Home Tags AC Milan
SQUAD
Player Position Nationality Age
I. Strinić Defender Croatia 32
E. Torrasi Midfielder Italy 20
F. Tsadjout Attacker Italy 21
Pepe Reina Goalkeeper Spain 38
Suso Midfielder Spain 27
M. Caldara Defender Italy 26
A. Begović Goalkeeper Bosnia and Herzegovina 33
M. Soncin Goalkeeper Italy 19
A. Donnarumma Goalkeeper Italy 30
D. Calabria Defender Italy 24
A. Conti Defender Italy 26
T. Hernández Defender France 23
M. Musacchio Defender Argentina 30
Léo Duarte Defender Brazil 24
A. Saelemaekers Defender Belgium 21
I. Bennacer Midfielder Algeria 23
G. Bonaventura Midfielder Italy 31
Samu Castillejo Midfielder Spain 25
L. Biglia Midfielder Argentina 34
R. Krunić Midfielder Bosnia and Herzegovina 27
Lucas Paquetá Midfielder Brazil 23
M. Gabbia Midfielder Italy 21
F. Kessié Midfielder Côte d'Ivoire 24
D. Laxalt Midfielder Uruguay 27
M. Brescianini Midfielder Italy 20
A. Capone Midfielder Italy 18
A. Mionić Midfielder Croatia 19
A. Sala Midfielder Italy 19
Rafael Leão Attacker Portugal 21
Z. Ibrahimović Attacker Sweden 39
D. Maldini Attacker Italy 19
F. Borini Attacker Italy 29
A. Rebić Attacker Croatia 27
R. Rodríguez Defender Switzerland 28
S. Kjær Defender Denmark 31
André Silva Attacker Portugal 25
H. Çalhanoğlu Midfielder Turkey 26
K. Piątek Attacker Poland 25
G. Donnarumma Goalkeeper Italy 21
A. Romagnoli Defender Italy 25
STANDINGS
2019-20 Coppa Italia
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: AC Milan

Kalah Saing Dengan Piatek, Cutrone Siap Angkat Kaki Dari Milan

0

Vivagoal Serie A – Bomber muda AC Milan, Patrick Cutrone dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk hengkang setelah dirinya kian tersisih seiring kedatangan Piatek.

Cutrone sendiri mengawali debutnya bersama klub senior pada musim lalu. Di musim perdananya ia tampil mengesankan dengan total mengemas 18 bagi Milan di semua ajang. Namanya pun berhasil menggusur nama-nama top lain sekelas Andre Silva serta Nikola Kalinic. Bahkan tak sedikit yang mengatakan jika Cutrone adalah jelmaan dari legenda klub, Filippo Inzaghi.

Musim ini situasi Cutrone mulai menemui jalan terjal. Di awal namanya sempat bersaing dengan striker sekelas Gonzalo Higuain. Bahkan keduanya kerap diduetkan oleh Gennaro Gattuso di lini serang Milan yang mana tak jarang pemain jebolan akademi tersebut kerap menjadi penentu kemenangan.

Situasi mulai pelik bagi Cutrone seiring kedatangan Krzysztof Piatek. Pemain yang didatangkan dari Genoa pada Januari kemarin tersebut berhasil mencuri hati publik San Siro.

Dari segi jumlah gol memang Cutrone lebih unggul yakni total sembilan gol di mana Piatek baru enam gol. Namun gaya bermain yang lebih lengkap yang dimiliki oleh Piatek membuat Cutrone kian sering berada di bangku cadangan. Total ia baru mencatat 10 laga sebagai starter.

Dari talenta yang dimiliki, Cutrone sejatinya tidak terlalu buruk. Pemain berusia 21 tahun itu memang bukan striker sempurna, kemampuan utamanya adalah mencuri posisi di muka gawang lawan. Namun, kemampuan Cutrone masih belum bisa mengimbangi Piatek yang merupakan salah satu striker terbaik di Eropa. Piatek cepat, memiliki teknik tinggi, dan bisa mencetak gol dari berbagai posisi.

Meski berulang kali mengatakan tekadnya untuk terus bertahan di Milan, namun dengan usia yang masih belia ditambah menit bermain yang begitu sedikit besar kemungkinan Cutrone akan angkat kaki pada musim panas mendatang.

