Tag: Berita Serie A

Milan Adalah Jebakan Bagi Para Pelatih!

0

Vivagoal Serie AAlessandro Nesta meratapi situasi di Milan saat ini. Ia menyebut jika mantan klubnya tersebut tak ubahnya seperti jebakan maut bagi para pelatih. Mengapa demikian?

AC Milan baru saja memecat Marco Giampaolo setelah tujuh pertandingan pertama Serie A. Eks pelatih Sampdoria tersebut dinilai gagal membawa Milan kembali ke jalur terbaiknya sehingga terlempar ke urutan 13 klasemen Liga Italia, terpaut tiga poin dari zona degradasi.

Tercatat Milan kini sudah memecat tujuh pelatihnya. Dari sekian nama yang ada, Massimiliano Allegri menjadi pelatih yang paling lama berada di sana yakni selama 3,5 tahun.

Kini Milan kemudian menunjuk nama Stefano Pioli sebagai suksesor Giampaolo. Pioli adalah mantan pelatih Inter Milan, Lazio, dan Fiorentina. Namun, penunjukkan Pioli turut dibarengi dengan kritik fans yang menyebutnya tak memiliki kapabilitas.

Nesta pun melihat jika Milan saat ini sudah seperti perangkap maut bagi para pelatih. Situasi tersebut dinilai juga akan membuat nama-nama lain seperti Paolo Maldini dan Zvonimir Boban yang menjabat sebagai direktur teknik dan chief football officer klub terancam.

Baca Juga: Duo Milan Siap Bersaing Tuk Jasa Ozil

“Kombinasi Maldini-Boban sudah benar, tapi bergonta-ganti direktur dan banyak pelatih mesti memulai segalanya dari lapangan. Saya pikir hanya waktu yang bisa mengatakan apakah hal ini bagus atau tidak bagi Milan, Anda tidak bisa mengharapkan untuk membereskan semuanya dalam setahun atau beberapa bulan saja,” ucap Nesta kepada Calciomercato.

“Saya pikir akhir-akhir ini, Milan sudah berubah menjadi sebuah perangkap maut untuk para pelatih: beberapa rekan saya dulu bekerja dengan baik, yang lain mungkin kurang sukses tapi mereka memasuki sebuah situasi yang sulit,” ujar pria yang menyabet dua trofi juara Liga Italia dan Liga Champions bersama Milan tersebut.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Winger Polandia Frustrasi dengan Kondisinya di Napoli

0

Vivagoal Serie A – Winger Polandia, Arkadiusz Milik mengaku frustrasi dengan kondisinya di Napoli. Dirinya mengaku ingin lebih banyak bermain untuk I Partenopei pasca sembuh dari cedera yang dialaminya.

Sekedar catatan, di musim 2019/20, Milik baru mengemas 161 menit di musim ini. Ia tampil dalam tiga laga bersama Napoli. Dua di ajang Serie A sementara satu lagi di Liga Champions. Pasca pulih dari cedera pangkal paha, dirinya masih belum mendapat kepercayaan tampil di bawah asuhan Carlo Ancelotti.

“Saya ingin tampil lebih sering (di Napoli), mendapat waktu bermain lebih dari 15 menit di setiap laga, tapi saya tidak akan mengatakan hal selain itu,” ujar Milik, dilansir Football Italia. “Apakah saya akan tampil di turnamen besar untuk ketiga kalinya, lihat saja nanti. Saya ingin turun di sana dengan bermain secara reguler.”

Kansnya  untuk bermain reguler memang ditentukan dari seberapa impresifnya Milik dalam sesi latihan. Namun, andai ia jarang bermain, otomatis kansnya untuk terus membela Polandia akan dipertanyakan.

“Benar bahwa semuanya tergantung pada saya sendiri, pada kemampuan kaki saya. Saya pun percaya dengan diri saya sendiri, tapi semuanya tergantung jumlah pertandingan dan menit bermain. Jika saya tidak sering bermain, maka kondisinya akan sulit,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bersama Pioli, Milan Berharap Akhiri Tren Buruk

0

Vivagoal Serie A –  AC Milan baru saja menunjuk Stefano Piolo sebagai juru taktik anyar Rossoneri. Kiper AC Milan, Pepe Reina yakin pelatih berkepala plontos itu bakal mengakhiri tren buruk Milan sekaligus membawa perubahan positif untuk tim.

Sekedar pengingat, Milan memang baru saja memberhentikan Marco Giampaolo pasca Setan Merah hanya sukses mengemas tiga kemenagan dan empat kekalahan dari tujuh laga yang telah mereka mainkan. Raihan tersebut mau tak mau membuat Milan harus terdampar di urutan ke-13 klasemen sementara Serie A Liga italia.

Guna mengatasi kekosongan pelatih, Milan pun menunjuk Stefano Pioli. Penunjukan Pioli sendiri bukannya tanpa resistensi. Fans garis keras Milan menentang eks pelatih Inter tersebut karena Pioli disinyalir merupakan fans berat La Beneamata. Meski begitu, manajemen tak bergeming dan justru mengikat Pioli dengan kontrak hingga dua musim ke depan.

Pepe Reina sendiri yakin kedatangan Pioli bakal membawa angin perubahan di Milan. “Kami menjalani awal musim yang sulit. Bagian kedua akan lebih positif bagi Milan. Pioli akan membawa positif dan ketenangan,” ujar Reina seperti dikutip Football Italia.

Baca Juga:  Galliani Beberkan Fakta Mengejutkan Terkait AC Milan, Apa Itu?

“Kami harus berlatih keras dan segera memahami ide-idenya secepat mungkin agar kami bisa segera siap menghadapi pertandingan terdekat,” dia menambahkan.

Pioli sendiri akan menjalani debutnya sebagai pelatih Milan dalam laga kontra Lecce pada 21 Oktober mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Berlusconi Sebut Dirinya yang Paling Kompeten Mengembalikan Kejayaan Milan

0

Vivagoal Serie A – Mantan presiden Milan, Silvio Berlusconi mengungkapkan jika dirinya bisa mengangkat Milan dari keterpurukan sekaligus mengembalikan kejayaan tim. Benarkah demikian?

Berlusconi menjadi sosok penting di balik nama besar Milan saat ini. Saat ia menjabat sebagai presiden klub pada tahun 1986 hingga 2017, Milan berhasil meraih sederet trofi bergengsi baik di level domesitk maupun Eropa.

Namun di penghujung masa kepemimpinannya, Milan mengalami masalah penurunan performa yang signifikan. Selain itu, permasalahan di dalam tubuh perusahaan miliknya, Fininvest, membuat Berlusconi harus rela melepas Milan ke pengusaha asal China, Yonghong Li.

Satu musim kemudian Milan kembali kepemilikan. Kali ini Milan tengah dimiliki oleh Elliot Management. Salah satu direktur klub, Ivan Gazidis, bahkan menyinggung masa kepemimpinan Berlusconi. Ia berkata bahwa Milan berada dalam kondisi yang nyaris bangkrut.

Baca Juga: Mesin Gol Milan Masuk Radar Man United

Berlusconi pun langsung angkat bicara terkait situasi di Milan saat ditemui oleh TeleLombardia. Bahkan sembari berkelakar ia mengatakan jika untuk mengembalikan nama besarnya, Milan harus kembali ia pimpin.

“Soal bagaimana Milan bisa kembali menjadi hebat seperti dulu, itu sederhana, namun pada waktu bersamaan sulit untuk dilakukan: Berikan kembali klub kepada Silvio Berlusconi,” lanjutnya.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kalah Kelas dari Juve, Inter Tetap Targetkan Juara

Vivagoal Serie ABersama Antonio Conte, Inter Milan tampil meyakinkan. Enam pekan pertama Serie A berhasil mereka lalui dengan kemenangan. Posisi puncak klasemen kala itu pun berhasil mereka kuasai.

Tapi semua itu sirna saat mereka bersua dengan Juventus. Bianconeri memberi kekalahan perdana pada Inter di pekan ketujuh. Menanggapi hal itu, Conte tak menampik skuat besutannya masih kalah saing dengan Si Nyonya Tua.

“Saya tak merasa ada yang salah dengan mimpi kami, yang memang benar bagi setiap fans, pemain, dan pelatih. Anda harus objektif dan melihat realita yang ada di depan mata.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Jarak itu ada dan cukup sulit untuk dilalui, karena saya tiba dengan dua klub (Juventus dan Napoli) yang sudah membangun bersama-sama selama bertahun-tahun,” tutur Conte di Festival dello Sport.

Namun demikian, Conte memastikan Inter akan tetap berusaha meraih Scudetto musim ini. Dengan kualitas yang dimilikinya, dia percaya Inter tak akan kesulitan keluar sebagai kampiun. 

“Anda hanya bisa menjadi seorang protagonis dengan kerja keras. Kami tak boleh menetapkan batasan untuk diri sendiri, namun di waktu yang bersamaan harus jujur dan realistis. Bukan berarti Inter tidak akan menjadi penantang di Serie A musim ini,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tiga Pelatih Top Ini Bentuk Buffon Jadi Kiper Terbaik

Vivagoal Serie A – Gianluigi Buffon merasakan dilatih banyak juru taktik top. Baginya Antonio Conte, Massimiliano Allegri serta Maurizio Sarri merupakan sosok yang paling berkesan dalam karier sepak bolanya. 

