Tag: Bundesliga Jerman

Makna Dibalik Jersey Hitam Dortmund Saat Kandaskan Fortuna Dusseldorf

Vivagoal Bundesliga – Saat menjamu Fortuna Dusseldorf ada yang tak biasa dengan Borussia Dortmund. Pada pertandingan itu,  Die Borussen menggunakan jersey khusus. 

Jersey yang dikenakan tersebut berwarna hitam. Seragam mereka dibalut warna serba hitam termasuk logo klub, sponsor maupun logo Bundesliga.

Dikutip dari situs resmi Dortmund, Evonik Industries AG sebagai sponsor untuk Jersey Dortmund musim ini sengaja mengeluarkan jersey edisi khusus tersebut untuk memperingati ulang tahun klub yang ke-110 dan bakal jatuh pada 19 Desember mendatang.

Adapun warna hitam elegan yang ditonjolkan terinspirasi dari lembah ruhr. Dimana markas  Dortmund itu dulunya dikenal dengan  produsen utama batu bara.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Satu tahun setelah industri batu bara di lembah ruhr tutup, Borussia Dortmund memutuskan untuk menggunakan seragam serba hitam termasuk logo klub, dan seluruh sponsor, Evonik, Puma, Opel serta Bundesliga.

“Karena BVB dan kota Dortmund lahir dari industri batu bara dan baja. Kami mengenakan seragam dengan dominan hitam untuk memperingati sejarah kota Dortmund serta hari ulang tahun klub yang bakal jatuh 19 Desember mendatang” isi pernyataan resmi Evonik melalui situs resmi Dortmund.

Pada laga itu, Marco Reus dan Jadon Sancho jadi aktor kemenangan telak Dortmund 5-0 atas lawannya dengan masing-masing menyumbangkan dua gol dan satu gol lainnya dicetak oleh Thorgan Hazard.

berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Coman Pecahkan Rekor Sebagai Pemain Tercepat

Vivagoal BundesligaKarim Bellarabi harus kehilangan mahkotanya sebagai pemain tercepat di Bundesliga. Winger Bayern Munchen, Kingsley Coman menasbihkan diri jadi yang tercepat seantero Jerman.

Sejak musim 2016/17 lalu, Karim Bellarabi memegang rekor sebagai pemain tercepat karena punya kecepatan mencapai 35,27 km/jam. Pencapaian itu dibuat Karim Bellarabi saat Leverkusen mengalahkan Augsburg 3-1.

Bellarabi saat itu memecahkan rekor milik Pierre Emerick-Aubameyang yang punya kecepatan 34,6 km/jam yang ditorehkannya di musim 2015/2016 saat masih memperkuat Borussia Dortmund. Memegang titel sebagai pemain tercepat selama tiga tahun, rekor tersebut akhirnya terpecahkan.

Baca Juga: Legenda Jerman Dukung Ter Stegen Jadi Penjaga Mistar Der Panzer

Dilansir dari situs resmi Bundesliga, Kingsley Coman berhasil mencatatkan waktu tercepat mengalahkan capaian Bellarabi dengan 35,66 km/jam atau setara yang dibukukannya pada laga Bayern kontra Padeborn, 28 Oktober 2019 lalu.

Walau demikian, Coman merasa bahwa itu bukan kecepatan maksimalnya. Menurutnya, ia bisa jauh lebih cepat ketika usianya masih 18 hingga 19 tahun.

“Saya merasa masih lebih lambat dibanding sebelumnya. Saat ini saya kesulitan mengembangkan aspek ini dengan maksimal seperti saat masih berusia 18 atau 19 tahun,” ujar Coman dilansir dari France Football.

Selain  Coman dan Bellarabi ada Marcel Heller, Nico Schulz dan Kevin Vogt yang menjadi lima besar pemain tercepat di Liga Jerman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Legenda Jerman Dukung Ter Stegen Jadi Penjaga Mistar Der Panzer

Vivagoal BundesligaHubungan antara Ter Stegen dengan Manuel Neuer sempat memanas beberapa waktu lalu. Konflik keduanya bermula saat Ter Stegen frustasi tak kunjung menjadi pilihan utama dan ditanggapi komentar pedas Neuer.

Perseteruan makin panas setelah pelatih Jerman, Joachim Loew membuka peluang untuk Ter Stegen jadi kiper utama saat melakoni laga uji coba kontra Argentina tengah pekan ini dan Estonia di akhir pekan ini. Sontak kabar ini membuat klub Neuer, Bayern Munchen geram.

Presiden Bayern, Uli Hoeness bahkan sempat melontarkan ancaman pada Der Panzer. Dirinya mengancam tidak akan mengizinkan pemain Die Roten membela timnas Jerman.

Baca Juga: Joachim Loew Putuskan Kiper Utama Jerman Untuk Euro 2020

Sementara legenda Timnas Jerman, Christian Ziege  berpendapat bahwa Ter Stegen layak diberi kesempatan meski label kiper nomor satu jerman tetap milik Neuer. Pasalnya Ter Stegen dinilai punya sikap profesional.

“Neuer boleh saja jadi penjaga gawang nomor satu, dia sudah membuktikan itu dengan penampilan yang hebat, tapi Ter Stegen juga luar biasa, mereka sama baiknya. Ter Stegen tidak akan ribut ke media, jika tidak ada sesuatu yang dijanjikan ke dia tapi tidak ditepati,” tegas Ziege dilansir dari Omnisport.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Hasil Bundesliga Pekan Ketujuh: Gladbach Gusur Bayern di Puncak Klasemen

Vivagoal BundesligaSang juara bertahan Bayern Munchen secara tak terduga takluk dari tim papan tengah Hoffenheim di Allianz Arena, sementara Borussia Monchengladbach sukses menyodok ke posisi puncak klasemen dalam gelaran Bundesliga pekan ketujuh musim 2019/20 

Kemenangan 3-1 Hertha Berlin atas Fortuna Dusseldorf di Stadion Olimpiade Berlin, Sabtu (5/10/2019) dini hari WIB membuka pekan ketujuh.  Di laga lainnya, Borussia Dortmund kembali gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas SC Freiburg, Sabtu (5/10/2019) malam WIB.

Hasil ini menempatkan Dortmund tuk sementara menduduki posisi ke delapan dengan raihan 12 poin. Dimana dalam tiga laga terakhirnya Dortmund tak kunjung bisa meraih kemenangan.

Baca Juga: Ditawarkan ke Bayern, Jesus: itu Bohong!

Sementara itu, Bayern Munchen harus rela posisinya di puncak klasemen digusur oleh Borussia Monchengladbach setelah ditaklukkan Hoffenheim 1-2 di kandang sendiri. Sementara di waktu yang bersamaan, Gladbach berhasil meraih kemenangan besar 5-1 atas lawannya Augsburg.

Atas hasil ini Bayern harus terlempar ke posisi tiga klasemen dengan 14 poin. Memiliki poin sama dengan Freiburg dan RB Leipzig, Bayern beruntung unggul selisih gol.

Berikut hasil lengkap Pekan Ketujuh Bundesliga Musim 2019/2020:

Hertha Berlin 3 vs 1 Fortuna Dusseldorf
Padeborn 1 vs 2 Mainz 05
Bayer Leverkusen 1 vs 1 RB Leipzig
Freiburg 2 vs 2 Borussia Dortmund
Bayern Munchen 1 vs 2 Hoffenheim
Schalke 1 vs 1 FC Koln
Borussia Monchengladbach 5 vs 1 Augsburg
Wolfsburg 1 vs 0 Union Berlin
Eintracht Frankfurt 2 vs 2 Werder Bremen

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bayern Kalah di Kandang, Ini Penyebabnya

Vivagoal BundesligaBayern dipermalukan Hoffenheim 1-2 di Allianz Arena pada laga pekan ke-7 Liga Jerman, Sabtu (5/10/2019) malam WIB. Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan perdana Die Bavarians di ajang Liga musim 2019/20 ini.

Meski memperoleh peluang emas melalui penyerang andalan mereka Robert Lewandowski, Philippe Coutinho, Kingsley Coman dan Serge Gnabry. Namun, performa apik Oliver Baumann mengawal gawang Hoffenheim membuat semua upaya Die Roten tak kunjung membuahkan hasil.

Kapten sekaligus kiper Bayern, Manuel Neuer mengaku sedih dengan hasil minor timnya tersebut. Meski punya motivasi tinggi namun dia harus menerima kenyataan pahit gawangnya di bobol dua kali. 

Baca Juga: lkay Gundogan Akui Dirinya Sempat Berkomunikasi dengan Raksasa Bundesliga!

“Kami tampil dominan di laga tersebut, namun dua kesalahan yang kami lakukan berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain lawan. Hasil ini jadi peringatan bahwa sekalipun kami bermain bagus, tapi tetap saja bisa menelan kekalahan,” tutur Neueur. 

Lebih lanjut, faktor overconfidence diakuinya jadi penyebab lain skuat asuhan Niko Kovac tumbang. Dimana dalam setiap laga kandang Die Roten selalu percaya bisa raih kemenangan. 

“Kami tidak bisa terlalu percaya diri, bermain begitu bebas saat bermain di kandang, apalagi melawan klub yang sebelum pertandingan baru mengoleksi lima poin,” jelas Neuer.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Kans Besar Bayern Munchen Juarai Liga Champions

Vivagoal BundesligaPerforma apik Bayern Munchen di dua laga awal Liga Champions musim 2019/20 menjadi bukti keseriusan mereka merengkuh Si Kuping Besar.  Bayern saat ini memuncaki klasemen grup B dengan poin sempurna.

Uniknya, dari dua laga tersebut, Bayern tampil gemilang dengan mencetak 10 gol dan hanya kebobolan dua gol. Situs resmi Bundesliga pun tak ragu menyebut Liga Champions musim ini sudah jadi  milik Bayern Munchen.

Penampilan superior Bayern atas Tottenham Hotspurs jadi alasannya. Kemenangan telak 7-2 seakan mengingatkan memori di tujuh tahun silam dimana Bayern sukses menghancurkan Barcelona dengan skor 7-0 musim 2012/13 dan Die Roten keluar sebagai kampiun. 

Baca Juga: Bertandang ke Belanda, MU Gagal Menang

Kemudian ada kombinasi duet Philippe Coutinho dan Thiago Alcantara yang bakal menjadi ancaman bagi lawan-lawan mereka.  Coutinho dikenal punya kemampuan merancang serangan dan penyuplai umpan-umpan matang yang kerap menyiksa bek-bek lawan.

Kemahirannya  dikombinasikan dengan skill Thiago yang membuat permainan Die Roten lebih menyatu. Pasalnya, keberadaan dua eks gelandang Barca ini membuat lini pertahanan dan lini serang The Bavarians makin kokoh. 

Patutu dinantikan, mampukah Bayern menjawab semua harapan untuk menjadi juara. Atau mungkin mereka bakal kandas di tengah jalan. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Menilik Peran Lewandowski Bersama Bayern Munchen

Vivagoal BundesligaSerge Gnabry mencetak empat gol saat Bayern Munchen melibas Tottenham 7-2 di Tottenham Hotspurs stadium dalam lanjutan matchday ke-2 grup B Liga Champions 2019/2020, Rabu (2/10/2019) dinihari WIB. Namun jangan lupakan penyerang kawakan Robert Lewandowski.

Menilik lebih dalam kontribusi Lewandowski buat Bayern sejatinya tidak kalah besar. Meski hanya mencipta satu gol ke gawang Spurs kontribusi sang pemain sangatlah penting. 

Golnya ke gawang Lloris membuatnya mengoleksi 56 gol di ajang Liga Champions. Jumlah tersebut menyamai capaian Ruud Van Nistelrooy yang berada di posisi kelima daftar top skorer Liga Champions sepanjang masa.

Baca Juga: Liverpool Menang Tipis Dalam Drama 7 Gol

Selain itu, gol tersebut  menandai Lewandowski yang selalu berhasil menjebol gawang lawan dalam sembilan laga Bayern berturut-turut. Total ada 14 gol yang dia ciptakan dari sembilan pertandingan itu. 

Bila dirinici 10 gol dia torehkan di ajang Bundesliga Jerman, tiga di Liga Champions dan satu di DFB-Pokal. Penyerang 31 tahun itu hanya gagal membuat gol saat tampil membela Bayern di Piala Super Jerman melawan Borussia Dortmund sebelum musim bergulir.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Cetak Quattrick, Gnabry Pecahkan Rekor

Vivagoal Liga ChampionsSerge Gnabry mencetak quattrick saat Bayern Munchen menggulung Tottenham Hotspurs di pertandingan kedua Liga Champions. Penyerang sayap Die Roten itu sukses menyamai rekor Lionel Messi dan Mario Gomez.

Bayern meraih kemenangan besar 7-2 atas Tottenham di Tottenham Hotspurs Stadium, Rabu (2/10/2019) dinihari WIB pada laga kedua grup B Liga Champions musim 2019/2020.

Dari tujuh gol Bayern itu, Serge Gnabry menyumbang empat gol masing-masing pada menit ke-53, 55, 83 dan 88. Dua gol lainnya dibuat oleh Joshua Kimmich dan Robert Lewandowski yang cuma bisa dibalas dua oleh Tottenham melalui Son Heung-Min dan Harry Kane.

Khusus buat Gnabry, empat golnya itu jadi quattrick pertamanya di ajang sebesar Liga Champions. Berdasarkan catatan Squawka, Gnabry sukses menyamai capaian Lionel Messi.

Pemain 24 tahun itu tercatat sebagai pemain kedua setelah Messi yang bisa membuat empat gol ke gawang tim asal Inggris di kompetisi Liga Champions. La Pulga mencetak quatrick saat Barcelona melibas Arsenal 4-1 di tahun 2010 silam.

Menurut Opta, Gnabry jadi pemain asal Jerman kedua yang bisa membuat empat gol di ajang Liga Champions setelah Mario Gomez melakukannya ke gawang FC Basel pada tahun 2012.

Hingga saat ini, Gnabry sudah melesakkan lima gol dari delapan penampilannya bersama Bayern. Secara keseluruhan, eks pemain Arsenal itu sudah mencetak 19 gol dari 50 pertandingan di semua kompetisi yang diikuti Bayern.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Perisic Optimis Dipermanenkan Munchen Akhir Musim Nanti

Vivagoal Bundesliga – Meski baru bergabung, Ivan Perisic mengaku betah merumput bersama Bayern Munchen. Pemain asal Kroasia tersebut berharap dipermanenkan Die Roten akhir musim nanti. 

Perisic didatangkan manajemen Munchen pada bursa transfer lalu dengan status pinjaman dari Inter Milan. Dimana dalam klausul peminjamannya Bayern punya opsi untuk mempermanenkan sang pemain di akhir musim nanti. 

Sang pemain optimis dengan kemampuan yang dimiliki Niko Kovac bakal mempermanenkannya akhir msuim nanti. Dia pun berjanji bakal berusaha keras untuk menunjukan permainan terbaiknya. 

“Saya yakin terhadap kemampuan saya akan bisa membuat pihak klub berkenan mengaktifkan klausul pembelian dari Inter Milan di akhir musim nanti. Hal itu menjadi target utama saya. Saya akan berusaha sekeras mungkin untuk bisa mewujudkannya.

“Awalnya saya memang tidak menjadi pilihan pertama, namun semuanya kini berjalan dengan lancar.  Semua orang mengetahuinya, dua musim pertamaku di Inter bagus, tapi Bayern ada di level berbeda. Mereka punya atmosfer sepakbola yang lain,” ujar Perisic dilansir dari The Athletic.

Perisic sejauh ini memang tampil meyakinkan dengan membukukan dua gol dan dua assist dari empat pertandingan yang dijalaninya bersama Bayern. Teranyar saat ia memberikan assist kepada Philippe Coutinho dalam kemenangan 3-2 atas Padeborn di laga lanjutan Bundesliga pekan ke-6, Sabtu (28/9/2019) malam WIB.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Alasan Kovac Lebih Pilih Coutinho Ketimbang Muller

Vivagoal BundesligaSejak kedatangan Philippe Coutinho ke Bayern Munchen, posisi Thomas Muller seolah terpinggirkan. Sang pemain harus puas lebih banyak berada di bangku cadangan ketimpang jadi starter. 

Muller tercatat baru sekali dimainkan sebagai starter di musim 2019/20 ini. Kala itu sang pemain diturunkan sejak menit awal kala Bayern menghadapi  Hertha Berlin awal Agustus lalu.

Namun demikian, pelatih Niko Kovac memastikan dicadangkannya Muller bukan karena sang pemain kalah saing dengan Coutinho. Menurutnya starting XI yang ia pilih berdasar pada pemilihan taktik sang pelatih. 

“Saya punya keputusan kapan harus memainkan Muller. Semuanya tergantung dari kebutuhan taktik kami.

Baca Juga: Kredbilitasnya Dipertanyakan, CEO Dortmund Bela Reus

“Baik Coutinho dan Mueller, keduanya punya kualitas, tapi kami juga butuh keseimbangan yang bagus saat menyerang. Saya tidak bermaksud mengesampingkan Mueller, tapi saat ini dia bukan pilihan yang tepat.” ujar Kovac dilansir dari Sport Bild.

Kovac kini tak lagi  mengusung skema 4-2-2 andalannya dengan Muller dan Robert Lewandowski berduet di lini depan. Pelatih berusia 47 tahun itu kini lebih suka memainkan pola 4-3-2-1 dengan Coutinho bermain di belakang Lewandowski.

“Coutinho menunjukkan bahwa dirinya lebih bisa menguasai bola. Dia punya kemampuan membaca situasi permainan dan skill olah bolanya begitu luar biasa. Rekannya setimnya juga mulai lebih percaya padanya dan pemahamannya terhadap rekan setim lebih baik dan jauh lebih baik,” tegas Kovac

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS