
Philipp Lahm Minta Timnas Jerman Jangan Tiru Spanyol
Vivagoal – Bundesliga – Kapten Timnas Jerman di Piala Dunia 2014, Philipp Lahm, mengatakan Timnas Jerman saat ini tidak perlu mencontek atau meniru Timnas Spanyol.
Timnas Jerman digadang-gadang menjadi kandidat kuat menjadi juara di Piala Dunia 2026. Diisi oleh pemain-pemain berkualitas seperti Florian Wirtz, Jamal Musiala, hingga Joshua Kimmich, tim berjuluk die Mannschaft diharapkan tidak mengulang hal yang sama di Piala Dunia 2018 dan 2022.
Apalagi, mereka saat ini dilatih oleh pelatih muda potensial yaitu Julian Nagelsmann. Sayangnya, harapan dan prediksi banyak orang tidak menjadi kenyataan.
Jerman tersingkir di babak 32 besar usai kalah dari Timnas Paraguay lewat adu penalti dengan skor 3-4. Kekalahan ini tentu sangat memalukan mengingat Paraguay memiliki pemain yang tidak sementereng Jerman.
Hasil buruk ini mengecewakan banyak pihak, dan Julian Nagelsmann pun harus undur diri dari jabatannya. Mantan pelatih Liverpool dan juga Borussia Dortmund, Jurgen Klopp, menjadi kandidat terkuat menggantikan Nagelsmann.
Baca Juga:
- FIFA Segera Investigasi Kerusuhan di Final Piala Dunia 2026
- Juara Dunia untuk Kali Kedua, Inilah 5 Fakta Gelandang Terbaik Timnas Spanyol
- Maguire Langsung Dibuat Terkesan oleh Rekrutan Baru Man United
- Messi Pemain Hebat, Tapi Rekannya di Argentina Preman Semua!
Tapi, kapten Jerman di Piala Dunia 2014 yaitu Philipp Lahm memiliki permintaan. Menurutnya, Jerman tidak perlu mengikuti Timnas Spanyol yang berhasil menjadi juara di Euro 2024 dan terakhir Piala Dunia 2026.
“Kita perlu menemukan kembali identitas Timnas Jerman. Kita tidak perlu meniru Spanyol dan gaya permainan mereka yang mengutamakan penguasaan bola, kita punya kekuatan sendiri,” kata Lahm yang dilansir dari Bulinews.

Lebih lanjut, Lahm berharap Jerman bisa kembali ke akarnya yaitu bertahan dan mengandalkan fisik. Selain itu, Lahm meminta agar pelatih yang baru nanti bisa lebih tegas kepada pemainnya.
“Kita harus kembali ke sana, dengan peran yang jelas dan formasi yang tegas sehingga konsistensi dan repetisi dapat terbentuk baik dalam latihan maupun pertandingan.”
“Dan pada titik tertentu, pergantian pemain harus dilakukan jika ada yang secara konsisten gagal menunjukkan performa yang baik.”
“Jika kita kembali menjadi lebih tegas dan konsisten di bidang-bidang ini, kita akan menemukan jalan keluar dari keterpurukan ini. Meskipun sudah berlangsung sangat lama,” tambahnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com