Agen Cutrone, Donato Orgnoni juga tidak membantah kemungkinan pemainnya itu pergi.”Cutrone bertahan di Milan? Kita lihat saja,” kata Cutrone di Radio Marte.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Milan Siap Perpanjang Kontrak Gattuso Jika Syarat Ini Terpenuhi

0

Vivagoal Serie A – Sempat dikabarkan akan dipecat, Gattuso disebut diambang kontrak baru bersama Milan. Dengan satu syarat jika ia berhasil membawa Milan lolos ke Liga Champions di akhir musim.

Performa Milan yang tak kunjung konsisten di awal musim membuat berbagai kabar tak sedap bermunculan. Pemecatan Gennaro Gattuso adalah satu diantaranya. Situasi tersebut kian santer terdengar setelah Milan harus gugur di fase grup Liga Europa di akhir tahun 2018 kemarin.

Pukulan tersebut terasa menyakitkan mengingat Liga Europa menjadi kompetisi yang sangat diperjuangkan oleh manajemen klub terutama pada musim panas kemarin. Seperti yang diketahui, Milan sempat terancam gagal berpartisipasi lantaran bermasalah dengan regulasi Financial Fair Play (FFP).

Situasi yang ada tersebut menghadirkan beberapa nama calon pengganti Gattuso mulai dari Antonio Conte hingga Arsene Wenger pada musim dingin kemarin. Namun situasi berbalik setelah klub mendatangkan dua nama penting yakni Lucas Paqueta dan Krzysztof Piatek dengan melepas Gonzalo Higuain pada Januari kemarin.

Kecuali lawan Juventus di Supercoppa Italiana, di mana mereka tumbang dengan skor 0-1, Rossoneri belum pernah merasakan kekalahan lagi di tahun 2019 ini.

Berkat performa impresif Milan itulah kabar pemecatan Gattuso mulai luntur. Bahkan Corriere della Sera menyebut jika manajemen Milan kini tengah menyiapkan kontrak baru untuk pelatih berusia 41 tahun tersebut. Namun kontrak baru itu tidak akan hadir dalam waktu dekat. Mereka menyebut jika manajemen klub baru akan menyodorkan kontrak baru andai Gattuso berhasil mengunci tiket Liga Champions di akhir musim nanti.

Kesempatan untuk itu terbilang cukup lebar. Hingga pekan 25 ini, Milan masih mantap di peringkat empat klasemen sementara dengan raihan 45 poin. Mereka hanya tertinggal dua angka dari Inter Milan di peringkat tiga dan unggul tiga angka dari AS Roma di posisi lima.

Liga Champions memang menjadi impian yang sudah lama didamba oleh publik San Siro. Mendapat predikat sebagai raja Eropa dari wakil Italia dengan tujuh trofi, Milan tercatat sudah absen kurang lebih enam musim terakhir dari kompetisi terbaik di Eropa tersebut. Lantas mampukan Rhino (sapaan Gattuso) tersebut memba I Rossonerri kembali ke habitatnya musim depan? Kita nantikan saja.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Gattuso Rela Milan Finis di Bawah Inter dengan Alasan Ini

0

VivagoalSerie A – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso menyebut jika dirinya tak keberatan finis di bawah Inter dengan satu syarat mereka tetap lolos ke Liga Champions musim depan.

Sejak lama, Serie A menjadi salah satu liga top Eropa yang menghadirkan begitu banyak rivalitas antar tim peserta. Salah satu yang menarik adalah rivalitas duo Milan, AC Milan dan Inter Milan. Tak hanya dalam berburu pemain, keduanya kerap kali bersaing untuk bisa tampil lebih baik dan selangkah kedepan dari kompetitornya di papan klasemen.

Hingga pekan 25 Serie A musim ini, AC Milan untuk sementara berhasil menempati peringkat empat klasemen sementara. Tercatat mereka kini sudah mengantongi 45 poin dan tertinggal hanya dua angka dari Inter di peringkat tiga.

Tak sedikit yang menilai jika ambisi Milan saat ini tidak hanya mengamankan tiket Liga Champions musim depan melainkan mereka tengah berambisi untuk bisa menggusur Inter dari posisi tiga. Namun hal tersebut segera dibantah oleh Gattuso. Ia bahkan mengatakan siap melupakan rivalitas antara keduanya demi mampu kembali tampil di Liga Champions musim depan.

