MPL Fantasy

Tag: Final Liga Champions

Liverpool Juara Champions, Mourinho: Final Yang Buruk!

VivagoalLiga Champions – Jose Mourinho menilai jika final Liga Champions antara Tottenham Hotspur vs Liverpool, Minggu (2/6) dini hari WIB tadi bukanlah pertandingan yang menarik.

Jose Mourinho menyebut Tottenham Spurs bermain hanya untuk trofi dan melupakan jati diri.

Dua gol kemenangan Liverpool pada laga yang digelar di Wanda Metropolitano itu sendiri masing-masing dicetak oleh Mohamed Salah dan Divock Origi. Misi Liverpool menutup musim dengan trofi juara akhirnya terbayar di Liga Champions.

Namun yang jadi perhatian Mourinho tidak lain adalah gaya bermain Liverpool. Ia mengatakan jika kubu The Reds seperti menghalalkan semua cara demi meraih trofi juara termasuk bermain pragmatis.

“Saya kira tiga gelandang Liverpool, jika kita melihat kinerja di posisi mereka, mereka bermain dalam garis datar di depan empat bek,” buka Mourinho kepada beIN Sports.

“Anda tidak mengingat Henderson, Wijnaldum, Fabinho, Milner mendekati tiga pemain menyerang mereka, atau salah satu yang hadir di kotak penalti seperti pada laga-laga sebelumnya, tidak ada. Mereka bertahan dalam blok tujuh pemain, mereka sangat pragmatis, sangat solid saat bertahan.”

Lebih lanjut Mou menyebut laga yang diperlihatkan terutama oleh Liverpool membuat pertandingan sangat tidak menarik untuk disaksikan. Ada sisi emosional di laga final dan Spurs tentu dibuat sangat kecewa dengan hasil akhir.

“Saya kira, jika pertandingan ini bukan final Liga Champions, jika ini adalah laga Premier League, atau final Piala LIga, kita semua akan sepakat mengatakan pertandingan ini tidak bagus,” lanjut Mourinho.

“Hanya karena ini final Liga Champions, ada sisi emosional yang terlibat, tetapi saya kira kualitas pertandingan tidak menarik, dan Tottenham pasti frustasi karena mereka kalah dan mereka merasa bahwa mereka bisa lebih baik dari itu.”

“Pada momen besar seperti inilah anda seharusnya bermain di level terbaik anda,” tutup pelatih asal Portugal tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Gol Salah di Final Liga Champions Masih Kalah Cepat dari Maldini

Vivagoal Liga Champions – Mohamed Salah sendiri berhasil mencetak gol saat laga final Liga Champions belum genap berjalan dua menit. Namun catatan tersebut masih kalah cepat dari Paolo Maldini.

Liverpool sudah diuntungkan dengan hadiah penalti saat laga melawan Tottenham Hotspur baru berjalan 42 detik berkat handsball Moussa Sissoko di dalam kotak penalti. Mohamed Salah yang maju sebagai eksekutor membuat Wanda Metropolitano bergemuruh usai sepakannya gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Spurs, Hugo Lloris.

Gol Salah sendiri terbilang sangat cepat untuk ukuran final Liga Champions yakni saat laga baru berjalan satu menit 48 detik. Namun Opta mencatat jika catatan Salah tersebut bukan yang tercepat mengingat ia masih kalah dari legenda AC Milan, Paolo Maldini.

Pada final Liga Champions 2005, Maldini sudah mampu mencetak gol di detik 58 lawan Liverpool. Hanya saja Milan kalah melalui drama adu penalti saat itu.

Meski demikian satu gol Salah sudah membantu Liverpool meraih trofi juara Liga Champions keenam mereka. Selain gol Salah, The Reds berhasil mengunci kemenangan melalui gol Divock Origi.

