Pecahkan Dua Rekor, Berikut 5 Fakta Pembelian Termahal Lyon

Pecahkan Dua Rekor, Berikut 5 Fakta Pembelian Termahal Lyon

Heri Susanto - Agustus 21, 2024
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Moussa Niakhate
Pecahkan Dua Rekor, Berikut 5 Fakta Pembelian Termahal Lyon
Sumber: twitter Footsen

Niakhate merupakan nama termahal yang diamankan klub dari Nottingham Forest di bursa musim panas ini. Bek tengah asal Senegal merapat dengan biayar 31,9 juta Euro. Angka tersebut menjadi rekor pembelian termahal klub di sepanjang Sejarah.

Bek 28 tahun lumayan malang melintang di Prancis lantaran sempat memperkuat beberapa tim macam Valenciennes dan FC Metz. Ia semapt mengadu Nasib di FC Mainz dan memegang peranan penting di tim asal Jerman. Pada 2022, Forest mengamankan jasa Niakhate dengan valuasi 10 juta Euro.

Ketika mentas di Inggris, performa sang pemain bersama Danilo lumayan konsisten di jantung pertahanan the Garibaldi. Lyon yang ingin memperkuaat lini pertahanannya kembali rela memecahkan rekor klub. Tak berhenti sampai di sana, mereka juga rela melepas pemain terbaiknya di musim lalu, Jake O’Brien ke Everton guna memberikan ruang bagi Niakhate.

  1. Ernest Nuamah
Pecahkan Dua Rekor, Berikut 5 Fakta Pembelian Termahal Lyon
Sumber: OL

Musim lalu, Lyon sempat mengalami turbulensi performa dan ada nama Nuamah di dalamnya. Untungnya, performa winger kanan tersebut masih terbilang prima. Ia sukses mendulang tiga gol dan dua assist dari 33 laga.

Lyon yang memiliki opsi mempermanenkan sang peain dari tim Belgia RWDM kemudian menebusnya dengan valuasi 28,5 juta Euro. Ia sebenarnya baru bergabung dengan RWDM dari Nordjaelland seharga 25 juta Euro dan belum pernah mentas sekalipun bersama tim Belgia itu lantaran langsung dipinjamkan ke Prancis.

Perlu dilihat bagaimana performa sosok 20 tahun dalam musim penuhnya bersama Les Gones apakah menjadi investasi besar yang mumpuni atau namanya hanya sekedar numpang lewat.

  1. Jeff Reine-Adalaide
Pecahkan Dua Rekor, Berikut 5 Fakta Pembelian Termahal Lyon
Sumber: OL

Soal pembelian mahal, Lyon pernah terkena investasi bodong ketika mengamankan Jeff Raine-Adalaide dari Angers pada 2019/20 lalu dengan mahar 25 juta Euro. Sebelumnya, sang pemain memang tampil apik bersama Angers di musim 2018/19 lalu ketika mengepak 4 gol dan 4 assist dari 47 laga.

Meski kala itu datang dengan status pembelian termahal tim, Reine-Adalaide tak mampu berbuat banyak. Musim debutnya di Lyon tak berjalan mulus lantaran hanya mendualng tiga gol dan empat assist dari 23 laga yang dimainkan. Musim tersebut menjadi yang pertama dan terakhir bagi jebolan akademi RC Lens.

Setelahnya, ia dipinjamkan ke tim lain macam OGC Nice dan ESTAC Troyes. Di musim 2023/24, Lyon melepasnya secara gratis ke RWDM. Di Belgia, karirnya juga tak gemilang. Kini, sang pemain berusia 26 tahun dan tak memiliki klub pasca kontraknya rampung musim panas kemarin.


Baca Juga:


  1. Joachim Andersen
Pecahkan Dua Rekor, Berikut 5 Fakta Pembelian Termahal Lyon
Sumber: Twitter GIFN

Joachim Andersen sempat memulai petualangannya di liga top Eropa ketika menjadi bagian dari Sampdoria pada 2017 lalu. Il Samp mengamankan sang pemain dari FC Twente dengan mahar 1,75 juta Euro. Dua musim berada di Sicilia, bek Denmark mampu tampil apik dengan mendulang 42 laga.

Di musim 2019/20, Lyon mengamankan sang pemain dengan mahar 24 juta Euro. Seperti halnya Reine-Adalaide, ia hanya setahun berada di klub lantaran performanya kurang dianggap impresif. Pemain Denmark kemudian dipinjamkan ke Fulham dan Crystal Palace dua musim berselang.

Pada musim panas 2021/22, Palace yang senang dengan performa sang pemain menebus Andersen dengan mahar 17,5 juta Euro. Mereka tak terlalu merugi terkait kepindahan sang pemain jika memang harus dikomparasikan dengan Reine-Adalaide. Sang pemain saat ini masih diandalkan di jantung pertahanan the Eagles.

  1. Lisandro Lopez
Pecahkan Dua Rekor, Berikut 5 Fakta Pembelian Termahal Lyon
Sumber: sky Sport

Lyon melepas Karim Benzema ke Real Madrid di musim 2009/10 lalu. Ketiadaan jebolan akademi klub kemudian digantikan oleh penyerang Argentina, Lisandro Martinez. Ketika itu, ia didatangkan dengan mahar 24 juta Euro dari FC Porto. Setelah Benz muda hengkang, Lisandro kemudian bertransformasi menjadi mesin gol klub.

Ia mampu tampil prima dalam empat musim. Total, 82 gol dan 24 assist disumbangkan dalam 168 laga di lintas kompetisi. Penyerang Argentina juga sukses hantarkan tim memenangi Piala Prancis di musim 2011/12. Setelah kontraknya menipis, ia putuskan hengkang ke Timur Tengah dengan mempekruat tim Qatar, Al-Gharafa dengan mahar 7,2 juta Euro pada musim 2013/14 lalu.

Setelahnya, sang pemain berkelana ke MLS dengan memperkuat Atlanta United. Kembali ke tim maca kecilnya, Racing Club dan per 2022 lalu, ia bermain untuk tim Argentina lain, Sarmiento Juniors. Saat ini, Lisandro masih aktif bermain di usia 41 tahun.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com