Simeone Tolak Atletico Alami Kemunduran Di Era Kepelatihannya

0
32
Simeone Tolak Atletico Alami Kemunduran Di Era Kepelatihannya

VivagoalLa Liga – Kejutan besar tersaji di babak 32 besar turnamen Copa del Rey. Atletico Madrid disingkirkan klub divisi tiga, Cultural Leonesa setelah takluk 1-2 di Stadion Reino de Leon melalui babak perpanjangan waktu.

Atletico Madrid sebetulnya unggul terlebih dahulu berkat gol Angel Correa di menit ke-62. Namun, Cultural Leonesa bisa menyamakan kedudukan hanya tujuh menit jelang pertandingan usai melalui gol yang dicetak Castenada. Di babak 2×15 menit, Sergio Benito menjadi pahlawan Cultural Leonesa dengan golnya pada menit ke-108.

Baca juga: De Jong Sebut Trofi Liga Champions Lebih Penting Ketimbang LaLiga

Hasil ini menandakan sebuah era kemunduran bagi Atletico Madrid. Tercatat, kali terakhir Atletico sedari babak awal adalah pada musim 2001/2002. Jelas ini menjadi prestasi terburuk buat Diego Simeone sebagai pelatih. Bahkan jika ditelusuri lebih rinci lagi, kegagalan ini menunjukkan penurunan prestasi berjenjang Jan Oblak Cs dalam tiga musim terakhir.

Pada musim 2016/2017, Atletico mampu lolos ke semifinal. Tapi pada musim berikutnya, mereka sudah tersingkir sedari babak perempat final. Berlanjut ke musim 2018/2019, Atletico malah sudah tersisih pada babak 16 besar. Teranyar, performa mereka kian menurun setelah terhenti di babak 32 besar.

Meski demikian, Simeone menolak anggapan bahwa di era kepelatihannya, Atletico mengalami kemunduran. Dia pun masih pede dengan kekuatan skuatnya saat ini masih bisa bersaing di dua kompetisi yang diikuti.

“Akhir sebuah era? Memang perlu opini dalam dunia jurnalistik. Saya percaya pada para pemain saya. Saya yakin itu bahwa saya juga staf yang kompeten,” ucap Simeone dilansir dari Marca.

Baca juga: Raksasa La Liga Tersingkir dari Tim Divisi Tiga

Lebih jauh, Simeone mengatakan bahwa kekalahan mengejutkan dari Leonesa sebetulnya bukanlah sesuatu yang luar biasa. Dalam pandangannya, Atletico sebenarnya sudah bermain bagus, namun Joao Felix dkk hanya buruk di penyelesaian akhir.

“Setelah sekian lama, saya pikir hal yang wajar ini terjadi. Tapi memang seharusnya bisa dicegah. Kami punya banyak peluang mencetak gol, tapi kiper mereka tampil fantastis.” urai Simeone.

Sebagai informasi, berdasarkan statistik yang dicatat Whoscored, melawan Leonesa, Atletico mampu melepaskan 21 tembakan sepanjang 120 menit laga berlangsung. Dari jumlah itu, ada 11 yang tepat sasaran, namun hanya satu yang menjadi gol. Sementara itu, Leonesa hanya punya 6 attempts dengan tiga yang on target dan dua menjadi gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here