Tag: Frenkie De Jong

Koeman Sebut Barcelona Salah Didik De Jong

VivagoalLa LigaPenampilan Frenkie De Jong bersama Barcelona dinilai tidak istimewa. Pelatihnya di timnas Belanda, Ronald Koeman, lantas ikut mengomentari penampilan De Jong yang tak sesuai ekspektasi. 

Berposisi sebagai gelandang box to box, De Jong sebenarnya tampil sangat baik kala mengawal lini tengah Ajax Amsterdam baik saat menyerang atau diserang. Whoscored mencatat  De Jong bisa mencatatkan 85,9% umpan sukses per laga dengan akurasi umpan mencapai 91.1%.

Dia juga punya rasio memenangkan duel udara sebanyak 1.5 kali per laga, dan melepaskan 1.8 shot per pertandingan dengan rating 8.32 dari 89 penampilan di semua ajang.

Namun semua berubah ketika De Jong memutuskan hengkang ke Barcelona. Blaugrana yang mengusung filosofi gaya bermain dengan umpan-umpan pendek membuat sinar De Jong pelan-pelan memudar. Dari 26 laga yang sudah dijalani di ajang LaLiga Spanyol, De Jong baru bisa membuat dua gol dan dua assist.

Koeman sendiri tahu persis apa masalah De Jong di Barcelona. Dari kacamatanya, Barcelona dinilai salah dalam memainkan gelandang 22 tahun itu.


Baca Juga:


“Dengan timnas, dia beroperasi lebih dalam, dengan kami memainkan dua gelandang bertahan, sementara Barcelona kerap tampil dengan dua gelandang sentral, dan terkadang empat.

“Posisinya di Barcelona jelas sangat berbeda dengan yang ia mainkan di timnas dan Ajax. Di Barcelona, dia sedang belajar bermain lebih maju ke depan, tidak buruk, tapi itu bukan posisi terbaiknya. Buat saya, dia bakal bermain lebih baik pada posisi yang lebih dalam,” jelas Koeman seperti dilansir dari Marca.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Frenkie De Jong Kesal Lihat Getafe Tampil Impresif, Kenapa?

VivagoalLa Liga –  Jose Bordalas mengantarkan Getafe tampil gemilang musim ini dengan taktik pragmatisnya. Meski banyak dikecam karena tak tampil menghibur, namun Bordalas membuktikan penguasaan bola bukan segalanya.

Bordalas membawa Getafe tampil mengejutkan dalam dua musim terakhir. Setelah musim 2018/19 kemarin bisa finish di urutan kelima klasemen akhir LaLiga Spanyol, Getafe kini bertengger di peringkat keempat liga.

Baca Juga: Prediksi Barcelona Vs Sociedad: Pertaruhan Harga Diri Blaugrana

Los Azulones juga mampu menembus babak 16 besar Liga Europa setelah diluar dugaan berhasil menyingkirkan semifinalis Liga Champions musim lalu, Ajax Amsterdam di babak 32 besar. Klub asal kota Madrid ini berhasil unggul agregat 3-2 dari raksasa Eredivisie Belanda.

Meski demikian, keberhasilan Getafe ini dipandang sebelah mata oleh gelandang Barcelona, Frenkie De Jong. Dia menganggap mantan timnya disingkirkan dengan memainkan sepakbola negatif. Dia pun secara terbuka mengkritik taktik yang diterapkan Getafe saat melawan Ajax.

“Getafe tidak bermain sepakbola untuk menghibur para suporter. Saya merasa sangat kesal menonton pertandingan merek,” kata De Jong seperti dilansir dari Marca.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Minim Kontribusi, Koeman Bela De Jong

VivagoalLa Liga –Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong gagal tampil impresif di musim perdananya. Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman mewajarkan bila De Jong kesulitan menampilkan permainan terbaiknya

Pada musim debutnya, De Jong tercatat baru sekali absen bermain untuk Barcelona. Total ia sudah membukukan 36 penampilan di semua ajang termasuk Liga Champions.

Tapi, meski jadi pilihan utama, gelandang asal Belanda itu minim kontribusi. Sejauh ini baru ada dua gol dan empat assist yang ia buat.

Dikutip dari whoscored, dia hanya membukukan 0.2 shots per game, 0.9 key passes, 1.6 drible per game dengan akurasi passing sebesar 92.1 persen selama memperkuat Barcelona. 

Melihat fakta ini, Koeman, memaklumi jika performa De Jong belum sesuai dengan ekspektasi. Dia menilai posisi baru sang pemain membuatnya harus beradaptasi lebih lama dengan skema permainan yang diterapkan Barcelona. 

Baca Juga: Insiden Kartu Merah Kini Bikin Neymar Lebih Santai

“De Jong mendapatkan banyak kesempatan bermain di Barcelona dan itu sudah sesuatu yang positif untuk saya. Namun, saya rasa ia bermain di posisi berbeda dari posisinya yang biasanya ia mainkan bersama saya di timnas Belanda.

“Itu semua mutlak keputusan pelatihnya di Barcelona. Tapi dia masih sangat muda, dan dengan banyaknya menit bermain, dia akan belajar banyak hal,” ucap Koeman seperti dilansir dari Goal International.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

De Jong Bisa Jadi Jawaban Atas Rapuhnya Lini Pertahanan Barcelona

VivagoalLa Liga – Performa Frenkie de Jong bersama Barcelona mengalami beberapa perubahan dibanding saat dirinya berseragam Ajax Amsteram. Baik di era kepelatihan Ernesto Valverde maupun Quique Setien sang pemain bermain lebih offensif dibanding sebelumnya. 

Di posisi barunya ini,  Squawka mencatat, De Jong pernah membuat rekor dengan 105 kali melepaskan umpan dengan akurasinya mencapai 96%. Sebagai gelandang box to box, De Jong juga rata-rata melakukan 128 sentuhan bola, 13 kali merebut bola, lima kali tekel, tiga ntersepsi dan menciptakan dua peluang.

Tapi, didorongnya De Jong untuk bermain lebih menyerang, membuat lini belakang Barca kedodoran. Musim ini mereka  sudah kebobolan sebanyak 31 gol di ajang La Liga Spanyol, terbanyak diantara lima tim yang ada di posisi lima besar.

Baca Juga:  Terungkap! Alasan Lucas Hernandez Pilih Bayern Munchen

Mantan pelatih Barcelona, Louis Van Gaal lantas memberi saran untuk Blaugrana. Menurutnya, De Jong bisa jadi jalan keluar atas rapuhnya lini belakang mereka. 

“Frenkie De Jong sebenarnya memiliki kecepatan sebagai gelandang tengah. Tapi ia juga memiliki wawasan untuk bermain bertahan pada saat yang tepat.

“Semakin sering ia dimainkan, maka akan semakin dekat untuk posisi itu. Ia hanya harus terus bekerja keras dan melakukan yang terbaik dan belajar dari rekan-rekan setim,” ucap Van Gaal seperti dilansir dari Goal International.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Datangkan De Jong, Barcelona DIanggap Lakukan Kekeliruan, Kenapa?

Vivagoal La Liga – Pelatih legendaris Belanda, Louis Van Gaal menilai Barcelona melakukan kekeliruan dengan mendatangkan Frenkie De Jong. Menurut mantan juru taktik Man United, Blaugrana seharusnya mendaratkan Matthijs De Ligt.

Van Gaal beranggapan jika De Ligt menjadi sosok yang sempurna untuk bergabung dengan Barcelona. Kenyataan berkata lain. Blaugrana justru mendatangkan Frenkie De Jong di bursa transfer musim panas kemarin.

“Jika hanya ada satu klub yang bisa membeli Matthijs de Ligt [yang meninggalkan Ajax ke Juventus], itu adalah Barcelona,” ungkapnya dinukil Ziggo Sports. Barcelona pun meresmikan transfer De Jong. Namun Van Gaal menilai pemain yang hadir dengan nilai 75 Juta Euro gagal berkembang.

Baca Juga: Tampil Inkonsisten, Rekor Tandang Barcelona Musim Ini Jeblok

Ia menambahkan jika De Jong seharusnya berada di Juventus karena ia bisa menjadi pemain tengah yang penting. Hal tersebut tak bisa didapatkannya lantaran kebijakan taktikal pelatih serta keberadaan pemain lain di dalam tubuh Los Cules.

“Dia tidak bermain di posisinya. Di Ajax, semua melihatnya, dia adalah pusat permainan, tapi di Barcelona tidak begitu. Itu perbedaannya. Dengan adanya Busquets, Frenkie de Jong seharusnya pergi ke Juventus. Barcelona kurang memiliki pemain seperti De Ligt ketimbang De Jong,” pungkas Van Gaal.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Meredup Bersama Setien, Ada Apa dengan Frenkie de Jong?

VivagoalLa LigaGelandang Barcelona, Frenkie De Jong gagal bersinar di era pelatih Quique Setien. Menurut pelatih asal Belanda, Louis Van Gaal, ada sejumlah faktor menyebabkan eks gelandang Ajax Amsterdam itu melempem.

Berposisi sebagai gelandang box to box, De Jong sebenarnya cukup baik dalam mengawal lini tengah Blaugrana baik saat menyerang atau bertahan saat Ernesto Valverde masih menjabat.

Whoscored mencatat, dari aspek offensive, selama Barca dibesut Valverde, De Jong bisa membukukan 85,9% umpan sukses per laga dengan akurasi umpan mencapai 91.1%. Selain itu, De Jong juga memiliki rasio memenangkan duel udara sebanyak 1.5 kali per laga, dan melepaskan 0.8 shot per pertandingan dengan rating 8.32 dari 24 penampilan.

Baca Juga: Terkait Liga Europa, Conte; Kami Akan Mencoba Menenangkannya!

Namun, kedatangan Quique Setien yang mengusung filosofi gaya bermain atraktif dengan tiki taka sebagai pondasinya membuat sinar De Jong pelan-pelan memudar. Di laga melawan Real Madrid akhir pekan kemarin, situs Whoscored sampai memberi De Jong rating hanya 6.40

“De Jong sedang berusaha melakukan pekerjaan yang sangat baik kalau kita mengingat dia baru berusia 22 tahun dan pergi ke negara asing dengan budaya yang berbeda.

“Barcelona menebus De Jong dengan harga amat besar, namun Valverde terus memainkan dia, dan dia berhasil. Tapi sekarang pelatihnya baru, De Jong tidak ada jaminan bakal terus bermain sebagai starter. Di Ajax, semua pemain mencari dia sebagai pusat permainan, tapi tidak demikian di Barcelona. Itu perbedaan besarnya,” kata Van Gaal dilansir dari Sport.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Bos Ajax Kritik Peran De Jong di Barcelona. Kok Bisa?

0

Vivagoal – La Liga –  Pelatih Ajax Erik ten Hag mempertanyakan Barcelona yang dinilainya memberikan peran yang kurang tepat untuk Frenkie de Jong. Ten Hag merasa De Jong bukan seorang yang cocok bermain sebagai pencetak gol dan lebih efektif saat dominan berada di lini tengah.

De Jong kembali bisa mencetak gol untuk Blaugrana saat mereka sukses mengalahkan Real Betis dengan skor 3-2 Senin (2/10) dini hari lalu. Namun rupanya, hal itu cukup menyita perhatian Ten Hag yang memang pernah berkolaborasi bersama De Jong di Ajax.

Ia yakin bahwa sebenarnya De Jong merupakan pemain yang lebih baik saat memberikan bola ketimbang menjadi pencetak gol. Ten Hag juga mengatakan bahwa dirinya pernah menegur De Jong saat Ia bermain lebih maju dalam suatu pertandingan.

Baca Juga: Susun Tim Terbaikmu dan Dapatkan Hadiahnya!

“Dia bukan pencetak gol. Dia seorang penyuplai bola, seroang yang membagikan bola pada rekannya, memberi umpan, atau mencetak gol dari posisi naturalnya,”ujar Ten Hag dilansir Fox Sport Asia.

“Begitu saya mengeluarkan dia dari posisi itu, saya pernah bertanya padanya: apakah kamu (pemain) nomor 10? Lalu kapan kamu mencetak gol?”

Selain itu, Ten Hag juga berbicara mengenai kehilangan dua pemain kunci sekaligus, yakni De Jong ke Barcelona dan Matthijs de Ligt ke Juventus dalam satu bursa transfer. Secara jujur, Ia ingin lebih lama bersama kedua pemain muda berbakat Belanda itu.

“Sebenarnya saya ingin mereka tinggal untuk satu atau dua tahun lagi. (Itu) akan bagus untuk Ajax dan Sepakbola Belanda,”ungkapnya.

Baca Juga: Masyarakat Spanyol Sudah Bosan Dengan Dominasi Dua Klub Ini

Kedatangan Quique Setien ke Barcelona memang membuat De Jong mendapatkan peran yang sedikit berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya lebih fokus di lini tengah, kini De Jong mendapatkan peran lebih sebagai gelandang serang El Barca.

Sejak peran barunya itu, produktifitas gol dan assist De Jong memang sedikit meningkat. Dari lima pertandingan yang telah dijalaninya bersama Setien, De Jong dapat berkontribusi memberikan satu gol serta tambahan dua assist.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tampil Di Bawah Form, Setien Bela De Jong

VivagoalLa Liga – Frenkie De Jong menuai banyak sorotan saat Barcelona dikalahkan Valencia 0-2. Menurut  Quique Setien, pelatih anyar Blaugrana sang pemain dinilainya masih beradaptasi dengan gaya main Barca yang baru.

Sejak kedatangannya ke Camp Nou, De Jong memang tampil apik saat masih diasuh oleh Ernesto Valverde. Statistik Whoscored mencatat, De Jong mampu membukukan 85,9% umpan sukses per laga dengan akurasi umpan mencapai 91.1%.

Selain itu, De Jong juga memiliki rasio memenangkan duel udara sebanyak 1.5 kali per laga, dan melepaskan 0.8 shot per pertandingan dengan rating 8.32 dari 24 penampilan saat masih ditangani Valverde. 

Namun semuanya berubah kala Setien mengambil alih kursi kepelatihan. Mengusung pola main dari kaki ke kaki dengan bola-bola pendek, sinar De Jong seolah memudar.

Di laga kontra Valencia statistik mencatat selama 84 menit bermain, De Jong hanya bisa membukukan 97 sentuhan bola, dengan akurasi umpan sebesar 93.3, plus satu kali melepaskan tembakan yang on target. Ia pun diberi rating hanya 6.06 di laga tersebut.

Baca Juga: Satu Gol Nacho Sukses Bawa Madrid ke Puncak Klasemen

Tampil di bawah ekspektasi, Setien memaklumi penampilan De Jong yang berada di bawah form. Menurutnya pemain asal Belanda itu masih perlu beradaptasi dengan gaya main yang diusungnya.

“Secara terbuka saya akui untuk bilang masih banyak pemain dalam tim yang kurang memahami skema baru ini. Khusus untuk Frenkie, dia lama bermain dengan cara tertentu dan sekarang ini saya memintanya untuk melakukan suatu hal yang berbeda” ucap Setien seperti dilansir dari AS.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

De Jong Sebut Trofi Liga Champions Lebih Penting Ketimbang LaLiga

0

VivagoalLa Liga – Selama 3,5 tahun berkarier sebagai pesepakbola profesional, Frenkie De Jong belum sekalipun bisa menjuarai Liga Champions. Kini, De Jong bertekad menghapus catatan buruknya itu dengan klub barunya, Barcelona.

De Jong memulai karier sepakbolanya dengan bermain di Eredivisie Belanda bersama Ajax Amsterdam pada tahun 2016 silam. Selama kurun waktu tersebut, De Jong baru bisa mengoleksi dua trofi sebelum memutuskan hengkang ke Barcelona awal musim panas 2019 kemarin.

Baca juga: Raksasa La Liga Tersingkir dari Tim Divisi Tiga

Sayangnya, dari dua gelar juara itu, De Jong belum sekalipun merasakan gelar juara Liga Champions. tiga tahun berkarier di Ajax Amsterdam, De Jong yang baru berusia 22 tahun paling tinggi hanya bisa merasakan bermain di partai semifinal musim 2018/2019 lalu.

De Jong pun menyerukan tekadnya untuk meraih gelar Liga Champions pertamanya di musim debutnya bersama Barcelona. De Jong yang diboyong Barca dengan tebusan sebesar 75 juta euro ini bahkan menyebut titel Liga Champions jadi prioritasnya utamanya.

“Saya pribadi ingin memenangkan semua trofi. Tapi kalau bisa memilih, saya ingin memprioritaskan Liga Champions. Meski saya juga ingin mengangkat trofi LaLiga dan Copa del Rey.” ucap De Jong seperti dilansir dari Omnisport.

“Musim lalu, Barcelona vs Ajax sebenarnya bisa jadi sebuah final yang indah, tapi mudah-mudahan musim ini, saya bisa berada disana.” tuturnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Duel Gelandang Lintas Generasi Barcelona Meruncing, Siapa Lebih Baik?

0

VivagoalLa Liga – Persaingan di lini tengah Barcelona memang tak pernah mengendur. Sejak kedatangan Frankie de Jong, Sergio Busquets harus berjuang untuk tempat utama di skuat Blaugrana.

Berposisi sebagai gelandang box to box, De Jong diklaim cukup lihai dalam mengawal lini tengah tim Catalan. Sejak kedatangannya, pelatih Barca terdahulu, Ernesto Valverde bahkan tak ragu mempercayainya sebagai pemain utama. 

Selama enam bulan berkostum Blaugrana, De Jong mampu membukukan 85,9% umpan sukses per laga dengan akurasi umpan mencapai 91.1%. Selain itu, De Jong juga memiliki rasio memenangkan duel udara sebanyak 1.5 kali per laga, dan melepaskan 0.8 shot per pertandingan dengan rating 8.32 dari 24 penampilan.

“Dia (De Jong) adalah pemain muda yang penuh dengan energi. Dia bisa maju dan begitu cepat mundur untuk membantu pertahanan.

“Dia punya kemampuan organisasi yang hebat, dia mendistribusikan bola dengan baik, dan selalu bisa meredam tekanan hebat yang diberikan lawan dengan cara yang luar biasa,” kata Valverde seperti dikutip dari Sport-English beberapa waktu lalu.

Pembuktian Busquests

Mendapat kepercayaan di era Valverde, semuanya berubah saat Quique Setien membesut Blaugrana. Sejauh ini, Setien terlihat lebih percaya pada Sergio Busquets sebagai poros permainan Barca.

Dilansir Marca bagi pola permainan Setien, Busquests dinilai lebih cocok menjadi pemain utama di lini tengah. Pasalnya, saat Pep Guardiola memimpin dengan tiki-taka yang mirip dengan Setien Busquets mampu menjalankan tugasnya dengan baik. 

Dengan skema permainan menyerang yang diusung Setien, Busquets tampil prima dalam menjaga keseimbangan tim. Pesepakbola 31 tahun itu membuat 179 umpan dengan akurasi umpan sukses mencapai 92.4% di laga kontra Granada.

Baca Juga: Griezmann Jadi Pahlawan Barcelona

Whoscored mencatat di laga debut Setien, Busquets sebagai pemain paling penting. Dia didaulat jadi man of the match di laga tersebut dengan rating 8.08.  

Menarik untuk menantikan persaingan antara dua gelandang lintas generasi ini. Pasalnya De Jong dan Busquets punya kelebihan masing-masing sebagai pendulum di lini tengah.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS