Obrolan Vigo: Rokok Bagi Para Pesepakbola, Mungkinkah?

Obrolan Vigo: Rokok Bagi Para Pesepakbola, Mungkinkah?

Heri Susanto - September 9, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita BolaRokok dan sepakbola merupakan dua hal yang bertolak belakang. Di masa lampau, banyak berbagai pesohor si kulit bundar yang hobby kelepas-kelepus sebelum dan sesudah pertandingan. Pertanyaan pun menyeruak, akankah hal yang sama relevan untuk sepakbola saat ini?

Sebagai seorang atlet dengan intensitas tinggi, pesepakbola dituntut untuk menjaga kondisi terbaiknya untuk menampilkan performa terbaik bagi klub maupun negaranya. Menjaga pola hidup sehat tentu menjadi hal yang wajib dilakukan. Asupan makanan, minuman, gizi dan protein jelas menjadi mandatory tersendiri bagi mereka.

Sisi selebrasi dalam kehidupan bisa dirayakan saat jeda kompetisi rampung. Jack Grealish adalah sosok yang paham memanfaatkan momentum ini. Ia kerap terlihat mabuk minuman keras saat jeda kompetisi dan bersiap memperbaiki kondisi fisiknya jelang digelarnya musim baru. Hal tersebut bahkans sempat ia tunjukan kala memperkuat Aston Villa dan Manchester City.

Namun untuk rokok, saat ini jarang ada sosok dalam dunia sepakbola yang mengonsumsinya. Pengecualian terjadi saat Italia menjadi juara Euro 2020 lalu, fullback Napoli, Giovanni Di Lorenzo tertangkap kamera langsung menyulut rokoknya di ruang ganti saat berselebrasi bersama Gli Azzurri. Italia memang bukan tempat yang melarang pesepakbola merokok. Banyak contoh kasus pemain aktif yang merokok di sana.


Baca Juga:


Mantan pemain Arsenal, Nicklas Bendtner mengaku sempat melihat pemain Juventus yang menyeruput kopi seraya merokok di Lorong toilet layaknya anak SMA yang tengah mencari jati diri. Sosok yang dilihatnya antara lain adalah sepasang legenda Timnas Italia, Gianlugi Buffon dan Andrea Pirlo.

“Anda tahu, itu hari pertama saya. Jelas saya langsung ke kedai kopi,” buka Bendtner kepada Goal International. “Kemudian saya pergi ke toilet. Di sana saya melihat ada sepuluh atau dua belas pemain, mereka hanya minum kopi, mengobrol, menikmati kebersamaan satu sama lain dan merokok. Sebuah pemandangan yang luar biasa. Saya merasa ini adalah sesuatu yang akan saya nikmati.”

Lantas, apakah rokok merupakan hal yang dibolehkan kepada pesepakbola? Jawabannya tentu tidak.  Menurut jurnal American Heart Association, kebiasaan merokok bagi pesepakbola yang punya intensitas fisik tinggi sejatinya akan sangat berpengaruh lantaran bisa saja mereka mengalami sesak napas. Selain itu, kebiasaan merokok juga akan membuat berbagai organ penting dalam tubuh seperti kapasitas paru-paru yang menurun dan sistem kardiovaskular yang melemah.

Tak berhenti sampai di sana, National Institues of Healt (NIH) juga mengklaim jika merokok bisa mengurangi kepadatan tulang, membuatnya lebih lemah dan rapuh.Namun anggapan tersebut dipatahkan oleh ungkapan Bendtner.

Ia merasa Pirlo dan Buffon bukan pemain yang mengalami penurunan karir meski merupakan perokok aktif. Nama yang disebut pertama bahkan sempat mentas di usia 45 tahun dan pensiun bersama tim yang membesarkan namanya, Parma.


Baca Juga:


Di Indonesia, banyak pemain yang masih aktif bermain dan memiliki kebiasaan merokok. Hal tersebut bahkan masih terjaga sampai saat ini. Bahkan, di berbagai pemberitaan nasional, ada pendulang medali emas Sea Games 2023 yang menormalisasi merokok saat tak ada pertandingan.

Merokok atau tidak bagi para pesepakbola sejatinya merupakan pilihan yang mereka jalani. Penurunan performa atau permainan yang stabil meski merokok adalah dampak lain yang mungkin ditimbulkan. Untuk menutup polemik boleh atau tidaknya merokok atau mengonsumsi minuman keras, kutipan wawancara Radja Nainggolan jelas bisa menjadi acuan.

“Saya datang ke supermarket untuk membeli rokok dan minuman beralkohol. Saya pun menikmati keduanya untuk mendapat perasaan tenang dan nyaman,” ungkapnya kepada French Football, beberapa waktu lalu. “Pemain sepak bola seharusnya memang boleh merokok, sebab itu adalah hak mereka,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com