“Kami sama sekali tidak memikirkan Inter,” ucap Gattuso, seperti dikutip dari Football Italia.

“Saya akan dengan senang hati menerimanya jika kalian bilang Inter akan finis peringkat tiga dan Milan peringkat empat. Kalau ada kesepakatan seperti itu, saya akan menerimanya dengan tanda tangan tak kalah besar dengan San Siro.”

Lebih lanjut Gattuso juga memberikan komentar terkait performa pemain anyarnya yang tengah melambung, Krzysztof Piatek. Tercatat pemain yang baru didatangkan dari Genoa pada Januari kemarin tersebut sudah berhasil mengemas enam gol dari tujuh laga bersama Milan.

Pelatih yang biasa disapa Rhino itu sendiri mengatakan, sejatinya pemain asal Polandia tersebut tak terlalu apik di sesi latihan. Namun ia berhasil tampil perkasa saat di atas lapangan. “Piatek beradaptasi dengan baik dan bekerja keras, tapi dia sebenarnya tidak terlalu menonjol saat latihan. Dia lebih bagus saat praktik di atas lapangan,” ujar eks Pemain Glasgow Rangers tersebut.

“Dia fokus pada hal-hal penting, dan suka mencoba gerakan-gerakannya dua atau tiga hari sebelum pertandingan,” imbuh Gattuso.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Piatek: Saya Belum Pantas Dibandingkan Dengan Legenda Milan!

0

Vivagoal Serie A – Bomber AC Milan, Krzysztof Piatek tak ingin namanya terus disandingkan dengan para legenda klub. Ia ingin terlebih dulu membuktikan dirinya pantas berada di sana.

Kedatangan Piatek benar-benar menjadi angin segar bagi Milan. Bagaimana tidak sejak didatangkan dari Genoa pada Januari kemarin ia sudah berhasil mengemas enam gol dari lima penampilan di semua ajang.

Berkat sumbangsihnya tersebut Milan kini mulai kembali disegani oleh para lawan-lawannya. Posisi mereka di klasemen pun mulai menanjak ke peringkat empat besar setelah sebelumnya kesulitan menjaga penampilan.

Tak pelak para fans mulai melupakan sosok Gonzalo Higuain dan mengelu-elukan Piatek saat Milan bermain. Tak hanya itu berbagai media dan juga pundit di Italia mulai membandingkan dirinya dengan para legenda klub salah satunya adalah Andriy Shevchenko.

Akan tetapi hal tersebut coba diredam oleh penyerang asal Polandia itu. Ia meminta untuk semua pihak memberikan dukungan dalam batas kewajaran. Menurutnya ia masih butuh waktu dengan performanya untuk bisa membawa Milan kembali ke masa kejayaan.

“Jika saya memiliki kemampuan seperti yang dibicarakan semua orang di media, saya mungkin akan jadi pemain terbaik dalam sejarah klub saat ini,” ujar Piatek kepada Przeglad Sportowy dikutip dari Football Italia.

“Saya berharap Milan akan kembali hebat lagi berkat bantuan saya dan suatu hari saya merasa memang pantas dibandingkan seperti itu [dengan legenda klub],” sambungnya.

“Menurut saya beberapa pemberitaan terlalu berlebihan. Saya tak pantas diapresiasi seperti itu. Saya puas dengan gol-gol yang saya ciptakan, bukan kepada mereka yang membuat saya jadi headline di berbagai media,” demikian Piatek.

Milan sendiri kini tengah menempati peringkat empat klasemen sementara dengan raihan 42 poin. Mereka hanya tertinggal empat angka saja dari Inter Milan yang berada di posisi tiga.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Gennaro Gattuso: Saya Tak Butuh Pujian!

Vivagoal –  Serie A – Bos AC Milan, Gennaro Gattuso menegaskan jika performa apik Milan saat ini adalah hasil kerja keras tim bukan hanya dirinya saja.

Di awal musim, AC Milan bisa dikatakan cukup kesulitan untuk menjaga performa. Kendati sudah diperkuat dengan beberapa pemain anyar sekelas Gonzalo Higuain, Milan tampak kesulitan untuk bersaing di papan atas.

Namun setelah pergantian tahun, Milan mulai berhasil menemukan ritme permainan terbaiknya. Kedatangan Paqueta dan Piatek digadang menjadi titik balik tim yang bermarkas di San Siro tersebut.

Tercatat keduanya bersama pemain lain tampil impresif dengan mencatatkan enam pertandingan tanpa kekalahan. Catatan tersebut membuat Milan kini bercokol di peringkat empat dengan 42 poin.

Meski demikian tak dipungkiri jika kinerja Gattuso pantas diacungi jempol. Taktik yang diterapkan berjalan dengan sangat baik. Di mana banyak pihak menilai jika pelatih berjuluk Si Badak itulah yang pantas mendapat apresiasi selangit.

Namun Gattuso enggan menerima pujian yang datang padanya. Ia menegaskan jika hasil yang diraih Milan saat ini murni karena kerja keras tim setiap hari.

“Saya tidak butuh pujian,” ucap Gattuso dikutip dari Goal International. “Untuk saat ini saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada tim saya. Karena mereka melakukan banyak pekerjaan penting dalam tim ini.”

“Sama seperti sebelumnya, saya tidak banyak membaca pemberitaan yang ada di media. Saya tahu bahwa saya bisa melakukan pekerjaan ini dan saya tidak butuh pujian yang mengatakan bahwa saya sudah melakukan pekerjaan saya dengan baik.”

Lebih lanjut ia mengatakan jika media bisa menjadi bumerang bagi para pelatih, bahkan pada mereka yang sudah memenangkan berbagai gelar prestisius di Eropa.

“Saya tahu bahwa saya bisa memberikan sesuatu bagi tim ini dan kami akan melanjutkan hal tersebut. Mereka [Media] sudah membantai para pelatih yang sudah memenangkan banyak trofi seperti Mourinho, Ancelotti, dan Allegri.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Bek Terbaik Dunia yang Dimiliki AC Milan

0

Vivagoal 5 Fakta – Alessandro Nesta termasuk salah satu bek legendaris sekaligus bek terbaik sepanjang massa di klub Italia, AC Milan.

Dirinya mempunyai kemampuan yang lengkap dan telah diakui sebagai bek terbaik dunia. Kemampuannya dalam bertahan tak usah diragukan lagi. Alessandro Nesta juga ditunjang fisik, skill dan visi mumpuni.

Ini membuat Nesta begitu susah ditaklukkan. Pada zona marking, man marking, aerial duel, tactical knowledge, tackle, clearance hingga passing ability sudah ia kuasai. Nesta terbilang memiliki banyak skill dan berada di atas rata-rata.

Berdasarkan kabar yang beredar, Nesta tercatat sebagai bek terbaik Serie A dalam empat tahun beruntun. Yaitu pada 2000, 2001, 2002 dan 2003.

Alessandro Nesta, satu-satunya bek yang mampu membuat pemain sekelas bintang Barcelona, Lionel Messi sampai frustrasi.

Salah satunya, ketika duel AC Milan melawan Barcelona di Camp Nou, September 2011. Pertandingan di babak fase grup Liga Champions itu berakhir imbang 2-2.

Pada saat itu, Barcelona dikenal sangat superior. Pasalnya, Barca memiliki Andres Iniesta dan Xavi Hernandez di lini tengah, termasuk dua pemain cerdas di dunia.

Sedangkan, saat itu Milan hanya tim seadanya, yang hanya memiliki Nesta. Akan tetapi, klub asal Italia itu berhasil menggagalkan kemenangan Los Blaugrana.

Inilah 5 Fakta Bek Terbaik Dunia yang Dimiliki AC Milan, Alessandro Nesta.

Dua Pemain Andalan AC Milan Ini Jadi Incaran Spurs

VivagoalSerie A – Klub raksasa asal Inggris, Tottenham Hotspurs sedang mengincar dua pemain AC Milan. Yaitu Franck Kessie dan Suso untuk mengarungi musim depan.

Dilansir dari TMW, pelatih Tottenham Hotspurs, Mauricio Pochettino sudah memiliki daftar pemain bintang yang jadi incarannya. Kessie dan Suso masuk dalam daftar tersebut.

Pada bursa transfer musim dingin lalu, Tottenham Hotspurs gagal mendaratkan pemain baru. Meskipun dirumorkan telah menjalin komunikasi dengan beberapa bintang.

Akan tetapi, dengan skuat seadanya dan tanpa ada tambahan pemain baru. Nyatanya, Tottenham Hotspur bisa tampil memukau dan mampu bersaing di papan atas Liga Inggris.

Sampai pekan ke-26 Premier League 2018/19, Spurs menempati posisi ketiga klasemen sementara. Dengan perolehan 60 poin, hanya tertinggal 5 poin dari Liverpool yang ada di posisi kedua.

Bilamana Spurs bisa bersaing di papan atas hingga akhir musim. Dan kembali mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan. Pastinya, mereka harus belanja pemain untuk memperkuat dan memperdalam skuat.

Daniel Levy selaku Presiden Tottenham Hotspur dikabarkan siap menggelontorkan dana segar. Guna mendapatkan pemain bintang demi meraih prestasi di musim depan.

Saat ini salah satu target terdekat Tottenham Hotspur adalah mendatangkan Kessie dan Suso. Meskipun agak berat karena kedua pemain tersebut adalah pilar utama Rossoneri di musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Demi Juventus, Bonucci Akui Tolak Pinangan Real Madrid

0

Vivagoal Serie A – Bonucci mengaku untuk bisa kembali berseragam Juventus ia sampai harus menolak tawaran klub-klub top Eropa salah satunya adalah Real Madrid.

Musim lalu menjadi perjalanan kurang mengenakkan yang dialami oleh Leonardo Bonucci. Memutuskan hengkang dari Juventus dan merapat ke AC Milan, performanya tak segemilang saat masih bermain di Turin.

Alhasil ia dikabarkan tak betah di San Siro kendati belum berseragam Milan untuk satu musim. Berbagai masalah dinilai sebagai penyebab Bonucci tak betah mulai dari performa tim hingga masalah internal klub terkait masalah transfer pemain.

Jelang akhir musim kabar kepergiannya dari Milan tak kunjung surut. Beberapa klub top Eropa lantas dikabarkan berminat untuk menampung jasa bek timnas Italia tersebut.

Salah satu klub yang memiliki minat besar atas jasa Bonucci adalah Real Madrid. Raksasa La Liga tersebut memang sudah menunjukkan minatnya sejak sang pemain belum berlabuh ke Milan.

Florentino Perez selaku presiden Madrid berniat menduetkan Bonucci bersama dengan Sergio Ramos. Menurutnya dengan kedatangan Bonucci lini pertahanan Madrid akan juah lebih solid terlebih dengan pengalaman kedua pemain selama ini.

Ramos sendiri disebut sudah merestui kedatangan Bonucci. Madrid juga semakin yakin bisa mendapatkan sang pemain setelah Milan mungkin harus menjual sejumlah pemainnya guna memperbaiki neraca keuangannya pada musim panas 2018 kemarin.

Kabar itu sendiri dikonfirmasi langsung oleh sang pemain. Ia membenarkan ada penawaran menggiurkan dari Madrid, yang terpaksa harus ia tolak demi bisa kembali bermain untuk Juventus.

“Apakah benar saya menolak Real Madrid? Ya, itu memang benar,” beber Bonucci pada AS.

“Real Madrid tertarik kepada saya dan itu adalah sebuah kebanggaan dan sungguh merupakan suatu hal yang menyenangkan bisa menjadi target bagi mereka. Itu berarti saya telah bekerja dengan baik selama bertahun-tahun.”

“Namun bagaimanapun juga panggilan dari Juventus, dan keinginan untuk kembali ke rumah berhasil mengambil hati saya dan membiarkan saya memutuskan bahwa Bianconeri lebih baik bagi saya,” terangnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Bakayoko Tegaskan Keinginannya Untuk Bertahan di Milan

0

Vivagoal Serie A – Timoue Bakayoko kembali menegaskan keinginannya untuk terus bermain bersama Milan ketimbang pulang ke London guna bermain untuk Chelsea.

Bakayoko sendiri menjadi pemain pinjaman Milan pada musim panas kemarin. Ia dipinjam dari Chelsea hingga akhir musim dengan opsi pembelian permanen.

Namun proses adaptasi sang pemain di awal kedatangannya terbilang tak terlalu mulus. Tercatat ia kerap mendapat kritik langsung dari Gennaro Gattuso selaku pelatih AC Milan.

Namun seiring berjalannya waktu pemain asal Prancis tersebut mulai menemukan kembali performa terbaiknya. Alhasil ia kini sulit untuk tergantikan dalam skuat I Rossonerri. Tercatat sepanjang musim ini ia sudah bermain sebanyak 28 kali untuk Milan, 25 di antaranya tampil sebagai starter.

Bakayoko pun menegaskan keinginannya untuk terus bertahan di Milan musim depan. Ia mengatakan jika proses adaptasi yang ia lakukan membuat dirinya kini merasa nyaman bersama Milan.

“Awal yang sulit [di Milan], juga karena bahasanya. Hari ini segalanya berjalan jauh lebih baik, baik di lapangan maupun kehidupan sehari-hari, dan saya sangat bahagia di sini,” kata Bakayoko seperti dikutip dari Fourfourtwo.

“Kami sedang menunggu hingga akhir musim. Saya terikat kontrak dengan Chelsea, tetapi saya sangat senang di Milan dan saya ingin terus berada di sini.”

Lebih lanjut pemain berusia 23 tahun tersebut mengatakan targetnya musim ini. Selain bisa membawa Milan finis empat besar, ia berharap kembali dipanggil oleh timnas Prancis.

“Saya kira saya telah menjadi pemain penting dan saya sudah mencoba yang terbaik untuk membantu Milan kembali ke tempat yang seharusnya.”

“Mengenai masa depan, target saya adalah finis di empat besar bersama Milan dan memiliki kejutan, dipanggil kembali ke tim nasional,” seru mantan gelandang AS Monaco tersebut.

Bakayoko sendiri tercatat tak begitu buruk untuk Chelsea. Tercatat ia sempat tampil sebagai starter. Dari 43 penampilan, Bakayoko 34 kali menjadi starter.

Namun jumlah tersebut ia buat saat masih dilatih oleh Antonio Conte. Posisinya kini dipastikan lenyap usai kedatangan Maurizio Sarri yang lebih sengan memainkan Jorginho.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Sebulan di Milan, Banderol Piatek Diklaim Melonjak Hingga 80 Juta Euro

0

Vivagoal Serie A – Berkat performa konsistennya, banderol Krzysztof Piatek disebut kini sudah melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan saat mendarat ke Milan kemarin.

AC Milan sendiri berhasil menebus jasa Piatek dari Genoa pada Januari kemarin hanya dengan mahar 35 juta euro. Harga yang saat itu cukup diperdebatkan oleh beberapa orang karena sang pemain belum memberi jaminan pasti. Blunder pun ditakutkan dibuat oleh manajemen Milan.

Namun semua keraguan berhasil dimentahkan oleh penyerang asal Polandia tersebut. Tercatat dalam lima penampilannya bersama Milan, Piatek sudah mengemas enam gol. Bahkan sang pemain tercatat menjadi pemain tercepat dalam sejarah klub untuk bisa menorehkan jumlah gol tersebut.

Tambahan lima golnya tersebut membuat Piatek kini berhasil mengantongi 19 gol hanya dari 21 pertandingan di semua ajang. Khusus di Serie A, kini torehan golnya mencapai 17 dan hanya kalah dari Cristiano Ronaldo (19) di daftar top skorer.

Melihat moncernya performa Piatek tersebut, Direktur Keolahragaan Genoa ,Giorgio Perinetti menilai jika Milan untung besar. Ia bahkan menyebut jika nilai jual sang pemain melonjak hingga 80 juta euro dan tidak mungkin ia benar-benar pantas disebut New Lewandowski.

“Piatek sekarang memasuki kelas yang berbeda di bursa transfer. Genoa berjudi dengannya dan karena kebutuhan klub, kami mengambil 35 juta euro,” ungkap Perinetti kepada La Gazzetta dello Sport dilansir Football Italia.

“Klub seperti kami harus melakukan langkah tersebut [menjualnya] dan sukses Antonio Sanabria sebagai penggantinya membuktikan kami sudah benar.”

“Secara teori, Piatek kini sudah meningkatkan nilainya dua kali lipat. Karena sekarang dia bernilai tak kurang dari 70-80 juta euro,” imbuh Perinetti.

Milan sendiri tentu akan dihadapkan dengan banjirnya proposal sang pemain pada musim panas mendatang. Melihat catatan transfer klub, Milan dikenal tak terlalu bisa memagari para bintang mereka.

Lantas akankah pemain 23 tahun tersebut akan angkat kaki dari San Siro musim depan?

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS