Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, memberikan syarat kepada PT. Liga Indonesia Baru (LIB) dan klub-klub di Liga Indonesia jika ingin larangan suporter away atau tandang dicabut.
Suporter Persija Jakarta, The Jakmania.Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

Rencana Cabut Larangan Away, Erick Thohir: LIB dan Klub Patut Tanggung Jawab Jika Ada Kerusuhan!

Muhammad Ilham - April 29, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, memberikan syarat kepada PT. Liga Indonesia Baru (LIB) dan klub-klub di Liga Indonesia jika ingin larangan suporter away atau tandang dicabut.

PSSI masih belum bisa untuk mencabut larangan suporter untuk tandang di BRI Liga 1 2024/25. Hal tersebut menimbulkan pro dan kontra dari pihak suporter di Indonesia.

Yunus Nusi selaku Sekretariat Jenderal (Sekjen) PSSI beranggapan lain. Menurutnya, alasan PSSI tetap melarang suporter untuk away atau tandang di musim depan karena tidak ada jaminan dari mereka tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

“Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir) berharap bahwa suporter tandang itu sejatinya sudah harus ada seperti bagaimana negara-negara lain melaksanakan kompetisi. Kita juga berharap ada komitmen bersama dari kawan-kawan suporter untuk bisa tidak menjamin itu,” kata Yunus Nusi.

Erick Thohir pun menambahkannya. Pada Selasa (29/4) pagi WIB, di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut menjelaskan alasannya tidak ingin mencabut larangan suporter tandang karena masih banyak kejadian yang kurang menyenangkan di sepakbola Indonesia, khususnya soal suporter.


Baca Juga:


Namun, Erick Thohir mengembalikan itu semua kepada LIB dan juga klub. Menurutnya, larangan tersebut bisa saja mereka cabut andaikan LIB dan klub mau bertanggung jawab penuh jika kejadian kurang menyenangkan terjadi kembali seperti tragedi Kanjuruhan. Ia juga tidak ingin LIB dan klub melemparkan tanggung jawab tersebut kepada mereka.

“FIFA bersama kami melihat masih banyak kejadian, kandang dan tandang, ini tingkat kritisnya masih tinggi. Liga (LIB) diberikan wewenang oleh PSSI untuk mengelola liga (kompetisi). Klub bertanggung jawab dengan pertandingannya,” ucap Erick Thohir kepada para wartawan yang hadir.

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, memberikan syarat kepada PT. Liga Indonesia Baru (LIB) dan klub-klub di Liga Indonesia jika ingin larangan suporter away atau tandang dicabut.
Suporter Persija Jakarta, The Jakmania.
Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

“Artinya, kalau ada peristiwa kerusuhan-kerusuhan yang mengakibatkan korban jiwa, Liga (LIB) dan klub bertanggung jawab sepenuhnya. Kami sebagai PSSI dan FIFA menjaga dan menilai bahwa konteks kandang dan tandang suporter ini masih rawan.”

“Tetapi, kalau Liga (LIB) dan klub ingin melakukannya, silahkan bertanggung jawab. Kalau nanti ada peristiwa seperti Kanjuruhan lagi, jangan sampai nanti bolanya dilempar sana-sini, tidak punya rasa tanggung jawab,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com