
Sanksi FIFA Untuk Persib Dipicu Masalah Administrasi Kontrak Daisuke Sato
Vivagoal – Liga Indonesia – Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan akhirnya memberi tanggapan terkait sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada Persib. Adhitia menyebut bahwa sanksi ini diawali pada tahun 2023.
Adhitia menjelaskan, bahwa satu perkara spesifik itu berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023.

Foto: VIVAGOAL/Raffy.
Yang mana saat itu, Persib harus tetap memenuhi kuota pemain asing Asia di tahun 2023/24. Kala itu, kuota pemain asing Asia diisi Daisuke Sato yang merupakan pemain asal Filipina.
Namun setelah datangnya Bojan Hodak, Persib ingin mengganti pemain asing Asia dengan Kevin Ray Mendoza. Sehingga, kontrak Sato diputus sepihak demi memenuhi kebutuhan Persib.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak.
Sebagai klub Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub,” ujar Adhitia dalam keterangan resminya.
Baca Juga:
- Persib Bandung Resmi Dijatuhi Sanksi FIFA
- Jarang Main, Winger Barcelona Siap Disekolahkan ke Tim Lain
- Sambut Piala Dunia Pertamanya, Haaland Sebut Norwegia Punya Modal Bagus
- Terlalu Egois, Mbappe Tak Cocok Jadi Kapten Timnas Prancis
Saat ini, Persib sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan.
“Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
Adhitia melanjutkan, Persib ingin memastikan kepada seluruh Bobotoh, mitra, dan masyarakat sepak bola Indonesia bahwa situasi ini tidak memengaruhi stabilitas maupun arah pengembangan klub.
“Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target,” tambah pria asal Awiligar tersebut.
Persib juga kini sedang berusaha menunjukan itikad baik demi menuntaskan permasalahan ini. Ia pun berharap langkah yang diambil Persib bisa berjalan baik demi menyelesaikan perkara tersebut.
“Yang terpenting adalah bagaimana setiap pihak menunjukkan itikad baik, tanggung jawab, dan komitmen untuk menyelesaikannya secara profesional. Itulah yang saat ini sedang dilakukan oleh Persib,” jelasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