Berikut ini 10 gol tercepat pada final Liga Champions;

  1. 15′ | SERGIO RAMOS, REAL MADRID vs Atletico Madrid, 2016
  2. 13′ | LUCIO, Real Madrid vs BAYER LEVERKUSEN, 2002
  3. 13′ | FABRIZIO RAVANELLI, JUVENTUS vs Ajax Amsterdam, 1996
  4. 10′ | SAMUEL ETO’O, BARCELONA vs Manchester United, 2009
  5.  8′ | RAUL GONZALEZ, REAL MADRID vs Bayer Leverkusen, 2002
  6.  6′ | MARIO BASLER, Manchester United vs BAYERN MUNICH, 1999
  7.  4′ | IVAN RAKITIC, BARCELONA vs Juventus, 2015
  8.  3′ | GAIZKA MENDIETA, Bayern Munich vs VALENCIA, 2001
  9.  2′ | MOHAMED SALAH, Tottenham Hotspur vs LIVERPOOL, 2019
  10. 1′  | PAOLO MALDINI, Liverpool vs AC MILAN, 2005

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Jose Mourinho Dambakan Ronaldo dan Messi Jumpa di Final UCL, Kenapa?

Vivagoal Liga ChampionsPelatih yang terkenal akan mulut besarnya, Jose Mourinho kembali buka suara. Mantan Pelatih Man United tersebut mengungkapkan jika kans Messi dan Ronaldo berjumpa di Final Liga Champions masih terbuka, mengapa ia menginginkan laga tersebut terjadi?

Menurut Mou, meski Messi dan Ronaldo sudah melewati masa jayanya, duel kedua pemain ini di ajang Liga Champions masih seru untuk dinantikan, setidaknya hingga karir mereka berdua sebagai pemain benar-benar selesai di dunia sepak bola.

“Pertama-tama, saya pikir ini sebuah rasa frustrasi bagi semua yang menyukai sepakbola. Mereka belum memiliki final [Liga Champions] antara keduanya [Messi dan Ronaldo],” buka Mourinho kepada Eleven Sports seperti dilansir Goal International.

“Duel keduanya hampir menjadi kenyataan di beberapa kesempatan, tapi sayangnya hal itu tak pernah terjadi. Saya selalu berpikir [laga] itu akan menjadi ketidakadilan besar untuk mereka. Salah satu dari mereka akan keluar sebagai pemenang dan satu lagi akan tertunduk.”

“Apakah [final Ronaldo dan Messi]  masih dapat terjadi? Ini masih bisa terjadi. Mereka berada di klub yang ingin menang. Mereka tidak menyembunyikan bahwa mereka ingin menang juga. Tentu ini bisa terjadi. Saya menyaksikan Ronaldo, di usia 34, bermain di level tertinggi selama yang ia mau,” tutupnya.

Musim ini keduanya tak bisa berbuat banyak untuk klubnya masing-masing. Juventus harus terhenti di tangan Ajax Amsterdam pada babak perdelapan final. Sementara di babak semifinal, Liverpool berhasil mematahkan mimpi Barca tampil di final pasca comeback dengan empat gol di Anfield.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Sutradara Avengers Dukung Liverpool di Final UCL

Vivagoal Liga ChampionsSutradara film Avengers Joe Russo dan Anthony Russo tampak antusias jelang final Liga Champions. Keduanya kompak mendukung salah satu kontestan. Siapakah tim jagoan mereka?

Sama seperti final-final sebelumnya, musim ini beberapa pihak yang notabene tak ada sangkut pautnya dengan sepak bola mulai memberikan dukungannya. Kejutan datang bagi Liverpool di mana mereka mendapat dukungan dari Russo Brothers, duo sutradara dari film Avengers.

Dukungan keduanya dituangkan melalui unggahan sebuah poster di akun Instagram mereka, @therussobrothers. Dalam unggahan itu, mereka menuliskan: “Ayo teruskan keajaiban.”

Mereka juga menulis menambahkan hastag “#whateverittakes,” kalimat yang sering diucapkan para superhero Avengers dalam upayanya mengalahkan Thanos. Pada poster yang mereka unggah itu sendiri menggambarkan Tony Stark dalam pakaian Iron Man-nya dengan mengenakan Liverpool, plus angka 3000 yang merupakan hasil karya Boss Logic.

