Tag: Bundesliga Jerman

Menilik Peran Lewandowski Bersama Bayern Munchen

Vivagoal BundesligaSerge Gnabry mencetak empat gol saat Bayern Munchen melibas Tottenham 7-2 di Tottenham Hotspurs stadium dalam lanjutan matchday ke-2 grup B Liga Champions 2019/2020, Rabu (2/10/2019) dinihari WIB. Namun jangan lupakan penyerang kawakan Robert Lewandowski.

Menilik lebih dalam kontribusi Lewandowski buat Bayern sejatinya tidak kalah besar. Meski hanya mencipta satu gol ke gawang Spurs kontribusi sang pemain sangatlah penting. 

Golnya ke gawang Lloris membuatnya mengoleksi 56 gol di ajang Liga Champions. Jumlah tersebut menyamai capaian Ruud Van Nistelrooy yang berada di posisi kelima daftar top skorer Liga Champions sepanjang masa.

Baca Juga: Liverpool Menang Tipis Dalam Drama 7 Gol

Selain itu, gol tersebut  menandai Lewandowski yang selalu berhasil menjebol gawang lawan dalam sembilan laga Bayern berturut-turut. Total ada 14 gol yang dia ciptakan dari sembilan pertandingan itu. 

Bila dirinici 10 gol dia torehkan di ajang Bundesliga Jerman, tiga di Liga Champions dan satu di DFB-Pokal. Penyerang 31 tahun itu hanya gagal membuat gol saat tampil membela Bayern di Piala Super Jerman melawan Borussia Dortmund sebelum musim bergulir.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Cetak Quattrick, Gnabry Pecahkan Rekor

Vivagoal Liga ChampionsSerge Gnabry mencetak quattrick saat Bayern Munchen menggulung Tottenham Hotspurs di pertandingan kedua Liga Champions. Penyerang sayap Die Roten itu sukses menyamai rekor Lionel Messi dan Mario Gomez.

Bayern meraih kemenangan besar 7-2 atas Tottenham di Tottenham Hotspurs Stadium, Rabu (2/10/2019) dinihari WIB pada laga kedua grup B Liga Champions musim 2019/2020.

Dari tujuh gol Bayern itu, Serge Gnabry menyumbang empat gol masing-masing pada menit ke-53, 55, 83 dan 88. Dua gol lainnya dibuat oleh Joshua Kimmich dan Robert Lewandowski yang cuma bisa dibalas dua oleh Tottenham melalui Son Heung-Min dan Harry Kane.

Khusus buat Gnabry, empat golnya itu jadi quattrick pertamanya di ajang sebesar Liga Champions. Berdasarkan catatan Squawka, Gnabry sukses menyamai capaian Lionel Messi.

Pemain 24 tahun itu tercatat sebagai pemain kedua setelah Messi yang bisa membuat empat gol ke gawang tim asal Inggris di kompetisi Liga Champions. La Pulga mencetak quatrick saat Barcelona melibas Arsenal 4-1 di tahun 2010 silam.

Menurut Opta, Gnabry jadi pemain asal Jerman kedua yang bisa membuat empat gol di ajang Liga Champions setelah Mario Gomez melakukannya ke gawang FC Basel pada tahun 2012.

Hingga saat ini, Gnabry sudah melesakkan lima gol dari delapan penampilannya bersama Bayern. Secara keseluruhan, eks pemain Arsenal itu sudah mencetak 19 gol dari 50 pertandingan di semua kompetisi yang diikuti Bayern.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Perisic Optimis Dipermanenkan Munchen Akhir Musim Nanti

Vivagoal Bundesliga – Meski baru bergabung, Ivan Perisic mengaku betah merumput bersama Bayern Munchen. Pemain asal Kroasia tersebut berharap dipermanenkan Die Roten akhir musim nanti. 

Perisic didatangkan manajemen Munchen pada bursa transfer lalu dengan status pinjaman dari Inter Milan. Dimana dalam klausul peminjamannya Bayern punya opsi untuk mempermanenkan sang pemain di akhir musim nanti. 

Sang pemain optimis dengan kemampuan yang dimiliki Niko Kovac bakal mempermanenkannya akhir msuim nanti. Dia pun berjanji bakal berusaha keras untuk menunjukan permainan terbaiknya. 

“Saya yakin terhadap kemampuan saya akan bisa membuat pihak klub berkenan mengaktifkan klausul pembelian dari Inter Milan di akhir musim nanti. Hal itu menjadi target utama saya. Saya akan berusaha sekeras mungkin untuk bisa mewujudkannya.

“Awalnya saya memang tidak menjadi pilihan pertama, namun semuanya kini berjalan dengan lancar.  Semua orang mengetahuinya, dua musim pertamaku di Inter bagus, tapi Bayern ada di level berbeda. Mereka punya atmosfer sepakbola yang lain,” ujar Perisic dilansir dari The Athletic.

Perisic sejauh ini memang tampil meyakinkan dengan membukukan dua gol dan dua assist dari empat pertandingan yang dijalaninya bersama Bayern. Teranyar saat ia memberikan assist kepada Philippe Coutinho dalam kemenangan 3-2 atas Padeborn di laga lanjutan Bundesliga pekan ke-6, Sabtu (28/9/2019) malam WIB.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Alasan Kovac Lebih Pilih Coutinho Ketimbang Muller

Vivagoal BundesligaSejak kedatangan Philippe Coutinho ke Bayern Munchen, posisi Thomas Muller seolah terpinggirkan. Sang pemain harus puas lebih banyak berada di bangku cadangan ketimpang jadi starter. 

Muller tercatat baru sekali dimainkan sebagai starter di musim 2019/20 ini. Kala itu sang pemain diturunkan sejak menit awal kala Bayern menghadapi  Hertha Berlin awal Agustus lalu.

Namun demikian, pelatih Niko Kovac memastikan dicadangkannya Muller bukan karena sang pemain kalah saing dengan Coutinho. Menurutnya starting XI yang ia pilih berdasar pada pemilihan taktik sang pelatih. 

“Saya punya keputusan kapan harus memainkan Muller. Semuanya tergantung dari kebutuhan taktik kami.

Baca Juga: Kredbilitasnya Dipertanyakan, CEO Dortmund Bela Reus

“Baik Coutinho dan Mueller, keduanya punya kualitas, tapi kami juga butuh keseimbangan yang bagus saat menyerang. Saya tidak bermaksud mengesampingkan Mueller, tapi saat ini dia bukan pilihan yang tepat.” ujar Kovac dilansir dari Sport Bild.

Kovac kini tak lagi  mengusung skema 4-2-2 andalannya dengan Muller dan Robert Lewandowski berduet di lini depan. Pelatih berusia 47 tahun itu kini lebih suka memainkan pola 4-3-2-1 dengan Coutinho bermain di belakang Lewandowski.

“Coutinho menunjukkan bahwa dirinya lebih bisa menguasai bola. Dia punya kemampuan membaca situasi permainan dan skill olah bolanya begitu luar biasa. Rekannya setimnya juga mulai lebih percaya padanya dan pemahamannya terhadap rekan setim lebih baik dan jauh lebih baik,” tegas Kovac

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Haram Hukumnya Bayern Munchen Andalkan Coutinho

Vivagoal BundesligaKehadiran Philippe Coutinho membuat Bayern Munchen mengusung target tinggi di musim 2019/20 ini. FC Hollywood tak ragu untuk mempertahankan gelar Bundesliga sekaligus menjuarai Liga Champions.

Sejauh ini, kehadiran Coutinho setidaknya membawa penyegaran taktik bagi Munchen. Sang pelatih, Niko Kovac  tidak lagi mengandalkan duet Thomas Muller dan Robert Lewandowski di lini depan dalam skema 4-4-2.

Sang pelatih kini nyaman menerapkan skema 4-2-3-1 dengan Coutinho diplot sebagai playmaker. Pemain Brasil itu diberikan tugas khusus untuk  menyuplai bola ke Lewandowski sebagai target man semenatara Muller harus di parkir di bench

Keputusan ini memang terbukti membuat lini serang Bayern jadi jauh lebih berbahaya. Total ada 19 gol yang tercipta dari enam laga yang sudah dijalani Bayern di semua kompetisi.

Coutinho sendiri baru berkontribusi dengan satu gol dan satu assist dari enam laga yang sudah dijalaninya.  Kendati demikian, eks Liverpool tersebut dianggap punya kontribusi besar dalam menghidupkan lini serang The Bavarians.

 Ekspektasi tinggi pun diberikan kepada Coutinho tuk bisa membantu Bayern meraih trofi Liga Champions musim ini. Sebagaimana yang diketahui, terakhir kali Bayern bisa menjuarai kompetisi elit Eropa itu ialah pada musim 2012/13 silam. 

Namun demikian, mantan bek Munchen, Daniel Van Buyten menyebut Munchen tak bisa sepenuhnya bergantung pada Coutinho. Baginya kesuksesan bisa diraih dengan kerjasama apik bukan hanya dengan mengandalkan satu orang pemain saja. 

“Buat saya, sepakbola adalah pekerjaan tim. Dan Bayern sejatinya sudah memiliki banyak pemain top, tapi anda tidak bisa berpikiran bahwa jika sudah mempekerjakan pemain seperti Coutinho, ia punya tongkat ajaib untuk terus melakukan sesuatu yang istimewa.

“Saya pikir Liga Champions soal performa tim, dan Bayern harus selalu tampil dalam performa terbaiknya jika ingin menang. Tidak peduli pemain mana yang akan anda mainkan, karena prosesnya akan selalu sama,” ujar Van Buyten dilansir dari Omnisport.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Prediksi Dortmund Vs Bremen: Tim Tamu Optimis Curi Poin

 Vivagoal BundesligaWerder Bremen akan menantang Borussia Dortmund di Signal Iduna Park, Minggu (29/9/2019) dinihari WIB. Meski punya catatan buruk di kandang Dortmund, Bremen tetap optimis bisa bawa pulang poin penuh. 

Faktanya, Bremen tak pernah bisa membawa pulang poin penuh dari kandang dortmund di dua lawatan terakhirnya. Sebaliknya, Dortmund juga tangguh jika bermain di kandang sendiri.

Menilik hal tersebut, gelandang Bremen, Maximilian Eggestein mengaku catatan buruk Bremen bakal dijadikannya tenaga tambahan untuk membungkam tuan rumah. 

“Fakta bahwa kami tak pernah menang di sana membuat kami optimis. Dalam beberapa tahun terakhir, kami selalu bisa menunjukkan penampilan yang cukup baik ketika melawan Dortmund. Kami yakin bisa meneruskan tren positif itu akhir pekan ini,” ujar Maximilian dilansir dari laman resmi Bremen.

Baca Juga: Brace Lewandowski Bawa Bayern Menang 4-0 Atas Koln

Di sepanjang tahun 2019 ini, Dortmund mampu meraih delapan kemenangan dan hanya tiga kali menelan kekalahan dalam 12 pertandingan di semua kompetisi. Namun demikian Maximilian tak gentar dan berjanji bakal membombardir pertahanan Dortmund. 

“Kami akan datang Iduna Park tuk meraih kemenangan. Kami bukan tim yang senang bertahan total dan berusaha memaksakan hasil imbang jika bertanding di markas lawan. Itu bukan ciri khas kami,” tegas Maximilian.

Sebagai informasi, Bremen dan Dortmund saat ini terpisah empat poin di klasemen sementara Bundesliga Jerman. Dortmund ada di posisi ketiga dengan raihan 10 poin, sementara Bremen duduk di urutan ke-10 dengan poin enam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Prediksi Bayern Munchen Vs Koln: Tuan Rumah Superior Atas Tamunya

Vivagoal BundesligaFC Koln bakal menantang Bayern Munchen, Sabtu (21/9/2019) malam WIB dalam lanjutan Bundesliga 2019/20. Bakal saling serang di  Allianz Arena FC Koln nampak butuh keajaiban untuk mencuri poin. 

Sejarah mencatat dalam empat lawatan terakhirnya Koln ke Allianz Arena, Koln hanya sekali pulang membawa satu poin pada pada 2016 silam. Sementara tiga sisanya berakhir dengan kekalahan.

Jika diperlebar menjadi 10 pertemuan terakhir, maka rekor buruk Koln di markas Bayern semakin terpampang jelas. Hasil imbang 1-1 tiga tahun lalu jadi hasil terbaik yang bisa mereka raih. Itu artinya dalam sembilan pertandingan lain di kandang Bayern, Koln selalu dipaksa pulang dengan kekalahan.

Namun, skuat asuhan Achim Beirlorzer masih punya asa untuk mengubah catatan negatif itu. Mereka bisa saja meniru taktik yang diperagakan Hertha Berlin yang mana mampu menahan imbang 2-2 Bayern di pekan pertama Bundesliga.

Baca Juga: Presiden Bayern Kesal dengan Perseturuan Dua Kiper Jerman

Meski pada pertandingan tersebut Hertha terus dikurung oleh Bayern, namun taktik yang diperagakan Hertha dengan melakukan 14 tekel di laga itu sukses meredam agresivitas pasukan Niko Kovac.

“Melawan Bayern, sudah pasti kamu harus punya keberanian dalam bermain. Hertha sudah membuktikannya. Akan sangat sulit menandingi Bayern sepanjang laga, tapi kami harus yakin bisa mencuri poin dari sana,” tegas Jonas Hector, bek Koln.

Namun demikian, membungkam FC Hollywood  di kandang bukanlah hal mudah. Mainz yang pernah mencoba peruntungannya malah digilas 6-1. Di Liga Champions ada Crvena Zcezda yang harus pulang setelah dihajar 3-0 di Allianz Arena.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Jadi Aset Panas, Dortmund Bakal Kesulitan Pertahankan Sancho

Vivagoal BundesligaJadon Sancho bukan tidak mungkin bakal banjir tawaran di akhir musim nanti. Hal tersebut diakui Mats Hummels yang menilai permainan Sancho terus berkembang bersama Dortmund.

Saat didatangkan dari k Manchester City musim 2017/18 lalu, usia Sancho kala itu baru 17 tahun dan belum memenuhi persyaratan untuk membela tim senior Die Borussen. Namun saat dirinya dipromosikan, Dortmund kini menuai hasil dari kesabaran mereka. 

Berkat penampilan apik Sancho sebagai penyerang sayap kanan Die Borussen, tim asuhan Lucien Favre hampir saja merusak dominasi Bayern Munchen di ajang Bundesliga musim lalu.

Bagi Dortmund, Sancho menjadi pengganti tepat dari perginya Ousmane Dembele ke Barcelona pada 2017 lalu. Dimana sang pemain  sudah mencetak 17 gol dan mengemas 29 assist dari 62 penampilan bersama Dortmund sejak melakoni debut tahun 2018 lalu.

Mats Hummels pun tak ragu mengakui kehebatan pemain timnas Inggris itu. Karenanya ia yakin musim depan akan berat buat Dortmund mempertahankan salah satu talenta muda terbaiknya itu.

“Saya bisa membayangkan berapa banyak klub top Eropa yang ingin mendapatkannya. Meski masih sangat muda, Jadon sudah siap jadi pesepakbola kelas dunia, dia selalu menang dalam situasi satu lawan satu.

“Jadon bisa mencetak gol dengan cara apapun, dia benar-benar pemain muda potensial yang siap berkembang ke level yang berbeda.  Dortmund bakal sulit mempertahankannya,” Hummels dilansir dari Sport Bild.

Sebagai informasi, Paris Saint-Germain, Manchester United, Liverpool, Tottenham Hotspur, Real Madrid, Juventus dan Chelsea, merupakan klub-klub elit yang sudah terang-terangan mengungkapkan minatnya mendapatkan servis Sancho pada bursa musim panas lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Prediksi RB Leipzig Vs Bayern: Ambisi Tim Tamu Duduki Puncak Klasemen

Vivagoal BundesligaBayern Munchen menargetkan kemenangan di kandang RB Leipzig pada laga lanjutan pekan ke-4 Bundesliga Jerman, Sabtu (14/9/2019) malam. Tiga poin jadi harga mati andai Bayern ingin menduduki puncak klasemen.

Meski tidak diunggulkan menang di laga kali ini, Leipzig tetap bukan lawan yang mudah. Skuat besutan Julian Nagelsmann saat ini jadi satu-satunya tim yang berhasil meraih poin sempurna dalam tiga laga awal Liga musim 2019/20 ini.

Leipzig juga punya modal cukup bagus jika bermain di kandang sendiri jika menghadapi Bayern. Timo Werner dkk belum sekalipun kalah dari tiga pertemuan terakhir di ajang Bundesliga dengan dua kali imbang dan sekali kalah.

Di sisi lain, Bayern yang melawat ke Red Bull Arena mengusung misi menggeser tuan rumah di posisi puncak klasemen. Die Roten juga dipastikan ingin melanjutkan tren kemenangan di awal musim ini.

Kemenangan skuat besutan Niko Kovac pada pekan sebelumnya saat menggunduli Mainz dengan skor 6-1 di Allianz Arena jelas menjadi modal penting. Karenanya Bayern juga didukung sejarah bila merujuk pada catatan head to head kedua tim.

Pasalnya, dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Bayern sukses meraih tiga kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah. Robert Lewandowski cs juga belum tersentuh kekalahan dalam 17 laga terakhirnya di Bundesliga dengan 13 kali menang dan 4 seri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Penyebab Coutinho Gagal Total Bersama El Barca

Vivagoal BundesligaPhilippe Coutinho diboyong Barcelona dari Liverpool dengan dengan memecahkan rekor transfer klub (146 Juta Pounds). Diikat kontrak selama lima tahun, Coutinho gagal membuktikan diri dengan berakhir dipinjamkan ke Bayern Munchen.

Di enam bulan pertamanya, Coutinho sukses mengoleksi 10 gol plus 6 assist dari 22 penampilan. Memasuki musim penuh pertamanya, Coutinho yang bermain sebanyak 54 kali hanya bisa bikin 11 gol dan lima assist. 

Penampilannya itu secara otomatis membuat banyak fans mengkritik penampilannya. Orang beranggapan, harga sang pemain tak sesuai dengan kontribusinya di lapangan. 

Baca Juga: Takut Cederanya Kambuh, Messi Tidak Ingin Buru-Buru Main

Belakangan, kapten Barcelona, Lionel Messi bersuara soal buruknya permainan Coutinho bersama Blaugrana. Menurutnya pemain asal Brasil itu tak punya cukup mental untuk merumput dengan klub sekelas Barca. 

“Saya sedikit memaklumi mengapa Coutinho gagal bersinar di Barca. Bermain di klub terbesar di dunia seperti Barcelona memang selalu tidak mudah, karena ada tuntutan besar di setiap laga yang Anda jalani.” ucap Messi seperti dikutip dari BT Sport.

Selepas kepergiannya ke Allianz Arena, Messi tak menampik kehilangan sosok Coutinho di lini depan Barca. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Messi berharap Coutinho bisa meraih kesuksesan di Bundesliga. 

“Apakah kami kehilangan sosoknya? tentu saja. Dia pemain dengan kemampuan luar biasa dan bisa bermain di banyak posisi. Saya berharap dia bisa sukses bersama tim barunya sekarang,” tutup Messi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS