MPL Fantasy

Tag: Bundesliga Jerman

Alasan Kovac Lebih Pilih Coutinho Ketimbang Muller

Vivagoal BundesligaSejak kedatangan Philippe Coutinho ke Bayern Munchen, posisi Thomas Muller seolah terpinggirkan. Sang pemain harus puas lebih banyak berada di bangku cadangan ketimpang jadi starter. 

Muller tercatat baru sekali dimainkan sebagai starter di musim 2019/20 ini. Kala itu sang pemain diturunkan sejak menit awal kala Bayern menghadapi  Hertha Berlin awal Agustus lalu.

Namun demikian, pelatih Niko Kovac memastikan dicadangkannya Muller bukan karena sang pemain kalah saing dengan Coutinho. Menurutnya starting XI yang ia pilih berdasar pada pemilihan taktik sang pelatih. 

“Saya punya keputusan kapan harus memainkan Muller. Semuanya tergantung dari kebutuhan taktik kami.

Baca Juga: Kredbilitasnya Dipertanyakan, CEO Dortmund Bela Reus

“Baik Coutinho dan Mueller, keduanya punya kualitas, tapi kami juga butuh keseimbangan yang bagus saat menyerang. Saya tidak bermaksud mengesampingkan Mueller, tapi saat ini dia bukan pilihan yang tepat.” ujar Kovac dilansir dari Sport Bild.

Kovac kini tak lagi  mengusung skema 4-2-2 andalannya dengan Muller dan Robert Lewandowski berduet di lini depan. Pelatih berusia 47 tahun itu kini lebih suka memainkan pola 4-3-2-1 dengan Coutinho bermain di belakang Lewandowski.

“Coutinho menunjukkan bahwa dirinya lebih bisa menguasai bola. Dia punya kemampuan membaca situasi permainan dan skill olah bolanya begitu luar biasa. Rekannya setimnya juga mulai lebih percaya padanya dan pemahamannya terhadap rekan setim lebih baik dan jauh lebih baik,” tegas Kovac

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Haram Hukumnya Bayern Munchen Andalkan Coutinho

Vivagoal BundesligaKehadiran Philippe Coutinho membuat Bayern Munchen mengusung target tinggi di musim 2019/20 ini. FC Hollywood tak ragu untuk mempertahankan gelar Bundesliga sekaligus menjuarai Liga Champions.

Sejauh ini, kehadiran Coutinho setidaknya membawa penyegaran taktik bagi Munchen. Sang pelatih, Niko Kovac  tidak lagi mengandalkan duet Thomas Muller dan Robert Lewandowski di lini depan dalam skema 4-4-2.

Sang pelatih kini nyaman menerapkan skema 4-2-3-1 dengan Coutinho diplot sebagai playmaker. Pemain Brasil itu diberikan tugas khusus untuk  menyuplai bola ke Lewandowski sebagai target man semenatara Muller harus di parkir di bench

Keputusan ini memang terbukti membuat lini serang Bayern jadi jauh lebih berbahaya. Total ada 19 gol yang tercipta dari enam laga yang sudah dijalani Bayern di semua kompetisi.

Coutinho sendiri baru berkontribusi dengan satu gol dan satu assist dari enam laga yang sudah dijalaninya.  Kendati demikian, eks Liverpool tersebut dianggap punya kontribusi besar dalam menghidupkan lini serang The Bavarians.

 Ekspektasi tinggi pun diberikan kepada Coutinho tuk bisa membantu Bayern meraih trofi Liga Champions musim ini. Sebagaimana yang diketahui, terakhir kali Bayern bisa menjuarai kompetisi elit Eropa itu ialah pada musim 2012/13 silam. 

Namun demikian, mantan bek Munchen, Daniel Van Buyten menyebut Munchen tak bisa sepenuhnya bergantung pada Coutinho. Baginya kesuksesan bisa diraih dengan kerjasama apik bukan hanya dengan mengandalkan satu orang pemain saja. 

“Buat saya, sepakbola adalah pekerjaan tim. Dan Bayern sejatinya sudah memiliki banyak pemain top, tapi anda tidak bisa berpikiran bahwa jika sudah mempekerjakan pemain seperti Coutinho, ia punya tongkat ajaib untuk terus melakukan sesuatu yang istimewa.

“Saya pikir Liga Champions soal performa tim, dan Bayern harus selalu tampil dalam performa terbaiknya jika ingin menang. Tidak peduli pemain mana yang akan anda mainkan, karena prosesnya akan selalu sama,” ujar Van Buyten dilansir dari Omnisport.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Prediksi Dortmund Vs Bremen: Tim Tamu Optimis Curi Poin

 Vivagoal BundesligaWerder Bremen akan menantang Borussia Dortmund di Signal Iduna Park, Minggu (29/9/2019) dinihari WIB. Meski punya catatan buruk di kandang Dortmund, Bremen tetap optimis bisa bawa pulang poin penuh. 

Faktanya, Bremen tak pernah bisa membawa pulang poin penuh dari kandang dortmund di dua lawatan terakhirnya. Sebaliknya, Dortmund juga tangguh jika bermain di kandang sendiri.

Menilik hal tersebut, gelandang Bremen, Maximilian Eggestein mengaku catatan buruk Bremen bakal dijadikannya tenaga tambahan untuk membungkam tuan rumah. 

“Fakta bahwa kami tak pernah menang di sana membuat kami optimis. Dalam beberapa tahun terakhir, kami selalu bisa menunjukkan penampilan yang cukup baik ketika melawan Dortmund. Kami yakin bisa meneruskan tren positif itu akhir pekan ini,” ujar Maximilian dilansir dari laman resmi Bremen.

Baca Juga: Brace Lewandowski Bawa Bayern Menang 4-0 Atas Koln

Di sepanjang tahun 2019 ini, Dortmund mampu meraih delapan kemenangan dan hanya tiga kali menelan kekalahan dalam 12 pertandingan di semua kompetisi. Namun demikian Maximilian tak gentar dan berjanji bakal membombardir pertahanan Dortmund. 

“Kami akan datang Iduna Park tuk meraih kemenangan. Kami bukan tim yang senang bertahan total dan berusaha memaksakan hasil imbang jika bertanding di markas lawan. Itu bukan ciri khas kami,” tegas Maximilian.

Sebagai informasi, Bremen dan Dortmund saat ini terpisah empat poin di klasemen sementara Bundesliga Jerman. Dortmund ada di posisi ketiga dengan raihan 10 poin, sementara Bremen duduk di urutan ke-10 dengan poin enam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Prediksi Bayern Munchen Vs Koln: Tuan Rumah Superior Atas Tamunya

Vivagoal BundesligaFC Koln bakal menantang Bayern Munchen, Sabtu (21/9/2019) malam WIB dalam lanjutan Bundesliga 2019/20. Bakal saling serang di  Allianz Arena FC Koln nampak butuh keajaiban untuk mencuri poin. 

Sejarah mencatat dalam empat lawatan terakhirnya Koln ke Allianz Arena, Koln hanya sekali pulang membawa satu poin pada pada 2016 silam. Sementara tiga sisanya berakhir dengan kekalahan.

Jika diperlebar menjadi 10 pertemuan terakhir, maka rekor buruk Koln di markas Bayern semakin terpampang jelas. Hasil imbang 1-1 tiga tahun lalu jadi hasil terbaik yang bisa mereka raih. Itu artinya dalam sembilan pertandingan lain di kandang Bayern, Koln selalu dipaksa pulang dengan kekalahan.

Namun, skuat asuhan Achim Beirlorzer masih punya asa untuk mengubah catatan negatif itu. Mereka bisa saja meniru taktik yang diperagakan Hertha Berlin yang mana mampu menahan imbang 2-2 Bayern di pekan pertama Bundesliga.

Baca Juga: Presiden Bayern Kesal dengan Perseturuan Dua Kiper Jerman

Meski pada pertandingan tersebut Hertha terus dikurung oleh Bayern, namun taktik yang diperagakan Hertha dengan melakukan 14 tekel di laga itu sukses meredam agresivitas pasukan Niko Kovac.

“Melawan Bayern, sudah pasti kamu harus punya keberanian dalam bermain. Hertha sudah membuktikannya. Akan sangat sulit menandingi Bayern sepanjang laga, tapi kami harus yakin bisa mencuri poin dari sana,” tegas Jonas Hector, bek Koln.

Namun demikian, membungkam FC Hollywood  di kandang bukanlah hal mudah. Mainz yang pernah mencoba peruntungannya malah digilas 6-1. Di Liga Champions ada Crvena Zcezda yang harus pulang setelah dihajar 3-0 di Allianz Arena.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Jadi Aset Panas, Dortmund Bakal Kesulitan Pertahankan Sancho

Vivagoal BundesligaJadon Sancho bukan tidak mungkin bakal banjir tawaran di akhir musim nanti. Hal tersebut diakui Mats Hummels yang menilai permainan Sancho terus berkembang bersama Dortmund.

Saat didatangkan dari k Manchester City musim 2017/18 lalu, usia Sancho kala itu baru 17 tahun dan belum memenuhi persyaratan untuk membela tim senior Die Borussen. Namun saat dirinya dipromosikan, Dortmund kini menuai hasil dari kesabaran mereka. 

Berkat penampilan apik Sancho sebagai penyerang sayap kanan Die Borussen, tim asuhan Lucien Favre hampir saja merusak dominasi Bayern Munchen di ajang Bundesliga musim lalu.

Bagi Dortmund, Sancho menjadi pengganti tepat dari perginya Ousmane Dembele ke Barcelona pada 2017 lalu. Dimana sang pemain  sudah mencetak 17 gol dan mengemas 29 assist dari 62 penampilan bersama Dortmund sejak melakoni debut tahun 2018 lalu.

Mats Hummels pun tak ragu mengakui kehebatan pemain timnas Inggris itu. Karenanya ia yakin musim depan akan berat buat Dortmund mempertahankan salah satu talenta muda terbaiknya itu.

“Saya bisa membayangkan berapa banyak klub top Eropa yang ingin mendapatkannya. Meski masih sangat muda, Jadon sudah siap jadi pesepakbola kelas dunia, dia selalu menang dalam situasi satu lawan satu.

“Jadon bisa mencetak gol dengan cara apapun, dia benar-benar pemain muda potensial yang siap berkembang ke level yang berbeda.  Dortmund bakal sulit mempertahankannya,” Hummels dilansir dari Sport Bild.

Sebagai informasi, Paris Saint-Germain, Manchester United, Liverpool, Tottenham Hotspur, Real Madrid, Juventus dan Chelsea, merupakan klub-klub elit yang sudah terang-terangan mengungkapkan minatnya mendapatkan servis Sancho pada bursa musim panas lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Prediksi RB Leipzig Vs Bayern: Ambisi Tim Tamu Duduki Puncak Klasemen

Vivagoal BundesligaBayern Munchen menargetkan kemenangan di kandang RB Leipzig pada laga lanjutan pekan ke-4 Bundesliga Jerman, Sabtu (14/9/2019) malam. Tiga poin jadi harga mati andai Bayern ingin menduduki puncak klasemen.

Meski tidak diunggulkan menang di laga kali ini, Leipzig tetap bukan lawan yang mudah. Skuat besutan Julian Nagelsmann saat ini jadi satu-satunya tim yang berhasil meraih poin sempurna dalam tiga laga awal Liga musim 2019/20 ini.

Leipzig juga punya modal cukup bagus jika bermain di kandang sendiri jika menghadapi Bayern. Timo Werner dkk belum sekalipun kalah dari tiga pertemuan terakhir di ajang Bundesliga dengan dua kali imbang dan sekali kalah.

Di sisi lain, Bayern yang melawat ke Red Bull Arena mengusung misi menggeser tuan rumah di posisi puncak klasemen. Die Roten juga dipastikan ingin melanjutkan tren kemenangan di awal musim ini.

Kemenangan skuat besutan Niko Kovac pada pekan sebelumnya saat menggunduli Mainz dengan skor 6-1 di Allianz Arena jelas menjadi modal penting. Karenanya Bayern juga didukung sejarah bila merujuk pada catatan head to head kedua tim.

Pasalnya, dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Bayern sukses meraih tiga kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah. Robert Lewandowski cs juga belum tersentuh kekalahan dalam 17 laga terakhirnya di Bundesliga dengan 13 kali menang dan 4 seri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Penyebab Coutinho Gagal Total Bersama El Barca

Vivagoal BundesligaPhilippe Coutinho diboyong Barcelona dari Liverpool dengan dengan memecahkan rekor transfer klub (146 Juta Pounds). Diikat kontrak selama lima tahun, Coutinho gagal membuktikan diri dengan berakhir dipinjamkan ke Bayern Munchen.

Di enam bulan pertamanya, Coutinho sukses mengoleksi 10 gol plus 6 assist dari 22 penampilan. Memasuki musim penuh pertamanya, Coutinho yang bermain sebanyak 54 kali hanya bisa bikin 11 gol dan lima assist. 

Penampilannya itu secara otomatis membuat banyak fans mengkritik penampilannya. Orang beranggapan, harga sang pemain tak sesuai dengan kontribusinya di lapangan. 

Baca Juga: Takut Cederanya Kambuh, Messi Tidak Ingin Buru-Buru Main

Belakangan, kapten Barcelona, Lionel Messi bersuara soal buruknya permainan Coutinho bersama Blaugrana. Menurutnya pemain asal Brasil itu tak punya cukup mental untuk merumput dengan klub sekelas Barca. 

“Saya sedikit memaklumi mengapa Coutinho gagal bersinar di Barca. Bermain di klub terbesar di dunia seperti Barcelona memang selalu tidak mudah, karena ada tuntutan besar di setiap laga yang Anda jalani.” ucap Messi seperti dikutip dari BT Sport.

Selepas kepergiannya ke Allianz Arena, Messi tak menampik kehilangan sosok Coutinho di lini depan Barca. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Messi berharap Coutinho bisa meraih kesuksesan di Bundesliga. 

“Apakah kami kehilangan sosoknya? tentu saja. Dia pemain dengan kemampuan luar biasa dan bisa bermain di banyak posisi. Saya berharap dia bisa sukses bersama tim barunya sekarang,” tutup Messi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Ditantang RB Leipzig, Niko Kovac Indikasikan Parkir Coutinho

Vivagoal BundesligaPhilippe Coutinho tak mendapat garansi bakal turun bermain dalam pertandingan kontra RB Leipzig. Belum sempurnanya kondisi fisik sang pemain jadi alasan.

Jelang pekan keempat Bundesliga ini, Kovac sejatinya memproyeksikan sang pemain untuk dimainkan sejak menit awal. Namun nyatanya pemain asal Brasil itu masih bermasalah dengan kebugaran setelah membela Selecao. 

“Sekarang kami masih menunggu Coutinho. Sangat bagus jika ia bisa menjalani dua pertandingan bersama timnas Brasil, tapi tentu saja perjalanan yang panjang itu buat dia jetlag tapi kami tidak khawatir karena masih ada Thomas,” ujar Kovac seperti dilansir dari Sport Bild.

Baca Juga: Orang Dalam Akui MU Pernah Dekati Jadon Sancho

Sang juru taktik memastikan tak akan memaksakan Coutinho untuk tampil andai fisiknya belum fit. Terlebih, Die Rotten masih punya Thomas Muller, Kingsley Coman dan Corentin Tolisso yang berada dalam kondisi terbaik.

“Setiap pemain harus 100 persen, karena kami butuh pemain yang segar dan termotivasi secara fisik. Saya akan segera bicara dengan dirinya, karena jika dia tidak siap, kami masih punya Coman dan Coco (Tolisso),” tegasnya.

Sejauh ini Coutinho baru dua kali diturunkan Kovac sejak didatangkan dari Barcelona. Dari dua kesempatan tersebut sang pemain tak sekalipun bermain full time.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Coutinho Butuh Waktu Untuk Buktikan Diri

Vivagoal BundesligaPhilippe Coutinho punya beban besar sejak bergabung dengan Bayern Munchen. Namun demikian dari dua laganya di Bundesliga, Coutinho belum juga menunjukan permainan terbaiknya. 

Dua kali diberi kesempatan, Coutinho baru sekali dimainkan sebagai starter. Selain itu, pemain Brasil itu belum pernah mencicipi bermain full time selama dibesut oleh Niko Kovac.

Bek anyar Die Rotten, Benjamin Pavard memaklumi kompatriotnya itu belum kembali dalam form terbaiknya. Menurutnya Coutinho perlu waktu adaptasi yang lebih lama supaya benar-benar fit.  

“Coutinho seorang penyihir kecil dengan kebijaksanaan dan kepribadian yang dia miliki. Dia juga punya permainan yang sangat bagus.

Baca Juga: Nasihat Firmino Buat Saya Yakin Pilih Bayern

“Sangat sulit untuk merebut bola dari kakinya. Namun saat ini dia belum 100 persen, dia masih butuh beberapa pertandingan lagi untuk benar-benar fit karena dia juga terlambat gabung dengan tim,” ucap Pavard dilansir dari Sky Sport.

Meski belum menunjukan kemampuan terbaiknya, Pavard yakin Coutinho bakal jadi pembeda dalam setiap laga Bayern. 

“Saya pribadi cukup yakin dalam beberapa pekan kedepan, Anda akan lihat Coutinho si pesepakbola kelas dunia. Tentu dia akan membuat perbedaan.

 Saya sudah melihatnya di beberapa sesi latihan, dan saya tidak ragu soal kemampuannya. Dia punya kualitas luar biasa dan akan segera menunjukkan ke semua orang,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Dipandang Sebelah Mata Saat Gabung Munchen, Lucas Hernandez Tak Gentar

Vivagoal Bundesliga – Bayern Munchen harus merogoh kocek hingga 1, 28 triliun rupiah untuk mendatangkan Lucas Hernandez musim panas lalu dari Atletico Madrid. Kedatangannya pun membuat beberapa pihak mengerutkan dahi lantaran menilai harga tersebut terlalu mahal untuk Lucas.  

 Sejak dipromosikan dari tim akademi Atletico 2015 silam, Lucas memang lebih banyak jadi pelapis Felipe Luis. Selama empat musim merumput di tim utama Atletico, Lucas hanya mengoleksi 110 penampilan di semua kompetisi dengan bikin satu gol dan empat assist.

Karenanya saat dikontrak Munchen hingga  2024 dengan mahar 80 juta Euro banyak yang menilainya sebelah mata. 

Sang pemain lantas buka suara soal pandangan yang menyebutnya kurang tenar dan tak pantas dihargai mahal. Menurut Lucas, performa apiknya di Piala Dunia bersama Prancis telah merubah segalanya. 

Baca Juga:  Kingsley Coman Masih Penasaran Dengan Liga Champions

“Bayern merupakan klub yang menakjubkan. Klub ini pun sangat besar dan semua berjalan dengan sangat cepat. Satu setengah musim lalu, tidak ada orang yang mengenal saya, dan mungkin tidak ada klub yang bersedia membayar 80 juta euro.

“Tapi semuanya berubah saat saya berhasil membantu Prancis memenangkan Piala Dunia 2018 lalu. Itulah alasan kenapa Bayern tertarik mendatangkan saya, ” buka Lucas seperti dilansir dari AS-English.

Lucas sendiri merupakan pemain dengan kemampuan bermain di banyak posisi. Selain handal di pos bek kanan, Lucas juga piawai memainkan peran sebagai bek tengah. Tak heran jika Bayern tak keberatan melepas Mats Hummels ke Borussia Dortmund dan menepikan Jerome Boateng musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS