Tag: Derby d’Italia

Juventus Kuasai Puncak Klasemen, Ronaldo Girang

Vivagoal Serie A – Juventus sukses mengunci kemenangan dalam laga Derby d’Italia kontra Inter Milan dengan skor 1-2. Megabintang si Nyonya Tua, Cristiano Ronaldo senang timnya bisa kembali memuncaki tabel klasemen sementara Serie A.

Juventus sukses memenangkan laga sarat gengsi tersebut lewat sepasang gol Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain. Sementara Inter hanya mampu membalas satu gil melalui sepakan 16 pas Lautaro Martinez.

Dalam laga tersebut, Cristiano Ronaldo memiliki dua peluang emas. Namun sayang kedua peluang tersebut tak berbuah gol. Peluang pertama CR7 hadir kala pemain Portugal itu melepaskan tembakan akurat ke arah gawang. Namun sayang, sepakannya hanya membentur mistar.

Kedua, Ronaldo sempat mencetak satu gol ke gawang Inter pasca menerima umpan dari Dybala. Sayang, sang pengirim umpan sebelumnya sudah terjebak offside dan selebrasi yang dilakukan Ronaldo terpaksa ditunda. Meski begitu, eks United mengaku senang dengan performa rekan-rekannya di atas lapangan.

Baca Juga: Rebut Puncak Klasemen Bukan Hal Besar Bagi Sarri

“Performa yang sangat bagus dari tim hari ini! Sangat senang rasanya kembali ke puncak klasemen lagi! #finoallafine #forzajuve #liveahead,” tulis sang superstar Portugal berusia 34 tahun itu melalui laman Instagram.

Berkat kemenangan tipis tersebut, Juve saat ini berada di posisi puncak Serie A dengan torehan 19 poin. Angka yang mereka kumpulkan satu poin lebih tinggi dibanding Inter yang untuk sementara harus rela menempati posisi kedua dengan raihan 18 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kalah Dua Kali Beruntun, Inter Disebut Harus Benahi Hal Ini

Vivagoal Serie A – Inter Milan harus kalah dua kali dalam sepekan. Palang pintu Inter Milan, Milan Skriniar menilai timnya harus lebih agresif dalam bertahan agar hal yang sama tak terulang kembali.

Dalam satu pekan, Inter harus kalah atas Barcelona dan Juventus. Uniknya, dalam dua laga tersebut, I Biscone harus kalah dengan skor 2-1. Terkait kekalahan beruntun yang didapatkan timnya, Skriniar pun buka suara.

“Ini pekan yang campur aduk, karena kami tidak bermain buruk di Barcelona dan juga hari ini. Kami menjaga bola dan menciptakan peluang, tetapi kami tidak bisa mencetak gol,” ujar Skriniar kepada Sky Sport Italia, seperti dinukil Goal International.

“Juve adalah tim yang kuat, kita semua tahu. Kami harus banyak berkembang dan itulah indahnya sepakbola, karena kami secara konstan belajar dan berkembang. Saya pikir kami perlu lebih agresif dalam bertahan di sekitar area penalti, karena Barcelona sangat berbahaya di sana dengan umpan-umpan mereka. Kami harus lebih dekat ke penyerang.”

Baca Juga: Rebut Puncak Klasemen Bukan Hal Besar Bagi Sarri

Kalahnya Inter dari Juventus membuat Nerazurri harus merelakan posisi puncak ke tangan Juventus. Kedua tim hanya berselisih satu angka. Juve unggul dengan torehan 19 poin sementara Inter menguntit di posisi kedua dengan raihan 18 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Derby D’Italia Jadi Pembuktian Tiga Penyerang Argentina, Siapa yang Unggul?

Vivagoal Serie ATrio striker asal Argentina yang bersaing ketat di laga itu sendiri adalah Lautaro Martinez dari Inter, serta Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain dari Juventus.

Grande partita tersebut berlangsung di pekan ketiga Serie A, Senin (7/10/2019) dini hari tadi. Bertanding di Giueseppe Meazza, Inter berhak menyandang status sebagai tuan rumah berikut catatan tak selalu menang di enam laga berikutnya. Juventus yang juga belum pernah kalah tertinggal dua angka sebelum laga berlangsung.