Dalam posternya, Stark juga digambarkan sedang memegang palu milik Thor, Mjolnir. Bisa jadi itu merupakan lambang bahwa Liverpool memiliki kekuatan yang maha dahsyat dan layak jadi juara Liga Champions.

Sedang dari NBA, pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr turut memberikan dukungannya kepada Liverpool. Tak hanya itu, ia pun mengaku pada penyerang asa Mesir mereka, Mo Salah.

“Saya selalu menonton Premier League karena itu kompetisi sepak bola paling hebat di dunia. Level permainannya luar biasa. Tetapi saya membutuhkan tim. Jadi salah memilih Liverpool karena Mo Salah.

“Saat musim dimulai, saya benar-benar tersihir. Saya mulai melihat setiap pertandingan di akhir pekan, itu musim yang luar biasa. Dan, bagi saya, musim itu sempurna dengan comeback luar biasa [melawan Barcelona],” tandas Steve Kerr.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Main di Final Liga Champions Ketiganya, Kloop Siap Buang Sial

Vivagoal Liga Champions Jurgen Kloop sudah dua kali merasakan pahitnya kalah di partai final Liga Champions. Oleh karena itu, Kloop berharap bisa membuang sial saat jumpa Tottenham di final ketiganya.

Liverpool akan bersua Tottenham di laga puncak Liga Champions musim ini. Pertandingan akan dihelat di Wanda Metropolitano Stadium, Minggu (2/6/2019). Melihat performa tim saat ini, Liverpool jelas diunggulkan.

Musim ini, Liverpool sudah dua kali mengalahkan Tottenham pada pertemuan di Liga Inggris, keduanya dengan skor 2-1. Tapi, bukan berarti si Merah bakal dengan mudah mengulanginya di Final Liga Champions musim ini.

Namun jika menengok ke belakang. Liverpool memiliki mentalitas yang baik di Liga Champions. Merseyside Merah sudah mengisi almari trofi dengan lima gelar Champions League. Selain itu, Jurgen Klopp juga telah dua kali bermain di laga final.

Sebelumnya, Kloop sudah tampil di final bersama Borussia Dortmund dan Liverpool. Tahun lalu, The Reds ditaklukkan oleh Real Madrid. Dan pada final Liga Champions pertamanya, Kloop yang saat itu masih membesut Dortmund dibuat tidak berdaya oleh rival berat mereka di Bundesliga, Bayern Munchen.

“Di Jerman kami punya istilah hal-hal terbaik selalu datang di momen ketiga. Saat melatih Mainz, saya dua kali gagal membawa tim promosi dan baru bisa melakukannya di kesempatan ketiga. Dan saya berharap itu akan terulang di Liga Champions.” ungkap Kloop seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Ini Cerita Sedih Dusan Tadic Usai Klubnya Tersingkir Liga Champions

VivagoalLiga Champions – Bintang Ajax Amsterdam, Dusan Tadic membagikan cerita sedihnya usai timnya disingkirkan oleh Tottenham Hotspur pada semifinal Liga Champions 2018/19.

Tadic mengakui bahwa dirinya menangis semalaman karena terpukul dengan tersingkirnya Ajax dari Liga Champions secara dramatis.

“Kamu tahu, ketika saya kecewa, saya akan menangis. Saya menyerahkan diri pada emosi yang ada,” ucap Tadic dikutip dari Goal Internasional.

Bahkan Tadic menegaskan ketika sampai di rumah, dirinya tak bisa langsung tertidur. Ia harus meratapi kesedihannya dengan mendengarkan lagu.

“Ketika saya sampai di rumah, saya mendengarkan beberapa musik yang sedih dan duduk di sofa. Setelah itu saya baru pergi tidur,” tambah Tadic.

Seperti yang diketahui, Ajax tersingkir dari kompetisi Liga Champions 2018/19 dengan cara yang menyakitkan. Bagaimana tidak, skuat asuhan Erik ten Hag tersebut berhasil menang tipis 1-0 di kandang Tottenham.

Kemudian di leg kedua, Ajax sempat unggul 2-0 ketika bermain di hadapan suporter sendiri. Akan tetapi, petaka bagi Ajax datang pada babak kedua.

Adalah Lucas Moura yang menjadi momok menakutkan bagi Ajax. Pemain asal Brasil ini berhasil mencetak hattrick bagi Tottenham di babak kedua semifinal Liga Champions dan merubah skor menjadi 2-3.

Berkat kemenangan tersebut, agregat pertandingan menjadi 3-3. Meski begitu, Tottenham memastikan satu tempat di final Liga Champions karena unggul produktivitas gol.

Di babak final, Tottenham akan bertemu sesama klub wakil Inggris lainnya, yaitu Liverpool. Laga final ini akan digelar di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid pada 2 Juni mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Sempat Absen, Pilar Liverpool Ini Dipersiapkan Comeback di Final UCL

Vivagoal Liga Inggris – Jelang final Liga Champions, kubu Liverpool mendapatkan kabar baik. Striker mereka, Roberto Firmino yang sebelumnya absen kini telah kembali berlatih.

Firmino sendiri dikabarkan sudah kembali berlatih dengan rekan satu timnya pada hari Selasa waktu setempat. Penyerang asal Brasil itu terlihat bergabung bersama rekan setimnya di Marbella, tempat Training Camp (TC) mereka.

Firmino sendiri sebelumnya harus absen akibat cidera pangkal paha yang dideritanya. Akibatnya ia  melewatkan tiga pertandingan Liverpool termasuk kemenangan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona.

Kubu Liverpool mengatakan, meski telah kembali berlatih Firmino akan menjalani program khusus selama beberapa hari mendatang. Hal itu dilakukan tak lain untuk mempercepat pemulihan cideranya.

Liverpool sendiri membutuhkan tenaga sang pemain pada laga final melawan Tottenham nanti. Dimana sebelumnya  Firmino memegang peran penting dengan mencetak 16 gol dalam 47 penampilan di semua kompetisi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Jelang Final UCL, Liverpool Gelar TC di Spanyol

Vivagoal Liga Champions – Liverpool akan menghadapi Tottenham Hotspurs di Wanda Metropolitano dalam laga final Liga Champions awal bulan depan. Demi mendapatkan hasil maksimal, The Reds rela terbang lebih awal ke negeri Matador untuk melakukan Training Camp (TC).

Skuat Liverpool sendiri baru saja meninggalkan Inggris melalui bandara Jhon Lenon, Senin (20/5/2019) sore tadi. Jurgen Klopp, pelatih Liverpool sengaja menggelar TC di Marbella Spanyol untuk mematangkan persiapan jelang laga final Liga Champions.

Dipilihnya Marbella sebagai lokasi TC karena tempat tersebut sudah tak asing lagi untuk skuat Liverpool.  Dimana musim lalu, sebelum laga final Liga Champions melawan Real Madrid, Liverpool melakukan TC di tempat yang sama. Begitupun saat jeda kompetisi Februari lalu.

Klopp sendiri memboyong 26 pemain yang sekaligus akan dipersiapkan untuk laga puncak nanti. Dimana pelatih asal Jerman itu ingin anak asuhnya tampil maksimal di laga nanti. Terlebih mereka baru saja gagal memenangkan trofi liga Inggris setelah hanya terpaut satu angka dari Manchester City.

Liga champions sendiri kini menjadi satu-satunya harapan Liverpool untuk mengangkat trofi musim ini. Selain itu, Liga Champions musim ini akan menjadi ajang pembuktian Klopp dimana di edisi terakhir, mereka harus kalah menyakitkan dari Real Madrid.

Berikut 26 pemain yang mengikuti TC di Marbella:

 Alexander-Arnold, Alisson, Brewster, Fabinho, Firmino, Gomez, Henderson, Jones, Keita, Kelleher, Lallana, Lovren, Mane, Matip, Mignolet, Milner, Moreno, Origi, Oxlade-Chamberlain, Robertson, Salah, Shaqiri, Sturridge, Van Dijk, Wijnaldum, Woodburn.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Gomez Optimis Liverpool Bungkam Spurs di Final UCL

Vivagoal Liga ChampionsLiverpool musim ini tak bisa disamakan dengan Liverpool yang musim lalu dibuat tidak berdaya oleh Real Madrid di final Liga Champions. Kali ini, The Reds  jauh lebih siap untuk menjadi juara.

Di final tahun lalu, Liverpool dibuat tak berkutik oleh Madrid yang saat itu berstatus sebagai juara bertahan dua musim beruntun. Diwarnai dua blunder Loris Karius, mereka dikalahkan dengan skor mencolok 1-3.

Dibayangi kekalahan itu, Liverpool kini diklaim telah banyak berubah jelang laga final kontra Tottenham. Pemain muda The Reds, Joe Gomez menyebut timnya sudah banyak berkembang dan secara mental telah menjadi lebih baik jelang laga final nanti.

“Musim ini kami sudah membuktikan jika kami alami perkembangan besar. Manajer  sudah mengatakan bahwa Liverpool yang sekarang sudah berbeda, dan lawan tidak boleh beranggapan bahwa yang mereka hadapi adalah pecundang di final musim lalu.

“Saya percaya kami ke final Liga Champions dalam situasi dan kondisi yang berbeda. Ini adalah final kedua kami, dan kami menyambutnya dengan mentalitas yang jauh lebih baik dari musim lalu,” ucap Gomez seperti dilansir dari situs resmi klub.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Klopp dan Pochettino Layak Juarai Liga Champions

Vivagoal Liga Champions Jose Mourinho menyebut baik Jurgen Klopp maupun Mauricio Pochettino layak meraih gelar juara Liga Champions musim ini. Hanya saja, melihat pengalaman dari kedua tim di ajang ini, Liverpool jelas lebih diunggulkan dibandingkan dengan Spurs.

Baik The Reds maupun The Lilywhites tercatat melakoni sejumlah laga dramatis sebelum akhirnya mencapai final Liga Champions musim ini. Jurgen Klopp membawa timnya menang 4-0 di Anfield setelah kalah 3-0 di leg pertama. Sementara itu, Mauricio Pochettino menang dengan agregat 4-3 di kandang Ajax.

Kesuksesan keduanya tentu menjadi kabar yang membahagiakan bagi para fans Liga Inggris. Bisa dipastikan, musim ini akan menjadi musim kebangkitan Premier League di kancah Eropa.

 

Kendati demikian, hanya akan ada satu pemenang pada laga tersebut. Hal ini seperti yang diucapkan oleh Jose Mourinho. Ia mendukung keduanya keluar sebagai juara mengingat apa yang sudah mereka lakukan selama ini.

“Mereka memiliki tim, para pemain, struktur, dan cara melatih yang baik,” kata Mourinho tentang Pochettino dan Klopp dalam sebuah wawancara dengan L’Equipe.

“Saya mengagumi karya Mauricio dan Jurgen, keduanya pantas sukses dengan sesuatu yang besar. Tidak ada yang lebih besar daripada memenangkan piala ini, tetapi salah satu dari keduanya akan kalah.

Hanya saja, Mou menyebut jika Klopp memiliki modal untuk juara lebih besar ketimbang Pochettino. Hal ini berdasarkan dengan pengalaman di laga-laga final yang tentu saja lebih banyak dimiliki oleh pelatih asal Jerman tersebut.

“Apa hal istimewa yang saya miliki pada musim lalu ketika memenangkan final Liga Europa yang tidak saya miliki hari ini?”

“Dia [Pochettinho] sudah memenangkan apa, trofi yang mana?

“Jurgen akan melakoni final Liga Champions ketiganya; saya tidak bisa membayangkan perasaannya jika bermain di tiga final dan kembali tidak memenangkannya,” pungkas pelatih asal Portugal tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS