
Sebut Piala Menpora Turnamen Ecek-Ecek, Begini Alasan Lengkap IPW
Vivagoal – Liga Indonesia – Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak mengeluarkan izin Piala Menpora 2021. Menurut IPW ada beberapa alasan kenapa Piala Menpora tak layak dilangsungkan.
“IPW mendesak Kapolri mematuhi instruksi pemerintah dan tidak mengeluarkan surat izin Piala Menpora. Kapolri harus menghargai PPKM yang dikeluarkan pemerintah melalui Mendagri Tito Karnavian yang notabene adalah seniornya,” tulis siaran Pers IPW.
Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam siaran persnya menyatakan setidaknya ada sembilan alasan kenapa Kapolri perlu meninjau ulang izin Piala Menpora 2021.
Pertama, menurut Neta, pertandingan itu semula direncanakan berlabel Piala Presiden tapi pihak Istana menolak. Lalu direncanakan lagi sebagai Piala Kapolri dan juga ditolak. Akhirnya turnamen tersebut diberi nama Piala Menpora.
Kedua, Persipura mundur dari Piala Menpora karena PT LIB dianggap Persipura tidak profesional dan tidak jujur serta mendiskriminasi klub asal Papua.
Ketiga, ditambahkan Neta, ada sebanyak 17 pemain PSM belum dibayar gajinya untuk musim 2020. Menurutnya mustahil para pemain PSM bisa bermain tanpa mendampatkan gaji.
Tak hanya itu, alasan lain IPW adalah mereka memandang ada 6 klub lain di Liga 1 selain PSM yang belum membayarkan gaji musim 2020 lalu.
IPW juga menganggap Menpora tidak transparan. Di mana penyelanggaraan Piala Menpora 2021 rentan untuk dikorupsi sama halnya dengan bansosos.
“Kelima, Menpora tidak transparan mengenai biaya turnamen dan jika menggunakan uang negara harus diaudit BPK dan turnamen ini harus diplototi KPK agar tidak terjadi korupsi, mengingat dana bansos saja dikorupsi.” tulis pernyataan IPW.
Alasan lain, IPW menilai 70 persen klub yang berpartisipasi di Piala Menpora membayar pemainnya secara tarkam. Mereka juga mencurigai para pemain asing yang merumput di Piala Menpora tak punya legalitas yang sah untuk merumput di Indonesia.
Baca Juga:
- Pamit dari Persija, Evan Dimas Beri Pesan Berkelas
- Mulai Latihan, Begini Pesan Ketum PSSI Kepada Timnas Putri
- Masuk Grup Neraka, Borneo FC Mencoba Tetap Tenang
- Drawing Rampung, Begini Fokus Penyelenggara Piala Menpora 2021
“Dipastikan 70 persen klub yang ikut Piala Menpora, pemainnya dibayar secara tarkam (jauh di bawah gaji pemain profesional). Ketujuh, patut dicurigai pemain asing di Piala Menpora belum mendapatkan KITAS dan jika ini terjadi itu merupakan pelanggaran hukum.
“Kedelapan, dipastikan tidak satu pun pemain Piala Menpora diasuransikan. Kesembilan, patut diduga para pemain Piala Menpora tidak bisa membayar pajak penghasilan (PPh) karena penghasilannya setara Tarkam.”
Dengan berbagai alasan tadi, IPW bahkan tak ragu menyebut Piala Menpora 2021 sebagai turnamen ecek-ecek yang malah berpotensi menimbulkan kerumunan.
“Dari sembilan alasan ini, IPW memastikan Piala Menpora adalah turnamen kelas ecek-ecek, yang sama sekali tidak berdampak pada prestasi sepakbola nasional, yang ada justru berpotensi menimbulkan krumunan masa dan menjadi klaster baru Covid 19.”
Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