Namun bentrok keduanya nyatanya menjadi arena pembuktian bagi tiga penyerang asal Argentina tersebut. Ketiganya tampil begitu menawan dengan sumbangsih masing-masing satu gol.

Dybala berhasil membuka keunggulan Juventus di menit keempat setelah menerima assist Miralem Pjanic. Tak mau kalah, Lautaro Martinez kemudian menyamakan kedudukan di menit 18 melalui eksekusi tendangan penalti.

Pemain penentu di laga tersebut tidak lain adalah Gonzalo Higuain. Masuk di saat laga tinggal menyisakan setengah jam, Higuain berhasil mengoyak gawang Samir Handanovic dan mengunci kemenangan untuk Juventus. Argentina-Inter 1; Argentina- Juventus 2.

Higuain sendiri mengaku puas dengan performanya di laga tersebut. Ia menerima setiap keputusan pelatih baik memasangnya sebagai starter atau mengawali laga di bangku cadangan.

“Pelatih yang mengambil keputusan,” kata Higuain, seperti dikutip dari Football Italia. “Paulo tampil baik belakangan ini, jadi keputusan itu bisa dipahami.”

“Yang bisa saya lakukan adalah selalu siap untuk membantu tim ketika diturunkan, dan untunglah saya bisa melakukannya,” tegas Higuain.

Baca Juga: 5 Pemain yang Miliki Trofi Lebih Banyak dari Ronaldo

Statistik ketiga bomber asal Argentina itu juga sangat mentereng. Berikut perbandingan statistiknya:

Lautaro Martinez (Inter Milan)

Menit bermain: 78
Tembakan: 4
Tembakan tepat sasaran: 2
Gol: 1
Dribel sukses: 3
Dilanggar lawan: 1
Operan berpeluang gol: 1
Assist: 0
Rating WhoScored: 7,59.

Paulo Dybala (Juventus)

Menit bermain: 71
Tembakan: 5
Tembakan tepat sasaran: 2
Gol: 1
Dribel sukses: 1
Dilanggar lawan: 4
Operan berpeluang gol: 1
Assist: 0
Rating WhoScored: 7,48.

Gonzalo Higuain (Juventus)

Menit bermain: 28
Tembakan: 1
Tembakan tepat sasaran: 1
Gol: 1
Dribel sukses: 1
Dilanggar lawan: 0
Operan berpeluang gol: 2
Assist: 0
Rating WhoScored: 7,21.

Jelang Derby d’Italia, Bonucci Kenang Momen Bersama Conte

Vivagoal Serie A – Derby d’Italia yang mempertemukan Inter Milan kontra Juventus bakal digelar pada Senin (7/10) mendatang. Jelang laga, palang pintu Juventus, Leonardo Bonucci mengenang kebersamaannya bersama juru taktik Inter, Antonio Conte.

Menurut Bonucci, Conte merupakan sosok yang cukup keras dalam melatih. Ia juga menyebut jika mantan pelatih Bari itu menularkan keinginan untuk tak pernah menyerah kepada pemain-pemainnya.  Baik Bonucci dan Conte sempat bekerjasama di Juventus dan Italia. Keduanya sukses mempersembahkan tiga Scudetto dan sepasang Super Coppa Italia.

“Yang diberikan Conte kepada saya adalah rasa lapar, keinginan untuk tidak pernah menyerah, sebuah mentalitas yang memungkinkan Anda melampaui rasa sakit untuk mencapai tujuan Anda,” kata Bonucci kepada Sky Sport Italia, seperti dilansir Football Italia.

“Dia menerapkan itu ke kami sejak hari pertama. Conte sangat cocok untuk Juventus pada saat itu; ia membutuhkan peluang dengan klub besar dan kami harus kembali hebat setelah Calciopoli. Kami butuh seseorang seperti dia, yang bisa membuat kami mengerti apa artinya mengenakan jersey itu.”

Baca Juga: Sempat Terpuruk, De Ligt Mulai Nyaman di Juventus

Saat ini, Conte tengah menikmati hasil kerjakerasnya bersama Inter. I Nerazzuri dibawanya mendulang enam kemenangan beruntun di Liga. Namun kejeniusan Conte akan diuji kala Inter menjamu Juventus dalam giornata ketujuh Serie A. Mampukah Inter melanjutkan tren positifnya di Serie A?

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Marotta: Laga Lawan Juve Bukan Penentu Juara!

Vivagoal Serie ABeppe Marotta menegaskan jika hasil akhir bukan menjadi poin utama saat Inter bersua Juventus nanti. Menurutnya yang terpenting adalah performa tim yang harus selalu meningkat di setiap pekannya.

Laga panas akan tersaji pada pekan ketujuh Serie A, Senin (7/10) dini hari nanti. Juventus akan bertandang ke Giueseppe Meazza. Banyak pihak menyebut alaga kedua tim akan menjadi penentu siapa yang keluar sebagai juara di kompetisi tertinggi Italia. Kedua tim memang tengah bersaing ketat dan sementara Inter berhasil unggul atas rival beratnya itu.

Jelang bentrok kedua tim, Inter memang tengah terluka pasca kalah 2-1 dari Barcelona di Camp Nou dalam lanjutan matchday kedua Liga Champions 2019/20. Salah satu direktur Inter, Beppe Marotta ingin agar timnya bisa memperbaiki performa dari laga sebelumnya. Ia juga menolak laga Inter dan Juventus disebut sebagai penentu juara Serie A.

Inter bisa saja bangkit setelah kalah dari Barcelona terlebih mereka nanti akan bermain di hadapan publik sendiri. Namun Juve juga datang dengan semangat tinggi usai kemenangan terakhir mereka di Liga Champions serta tim yang kini kian padu.

Baca Juga: Inter Siap Goda Bintang Liverpool dengan Gaji Besar

“Ini [melawan Juventus] merupakan laga level top, sama seperti yang ada di Barcelona,” ujar Marotta selaku direktur olahraga Inter kepada RSI selepas laga di Camp Nou dilansir dari Football Italia. “Kami saat ini memuncaki klasemen, tapi kami menyadari bahwa laga ini lebih seperti batu loncatan ketimbang penentu [juara Serie A musim ini]. Oleh karena itu, performa akan lebih penting peranannya ketimbang hasil akhir.”

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Preview Derby d’Italia: Mampukah Inter Tundukkan Dominasi Juventus

0

VivagoalSerie A – Laga grande partita akan terjadi pada giornata 15 Lega Serie A, Sabtu (8/12) dini hari WIB, saat Juventus menjamu Inter Milan pada laga bertajuk Derby d’Italia.

Juventus sendiri seperti tak tersentuh musim ini dengan berhasil menempati peringkat teratas dengan 40 poin, hasil dari 13 kemenangan dan satu kali imbang dari 14 laga yang dijalani. Inter sendiri terpaut 11 angka di peringkat ketiga dengan Napoli berada di posisi dua dengan selisih delapan poin dari Juve.

Juve tentu mengusung misi kemenangan pada laga nanti dengan Inter yang selalu memiliki motivasi tinggi untuk menjegal rival mereka tersebut.

Namun jelang laga nanti semua terasa cukup berat bagi Inter Milan. Sebut saja dalam lima laga terakhir mereka hanya mampu meraih satu kemenangan yakni kontra tim debutan Frosinone. Tidak hanya itu saja dalam dua laga tandang terakhir tim besutan Luciano Spalletti tersebut selalu gagal meraih kemenangan, tumbang 1-4 lawan Atalanta dan hanya imbang 2-2 lawan AS Roma.

Berbanding terbalik dengan kubu tuan rumah yang selalu menang tanpa kemasukan gol dalam empat laga terakhirnya di semua ajang. Juventus juga selalu mencetak dua gol atau lebih dalam 14 dari 15 laga terakhirnya di Serie A.

Dalam bentrok kontra Inter, Juventus tercatat tak pernah kalah di lima pertemuan kandang terakhir mereka yakni tiga kali menang dan dua kali imbang. Juventus juga selalu mencatatkan clean sheet dalam empat laga kandang terakhirnya melawan Inter di semua ajang.

Inter dipercaya akan menaruh harapan penuh kepada kapten sekaligus striker andalannya, Mauro Icardi. Matteo Politano juga dipastikan akan menjadi pendukung serangan Inter dibantu oleh Keita Balde yang mulai berhasil mencuri perhatian Spalletti.

Namun skuat Juventus dipercaya tidak akan terlalu kesulitan dalam meredam dan membalas serangan yang dilakukan Inter. Lini pertahanan mereka tanpa cacat dengan duet Bonucci dan Chiellini. Di lini serang tentu saja nama Cristiano Ronaldo yang sudah mencetak 10 gol akan menjadi andalan tim.

Berikut ini perkiraan susunan pemain kedua tim:

Juventus (4-3-3): Szczęsny, Cancelo, Chiellini, Bonucci, De Sciglio, Bentancur, Pjanic, Matuidi, Cristiano Ronaldo, Mandzukic, Dybala. Pelatih: Massimiliano Allegri.

Inter (4-2-3-1): Handanovic, D’Ambrosio, De Vrij, Skriniar, Asamoah, Vecino, Brozovic, Perisic, Nainggolan, Politano, Icardi. Pelatih: Luciano Spalletti.

Melihat statistik pertemuan kedua tim, bisa dikatakan Juventus akan lebih unggul dalam laga tersebut dengan persentase kemenangan 70% : 30% untuk Inter.

Selalu update berita bola terkini seputar Serie A Italia hanya di vivagoal.com

Hanya Inter Yang Bisa Bersaing Dengan Juventus

0

VivagoalSerie A – Mantan gelandang I Nerazzurri, Youri Djorkaeff mengatakan jika saat ini hanya Inter Milan yang bisa menjadi penantang nyata untuk dominasi Juventus di Serie A.

Memasuki giornata 15 Serie akhir pekan ini, semua mata tertuju pada laga antara Juventus kontra Inter Milan atau yang biasa disebut dengan Derby d’Italia tersebut. Gengsi dan rivalitas yang sangat tinggi diantara kedua tim menjadi bumbu penyedap yang pastinya sangat nikmat untuk disaksikan.

Laga itu sendiri nantinya akan digelar di markas Juventus di Allianz Stadium, Sabtu (8/12) dini hari WIB. Inter sendiri dipercaya akan cukup kesulitan untuk bisa mendulang tiga poin sempurna seperti yang selalu mereka targetkan saat bertemu dengan tim asal Turin tersebut.

Meski memiliki niat yang cukup tinggi, namun Inter dihadapkan dengan situasi yang cukup pelik. Lawan mereka nanti adalah tim terkuat musim ini di mana Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan belum sekalipun menelan kekalahan di 14 laga yang mereka lakoni, (13M 1S).

Tidak hanya itu dalam lima pertemuan terakhir kedua tim di markas Juventus, Inter tak pernah sekalipun merasakan kemenangan, tiga kali kalah dan dua imbang dengan tak sekalipun mereka berhasil mencetak gol ke gawang Juve.

Meski demikian Djorkaeff sama sekali tidak memandang kemungkinan menang untuk Inter tertutup. Ia bahkan meyakini Inter adalah penantang utama Juve musim ini.

“Menurut saya, ya, karena meski Juventus sering meraih kemenangan belakangan ini, mereka tahu hanya Inter yang dapat melawan mereka di papan klasemen, [dan dalam hal] karakter serta skuat,” ujar Djorkaeff kepada Omnisport.

“Beberapa kali Roma, Napoli, Fiorentina dan bahkan Milan mencoba, namun dalam jangka panjang Derby d’Italia tetap menarik karena satu-satunya klub yang dapat menantang Juve sekarang adalah Inter.”

Banyak pihak menilai jika Juve memang terlalu superior musim ini. Kedatangan Ronaldo menjadi bukti keseriusan mereka untuk mendominasi Serie A dan merambah ke Liga Champions. Djorkaeff sendiri tak yakin Juve bisa juara di Eropa.

“Saya tidak yakin Juve akan memenangkannya. Saya melihat klub yang lebih baik seperti Manchester City dan Liverpool, nama terakhir sangat kuat saat ini. Ini adalah waktunya bagi tim Inggris,” tandas pria yang memenangkan Piala UEFA 1998 bersama Inter tersebut.

Selalu update berita bola terkini seputar Serie A Italia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS