Tag: Final Liga Champions

Melaju ke Final, Munchen Samai Rekor AC Milan

Vivagoal – Liga Champions –Raksasa Jerman, Bayern Munchen berhasil menyamai torehan AC Milan di ajang Liga Champions. Die Roten kini berhasil catatkan 11 kali menembus final Liga Champions sepanjang sejarah.

Bayern berhasil mengalahkan Olympique Lyon dalam laga semifinal yang berlangsung di Estadio Jose Alvalade, Kamis (20/8/2020) dini hari tadi. Tiga gol pasukan Hansi Flick di laga itu masing-masing dicetak oleh brace Serge Gnabry dan Robert Lewandowski.

Kemenangan ini mengantarkan Bayern pada partai panas kontra Paris Saint-Germain di partai pamungkas Liga Champions. Rencananya, pertandingan super big match ini akan dihelat di Estadio Da Luz, Portugal, Senin (24/8) dinihari WIB.

Bayern sendiri akan menjalani laga final ke-11 kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di ajang Liga Champions. Berdasarkan catatan Opta, Bayern berhasil menyamai salah satu tim elit Serie A, AC Milan sebagai tim yang paling sering melaju ke partai final.

 

Meski demikian, capaiannya mereka ini masih sangat jauh dari yang dilakukan Los Blancos. Sepanjang sejarah kompetisi tertinggi di benua Eropa itu, Madrid telah 16 kali sampai ke laga final dengan 13 diantaranya berhasil keluar sebagai juara.


Baca Juga:


Bayern sendiri dari 11 kesempatan tersebut hanya mampu meraih lima gelar juara. Hal itu terjadi pada musim 1973/74, 1974/75, 1975/76, 2000/01 dan 2012/13. Namun kekalahan yang paling menyakitkan buat Bayern terjadi pada final Liga Champions 1998/99.

Saat itu, Bayern yang sudah unggul 1-0 hingga menit akhir pertandingan harus merelakan gelar juaranya ke tangan Manchester United. Pasalnya, MU secara fantastis bisa mencetak dua gol di masa additional time lewat Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Buat Para Pengkritik Bale, Tonton Lagi Final Liga Champions 2014 dan 2018

VivagoalLa Liga – Sejak memperkuat Real Madrid pada 2013 silam, sinar Gareth Bale memang kurang terang karena dikalahkan pamor seorang Cristiano Ronaldo plus cedera yang kerap menimpanya. Tapi Dani Ceballos membela pemain asal Wales itu dengan menyebut Bale adalah pemain fundamental di Real Madrid.

Dalam beberapa musim terakhir, Gareth Bale terus dispekulasikan ingin dijual manajemen klub karena tidak diterima dalam skuad Zinedine Zidane. Situasi itu sendiri sempat memanas di awal musim ini karena dianggap tidak menunjukkan rasa respek terhadap winger 30 tahun itu. Biar bagaimanapun, Bale dianggap sudah memberikan banyak kontribusi buat Madrid.

Dani Ceballos yang saat ini dipinjamkan Madrid ke Arsenal sedari awal musim turut memberi dukungan buat Bale. Menurutnya, para pengkritik eks pemain Tottenham Hotspur itu harus melihat lagi tiga partai final Liga Champions, supaya paham bahwa Bale adalah pemain fundamental bagi Real Madrid.

“Bale adalah pemain fundamental bagi Madrid. Jangan sampai anda semua melupakan yang sudah Bale berikan bagi Madrid. Siapapun yang tidak percaya padanya, bisa melihat lagi final Liga Champions 2014 dan 2018.” tegas Ceballos seperti dilansir dari Sportskeeda.

Sebagai informasi, perkataan Ceballos ini memang ada benarnya. Sejak berkostum Los Blancos, kontribusi Bale untuk Madrid sangatlah besar. Terbukti dari jumlah 105 gol dan 67 assist yang sudah ia sumbangkan buat klub asal Ibukota Spanyol itu.


Baca Juga:



Hal tersebut belum termasuk gol-gol kunci yang dipersembahkan Bale di final Copa del Rey kontra Barcelona musim 2013/14 dan final Liga Champions lawan Atletico Madrid musim 2013/14 dan Liverpool musim 2017/2018.

Sayangnya, hubungannya dengan para suporter Los Blancos tak pernah rukun. Sudah bukan rahasia lagi kalau kehadiran Bale sudah sangat tidak diinginkan oleh para fans Los Merengues. Situasi itu makin memburuk setelah Bale merayakan kelolosan Wales ke Piala Eropa 2020 dengan membentangkan spanduk bertuliskan ‘Wales, Golf, Madrid in that order’.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Loris Karius Akui Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Final Liga Champions

Vivagoal Liga Champions – Loris Karius buka suara terkait teror yang didapatnya usai membuat blunder di final Liga Champions musim 2017/2018. Ia mengaku mendapat ancaman pembunuhan.

Karius dituding jadi biang keladi kekalahan Liverpool atas Real Madrid di partai puncak Liga Champions dua musim lalu. Dalam pertandingan yang dimenangkan Madrid dengan skor 3-1 itu, dua dari tiga gol tersebut tercipta karena blunder yang dilakukan Karius.

Blunder pertama dilakukan Karius yang saat ini bermain untuk klub asal Turki, Besiktas saat umpan lemparannya malah jatuh ke kaki Karim Benzema dan membuat bola meluncur mulus masuk ke gawang. Karius kembali membuat kesalahan fatal saat gagal menepis dengan baik sepakan jarak jauh Gareth Bale.

Setelah pertandingan, banyak kecaman yang diarahkan ke sosial media pribadinya. Karius menyebut, teror yang dialamatkan kepadanya saat itu begitu mengerikan. Ejekan berbau rasialis hingga ancaman pembunuhan semua ada di sosial medianya.

“Ada beberapa yang mengancam saya, menghina, mendiskriminasi dan kemudian menjadi rasialis. Teror di internet begitu menyudutkan, jika anda membaca setiap pesan, anda tidak akan bisa tidur selama dua hari.” ucap Karius seperti dilansir dari Sport Bild.


Baca Juga:



“Tapi saya tidak menganggapnya serius karena orang-orang yang menulis adalah akun anonim yang tidak berani menunjukkan wajah di foto profil mereka. Saya pribadi tidak bisa menyalahkan para fans jika mereka menyiuli pemain. Mereka membayar tiket masuk dan punya hak untuk tidak puas. Sebagai pesepakbola profesional harus siap menerimanya.” Karius menambahkan.

“Namun jika ada penghinaan terkait kehidupan pribadiku atau ancaman pembunuhan, tentu saja itu sudah melewati batas.” tegasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Kenangan Pahit Manchester United di Final Liga Champions

Vivagoal Liga Champions – Legenda Manchester United, Rio Ferdinand memiliki kenangan buruk saat dirinya masih berada di Old Trafford. Kenangan pahit yang dimaksud oleh Ferdinand adalah saat dirinya membela Manchester United di Final Liga Champions 2011.

Ketika itu Manchester United bertemu dengan salah satu tim raksasa Spanyol, Barcelona. Pertandingan tersebut menyajikan pertarungan yang sengit namun Barcelona keluar menjadi pemenang dengan skor meyakinkan 3-1.

Gawang Manchester United harus rela dibobol oleh Lionel Messi, Pedro dan David Villa. Sementara itu, gol semata wayang dari Manchester United dicetak oleh Wayne Rooney.


Baca Juga:


Banyak publik sepakbola mengetahui bahwa mengalahkan Barcelona di era tersebut sangatlah sulit. Apalagi saat itu Barcelona masih dihuni dengan gelandang terbaik di dunia yakni Xavi Hernandez, Andres Iniesta dan Sergio Busquets.

Keperkasaan Barcelona diakui oleh Rio Ferdinand. Bahkan, dirinya menganggap bahwa kekalahan tersebut karena aksi dari sosok Lionel Messi yang bisa membuat sektor lini belakang Manchester United berantakan.

“Saya merasa sosok paling penting dari pertandingan tersebut adalah sihir dari Lionel Messi. Bila dibandingkan dengan Ronaldinho itu sangat berbeda,” ujar Ferdinand dilansir dari Copa90.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Liverpool Juara Champions, Mourinho: Final Yang Buruk!

VivagoalLiga Champions – Jose Mourinho menilai jika final Liga Champions antara Tottenham Hotspur vs Liverpool, Minggu (2/6) dini hari WIB tadi bukanlah pertandingan yang menarik.

Jose Mourinho menyebut Tottenham Spurs bermain hanya untuk trofi dan melupakan jati diri.

Dua gol kemenangan Liverpool pada laga yang digelar di Wanda Metropolitano itu sendiri masing-masing dicetak oleh Mohamed Salah dan Divock Origi. Misi Liverpool menutup musim dengan trofi juara akhirnya terbayar di Liga Champions.

Namun yang jadi perhatian Mourinho tidak lain adalah gaya bermain Liverpool. Ia mengatakan jika kubu The Reds seperti menghalalkan semua cara demi meraih trofi juara termasuk bermain pragmatis.

“Saya kira tiga gelandang Liverpool, jika kita melihat kinerja di posisi mereka, mereka bermain dalam garis datar di depan empat bek,” buka Mourinho kepada beIN Sports.

“Anda tidak mengingat Henderson, Wijnaldum, Fabinho, Milner mendekati tiga pemain menyerang mereka, atau salah satu yang hadir di kotak penalti seperti pada laga-laga sebelumnya, tidak ada. Mereka bertahan dalam blok tujuh pemain, mereka sangat pragmatis, sangat solid saat bertahan.”

[irp]

Lebih lanjut Mou menyebut laga yang diperlihatkan terutama oleh Liverpool membuat pertandingan sangat tidak menarik untuk disaksikan. Ada sisi emosional di laga final dan Spurs tentu dibuat sangat kecewa dengan hasil akhir.

“Saya kira, jika pertandingan ini bukan final Liga Champions, jika ini adalah laga Premier League, atau final Piala LIga, kita semua akan sepakat mengatakan pertandingan ini tidak bagus,” lanjut Mourinho.

“Hanya karena ini final Liga Champions, ada sisi emosional yang terlibat, tetapi saya kira kualitas pertandingan tidak menarik, dan Tottenham pasti frustasi karena mereka kalah dan mereka merasa bahwa mereka bisa lebih baik dari itu.”

“Pada momen besar seperti inilah anda seharusnya bermain di level terbaik anda,” tutup pelatih asal Portugal tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Gol Salah di Final Liga Champions Masih Kalah Cepat dari Maldini

Vivagoal Liga Champions – Mohamed Salah sendiri berhasil mencetak gol saat laga final Liga Champions belum genap berjalan dua menit. Namun catatan tersebut masih kalah cepat dari Paolo Maldini.

Liverpool sudah diuntungkan dengan hadiah penalti saat laga melawan Tottenham Hotspur baru berjalan 42 detik berkat handsball Moussa Sissoko di dalam kotak penalti. Mohamed Salah yang maju sebagai eksekutor membuat Wanda Metropolitano bergemuruh usai sepakannya gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Spurs, Hugo Lloris.

[irp]

Gol Salah sendiri terbilang sangat cepat untuk ukuran final Liga Champions yakni saat laga baru berjalan satu menit 48 detik. Namun Opta mencatat jika catatan Salah tersebut bukan yang tercepat mengingat ia masih kalah dari legenda AC Milan, Paolo Maldini.

Pada final Liga Champions 2005, Maldini sudah mampu mencetak gol di detik 58 lawan Liverpool. Hanya saja Milan kalah melalui drama adu penalti saat itu.

Meski demikian satu gol Salah sudah membantu Liverpool meraih trofi juara Liga Champions keenam mereka. Selain gol Salah, The Reds berhasil mengunci kemenangan melalui gol Divock Origi.

Berikut ini 10 gol tercepat pada final Liga Champions;

  1. 15′ | SERGIO RAMOS, REAL MADRID vs Atletico Madrid, 2016
  2. 13′ | LUCIO, Real Madrid vs BAYER LEVERKUSEN, 2002
  3. 13′ | FABRIZIO RAVANELLI, JUVENTUS vs Ajax Amsterdam, 1996
  4. 10′ | SAMUEL ETO’O, BARCELONA vs Manchester United, 2009
  5.  8′ | RAUL GONZALEZ, REAL MADRID vs Bayer Leverkusen, 2002
  6.  6′ | MARIO BASLER, Manchester United vs BAYERN MUNICH, 1999
  7.  4′ | IVAN RAKITIC, BARCELONA vs Juventus, 2015
  8.  3′ | GAIZKA MENDIETA, Bayern Munich vs VALENCIA, 2001
  9.  2′ | MOHAMED SALAH, Tottenham Hotspur vs LIVERPOOL, 2019
  10. 1′  | PAOLO MALDINI, Liverpool vs AC MILAN, 2005

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Jose Mourinho Dambakan Ronaldo dan Messi Jumpa di Final UCL, Kenapa?

Vivagoal Liga ChampionsPelatih yang terkenal akan mulut besarnya, Jose Mourinho kembali buka suara. Mantan Pelatih Man United tersebut mengungkapkan jika kans Messi dan Ronaldo berjumpa di Final Liga Champions masih terbuka, mengapa ia menginginkan laga tersebut terjadi?

Menurut Mou, meski Messi dan Ronaldo sudah melewati masa jayanya, duel kedua pemain ini di ajang Liga Champions masih seru untuk dinantikan, setidaknya hingga karir mereka berdua sebagai pemain benar-benar selesai di dunia sepak bola.

“Pertama-tama, saya pikir ini sebuah rasa frustrasi bagi semua yang menyukai sepakbola. Mereka belum memiliki final [Liga Champions] antara keduanya [Messi dan Ronaldo],” buka Mourinho kepada Eleven Sports seperti dilansir Goal International.

“Duel keduanya hampir menjadi kenyataan di beberapa kesempatan, tapi sayangnya hal itu tak pernah terjadi. Saya selalu berpikir [laga] itu akan menjadi ketidakadilan besar untuk mereka. Salah satu dari mereka akan keluar sebagai pemenang dan satu lagi akan tertunduk.”

[irp]

“Apakah [final Ronaldo dan Messi]  masih dapat terjadi? Ini masih bisa terjadi. Mereka berada di klub yang ingin menang. Mereka tidak menyembunyikan bahwa mereka ingin menang juga. Tentu ini bisa terjadi. Saya menyaksikan Ronaldo, di usia 34, bermain di level tertinggi selama yang ia mau,” tutupnya.

Musim ini keduanya tak bisa berbuat banyak untuk klubnya masing-masing. Juventus harus terhenti di tangan Ajax Amsterdam pada babak perdelapan final. Sementara di babak semifinal, Liverpool berhasil mematahkan mimpi Barca tampil di final pasca comeback dengan empat gol di Anfield.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Sutradara Avengers Dukung Liverpool di Final UCL

Vivagoal Liga ChampionsSutradara film Avengers Joe Russo dan Anthony Russo tampak antusias jelang final Liga Champions. Keduanya kompak mendukung salah satu kontestan. Siapakah tim jagoan mereka?

Sama seperti final-final sebelumnya, musim ini beberapa pihak yang notabene tak ada sangkut pautnya dengan sepak bola mulai memberikan dukungannya. Kejutan datang bagi Liverpool di mana mereka mendapat dukungan dari Russo Brothers, duo sutradara dari film Avengers.

Dukungan keduanya dituangkan melalui unggahan sebuah poster di akun Instagram mereka, @therussobrothers. Dalam unggahan itu, mereka menuliskan: “Ayo teruskan keajaiban.”

Mereka juga menulis menambahkan hastag “#whateverittakes,” kalimat yang sering diucapkan para superhero Avengers dalam upayanya mengalahkan Thanos. Pada poster yang mereka unggah itu sendiri menggambarkan Tony Stark dalam pakaian Iron Man-nya dengan mengenakan Liverpool, plus angka 3000 yang merupakan hasil karya Boss Logic.

Dalam posternya, Stark juga digambarkan sedang memegang palu milik Thor, Mjolnir. Bisa jadi itu merupakan lambang bahwa Liverpool memiliki kekuatan yang maha dahsyat dan layak jadi juara Liga Champions.

Sedang dari NBA, pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr turut memberikan dukungannya kepada Liverpool. Tak hanya itu, ia pun mengaku pada penyerang asa Mesir mereka, Mo Salah.

[irp]

“Saya selalu menonton Premier League karena itu kompetisi sepak bola paling hebat di dunia. Level permainannya luar biasa. Tetapi saya membutuhkan tim. Jadi salah memilih Liverpool karena Mo Salah.

“Saat musim dimulai, saya benar-benar tersihir. Saya mulai melihat setiap pertandingan di akhir pekan, itu musim yang luar biasa. Dan, bagi saya, musim itu sempurna dengan comeback luar biasa [melawan Barcelona],” tandas Steve Kerr.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Main di Final Liga Champions Ketiganya, Kloop Siap Buang Sial

Vivagoal Liga Champions Jurgen Kloop sudah dua kali merasakan pahitnya kalah di partai final Liga Champions. Oleh karena itu, Kloop berharap bisa membuang sial saat jumpa Tottenham di final ketiganya.

Liverpool akan bersua Tottenham di laga puncak Liga Champions musim ini. Pertandingan akan dihelat di Wanda Metropolitano Stadium, Minggu (2/6/2019). Melihat performa tim saat ini, Liverpool jelas diunggulkan.

Musim ini, Liverpool sudah dua kali mengalahkan Tottenham pada pertemuan di Liga Inggris, keduanya dengan skor 2-1. Tapi, bukan berarti si Merah bakal dengan mudah mengulanginya di Final Liga Champions musim ini.

Namun jika menengok ke belakang. Liverpool memiliki mentalitas yang baik di Liga Champions. Merseyside Merah sudah mengisi almari trofi dengan lima gelar Champions League. Selain itu, Jurgen Klopp juga telah dua kali bermain di laga final.

[irp]

Sebelumnya, Kloop sudah tampil di final bersama Borussia Dortmund dan Liverpool. Tahun lalu, The Reds ditaklukkan oleh Real Madrid. Dan pada final Liga Champions pertamanya, Kloop yang saat itu masih membesut Dortmund dibuat tidak berdaya oleh rival berat mereka di Bundesliga, Bayern Munchen.

“Di Jerman kami punya istilah hal-hal terbaik selalu datang di momen ketiga. Saat melatih Mainz, saya dua kali gagal membawa tim promosi dan baru bisa melakukannya di kesempatan ketiga. Dan saya berharap itu akan terulang di Liga Champions.” ungkap Kloop seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Ini Cerita Sedih Dusan Tadic Usai Klubnya Tersingkir Liga Champions

VivagoalLiga Champions – Bintang Ajax Amsterdam, Dusan Tadic membagikan cerita sedihnya usai timnya disingkirkan oleh Tottenham Hotspur pada semifinal Liga Champions 2018/19.

Tadic mengakui bahwa dirinya menangis semalaman karena terpukul dengan tersingkirnya Ajax dari Liga Champions secara dramatis.

“Kamu tahu, ketika saya kecewa, saya akan menangis. Saya menyerahkan diri pada emosi yang ada,” ucap Tadic dikutip dari Goal Internasional.

Bahkan Tadic menegaskan ketika sampai di rumah, dirinya tak bisa langsung tertidur. Ia harus meratapi kesedihannya dengan mendengarkan lagu.

[irp]

“Ketika saya sampai di rumah, saya mendengarkan beberapa musik yang sedih dan duduk di sofa. Setelah itu saya baru pergi tidur,” tambah Tadic.

Seperti yang diketahui, Ajax tersingkir dari kompetisi Liga Champions 2018/19 dengan cara yang menyakitkan. Bagaimana tidak, skuat asuhan Erik ten Hag tersebut berhasil menang tipis 1-0 di kandang Tottenham.

Kemudian di leg kedua, Ajax sempat unggul 2-0 ketika bermain di hadapan suporter sendiri. Akan tetapi, petaka bagi Ajax datang pada babak kedua.

Adalah Lucas Moura yang menjadi momok menakutkan bagi Ajax. Pemain asal Brasil ini berhasil mencetak hattrick bagi Tottenham di babak kedua semifinal Liga Champions dan merubah skor menjadi 2-3.

Berkat kemenangan tersebut, agregat pertandingan menjadi 3-3. Meski begitu, Tottenham memastikan satu tempat di final Liga Champions karena unggul produktivitas gol.

Di babak final, Tottenham akan bertemu sesama klub wakil Inggris lainnya, yaitu Liverpool. Laga final ini akan digelar di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid pada 2 Juni mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS