Tag: Edson Tavares

Dapat Pesan Misterius dari China, Ini Jawaban Tavares

Vivagoal – Liga Indonesia – Edson Tavares menjadi pelatih kepala klub sepak bola Borneo FC. Sebelum resmi diperkenalkan oleh Borneo FC mantan pelatih Persija Jakarta ini mendapatkan WhatsApp misterius dari salah satu negara yang pernah ia singgahi.

Pelatih asal Negeri Samba tersebut telah melewati beberapa klub sepak bola dunia mulai dari klub asal China, Jepang, Vietnam, Iran, Arab Saudi dan Timnas Oman U-19.

Sebelum berlabuh ke Borneo FC, Edson Tavares sempat singgah di Indonesia untuk menjadi pelatih kepala Persija Jakarta sehingga berhasil meloloskan dari zona degradasi.

Baca Juga: 5 Fakta Akademi La Masia Ala Persija Jakarta

“Saya selalu mempercayai para pemain muda yang berbakat. Ini mengingatkan saya kepada klub China pada 8 tahun yang lalu,” jelas Tavares dilansir dari laman resmi klub.

Ketika Edson Tavares menjadi pelatih Persija Jakarta pada musim 2019, pelatih asal Brasil tersebut mendapatkan pesan yang aneh dari federasi sepak bola China. Mereka mengucapkan terima kasih kepada saya karena telah membina pemain muda hingga menjadi pemain yang berkualitas.

“Saya mendapatkan pesan dari federasi Cina pada beberapa waktu yang lalu terkait satu pemain yang saya perkenalkan sejak berumur 16 tahun. Bahkan yang mengejutkan saat ini dia telah berhasil melewati 516 pertandingan di Liga Profesional,” jelasnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Cara Pelatih Anyar Borneo FC Penuhi Target Manajemen

Vivagoal – Liga Indonesia –  Borneo FC telah resmi menunjuk Edson Tavares sebagai pengganti Mario Gomez. Manajemen Pesut Etam sendiri berharap pelatih asal Brasil itu bisa meneruskan langkah positif Pesut Etam. 

Presiden Borneo FC, Nabil Husein berharap dengan ditunjuknya Taveres, sang pelatih tak melakukan pembokaran besar-besaran. Selain itu, dia juga meminta Tavarez untuk memberi jam terbang untuk para pemain muda.

“Saya punya keyakinan dan ketertarikan yang kuat untuk coach Edson Tavares. Saya ambil keputusan ini dengan cepat dan tepat menggantikan pelatih sebelumnya Mario Gomez.

“Harapan kami bisa memberikan suasana tim dengan baik. Serta meningkatkan performa pemain muda,” jelas Nabil dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Janji Tavares

Di sis lain, Tavares sendiri mengaku siap bekerja keras untuk menjawab kepercayaan yang diberikan. Meski enggan mematok target tinggi, dirinya memastikan akan memberi yang terbaik.

Baca Juga: Prediksi Lalenok United Vs PSM Makassar: Pembuktian Penggawa Baru

“Semua pelatih di dunia jika ditanya target tentu ingin meraih juara. Tapi saya tidak terlalu suka bicara. Saya suka bekerja di lapangan dan kami mencoba menjadi yang terbaik,” kata Tavares.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Sepak Terjang Sergio Farias Tak Lebih Baik Dari Edson Tavares

Vivagoal – Liga Indonesia – Persija Jakarta mungkin bakal menyesal memecat Edson Tavares sebagai pelatih mereka untuk Liga 1 2020. Pasalnya, Sergio Farias yang baru ditunjuk sebagai juru taktik anyar tim ternyata punya statistik lebih buruk dibanding pendahulunya itu.

Dalam setahun terakhir, Persija Jakarta menjalani periode dengan penuh gejolak. Buruknya performa Andritany Ardhiyasa dkk sampai harus membuat tiga orang bergantian menduduki kursi pelatih, diawali oleh eks pelatih timnas Indonesia, Ivan Kolev, kemudian digantikan oleh Julio Banuelos dan terakhir Edson Tavares.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Khusus untuk Edson Tavares, pelatih asal Brasil itu datang disaat Persija sedang kritis. Menjalani 15 laga terakhir bersama tim asal Ibukota itu, di akhir musim, Edson sukses membantu Persija lolos dari jurang degradasi dan finish di urutan ke-10 klasemen akhir dengan torehan 44 poin.

Namun menyambut musim Liga 1 2020, Persija secara mengejutkan justru tidak memperpanjang kontrak Edson dan memilih menunjuk Sergio Farias sebagai pelatih anyar mereka. Sergio yang berusia 52 tahun ditunjuk untuk memperbaiki kondisi skuat Persija sekaligus merealisasikan target juara yang dicanangkan Persija untuk musim mendatang.

Walau begitu, berdasarkan catatan situs transfermarkt, rekor dan statistik pelatih berusia 52 tahun itu juga tidak bisa dibilang bagus-bagus amat dari Edson Tavares yang saat ini sudah resmi menjadi pelatih anyar Borneo FC.

Memperhitungkan dari awal kariernya membesut klub Gyeongnam FC pada 22 April 2006 hingga terakhir melatih di klub asal Mesir, Tala’ea El Gaish, Sergio hanya mampu mencatatkan 54 kemenangan, 26 imbang dan 54 kali menelan kekalahan dari 134 pertandingan. Jika ditotal, persentase kemenangan Sergio sebagai pelatih hanya 40.2%. Catatan ini masih kalah dari Edson Tavares.

Baca juga: Mantan Pilar Arema Resmi Gabung Bhayangkara FC

Berkarier sebagai pelatih sejak Juni 2004 hingga terakhir menukangi Persija Jakarta, pelatih 63 tahun itu sudah menjalani 95 pertandingan di semua ajang kompetisi dan pada berbagai level klub. Dari jumlah tersebut, Edson mampu mengoleksi 40 kemenangan, 24 imbang dan 31 kali kalah. Persentase kemenangannya sedikit diatas dari Sergio yakni mencapai 42,1%.

Teka-Teki Pengganti Tavares di Persija Jakarta

Vivagoal – Liga Indonesia –  Edson Tavares telah meninggalkan Persija Jakarta untuk bergabung dengan Borneo FC. Kini soal siapa pelatih anyar Macan Kemayoran masih jadi teka-teki.

Bersama Persija, Edson sukses mengantarkan klub asal Ibu Kota tersebut bertahan di Liga 1. Pelatih asal Brasil itu, mencatatkan tujuh menang, tiga imbang dan lima kalah bersama Persija.

Tapi takdir berkata lain, Tavarez tidak bertahan lama bersama Macan Kemayoran. Dia hijrah bersama Pesut Etam dengan kontrak selama satu tahun plus opsi perpanjangan.

Baca Juga: Datangkan Banyak Pemain Muda, Begini Alasan Rahmad Darmawan

Kini, kursi kepelatihan Persija banyak dispekulasikan. Meski Presiden Persija, Ferry Paulus berkomentar, dia belum mau menyebut sosok yang akan jadi juru taktik baru.

Menurutnya manajemen hingga kini masih bernegoisasi dengan calon juru taktik baru. Andai semuanya berjalan lancar dia berjanji bakal segera mengumumkannya ke publik.

“Kami sedang tahap finalisasi dengan pelatih baru. Bila semua sudah selesai akan langsung kami sampaikan ke publik,” ujar Ferry dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Begini Alasan Borneo FC Tunjuk Edson Tavares Sebagai Pelatih Anyar

Vivagoal – Liga Indonesia –  Pasca kehilangan Mario Gomez yang hengkang ke Arema FC, Borneo FC bergerak cepat mencari suksesor pelatih asal Argentina. Edson Tavares diplot untuk membesut Diego Michels dan kolega di Liga 1 2020.

Sebelumnya, Tavares sudah dibebastugaskan Persija Jakarta pasca mengantarkan Macan Kemayoran bertahan di Liga 1. Menilik adanya peluang mengontrak Tavares, Pesut Etam pun langusng bergerak cept dengan mengotrak Edson.

Dikontraknya pelatih asal Brazil bukannya tanpa sebab, Predisen Borneo FC, Nabil Hussein menegaskan  jika Edson memiliki kesamaan visi dengan tim sehingga hal tersebut menjadi sebuah pertimbangan dasar. Selain itu, ia yang sudah melatih selama 38 tahun pun dianggap sarat pengalaman.

“Coach Edson ini punya visi misi yang baik untuk bawa Borneo FC berprestasi musim 2020. Harapan saya, Edson akan membuat pendukung untuk tersenyum,” ujar Nabil dilansir laman resmi klub.

Nantinya, Tavares bakal membangun kerangka anyar skuat Borneo guna mendulang prestasi yang lebih baik dibandingkan musim lalu. Target berprestasi lebih tinggi jelas merupakan sebuah ambisi yang baik guna memberikan loyalitas fans sekaligus melebarkan pangsa massa mereka terkhusus di Samarinda.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Review Persija Jakarta Di Liga 1 2019: Sang Juara Yang Hampir Menjelma Jadi Tim Medioker

Vivagoal – Liga Indonesia – Musim ini merupakan penampilan yang cukup buruk bagi Persija Jakarta. Pasalnya, sang juara bertahan tersebut harus menerima pil pahit setelah hanya mampu bertengger di peringkat 10 di akhir musim Shopee Liga 1 2019.

Sebelumnya, Macan Kemayoran bakal digadang-gadang menjadi pesaing berat dalam memperebutkan gelar juara musim 2019/2020. Beberapa pemain sudah mereka datangkan untuk meningkatkan kekuatan di semua lini salah satunya, Ryuji Utomo dari PTT Rayong, Thailand dan Bruno Matos dari PKNS FC, Malaysia.

Baca juga: Review Persib di Liga 1 2019: Beruntung Ada Robert Rene Albert

Namun jelang kompetisi musim 2019/2020 bergulir, beberapa punggawa penting juga angkat kaki dari Persija Jakarta. Sang maestro lini tengah Macan Kemayoran, Renan Silva berlabuh ke Borneo FC. Sedangkan pemain andalan lini belakang, Jaimerson da Silva Xavier memutuskan pergi dan bergabung dengan Madura United.

Bahkan tak hanya pemain, sang pelatih, Stefano Teco Cugurra secara mengejutkan mundur sebagai pelatih Persija Jakarta. Keputusan pria asal Brasil tersebut cukup mengagetkan setelah sebelumnya dia berhasil membawa Macan Kemayoran meraih trofi Liga 1 2018.

Laga Persija vs Bali United Diundur, Ivan Kolev Biasa ItuSebagai gantinya, Persija menunjuk Ivan Venkov Kolev untuk menggantikan peran Teco. Di bawah racikan pelatih berusia 62 tahun itu, permainan Persija sangat tidak menjanjikan. Dari total 21 laga yang dia lakoni klub asal ibu kota hanya berhasil mengantongi 8 menang, 5 imbang dan 8 menelan kekalahan.

Atas catatan tersebut Persija sendiri harus terdepak dari babak kualifikasi Piala AFC 2019. Selain itu, permainan Persija juga tak kunjung meningkat di awal musim Liga 1 2019, dari tiga pertandingan yang sudah dijalani, Marko Simic dkk hanya mampu mengantongi 1 poin atau dengan kata lain meraih 1 imbang dan 2 kalah.

Dengan segala pencapainnya, Ivan Kolev dengan besar hati mengambil keputusan mundur dari bangku pelatih Persija, Senin (3/6/2019) malam WIB.

Arema Bakal Memperkenalkan Pelatih Baru, Siapa?

Vivagoal – Liga Indonesia – Arema FC tak lama lagi akan memperkenalkan pelatih baru mereka untuk musim depan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Sebelumnya, Arema baru saja melaunching jersey ketiga musim 2020. Bahkan diwaktu yang bersamaan manajemen Arema menyebut bakal menyelesaikan negosiasi dengan pelatih baru mereka untuk musim depan.

Baca juga: Gagal Penuhi Target,WHU Tetap Apresiasi Kinerja Persib

Beberapa nama pun sempat dikaitkan dengan klub berjuluk Singo Edan tersebut. Nama-nama tersebut antara lain Mario Gomez, Gomes De Oliveira, Alfredo Vera, Edson Tavares berdasarkan clue yang dikeluarkan manajemen adalah pelatih asal Amerika Latin.

“Insya Allah pekan-pekan ini penunjukan pelatih akan selesai diawal,” ujar Sudarmaji dikutip dari laman resmi Liga 1.

Dimana Arema sendiri ingin mengubah gaya bermain mereka yang selama dua tahun terakhir bermain dengan gaya Eropa Timur, maka musim depan manajemen Arema FC dapat mengubah gaya mereka ala Amerika Latin.

Dengan persiapan awal yang telah dilakukan, manajemen berharap Arema FC dapat meraih hasil yang positif di musim depan. Apalagi performa Arema FC musim ini di putaran kedua mengalami penurunan performa yang membuat target Arema FC berubah.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Semula manajemen Arema FC mematok target runner-up di akhir musim. Namun merek gagal memenuhi target tersebut setelah Konate dan kolega mengalami 6 laga tanpa kemenangan. Untuk itu manajemen telah melakukan banyak evaluasi guna menyambut musim depan yang rencananya akan bergulir bulan Maret mendatang.

“Manajemen sudah lakukan persiapan diawal semoga hasilnya lebih baik lagi,” tutupnya.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Skema Dadakan Buat Persija Selamat dari Degradasi

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares mengaku senang skema dadakannya bisa membuat Persija selamat dari zona degradasi pasca mengalahkan Madura United dengan skor telah 4-0 di SUGBK, Jumat (13/12) kemarin

Dalam laga tersebut,Tavares mengungkapkan jika Persija memang menyisipkan taktik yang telah dipersiapkan di beberapa latihan terakhir. Hal tersebut dilakukan karena palang pintu mereka. Maman Abdulrahman berhalangan tampil karena masih dibekap cedera.

“Jika Anda menganalisa, kami kalah karena menggunakan tiga sampai empat pemain berbeda di lini belakang. Kami melakukan banyak perubahan. Dalam latihan Rabu, kami telah menyiapkan tim yang jauh berbeda dibandingkan yang saya mainkan malam ini,” ungkap Tavares, dinukil dari Goal Indonesia.

“Saat itu saya tidak tahu kalau Maman tidak bisa bermain. Saya terkejut. Saya harus lakukan sesuatu dalam satu malam. Kami duduk bersama pemain, dan punya tiga opsi. Saya tidak punya waktu untuk berlatih. Terima kasih, kami akhirnya mencetak empat gol dalam satu pertandingan dan menciptakan banyak peluang.”

Baca Juga: Pelatih Madura United Bantah Timnya Sengaja Mengalah Pada Persija

Selain itu, Tavares mengaku tugasnya bersama Persija Jakarta hampir selesai. Ia memang dikintrak sampai musim ini benar-benar rampung. Ia pun sukses menyelamatkan Persija dari jerat degradasi. Meski demikian, ia enggan mengomentari masa depannya bersama Macan Kemayoran dan memilih fokus membenahi posisi tim di papan klasemen sementara.

“Misi saya di sini hampir selesai. Saya datang ke Persija untuk menyelamatkan tim dari degradasi. Jadi Persija di bawah Tavares punya tujuh menang, empat kalah, empat seri. Saya pikir ini hasil yang bagus. Buat saya, musim depan adalah pertandingan melawan Persebaya [Surabaya] pada 17 Desember,” pungkas Tavares.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Head to Head Persija Jakarta vs Madura United

Vivagoal – Liga Indonesia – Bentrok antara Persija Jakarta versus Madura United merupakan salah satu laga klasik di Liga Indonesia. Berikut rekor pertemuan Macan Kemayoran melawan Laskar Sape Kerap sejak era Liga Indonesia.

Sebelumnya, Liga 1 2019 bakal mementaskan laga big match antara Persija melawan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (12/12/2019) malam WIB. Sebelum duel ini, kedua tim sudah bertemu 19 kali sejak era Liga Super Indonesia Musim 2009/2010.

Baca juga: Prediksi Persija Vs Madura United: Tuan Rumah Incar Kemenangan

Hasilnya, Persija unggul tipis dalam rekor pertemuan. Tim asal ibukota itu mampu memetik tujuh kemenangan berbanding enam milik Madura United. Adapun enam sisanya selesai tanpa pemenang.

Namun belakangan, Persija kurang begitu bisa tampil dominan atas Madura United. Pasalnya, dalam delapan laga terakhir, Persija hanya mampu meraih satu kemenangan berbanding empat milik Madura, dengan tiga sisanya berakhir imbang.

Adapun kemenangan terakhir didapat Persija atas Madura United terjadi pada 14 Oktober 2018 lalu. Saat itu, Tim Macan Kemayoran sukses membungkam Laskar Sape Kerap di kandang sendiri, stadion Gelora Ratu Pamelingan dengan skor tipis 1-0.

Sementara kekalahan terbesar Persija atas Madura United terjadi saat Liga Indonesia masih bernama Indonesia Soccer Championship pada tahun 2016 silam. Dalam duel 24 Juli 2016 yang berlangsung di markas Persija itu, Madura United menggasak Macan Kemayoran dengan tiga gol tanpa balas.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Jelang duel ini, kondisi Persija dan Madura United sedikit timpang. Dalam delapan laga terakhirnya, Persija mampu meraup empat kemenangan dengan hanya dua kali kalah. Sementara Madura United sebaliknya, mereka baru dua kali meraih kemenangan dalam delapan aksi terakhirnya di ajang Liga.

Berikut catatan head to head Persija vs Madura United di Liga Indonesia 8 Laga Terakhir

16 Agustus 2019 Liga 1 2019: Madura United 2 vs 2 Persija
14 Oktober 2018 Liga 1 2018: Madura United 0 vs 1 Persija
12 Mei 2018 Liga 1 2018: Persija 0 vs 2 Madura United
21 Agustus 2017 Liga 1 2017: Madura United 1 vs 1 Persija
4 Mei 2017 Liga 1 2017: Persija 0 vs 1 Madura United
20 November 2016 (Indonesia Soccer Championship 2016): Madura United 1 vs 1 Persija
24 Juli 2016 (Indonesia Soccer Championship 2016): Persija 0 vs 3 Madura United

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Prediksi Persija Vs Madura United: Tuan Rumah Incar Kemenangan

Vivagoal – Liga Indonesia – Di saat masih berada dalam bayang-bayang terlempar ke zona degradasi, Persija Jakarta justru harus kedatangan lawan yang cukup tangguh di pekan ke-32 Liga 1 2019, yaitu Madura United.

Mendekati akhir musim ini, Madura United yang bermaterikan pemain bintang memang bukan lagi lawan yang menakutkan seperti di awal-awal musim Liga 1 2019. Kendati demikian, kewaspadaan penuh tetap harus diusung Macan Kemayoran.

Baca juga: Begini Skema Perayaan Juara Bali United

Sebab, selain posisi mereka belum aman betul karena masih ada kemungkinan terkejar dari Perseru Badak Lampung FC dan Semen Padang di zona degradasi, Madura United juga sedang dalam momen kebangkitan usai meraih kemenangan atas Kalteng Putra di laga terakhirnya.

Sebaliknya, jelang pertandingan big match ini, Persija justru punya modal yang kurang meyakinkan setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam dua laga terakhirnya, dimana salah satunya dialami dari tim zona degradasi, Perseru Badak Lampung.

Dibanding Persija, Laskar Sape Kerap datang ke Stadion Gelora Bung Karno tanpa beban yang besar. Posisi mereka saat ini sudah cukup aman, meski masih berharap bisa finish sebagai runner-up di akhir klasemen.

Sementara Persija, kemenangan jelas jadi harga mati yang harus mereka dapatkan. Pasalnya, posisi mereka masih sangat mungkin terkejar dari Perseru dan Semen Padang dengan tiga laga sisa. Jika sampai kalah, dan Perseru dengan Semen Padang bisa menang atas lawan masing-masing, maka posisi Ismed Sofyan dkk bakal semakin terjepit.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Pasalnya, di dua laga sisa, salah satunya Persija bakal kembali melakoni laga berat dengan menghadapi Persebaya Surabaya. Jika menilik pada catatan pertemuan kedua tim, baik Persija maupun Madura United sama-sama sudah mengoleksi satu kemenangan dan tiga sisanya tuntas dengan hasil imbang dari lima pertemuan terakhir kedua tim.

Tapi dengan bermain di hadapan puluhan ribu The Jakmania, faktor tuan rumah diyakini bakal membuat Persija bisa memperbaiki rekor pertemuan melawan Laskar Sape Kerap dengan meraih kemenangan di laga ini sekaligus menjauhkan posisi mereka dari jurang degradasi.

Prediksi Starting XI Persija Jakarta Vs Madura United:

Persija Jakarta: Andritany. A; T. Sucipto, F. Aryanto, Xandao, N. Setiawan; R. Chand, R. Simajuntak, Heri Susanto; Marko Simic.

Madura United: M. Ridho; Jaime, G. Ariyadi, A. Bakmaz, A.R. Rama; S. Nurcahyono, M. Merauje, D. Assis, D.Laly; A. Rakic, B. Goncalves

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS