainnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















