
Pesan Guardiola ke ten Hag: Mau Seperti Man City? Jangan Suka Salahkan Pemain!
Vivagoal – Liga Inggris – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan sindiran pedas terhadap Erik ten Hag selaku manajer Manchester United usai kemenangan meyakinkan di derbi Manchester. Menurutnya, kunci kesuksesan The Citizens di bawah asuhannya adalah karena ia tidak pernah menyalahkan pemain.
Manchester City secara meyakinkan berhasil menumbangkan Manchester United di Old Trafford, Minggu (29/10) dini hari WIB pada laga lanjutan pekan ke-10 Liga Inggris. Sepasang gol Erling Haaland dan satu gol dari Phil Foden jadi penegasan atas status The Citizens sebagai penguasa kota Manchester.
Dalam kurun 7 tahun terakhir, Man City tak terkalahkan dalam 17 dari 24 duel terakhir kontra rival sekotanya tersebut. Bahkan, kemenangan tiga gol tanpa balas yang diraih akhir pekan kemarin yang ke-5 diperoleh Man City dalam enam pertemuan derbi Manchester.

Selepas pertandingan, Pep Guardiola mengungkap rahasia kesuksesan timnya selama ini, termasuk dominasinya atas Setan Merah. Menurutnya, baik buruknya hasil yang didapatkan tim adalah buah dari kerja sama sekelompok pemain dan pelatih, bukan malah cenderung mengambinghitamkan satu pemain.
Baca Juga:
- Top! Haaland Bisa Saja Hattrick Tapi Bola Dioper ke Phil Foden
- Gol Cepat Haaland di Babak Kedua Bikin City Tenang
- City Pesta Gol di Kandang Man United, Erling Haaland Bikin Rekor
- Gol Penalti Haaland Ubah Jalannya Pertandingan
“Saya sudah bilang berkali-kali, kami berjalan ke arah yang sama. Chairman, CEO, direktur keolahragaan, manajer, dan para pemain. Kami menuju satu titik. Salah atau benar, tidak masalah, pokoknya kami ke sana,” ujar Pep Guardiola yang dikutip Sky Sports.
“Kami tentu saja membuat kesalahan-kesalahan. Saat kami kalah atau situasinya tidak baik, kami tidak menyalahkan pemain. Situasinya adalah ‘tidak apa-apa, kita harus lebih baik lagi. Apa yang terjadi? Lawan membaik, kita memburuk, yang harus kita lakukan adalah menemukan solusi’. Itu bagus.”
“Begitulah kami bekerja sejak hari pertama. Musim pertama kami tidak juara, saya tidak dapat komplain dari chairman, sama sekali tidak. Dia mendukung saya tanpa syarat. Saya ingat saat kalah final Liga Champions dari Chelsea, kami sangat terpuruk, saya juga.”
⏳ Less than 2️⃣0️⃣ minutes to play. #MUFC || #MUNMCI pic.twitter.com/6Jiu8ysQiQ
— Manchester United (@ManUtd) October 29, 2023
Pep Guardiola sendiri boleh dibilang memang tengah menjalani masa kejayaan di Manchester City. Sejak menangani City pada 2016 silam, total sudah ada 14 trofi juara yang disumbangkan Guardiola.
Gelar Liga Champions menjadi yang paling baru masuk ke lemari trofi Manchester City. Hebatnya lagi, Guardiola sekaligus membawa The Sky Blues memenangkan treble winners dan menjadi tim Inggris kedua dalam sejarah yang mampu meraih tiga gelar berbeda dalam satu musim kompetisi setelah Manchester United pada 1998/99.
“Chairman bilang ‘kita akan memenanginya, cepat atau lambat. Apalagi yang perlu kita lakukan ke depannya? Ayo, mari bergerak’. Klub mengandalkan saya, para pemain tahu saya mengandalkan mereka.”
Good morning! 🩵 pic.twitter.com/VoiT66kGFV
— Manchester City (@ManCity) October 30, 2023
“Ketika itu terjadi, kami tak terlalu gembira berlebihan saat menang dan tidak dramatis saat kalah. Yang terjadi adalah, oke, ini pertandingan sepakbola, apa yang perlu dilakukan agar lebih baik. Saya rasa, itulah sebabnya organisasi klub ini sangat stabil,” ujar Guardiola.
Ada pun pernyataan Guardiola ini diyakini ditujukan pada sosok ten Hag yang dalam dua bulan terakhir terus saja membekukan status Jadon Sancho. Ada pun alasan ten Hag melakukan hal tersebut karena Sancho membantah perkataan sang pelatih yang menilainya tak becus dalam latihan hingga kerap membuat Man United mendapatkan hasil-hasil negatifi di atas lapangan. (MI)
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















