Sosok Ini Jadi yang Paling Menyesal Usai Takluk dari Tottenham Hotspur

0
478
Chelsea
Sumber: Twitter Chelsea

Vivagoal Liga InggrisChelsea harus menerima kenyataan usai tersingkir dari Piala Liga Inggris pada Rabu (30/9/2020) dini hari WIB. The Blues takluk dari Tottenham Hotspur lewat drama adu penalti. 

Unggul sepanjang laga setelah Timo Werner mencetak gol, The Blues nampak kurang beruntung. Erik Lamela yang jadi pembeda memaksakan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti dan Chelsea harus tersungkur.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, jadi yang paling menyesal atas hasil ini. Menurutnya, Chelsea terlalu gagal untuk menambah keunggul dan pada akhirnya harus takluk 5-4 di babak adu penalti setelah Mason Mount gagal saat jadi algojo.

“Kami bisa saja mencetak lebih banyak gol dan memanfaatkan lebih banyak penguasaan bola di babak pertama, tetapi Tottenham meningkat setelah jeda dan membuat kami lebih banyak masalah.

“Ini adalah malam yang mengecewakan bagi kami dan Mason Mount, tetapi sang gelandang akan memiliki lebih banyak malam ketika dia tampil positif untuk klub dan negaranya,” kata Lampard dikutip laman resmi klub.

Lebih lanjut, Lampard beralibi, kegagalan di babak adu penalti disebabkan oleh kelelahan anak asuhnya. Werner bahkan tak bisa dipasang sebagai algojo lantaran mengalami kram.


Baca Juga: 


“Adu penalti dan apa pun bisa terjadi pada tahap itu. Kami terlihat lelah di akhir yang bisa dimengerti mengingat posisi kami sekarang. Timo Werner mengalami kram di akhir jadi dia tidak mengambil penalti,” tambah Lampard dikutip dari CNN. 

Meski telah berbelanja banyak pemain bintang, tapi hasil ini membuat Chelsea harus rela tersingkir dari Piala Liga Inggris musim 2020/21.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here