Kiper kawakan itu menyebut, Antonio Conte punya metode latihan berat. Sementara pelatih lainnya disebut punya cirinya masin-masing.

“Yang terberat tentu bersama Conte. Yang paling menyenangkan adalah Renzo Ulivieri [pelatihnya di Parma], tetapi juga Max Allegri. Maurizio Sarri adalah Pelatih yang paling suka pilih-pilih yang pernah bekerja dengan saya,” ungkap Buffon dilansir Football Italia.

Lebih lanjut Buffon juga mengenang masa-masa saat dilatih oleh Carlo Ancelotti. Menurutnya Ancelotti punya andil besar dalam perjalanan kariernya. 

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Saya paling berhutang kepada Carlo Ancelotti . Jika Nevio Scala memiliki ide gila untuk memberikan saya debut di Parma, Carlo bahkan lebih gila ia membuat saya menjadi pilihan utama di depan Luca Bucci,” ungkapnya.

Buffon sendiri dikenal dengan kiper kawakan yang sarat akan pengalaman. Berusia tak muda lagi, Buffon terlhiat masih kompetitif saat dipercaya di bawah mistar.

“Saya selalu kompetitif dan jika saya masih bermain, itulah alasannya. Saya suka persaingan, tetapi kebencian memalukan bagi seluruh umat manusia,” pungkas Buffon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Cristiano Ronaldo, Superstar yang Baik Hati

Vivagoal Serie A –Siapa tak kenal Cristano Ronaldo, bintang asal Portugal itu kini jadi pujaan publik Turin usai hengkang dari Real Madrid pada 2018 silam. Dibalik kebintangannya ternyata CR7 merupakan sosok yang rendah hati. 

Hal itu diungkapkan oleh legenda hidup Juventus, Gianluigi Buffon. Menurutnya dengan kemampuan yang dia miliki Ronaldo merupakan sosok yang rendah hati di hadapan teman-temannya.

“Disamping pesepakbola, saya menemukan orang yang sangat baik. Ketika saya bertemu Cristiano di Turin untuk latihan, saya bertemu seorang pria yang sangat rendah hati.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Saya sangat menyukai sikapnya dan hubungannya dengan rekan satu tim kami. Sangat sering, setelah latihan, kami menghabiskan beberapa menit berbicara secara mendalam tentang beberapa aspek permainan,” kata Buffon kepada Festival dello Sport.

Buffon sendiri tak pernah menyimpan dendam pada Ronaldo meski dia pernah membobol gawang Juve di Liga Champions 2018. Meningat sebelum berseragam Si Nyonya Tua, Ronaldo pernah membungkam mimpi Juve lewat tendangan salto yang apik.

“Meski dia mencetak gol ke gawang kami, tapi saya rasa dia melakukan hal yang luar biasa. Momen ini menunjukan saya tidak pernah membenci siapapun meski saya sadar saat itu saya frustasi dengan gol indahnya,” tutur Buffon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Mantan Pelatih Timnas Italia Coba Analisa Permasalahan Milan

0

Vivagoal Serie A  Eks pelatih Timnas Italia, Cesare Prandelli, menyebut jika keterpurukan Milan di era Marco Giampaolo adalah karena para pemain Rossoneri yang tak mampu mengikuti arahan eks nahkoda Sampdoria tersebut.

Giampaolo sendiri hanya bertahan selama 111 hari sebagai allenatore Milan. Namanya harus rela lengser setelah membuat Milan terdampar di peringkat 13 klasemen sementara Serie A dengan torehan empat kekalahan dari tujuh laga yang terlewati.

Nama Giampaolo sendiri menjadi biang dari masalah di Milan. Selain taktik yang kurang jelas, ia disebut melatih dengan setengah hati lantaran pernah mengukuhkan diri sebagai fans setia Inter Milan.

Namun Prandelli melihat jika Giampaolo bukan satu-satunya penyebab masalah di Milan. Menurutnya para pemain juga punya tanggung jawab besar atas raihan negatif yang diterima oleh klub tersebut.

Baca Juga: Dihuni Banyak Pemain Muda, Pelatih Baru Milan Senang

“Giampaolo menyukai gaya bermain beralasan yang mengikuti pola tertentu, di mana semua pemainnya mengutamakan insting dan tidak mengikuti taktik yang diberikan dengan baik,” ungkapnya kepada La Gazzetta Dello Sports

“Semuanya terasa sulit untuk menemukan kesamaan pada titik itu. Setelah mengatakan semua itu, Giampaolo 100 persen pantas dengan sematannya sebagai salah satu pelatih hebat Italia, hanya saja skuat ini tidak cocok dengan ide yang ia bawa,” tandasnya.

Milan sendiri kini dilatih oleh Stefano Pioli. Penunjukan ini kembali memicu amarah fans Milan, sebab selain mantan pelatih Inter, Pioli tak punya torehan apik bersama klub-klub yang pernah ia tukangi sebelumnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Dihuni Banyak Pemain Muda, Pelatih Baru Milan Senang

0

Vivagoal Serie A Pelatih anyar Milan, Stefano Pioli mengaku ada keuntungan sendiri dengan banyaknya pemain muda di dalam skuad saat ini. Mengapa demikian?

Milan sendiri mulai membangun tim dengan para pemain muda di dalamnya. Pada musim panas 2019 kemarin, mereka mendatangkan beberapa pemain muda seperti saja Rafael Leao, Ismael Bennacer hingga Leo Duarte. Mereka melengkapi para pemain muda yang sudah ada seperti Gianluigi Donnarumma, Lucas Paqueta hingga Davide calabria.

Namun keputusan klub mendatangkan mereka masih belum bisa memberi kontribusi maksimal dalam tim. Hal banyaknya pemain muda itu sendiri menjadi sebuah keuntungan bagi Pioli.

“Memiliki sebuah skuad yang diisi oleh pemain muda memiliki keuntungan tersendiri. Contohnya saja antusiasme, keberanian, kemauan untuk bekerja dengan keras,” tutur pioli pada situs resmi Milan.

“Mereka menikmati apa yang mereka lakukan karena mereka tak cuma muda tapi mereka juga pemain-pemain yang berkualitas,” puji eks pelatih Fiorentina ini.

Baca Juga: Milan Hampir Saja Turun ke Serie B, Kenapa?

Selain itu Pioli juga menyambut antusias kerjasamanya dengan mantan pemainnya saat masih di Fiorentina. Dia adalah Davide Astori yang merupakan mantan kapten La Viola.

“Saya yakin Davide akan merasa bahagia begitu mengetahui saya berada di sini, di AC Milan,” klaim pelatih berusia 53 tahun ini.

“Saya mendapat kehormatan untuk mengenal Davide lebih lama. Ia akan selalu berada dalam pikiran saya,” pungkas Pioli.

Pioli tentu harus bergegas membawa Milan kembali ke performa terbaiknya. Pasalnya saat dilatih Marco Giampaolo, Milan tampil di bawah standar tim dengan julukan raja Eropa asal Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bintang Juventus Bahagia di Bawah Komando Maurizio Sarri

Vivagoal Serie APemain Juventus Paulo Dybala menyatakan kepuasannya menjadi bagian dari lini serang Bianconeri musim ini dibawah pelatih baru Maurizio Sarri.

Sebelumnya bintang asal Argentina itu santer dikabarkan bakal segera hengkang dari Allianz Stadium. Beberapa tim seperti Tottenham Hotspurs hingga PSG sempat dilaporkan ketertarikannya pada Dybala.

Dybala masuk menjadi starting line-up saat Juve membekuk Inter Milan 2-1 di Giuseppe Meazza Senin (7/10) dini hari lalu. Dalam laga itu Dybala sukses menyumbangkan gol pembuka saat laga baru berjalan 3 menit.

“Saya tidak berpengalaman menjalani musim panas yang mudah. Jelas mendengar nama kamu dikaitkan dengan klub yang tidak ingin didatangin, bukan lah hal baik. Tapi inilah sepakbola,”ujar Dybala pada Tuttosport dilansir One Football.

Padahal menurut Dybala sebelum bursa transfer musim panas lalu dibuka Ia telah secara terang-terangan berbicara bahwa akan bertahan di Juve musim ini. Tetapi hal itu tidak Ia tekankan lagi bahkan sampai Copa America 2019 lalu selesai.

Baca Juga: De Ligt Mulai Pasrah dengan Gosip Liar Tentang Dirinya

“Saya rasa lebih penting untuk berbicara melalui fakta di lapangan. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di bursa transfer hingga hari terakhir,”katanya.

Ia pun dengan tegas mengakui bahwa ingin terus bertahan dan melanjutkan karirnya di Juventus. Dybala merasa masih bisa secara maksimal memberikan kontribusinya bagi Si Nyonya Tua.

“Saya rasa saya tetap bisa memberikan banyak hal pada Juve dan saya senang dengan apa yang saya lakukan saat melawan Inter,”tambahnya.

Selain itu, Dybala menyatakan dibawah kepemimpinan Sarri akan berjalan dengan lancar meski opsi penyerang yang dimiliki Juve melimpah, dibandingkan saat musim lalu bersama Massimiliano Allegri.

“Cara bermain mereka berdua jelas berbeda dan kamu tentu bisa melihat itu.

“Bersama Allegri kami melakukan banyak hal, tetapi saya rasa Sarri lebih bermain menyerang dibandingkan dengan Allegri,”ungkapnya.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

 

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS