Tag: Frenkie De Jong

Ingin Rebut Trofi La Liga, Barcelona Malah Dapat Kabar Buruk

Vivagoal La Liga – Di tengah perburuan La Liga Spanyol Barcelona dikabarkan telah mendapatkan kabar buruk karena pemain andalannya mengalami cedera. Ya, Frenkie de Jong mengalami cedera betis dan harus absen selama dua pekan.

Pemain muda asal Belanda itu juga terlihat tidak bermain penuh saat Barcelona berhasil mengandaskan Real Mallorca dengan skor 4-0. Pelatih Barcelona, Quique Setien juga telah mengistirahatkan frenkie De Jong saat Barcelona melawan Leganes dan Sevilla.

Diwartakan dari Football Espana bahwa Barcelona dikabarkan akan mengistirahatkan frenkie De Jong hingga awal Juli mendatang. Ini membuat kabar buruk bagi Barcelona karena kehilangan lini tengah andalannya.

Kehilangan De Jong membuat Barcelona mendapatkan pukulan yang cukup besar karena Harus bersaing melawan Real Madrid untuk meraih trofi La Liga Spanyol. Saat ini, Barcelona tidak bisa santai karena mereka hanya unggul tiga poin dari Real Madrid.

Bahkan, bila Real Madrid berhasil mengalahkan Real Sociedad maka mereka akan menggusur Barcelona dari puncak klasemen sementara La Liga Spanyol.

Dijadwalkan Barcelona akan menghadapi lawan yang cukup kuat yakni Atletico Bilbao pada pekan mendatang. Setelah itu, Barcelona harus bertemu dengan Villarreal dan Atletico Madrid sebagai lawan berikutnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Inilah Alasan Setien Tarik Frenkie De Jong Lebih Awal

Vivagoal La LigaFrenkie De Jong tak tampil penuh saat Barcelona meraih kemenangan besar atas Real Mallorca. Pelatih Blaugrana, Quique Setien beralasan, pemain asal Belanda itu butuh istirahat karena masih ada laga tengah pekan ini.

Frenkie De Jong dimainkan sejak menit pertama kala Barcelona melawat ke Iberostar Stadium, Minggu (14/6/2020) dinihari WIB. Tapi mantan bintang Ajax Amsterdam itu kemudian ditarik keluar pada menit ke-84 dan digantikan oleh Junior Firpo.

Padahal di laga tersebut, De Jong tercatat melakukan 98 umpan dengan 90 diantaranya akurat alias punya persentase umpan sukses sebesar 92 persen. Dia juga membukukan dua umpan kunci, tiga intersepsi dan enam tekel sukses dari delapan aksi.

Soal pergantian De Jong, Setien menyatakan bahwa tak ada hubungannya dengan performa si pemain yang kurang maksimal di sepanjang laga. Setien hanya ingin mengistirahatkan De Jong karena sang pemain dalam kondisi fisik kurang bagus dan masih ada laga melawan Leganes, Rabu (17/6/2020) dinihari WIB.


Baca Juga:


“Saya sama sekali tidak berpikir untuk menarik Frenkie keluar. Tapi dia meminta untuk diganti karena merasa tidak nyaman dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Jadi saya terpaksa menggantinya.” ucap Setien seperti dilansir dari Marca.

“Saya berharap itu bukan masalah berarti, saya menginginkan semua pemain kami tetap dalam keadaan bugar dan fit untuk membantu kami terus berada di level seperti ini. Kami punya pertandingan di hari Selasa dan saya pikir, dia sudah tepat untuk meminta keluar.” Setien menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Saran Messi Yang Buat De Jong Tidak Kesulitan Beradaptasi di Barcelona

Vivagoal La LigaFrenkie De Jong masih terus beradaptasi dengan posisi barunya di Barcelona. Karena itu, gelandang asal Belanda tersebut mengaku selalu siap mendengar arahan sang kapten, Lionel Messi.

