Home Tags Genoa
SQUAD
Player Position Nationality Age
O. Hiljemark Midfielder Sweden 27
F. Marchetti Goalkeeper Italy 36
R. Vodišek Goalkeeper Slovenia 21
Jandrei Goalkeeper Brazil 26
I. Radu Goalkeeper Romania 22
C. Zapata Defender Colombia 33
A. Barreca Defender Italy 24
D. Criscito Defender Italy 33
E. Goldaniga Defender Italy 26
J. El Yamiq Defender Morocco 27
D. Biraschi Defender Italy 25
C. Romero Defender Argentina 21
P. Ghiglione Defender Italy 22
P. Ankersen Defender Denmark 29
Vasco Oliveira Defender Portugal 19
A. Klimavičius Defender Lithuania 18
L. Lerager Midfielder Denmark 26
F. Jagiełło Midfielder Poland 22
L. Schöne Midfielder Denmark 33
I. Radovanović Midfielder Serbia 31
Sandro Midfielder Brazil 30
S. Sturaro Midfielder Italy 26
K. Agudelo Midfielder Colombia 21
F. Cassata Midfielder Italy 22
M. Pajač Midfielder Croatia 26
N. Rovella Midfielder Italy 18
R. Saponara Midfielder Italy 28
S. Ebongue Midfielder France 18
A. Sanabria Attacker Paraguay 23
S. Gümüş Attacker Germany 25
C. Kouamé Attacker Côte d'Ivoire 22
G. Pandev Attacker North Macedonia 36
A. Favilli Attacker Italy 22
D. Cleonise Attacker Netherlands 18
A. Pinamonti Attacker Italy 20
Rômulo Midfielder Italy 32
Nicholas Rizzo Defender Italy 19
STANDINGS
2019-20 Coppa Italia
Club GP W D L GD Pts
FIXTURES

Tag: Genoa

Kesulitan Lawan Genoa, Sarri Rindukan Pemain Satu Ini

0

Vivagoal Serie A – Maurizio Sarri mengaku kurang puas dengan performa anak asuhnya saat Juventus menang 2-1 kontra Genoa dalam laga lanjutan Serie A, Kamis (31/10/2019) dini hari tadi di Allianz Stadium.

Juventus yang bertindak sebagai tuan rumah sejatinya sempat unggul melalui gol Leonardo Bonucci di menit ke-36. Empat menit berselang, giliran Genoa yang menggetarkan jala gawang Juventus berkat aksi Christian Kouame.

Baca juga: Juventus Disinyalir Tengah Pantau Salah dan Son

Skor sama kuat bertahan cukup lama bahkan saat Genoa hanya bermain dengan sepuluh orang pemain setelah Francesco Cassata diganjar kartu merah oleh wasit di awal babak kedua. Gol kemenangan Juventus baru lahir di masa injury time melalui tendangan penalti Cristiano Ronaldo.

Sarri tampak kurang puas dengan performa anak asuhnya pada laga tersebut. Menurutnya para pemain masih kurang maksimal memanfaatkan kesempatan dan mengantisipasi serangan lawan.

“Kemenangan baru datang pada akhir pertandingan, namun saya merasa itu muncul sebagai konsekuensi atas semua pekerjaan yang telah kami lakukan dan kesempatan yang kami ciptakan sebelumnya,” ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.

“Pada saat ini, kami tak cukup baik dalam mengubah peluang mencetak gol yang didapatkan dan kami kebobolan gol yang seharusnya sangat bisa kami hindari,” lanjutnya.

Baca juga: Karena Sosok Ini, Milan Bisa Bidik Dua Gelandang Kroasia

Sarri kemudian mengakui merindukan keberadaan sosok Gonzalo Higuain dalam timnya. Menurutnya pemain asal Argentina itu bisa menjadi jawaban atas minimnya kesempatan yang berbuah menjadi gol dari timnya.

“Higuain adalah satu-satunya striker yang tersedia dengan karakteristik penyerang sentral murni, sedangkan lainnya tidak begitu khas,” tambahnya.

“Walaupun mendominasi penguasaan bola, kami selalu memiliki resiko tidak memiliki sosok di dalam kotak penalti tanpa adanya Gonzalo,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Mantan Pelatih PSG Junior Resmi Tangani Genoa

0

Vivagoal Serie APasca kekalahan telak 5-1 atas Parma, Genoa bergerak cepat guna merespon keterpurukan tim. Mereka memecat Aurelio Andreazzoli dan menggantinya dengan mantan gelandang klub, Thiago Motta.

Motta sendiri bukan nama anyar bagi publik Luigi Ferraris. Ia sempat memperkuat Rossoblu dalam rentang 2008/09. Dalam kurun waktu tersebut, ia sukses mengantarkan klub lolos ke Liga Eropa. Setelah dari Genoa, Motta pun berkelana ke berbagai tim. Barcelona dan Inter Milan dan PSG menjadi klubnya selanjutnya.

Bersama tim yang disebut terakhir, Motta sukses merengkun 18 trofi dari 6 tahun masa bermainnya dengan Les Parisiens. Ia pun sempat melatih tim junior PSG. Motta pun kerap melakukan pendekatan taktik menyerang dengan skema yang tak biasa yakni 2-7-2.

“Gagasan saya adalah untuk bermain ofensif. Tim yang mengontrol permainan, memberikan tekanan tinggi dan ada banyak pergerakan dengan dan tanpa bola,” ungkap Motta, seperti dinukil Goal International.

Baca Juga : Serie A, Liganya Kakek-Kakek

Dalam formasi tersebut, kiper timnya menjadi bagian pemain tengah saat menguasai bola. “Penjaga gawang dihitung sebagai tambahan dari tujuh gelandang di tengah. Bagi saya, para penyerang adalah barisan pertahanan pertama dan penjaga gawang adalah penyerang pertama,” katanya.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Meski Menang, Gelandang Milan Tak Begitu Girang, Kenapa?

Vivagoal Serie A – Meski AC Milan sukses mengakhiri rentetan kekalahan dengan menang atas Genoa, gelandang Milan, Giacomo Bonaventura mengaku tak senang melihat performa timnya. Mengapa demikian?

Bermain di Luigi Ferraris, Minggu (6/10) kemarin,  Milan sukses mengunci kemenangan 1-2 melalui gol Theo Hernandez dan penalty Frank Kessie. Tuan rumah sendiri hanya mampu memperkecil satu angka melalui freekick Lesse Schone. Kemenangan tersebut merupakan yang ketiga untuk Rosoneri sepanjang musim 2019/20.

Usai laga, Bonaventura mengaku timnya bisa tampil lebih baik lagi dari laga tadi. Meski begitu, ia tetap senang Milan bisa keluar dari tekanan dari fans dan media. Kedua pihak tersebut memang kerap mengkritisi permainan Milan yang dianggap menurun.

“Ini adalah kemenangan penting, karena beberapa pertandingan terakhir negatif. Jadi kami membutuhkan poin,” kata gelandang itu kepada DAZN.

“Meskipun demikian, kita dapat dan harus tampil lebih baik. Sudah sewajarnya tekanan sampai ke sebuah tim dengan begitu banyak pemain muda, tetapi kita perlu mendapatkan yang terbaik dari diri kita sendiri,” tegas Bonaventura.

Baca Juga: Menang, Milan Disebut Sudah Tunjukan Karakter

Saat ini, Setan Merah Italia masih bertengger di posisi 13 klasemen sementara dengan raihan 9 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Menang, Milan Disebut Sudah Tunjukan Karakter

Vivagoal Serie A – AC Milan sukses memutus tren buruk mereka di Serie A pasca menang 1-2 atas Genoa dalam lanjutan Serie A, Minggu (6/10) dinihari WIB. Menurut pelatih Rosoneri, Marco Giampaolo, timnya sudah menunjukan karakter permainan.

AC Milan sejatinya  sempat tertinggal lebih dulu dari Genoa melalui gol Lesse Schone. Tim Kota Mode pun merespon cepat dengan gol Theo Hernandez dan sepakan 15 Frank Kessie. Kemenangan itu pun sejenak mengamankan posisi Marco Giampaolo dari ancaman pemecatan yang berdengung kencang dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Disebut Jadi Suksesor Giampaolo, Legenda Milan Buka Suara

“Ini adalah laga yang sulit. Kami berada di bawah tekanan. Jadi, saya memuji para pemain karena tetap fokus sepanjang pertandingan,” ucap Giampaolo, seperti dinukil Goal International.  “Saya bahkan tidak peduli jika mereka melakukan kesalahan, yang terpenting adalah bagaimana merespons dan menunjukkan karakter,” tutur mantan pelatih Sampdoria itu.

Bermodal kemenangan tersebut, Giampaolo ingin dalam pekan-pekan ke depan, timnya bisa bermain lebih tajam dan menunjukan kualitasnya kembali. Raihan tiga poin Milan membuat mereka  mengakhiri streak kekalahan dalam tiga laga beruntun. Saat ini, Setan Merah Italia masih bertengger di posisi 13 klasemen sementara dengan raihan 9 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Usai Ditahan Imbang oleh Genoa, Napoli Gugup Lawan Arsenal

VivagoalSerie A – Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti mengeluhkan performa anak asuhnya karena hanya bermain imbang lawan Genoa.

Dirinya pun khawatir dengan pertandingan di perempatfinal Liga Europa melawan Arsenal, Jumat (1penampilan 2/04/19).

Walaupun bermain di kandang, Partenopei ditahan imbang 1-1 oleh Genoa yang hanya bermain dengan 10 orang setelah Stefano Sturaro diusir keluar lapangan.

“Kami bertahan dengan buruk dalam laga ini, bahkan saat 11 orang yang kami miliki melawan 10 pemain lawan. Itu bisa diartikan kami tidak bisa mengendalikan permainan,” ujar Ancelotti dikutip dari Football Italia.

Ancelotti mengungkapkan jika pemainnya bisa mengontrol permainan. Maka mereka tidak akan mengizinkan serangan akan terjadi dan membiarkan lawan datang ke arah gawang.

“Tentu saja, itu adalah alarm, karena jika kita bermain seperti ini di London, Inggris. Maka kita dalam masalah besar. Tak biasa melihat Napoli melakukan hal itu, jadi kami mendapatkan empat hari untuk fokus sebelum hadapi Arsenal,” pungkasnya.

“Dalam pertandingan, kami selalu berjuang melawan pertahanan yang solid. Namub, kami harus bertahan lebih dan juga menyerang dengan lebih baik terutama melawan tim seperti Arsenal,” imbuh Ancelotti.

Pada Serie A Italia, Napoli kian tertinggal poin dengan puncak klasemen sementara, Juventus. Bahkan, sekarang mereka berbeda 20 poin. Itu berarti secara matematis, Juventus dapat dinobatkan menjadi juara Seri A pekan depan.

Carlo Ancelotti mengatakan tujuan mereka adalah mencapai poin di antara angka 80 hingga 90. Akan tetapi, jika tim tidak segera bangkit maka target itu tak akan tercapai.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Piatek Bisa Tembus 35 Gol Musim Ini

0

Vivagoal Serie A – Dukungan tersebut datang dari Presiden Genoa, Enrico Preziosi. Ia menyebut jika dengan potensi yang dimiliki, Piatek bisa mencetak 35 gol musim ini.

Krzysztof Piatek sendiri ditebus oleh AC Milan senilai 35 juta euro pada Januari kemarin. Semasa berseragam Genoa, Piatek berhasil mengemas 19 gol dan menjadikannya sebagai buah bibir.

Anggapan one season wonder pun berhasil ia tepis dengan performa gemilangnya di Milan. Total ia sudah mengemas tujuh gol dari tujuh penampilannya bagi I Rossoneri. Ia pun kini sudah mengantongi total 26 gol dari 27 pertandingan di semua ajang.

Preziosi lantas memberikan dukungannya kepada mantan pemainnya tersebut. Tanpa ragu ia menyebut jika pemain berkebangsaan Polandia itu bisa saja menembus capaian gol lebih dari 30 gol musim ini.

“Tidak mengejutkan saya bahwa Piatek bisa mencetak banyak gol,” kata Preziosi seperti dilansir Football Italia.

“Menurut saya ia akan mencapai 35 gol musim ini. Saya berharap ia melakukan itu, kalau tidak saya tidak akan menjualnya begitu mahal,” serunya.

“Saya mengerti para penggemar Genoa tidak senang dengan keputusan klub melepasnya, tetapi kami harus melakukannya. Saya mendoakan semua kesuksesan yang layak ia dapatkan,” tuturnya.

Sejatinya bukan hanya Milan yang tertarik pada Piatek, namun hubungan baik kedua klub membuat Genoa lebih memilih mereka ketimbang klub-klub besar sekelas Real Madrid hingga Manchester United.

Dengan performa gemilangnya tersebut tak sedikit yang menilai jika nilai jual sang pemain akan naik drastis di akhir musim nanti. Milan bisa saja meraup untung besar dengan melepas pemain 23 tahun itu, namun sangat beresiko dengan kembali menurunnya performa tim.

“Menurut teori, Piatek telah menggandakan nilainya. Sebab ia sekarang berharga tidak kurang dari 70-80 juta euro,” cetus Direktur Genoa, Giorgio Perinetti kepada La Gazzetta dello Sport.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Sebulan di Milan, Banderol Piatek Diklaim Melonjak Hingga 80 Juta Euro

0

Vivagoal Serie A – Berkat performa konsistennya, banderol Krzysztof Piatek disebut kini sudah melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan saat mendarat ke Milan kemarin.

AC Milan sendiri berhasil menebus jasa Piatek dari Genoa pada Januari kemarin hanya dengan mahar 35 juta euro. Harga yang saat itu cukup diperdebatkan oleh beberapa orang karena sang pemain belum memberi jaminan pasti. Blunder pun ditakutkan dibuat oleh manajemen Milan.

Namun semua keraguan berhasil dimentahkan oleh penyerang asal Polandia tersebut. Tercatat dalam lima penampilannya bersama Milan, Piatek sudah mengemas enam gol. Bahkan sang pemain tercatat menjadi pemain tercepat dalam sejarah klub untuk bisa menorehkan jumlah gol tersebut.

Tambahan lima golnya tersebut membuat Piatek kini berhasil mengantongi 19 gol hanya dari 21 pertandingan di semua ajang. Khusus di Serie A, kini torehan golnya mencapai 17 dan hanya kalah dari Cristiano Ronaldo (19) di daftar top skorer.

Melihat moncernya performa Piatek tersebut, Direktur Keolahragaan Genoa ,Giorgio Perinetti menilai jika Milan untung besar. Ia bahkan menyebut jika nilai jual sang pemain melonjak hingga 80 juta euro dan tidak mungkin ia benar-benar pantas disebut New Lewandowski.

“Piatek sekarang memasuki kelas yang berbeda di bursa transfer. Genoa berjudi dengannya dan karena kebutuhan klub, kami mengambil 35 juta euro,” ungkap Perinetti kepada La Gazzetta dello Sport dilansir Football Italia.

“Klub seperti kami harus melakukan langkah tersebut [menjualnya] dan sukses Antonio Sanabria sebagai penggantinya membuktikan kami sudah benar.”

“Secara teori, Piatek kini sudah meningkatkan nilainya dua kali lipat. Karena sekarang dia bernilai tak kurang dari 70-80 juta euro,” imbuh Perinetti.

Milan sendiri tentu akan dihadapkan dengan banjirnya proposal sang pemain pada musim panas mendatang. Melihat catatan transfer klub, Milan dikenal tak terlalu bisa memagari para bintang mereka.

Lantas akankah pemain 23 tahun tersebut akan angkat kaki dari San Siro musim depan?

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Bersama Milan Piatek Optimis Jadi Mesin Gol

VivagoalSerie A – Penyerang baru Milan, Krzysztof Piatek mengaku optimis bisa memberikan penampilan terbaiknya bersama klub barunya. Ia juga mengatakan akan berusaha agar bisa mempersembahkan banyakk gol untuk AC Milan.

“Sebuah kehormatan bisa bergabung dengan klub ini. Saya selalu optimis kepada diri saya sendiri. Saya ingin menunjukkan performa yang bagus di Serie A sama seperti saat saya bergabung dengan Genoa,” Ujar Piatek dikutip dari Goal International.

AC Milan baru saja merealisasikan ketertarikan mereka terhadap rising star asal Polandia, Krzysztof Piatek pada jendela transfer bulan Januari ini. Penyerang berusia 23 tahun tersebut berhasil didatangkan dari Genoa dengan mahar sebesar 35 juta euro plus bonus.

Angka sebesar itu digelontorkan demi mempertajam lini serang. Piatek sendiri sudah melesakkan 19 gol di semua ajang musim ini, 13 diantaranya ia cetak di pentas Serie A.

Piatek mengaku akan berkontribusi dan memberikan kemampuan terbaiknya untuk I Rossoneri. Ia juga menuturkan rasa bangganya bisa merumput di San Siro.

“Bermain di San Siro merupakan sesuatu yang luar biasa, namun saya rasa semua akan dinilai dengan kontribusi saya di atas lapangan. Saya akan fokus penuh dan memberikan kemampuan terbaik,” jelas Piatek

Ia menambahkan keinginannya untuk bisa menjadi mesin gol bersama Milan di musim ini. Ia pun sadar ekspektasi tinggi disematkan publik Milan dipundaknya.

“Saya adalah seorang penyerang dan yang ingin selalu mencetak gol di setiap pertandingan yang saya mainkan. Saya akan bekerja keras untuk tim ini dan kita akan lihat apa yang akan terjadi di atas lapangan nanti,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.

 

Milan Resmi Gaet Krzysztof Piatek dari Genoa

VivagoalSerie A – Tak butuh waktu lama bagi Milan untuk mendapatkan pengganti Gonzalo Higuain. Manajemen Milan resmi mengumumkan perekrutan Krzysztof Piatek pada Kamis (24/1/2019).

Piatek berhasil mencuri perhatian setelah berhasil menjalani musim perdana bersama Genoa dengan gemilang. Tercatat ia sukses melesakkan 19 gol dari 21 pertandingan. Hal itu membuat Milan menebus jasanya dengan biaya transfer mencapai 35 juta euro plus bonus.

Dalam kontrak tersebut tertulis sang pemain akan bertahan hingga 2024 di San Siro. Pemain berusia 23 tahun tersebut juga akan menerima besaran gaji yakni dua juta euro per-musimnya.

Sebelum kedatangannya resmi diumumkan, sempat beredar kabar jika ia akan mencoba memutus kutukan buruk nomor 9 yang belum menemukan pengganti usai ditinggal Filippo Inzaghi tahun 2012 silam. Namun kenyataannya Piatek memilih untuk mengenakan nomor punggung 19 untuk membela I Rossoneri nanti.

Saga transfer pemain yang satu ini menjadi salah satu efek domino pada jendela transfer Januari ini. Sebelum resmi diperkenalkan, Milan harus berkutat dengan masa depan Gonzalo Higuain yang tak kunjung pasti.

Dipinjam dari Juventus, Higuain gagal memenuhi ekspektasi dengan hanya mencetak delapan gol hingga paruh musim. Pemain asal Argentina itu lantas memutuskan melanjutkan kariernya bersama Chelsea dan perannya pun digantikan oleh Piatek.

Efek domino tak berhenti di sana. Pihak Chelsea sendiri juga bersiap melepas Alvaro Morata demi mengurangi penumpukan pemain di lini depan. Sang pemain dikabarkan akan segera merapat ke Atletico Madrid dalam waktu dekat ini.

Berdasarkan laporan yang beredar, Los Rojiblancos ingin mendatangkan Morata dengan status pinjaman hingga akhir musim 2018/19. Selain itu, mereka juga ingin menyelipkan klausul pembelian sebesar 48,5 juta pounds pada akhir masa pinjaman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Nasib Higuain Tergantung Striker Baru Milan

VivagoalSerie A – Nasib Higuain sepertinya masih belum menemui titik terang jelang penghujung bulan Januari ini. Milan hingga kini belum bersedia melepasnya sebelum mendapatkan pengganti.

Pilihan Milan sendiri sebenarnya jatuh pada penyerang Genoa, Krzysztof Piatek. Meski menjalani musim perdananya di Serie A, pemain muda Polandia tersebut mampu menjadi mesin gol dengan melesakkan 13 gol di Serie A musim ini.

Pihak Genoa sendiri dikabarkan telah menerima penawaran yang diberikan oleh perwakilan Milan. Hanya saja saat ini masih dalam proses pembahasan berbagai aspek lain termasuk gaji hingga bonus.

“Belum ada keputusan resmi, masih ada beberapa tahap lainnya,” ujar  Direktur Genoa, Giorgio Perinetti  pada Sky Sport Italia.

Lebih lanjut, Giorgio Perinetti menjelaskan perlu melakukan negosiasi lebih lanjut untuk tercapainya kesepakatan. Mengingat Genoa masih akan menghadapi laga penting di bursa transfer ini.

Situasi tersebut membuat Higuain seperti pesakitan. Pihak Milan dipastikan belum akan memberi lampu hijau pada Higuain sebelum Piatek datang ke San Siro.

“Kita semua sudah mengenal dengan baik bagaimana bursa transfer itu berjalan, kami tahu harus bagaimana menangani situasi ini. Transfer Higuain masih menggantung dalam beberapa hari terakhir,” ujar asisten manajer Milan, Luigi Riccio.

Didatangkan dari Juventus dengan status pinjamanan, Gonzalo Higuain diharapkan bisa menjadi angin segar bagi AC Milan. Sayang penampilannya bersama Milan musim ini melempem.

Alhasil namanya pun dikabarkan akan segera meninggalkan Milan dimana sang pemain juga disebut sudah beberapa kali mengutarakan keinginannya hengkang. Chelsea menjadi klub yang ia minati mengingat ada Maurizio Sarri yang merupakan mantan pelatihnya saat masih di Napoli.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS