
Obrolan Vigo: Sinar Terang si Mantan Wonderkid
Pulang ke Everton dan Pergi ke Amerika
Setelah “perantauan” 13 tahun dari Everton, Rooney pun kembali menjadi seorang pria dewasa yang sudah mengecap berbagai prestasi manis di United. Tereduksinya menit bermain di United menjadi alasan mengapa Wazza akhirnya memutuskan pulang ke Goodison Park di musim 2016/17. Kepada Manchester Evening News, ia pun buka suara terkait alasan kepulagannya.
Baca Juga: Lagi, Rooney Cetak Gol Berkelas!
“Saya selalu menikmati waktu bersama MU. Namun saya juga butuh bermain lebih banyak, tidak seperti musim lalu. Lagipula kemampuan terbaik saya keluar jika saya bermain rutin. Saya sudah berbicara dengan Mourinho dan sekarang waktu yang tepat untuk pindah,” katanya menambahkan. kata Rooney.
Bersama Everton, Rooney pun tak dimainkan di posisi aslinya yakni second striker maupun juru gedor. Dalam dua musim kepulangannya. Ia lebih berperan sedikit ke belakang. Permainannya pun nampak inkonsisten bersama juru taktik The Toffess, Marco Silva. Dalam dua tahun karirnya ia mengemas 56 laga mencetak 18 gol plus 12 assist. Sejatinya, Rooney sempat ingin bertahan bersama Everton semusim lagi. Namun klub seakan tak lagi peduli kepadanya.
Baca Juga : Serie A, Liganya Kakek-Kakek
“Sesungguuhnya, saya ingin bermain, kembali ke Everton dan menjalani satu tahun di sana. Kemudian, seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, jelang akhir musim, Everton dengan jelas menunjukkan bahwa mereka akan senang apabila saya pergi,” ungkap Rooney.
“Saya berkata pada Everton, ‘Dengar, saya bukan bocah dan apabila hal ini (meninggalkan klub) adalah hal yang kalian inginkan, beritahu saya. Jika anda ingin saya tetap tinggal, beritahu saya’ dan kami membicarakannya,” tambah Rooney
Ia pun menyebut pergi ke MLS dan bergabung dengan DC United merupakan opsi terbaik yang bisa ia ambil. Bersama mantan klub Ibu Kota Amerika Serikat itu, Rooney seakan menembukan kembali penampilan terbaiknya. Bahkan, tak jarang ia kerap mencetak berbagai gol indah bersama DC United. Sejauh ini, ia sukses mengemas 52 Games 25 Gol dan 14 Assist bahkan ia sempat membawa DC ke Playoff.