De Jong didatangkan Barcelona dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2019 kemarin. Di Spanyol, pemain berusia 23 tahun itu mendapat peran yang sedikit berbeda dan membuat penampilannya menurun di musim perdana bersama Blaugrana.

Jika di Ajax, De Jong berperan sebagai seorang gelandang jangkar tunggal di lini tengah, tapi di Barcelona, ia harus bermain sedikit ke depan karena harus berbagi peran dengan Sergio Busquets agar bisa mengatur ritme sekaligus menyeimbangkan permainan Barcelona.

De Jong sendiri mengaku perubahan itu sedikit mengganggunya. Sejauh ini, ia sudah tampil dalam 37 pertandingan di seluruh ajang bersama Barcelona namun hanya bisa menyumbangkan 4 gol dan 4 assist. Dengan keberadaan Lionel Messi yang kerap memberikan arahan di lapangan, De Jong menyebut dirinya pelan-pelan bisa mengatasi kesulitan di posisi barunya.

“Di Ajax dan timnas Belanda, saya memiliki peran yang berbeda, sementara di Barcelona, kami banyak bermain dengan dua gelandang jangkar.” ucap De Jong seperti dilansir dari Marca.


Baca Juga:


“Saya harus beradaptasi, dan sejauh ini semuanya berjalan lancar, saya bisa terus meningkatkannya. Meski sebenarnya, saya dalam kondisi terbaik kalau tidak bermain terlalu menyerang atau bertahan.” tegasnya.

“Tapi Leo selalu berbicara dan memberi saya nasihat. Anda jelas menganggapnya sebagai pemain terbaik di dunia sejauh ini, dan jika dia memberi saran anda harus lebih ke dalam atau ke samping, dengarkan saja, karena terkadang, hal-hal kecil itu bisa membuat perbedaan.” jelas De Jong.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Ronald Koeman Prihatin Liat Performa De Jong di Barcelona

VivagoalLa Liga – Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman mengaku sakit hati melihat anak asuhnya di Barcelona, Frenkie De Jong tidak dimainkan di posisi aslinya. Menurutnya, De Jong adalah seorang gelandang muda yang hebat dan berbakat dan bakal jadi jadi pemain penting dalam skuat El Blaugrana jika dipasang di posisi terbaiknya..

Barcelona mendatangkan Frenkie De Jong pada bursa transfer musim panas tahun 2019 kemarin dari klub asal Belanda, Ajax Amsterdam. Pemain berusia 23 tahun itu disebut bakal jadi pemain penting, layaknya Andres Iniesta dan Xavi Hernandez, dua dedengkot gelandang Los Cules pada masa lalu.

Di Ajax, Frenkie De Jong sudah mampu tampil reguler sedari usianya baru 19 tahun. Ia dipercaya menjadi jenderal lapangan tengah dan pengatur serangan De Amsterdammers di usianya yang masih sangat muda.

Nama De Jong sendiri sebenarnya mulai berkibar ketika berhasil membawa Ajax menembus semifinal Liga Champions musim 2018/2019 dengan menyingkirkan Real Madrid dan Juventus di babak 16 besar dan perempatfinal Liga Champions.

Berdasarkan catatan Opta, dari 11 pertandingan yang dilakoninya di Liga Champions musim lalu, De Jong mampu membukukan 89,3% operan sukses dari total 804 umpan yang dilepaskan. Ia juga bisa mencatatkan 19 intersepsi, 3 aksi blok dan 19 sapuan bola.

Berkat kemampuannya mengatur permainan, membuat umpan dan mengkreasikan peluang, Barcelona sampai rela mengeluarkan dana besar hingga 75 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun untuk memboyongnya ke Camp Nou.


Baca Juga:



Sayang, dari 36 penampilan bersama Blaugrana musim ini, kontribusi De Jong bisa dibilang masih sangat minim. Tercatat baru ada 2 gol dan 4 assist yang ia buat, ditambah dengan fakta, ia rata-rata hanya membukukan 0.2 shots per game, 0.9 key passes, 1.6 drible per game selama memperkuat Barcelona berdasarkan catatan whoscored.

Alhasil, Ronald Koeman pun mengaku sakit hati melihat Barcelona memainkan talenta muda timnas Belanda itu di posisi yang salah.

“Musim ini merupakan periode transisi bagi Frenkie. Dia sama seperti saya ketika baru pindah ke Barcelona tahun 1989. Dia adalah pemain yang sangat cerdas dan berbakat. Saya pribadi punya keyakinan dia akan meraih sukses besar di Barcelona. tapi saya sakit hati karena Frenkie tak dimainkan di posisi terbaiknya, berbeda ketika dia bermain untuk Ajax.” sembur Koeman seperti dilansir dari Diario Sport.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Koeman Sebut Barcelona Salah Didik De Jong

VivagoalLa LigaPenampilan Frenkie De Jong bersama Barcelona dinilai tidak istimewa. Pelatihnya di timnas Belanda, Ronald Koeman, lantas ikut mengomentari penampilan De Jong yang tak sesuai ekspektasi. 

Berposisi sebagai gelandang box to box, De Jong sebenarnya tampil sangat baik kala mengawal lini tengah Ajax Amsterdam baik saat menyerang atau diserang. Whoscored mencatat  De Jong bisa mencatatkan 85,9% umpan sukses per laga dengan akurasi umpan mencapai 91.1%.

Dia juga punya rasio memenangkan duel udara sebanyak 1.5 kali per laga, dan melepaskan 1.8 shot per pertandingan dengan rating 8.32 dari 89 penampilan di semua ajang.

Namun semua berubah ketika De Jong memutuskan hengkang ke Barcelona. Blaugrana yang mengusung filosofi gaya bermain dengan umpan-umpan pendek membuat sinar De Jong pelan-pelan memudar. Dari 26 laga yang sudah dijalani di ajang LaLiga Spanyol, De Jong baru bisa membuat dua gol dan dua assist.

Koeman sendiri tahu persis apa masalah De Jong di Barcelona. Dari kacamatanya, Barcelona dinilai salah dalam memainkan gelandang 22 tahun itu.


Baca Juga:


“Dengan timnas, dia beroperasi lebih dalam, dengan kami memainkan dua gelandang bertahan, sementara Barcelona kerap tampil dengan dua gelandang sentral, dan terkadang empat.

“Posisinya di Barcelona jelas sangat berbeda dengan yang ia mainkan di timnas dan Ajax. Di Barcelona, dia sedang belajar bermain lebih maju ke depan, tidak buruk, tapi itu bukan posisi terbaiknya. Buat saya, dia bakal bermain lebih baik pada posisi yang lebih dalam,” jelas Koeman seperti dilansir dari Marca.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Frenkie De Jong Kesal Lihat Getafe Tampil Impresif, Kenapa?

VivagoalLa Liga –  Jose Bordalas mengantarkan Getafe tampil gemilang musim ini dengan taktik pragmatisnya. Meski banyak dikecam karena tak tampil menghibur, namun Bordalas membuktikan penguasaan bola bukan segalanya.

Bordalas membawa Getafe tampil mengejutkan dalam dua musim terakhir. Setelah musim 2018/19 kemarin bisa finish di urutan kelima klasemen akhir LaLiga Spanyol, Getafe kini bertengger di peringkat keempat liga.

Baca Juga: Prediksi Barcelona Vs Sociedad: Pertaruhan Harga Diri Blaugrana

Los Azulones juga mampu menembus babak 16 besar Liga Europa setelah diluar dugaan berhasil menyingkirkan semifinalis Liga Champions musim lalu, Ajax Amsterdam di babak 32 besar. Klub asal kota Madrid ini berhasil unggul agregat 3-2 dari raksasa Eredivisie Belanda.

Meski demikian, keberhasilan Getafe ini dipandang sebelah mata oleh gelandang Barcelona, Frenkie De Jong. Dia menganggap mantan timnya disingkirkan dengan memainkan sepakbola negatif. Dia pun secara terbuka mengkritik taktik yang diterapkan Getafe saat melawan Ajax.

“Getafe tidak bermain sepakbola untuk menghibur para suporter. Saya merasa sangat kesal menonton pertandingan merek,” kata De Jong seperti dilansir dari Marca.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Minim Kontribusi, Koeman Bela De Jong

VivagoalLa Liga –Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong gagal tampil impresif di musim perdananya. Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman mewajarkan bila De Jong kesulitan menampilkan permainan terbaiknya

Pada musim debutnya, De Jong tercatat baru sekali absen bermain untuk Barcelona. Total ia sudah membukukan 36 penampilan di semua ajang termasuk Liga Champions.

Tapi, meski jadi pilihan utama, gelandang asal Belanda itu minim kontribusi. Sejauh ini baru ada dua gol dan empat assist yang ia buat.

Dikutip dari whoscored, dia hanya membukukan 0.2 shots per game, 0.9 key passes, 1.6 drible per game dengan akurasi passing sebesar 92.1 persen selama memperkuat Barcelona. 

Melihat fakta ini, Koeman, memaklumi jika performa De Jong belum sesuai dengan ekspektasi. Dia menilai posisi baru sang pemain membuatnya harus beradaptasi lebih lama dengan skema permainan yang diterapkan Barcelona. 

Baca Juga: Insiden Kartu Merah Kini Bikin Neymar Lebih Santai

“De Jong mendapatkan banyak kesempatan bermain di Barcelona dan itu sudah sesuatu yang positif untuk saya. Namun, saya rasa ia bermain di posisi berbeda dari posisinya yang biasanya ia mainkan bersama saya di timnas Belanda.

“Itu semua mutlak keputusan pelatihnya di Barcelona. Tapi dia masih sangat muda, dan dengan banyaknya menit bermain, dia akan belajar banyak hal,” ucap Koeman seperti dilansir dari Goal International.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

De Jong Bisa Jadi Jawaban Atas Rapuhnya Lini Pertahanan Barcelona

VivagoalLa Liga – Performa Frenkie de Jong bersama Barcelona mengalami beberapa perubahan dibanding saat dirinya berseragam Ajax Amsteram. Baik di era kepelatihan Ernesto Valverde maupun Quique Setien sang pemain bermain lebih offensif dibanding sebelumnya. 

Di posisi barunya ini,  Squawka mencatat, De Jong pernah membuat rekor dengan 105 kali melepaskan umpan dengan akurasinya mencapai 96%. Sebagai gelandang box to box, De Jong juga rata-rata melakukan 128 sentuhan bola, 13 kali merebut bola, lima kali tekel, tiga ntersepsi dan menciptakan dua peluang.

Tapi, didorongnya De Jong untuk bermain lebih menyerang, membuat lini belakang Barca kedodoran. Musim ini mereka  sudah kebobolan sebanyak 31 gol di ajang La Liga Spanyol, terbanyak diantara lima tim yang ada di posisi lima besar.

Baca Juga:  Terungkap! Alasan Lucas Hernandez Pilih Bayern Munchen

Mantan pelatih Barcelona, Louis Van Gaal lantas memberi saran untuk Blaugrana. Menurutnya, De Jong bisa jadi jalan keluar atas rapuhnya lini belakang mereka. 

“Frenkie De Jong sebenarnya memiliki kecepatan sebagai gelandang tengah. Tapi ia juga memiliki wawasan untuk bermain bertahan pada saat yang tepat.

“Semakin sering ia dimainkan, maka akan semakin dekat untuk posisi itu. Ia hanya harus terus bekerja keras dan melakukan yang terbaik dan belajar dari rekan-rekan setim,” ucap Van Gaal seperti dilansir dari Goal International.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Datangkan De Jong, Barcelona DIanggap Lakukan Kekeliruan, Kenapa?

Vivagoal La Liga – Pelatih legendaris Belanda, Louis Van Gaal menilai Barcelona melakukan kekeliruan dengan mendatangkan Frenkie De Jong. Menurut mantan juru taktik Man United, Blaugrana seharusnya mendaratkan Matthijs De Ligt.

Van Gaal beranggapan jika De Ligt menjadi sosok yang sempurna untuk bergabung dengan Barcelona. Kenyataan berkata lain. Blaugrana justru mendatangkan Frenkie De Jong di bursa transfer musim panas kemarin.

“Jika hanya ada satu klub yang bisa membeli Matthijs de Ligt [yang meninggalkan Ajax ke Juventus], itu adalah Barcelona,” ungkapnya dinukil Ziggo Sports. Barcelona pun meresmikan transfer De Jong. Namun Van Gaal menilai pemain yang hadir dengan nilai 75 Juta Euro gagal berkembang.

Baca Juga: Tampil Inkonsisten, Rekor Tandang Barcelona Musim Ini Jeblok

Ia menambahkan jika De Jong seharusnya berada di Juventus karena ia bisa menjadi pemain tengah yang penting. Hal tersebut tak bisa didapatkannya lantaran kebijakan taktikal pelatih serta keberadaan pemain lain di dalam tubuh Los Cules.

“Dia tidak bermain di posisinya. Di Ajax, semua melihatnya, dia adalah pusat permainan, tapi di Barcelona tidak begitu. Itu perbedaannya. Dengan adanya Busquets, Frenkie de Jong seharusnya pergi ke Juventus. Barcelona kurang memiliki pemain seperti De Ligt ketimbang De Jong,” pungkas Van Gaal.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Meredup Bersama Setien, Ada Apa dengan Frenkie de Jong?

VivagoalLa LigaGelandang Barcelona, Frenkie De Jong gagal bersinar di era pelatih Quique Setien. Menurut pelatih asal Belanda, Louis Van Gaal, ada sejumlah faktor menyebabkan eks gelandang Ajax Amsterdam itu melempem.

Berposisi sebagai gelandang box to box, De Jong sebenarnya cukup baik dalam mengawal lini tengah Blaugrana baik saat menyerang atau bertahan saat Ernesto Valverde masih menjabat.

Whoscored mencatat, dari aspek offensive, selama Barca dibesut Valverde, De Jong bisa membukukan 85,9% umpan sukses per laga dengan akurasi umpan mencapai 91.1%. Selain itu, De Jong juga memiliki rasio memenangkan duel udara sebanyak 1.5 kali per laga, dan melepaskan 0.8 shot per pertandingan dengan rating 8.32 dari 24 penampilan.

Baca Juga: Terkait Liga Europa, Conte; Kami Akan Mencoba Menenangkannya!

Namun, kedatangan Quique Setien yang mengusung filosofi gaya bermain atraktif dengan tiki taka sebagai pondasinya membuat sinar De Jong pelan-pelan memudar. Di laga melawan Real Madrid akhir pekan kemarin, situs Whoscored sampai memberi De Jong rating hanya 6.40

“De Jong sedang berusaha melakukan pekerjaan yang sangat baik kalau kita mengingat dia baru berusia 22 tahun dan pergi ke negara asing dengan budaya yang berbeda.

“Barcelona menebus De Jong dengan harga amat besar, namun Valverde terus memainkan dia, dan dia berhasil. Tapi sekarang pelatihnya baru, De Jong tidak ada jaminan bakal terus bermain sebagai starter. Di Ajax, semua pemain mencari dia sebagai pusat permainan, tapi tidak demikian di Barcelona. Itu perbedaan besarnya,” kata Van Gaal dilansir dari Sport.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS