Tag: Jerman

Diberi Kesempatan Gantikan Neuer, Ter Stegen Berikan Performa Buruk

Vivagoal Berita BolaMarc-Andre Ter Stegen mendapat kepercayaan untuk tampil sebagai kiper utama timnas Jerman saat melakoni laga persahabatan melawan Argentina. Tapi, kiper Barcelona itu tampil kurang oke dengan dua kali memungut bola dari gawangnya.

Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew memberi Ter Stegen tampil sedari menit pertama saat Jerman menjamu Argentina di Signal Iduna Park, Kamis (10/10/2019) dinihari WIB. Hal tersebut membuat Manuel Neuer harus berada di bangku cadangan.

Keputusan Loew ini diambil setelah sebelumnya, Ter Stegen menuntut jadi kiper utama Jerman karena merasa sudah tampil oke di bawah mistar gawang Barcelona.

Sayang, di kesempatan perdananya sebagai kiper nomor satu Jerman, Ter Stegen malah tampil kurang optimal. Sepanjang 90 menit bermain, Ter Stegen hanya mencatatkan satu penyelamatan.

Baca Juga: Lawan Argentina, Ter Stegen Berambisi Gusur Posisi Neuer

Kiper berusia 27 tahun tersebut bahkan harus rela dua kali memungut bola dari gawangnya setelah pemain Argentina, Lucas Alario dan Lucas Ocampos membobol gawangnya masing-masing pada menit 66 dan 85. Hasil itu sekaligus membuat Jerman yang sudah unggul 2-0 harus puas menutup laga dengan hasil imbang 2-2.

Ter Stegen sendiri tidak tampil buruk di kesempatan perdananya sebagai kiper utama Die Mannschaft. Ia menuding faktor kelelahan yang dialami timnya jadi biang gawangnya kemasukan gol.

“Pelatih memberi saya kesempatan, laga ini sangat penting buat saya. kami sempat bermain bagus di babak pertama, tapi di babak kedua, kami kehabisan tenaga.” jelas Ter Stegen dilansir dari DFB.

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Kiper Ini Frustasi Hanya Jadi Cadangan di Timnas Jerman

Vivagoal Liga InggrisMarc-Andre Ter Stegen selaku kiper tim nasional Jerman mengungkapkan bahwa ia sangat frustasi menjadi penjaga gawang cadangan Neuer di skuad Jerman.

Telah diketahui bahwa kiper Barcelona tersebut adalah pilihan utama dari Joachim Loew untuk menjadi kiper nomor satu di Timnas Jerman saat musim 2018-2019. Saat itu, Neuer sedang absen karena mengalami cedera.

Telah kabarkan bahwa kiper utama Barcelona tersebut saat ini hanya menjadi pelapis untuk Neuer pada dua pertandingan kualifikasi Piala Euro 2020 di grup C pada musim ini.

Baca Juga: Legenda Bayern Murka Dengan Tingkah Manuel Neuer

Sedangkan untuk Ter Stegen baru menorehkan 22 caps untuk Jerman. Untuk itu, Ter Stegen mengaku sangat frustasi menjadi pilihan kedua dari squad pertama pelatih Jerman.

“Memang tak mudah untuk menemukan dan menjelaskan profil terbaik saya di tiap pertandingan untuk membuat percaya pelatih. Ini merupakan keputusan yang sangat sulit,” ujar Ter Stegen.

“Saya akan tetap berusaha dan berlatih untuk menjadi pilihan utama di Timnas Jerman. namun itu memerlukan perjalanan dengan tim nasional ini yang cukup panjang. ini merupakan pukulan berat bagi saya dan saya sangat frustasi,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa Timnas Jerman saat ini telah bertengger di klasemen grup C dengan meraih 12 poin dari 5 pertandingan berhasil lolos ke piala Euro 2020.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mantan Kiper Terbaik Dunia Ini Akan Pensiun Jika Timnas dan Klub dan Butuhkannya

Vivagoal Bundesliga Manuer Neuer, Kiper Timnas Jerman dan Bayern Munchen ini mengatakan bahwa dirinya akan mengakhiri karir sepakbolanya bila timnas dan klubnya tak membutuhkannya.

Mantan kiper terbaik dunia itu telah menjadi penjaga gawang pilihan utama dari Timnas Jerman dalam 10 tahun terakhir ini. Sedangkan dia memiliki kepentingan yang sama di klub Bayern Munchen sejak bergabung dengan pihak klub pada tahun 2011.

Akan tetapi, Neuer telah mengalami masalah cidera yang kerap dideritanya pada tiga musim terakhir ini. Dia juga kehilangan pertandingan pada musim 2017-2018 lantaran mengalami patah kaki.

Baca Juga: Jadwal Padat Menghantui Bayern Usai Jeda Internasional

Kiper yang telah berusia 33 tahun tersebut absen pada pertandingan musim lalu lantaran cedera pada betis dan ibu jari tangan kanannya. Sekarang ini, kiper utama Timnas Jerman tersebut mengatakan tentang rencana pensiunnya dalam dunia sepak bola.

“Saat anda tidak lagi dibutuhkan oleh pihak klub maupun Timnas pada pertandingan sepak bola maka anda akan merasakannya. itu memang sangat sulit untuk membangun dan memotivasi diri kita sendiri setiap hari,” ucap Neuer dilansir dari Welt am Sonntag.

Saat pengalaman Anda sangat diperlukan dan permainan Anda dibutuhkan untuk membuat anda bersemangat maka anda akan terus bermain sepak bola. 

Dalam posisi saya ya memang saya merasa bahwa diri saya sangat dibutuhkan baik di Timnas maupun di klub. Semua orang senang saya ada di sini. Jelas saya akan menunjukkan performa penampilan saya pada musim ini,” jelas Neuer.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Belajar Bahasa Jerman, Kode Mourinho Latih Klub Bundesliga?

Vivagoal BundesligaMasa depan Jose Mourinho sebagai pelatih masih tanda tanya hingga saat ini. Setelah muncul gosip akan melatih di klub semenjana Inggris, Mourinho baru-baru ini mengaku sedang belajar bahasa Jerman, apakah hal tersebut merupakan sinyal dari Special One untuk merapat ke Bundesliga?

Sejak didepak Manchester United pada Desember akhir tahun 2018 lalu, Mourinho lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai komentator di beberapa stasiun televisi olahraga. Meski begitu, ia sempat dikaitkan dengan sejumlah klub seperti Benfica, Newcastle United, Inter Milan, Paris Saint-Germain, hingga klub asal China, Guanzhou Evergrande, tapi dari sekian nama yang meminatinya, tak satupun tim resmi menggaetnya sebagai nahkoda anyar.

Mourinho sendiri sebenarnya sudah sangat ingin kembali ke manajemen. Namun sekali lagi ia menegaskan bahwa hanya ingin tim dan proyek yang punya ambisi besar. Ia pun juga membutuhkan tim dengan dana transfer yang lumayan besar guna membangun tim sesuai dengan keinginannya.

Baru-baru ini, Mourinho yang sedang berada di Inggris untuk menonton balapan Formulai 1 di Silverstone mengaku sedang belajar bahasa Jerman. Pelatih asal Portugal itu mengaku, meski sudah menguasai lima bahasa, Inggris, Italia, Spanyol, Portugis dan Prancis, namun ia juga ingin memperbaharui pengetahuannya soal bahasa Jerman terkait pekerjaannya sebagai pelatih.

Baca Juga: Jose Mourinho Bebankan “Target Besar” untuk Conte

“Sekarang saya sedang belajar bahasa Jerman, dulu saya tidak tahu bahasa ini. Saya sudah bisa berbicara dalam lima bahasa, dan saya tidak mau mengesampingkan apapun, termasuk belajar bahasa Jerman.” ujar Mourinho dilansir dari Gazzetta dello Sport.

“Saya sungguh merindukan sepakbola. Adrenalinnya, lapangannya, pekerjaan utama saya. Sepakbola adalah sepakbola.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Sukses Jadi Caretaker Jerman, Sorg Panen Pujian

0

Vivagoal Berita BolaAsisten pelatih timnas Jerman, Marcus Sorg didapuk memimpin tim menggantikan peran Joachim Loew yang sedang menjalani perawatan karena mengalami kecelakaan. Ia pun meraih hasil positif bersama Der Panzer  dalam laga kualifikasi Euro 2020 melawan Belarusia, Minggu (9/6/2019) dini hari.

“Agak aneh memang setelah sekian lama menjabat asisten pelatih. Tapi sangat penting buat saya untuk membawa Jerman keluar dari kesulitan dan meraih kemenangan. Ini adalah performa yang mengesankan,” ujar Sorg dilansir dari situs resmi FIFA.

Di laga debutnya sebagai caretaker, Marcus Sorg sukses membawa Jerman meraih kemenangan 2-0 melalui Leroy Sane dan Marco Reus. Berkat keduanya Jerman terus memimpin Grup C kualifikasi Euro 2020.

“Kami bersyukur bisa berhasil mengemban misi ini. Terlebih ketika kami harus berhadapan dengan tim yang cenderung bermain bertahan,” tambah Sorg.

Di sisi lain, gelandang serang Jerman, Ilkay Gundogan mengaku senang dipimpin Sorg. Pemain Manchester City tersebut menganggap Sorg cocok menjadi pelatih Jerman di masa mendatang.

“Pidatonya sangat bagus, dia sangat andal. Dia melakukannya sedikit berbeda dengan Loew, tetapi juga sangat baik. Dia mengatur tim dengan sempurna,” puji Gundogan.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Diminati Timnas Jerman, Leon Bailey Mantap Pilih Jamaika

VivagoalBundesliga – Teka teki soal negara mana yang akan dipilih wonderkid Bayer Leverkusen, Leon Bailey terjawab sudah.

Sempat diyakini akan memilih Jerman karena punya kans lebih besar bermain di Piala Dunia, tapi Bailey justru menjatuhkan pilihannya kepada negara leluhurnya, Jamaika.

Keputusan Leon Bailey ini terbilang mengejutkan. Pasalnya, di tahun 2017 silam ia sempat menolak pinangan timnas Jamaika yang memanggilnya bermain untuk kualifikasi Piala Dunia 2018.

Penolakannya ini pun sempat membuat pelatih timnas Jerman, Joachim Loew mempertimbangkan namanya untuk dimasukkan dalam skuad Der Panzer.

Akan tetapi, setelah dua tahun berlalu, Bailey yang berusia 21 tahun menegaskan dirinya hanya ingin membela Jamaika. Adapun penolakannya saat itu karena dirinya ingin fokus meniti karir profesionalnya di Leverkusen.

“Ini adalah keputusan yang sulit untuk semua yang terlibat, untuk memilih diantara negara tempat anda lahir dan negara yang telah memberi anda segalanya, yaitu Jerman.” ujar Bailey seperti dikutip dari Kicker.

“Saya sudah mempertimbangkan dan hal yang benar adalah bermain untuk Jamaika karena disini adalah tempat keluarga besar saya meraih segalanya. Saya ingin orang memahami bahwa tak sekalipun saya menolak Jerman, saya memiliki keluarga di Jamaika, tempat dimana saya akan tinggal ketika saya tidak lagi bermain sepakbola.” tegasnya.

“Sejujurnya saya bisa bermain untuk Jamaika lebih awal, tapi waktu itu saya punya alasan kuat kenapa saya tidak mengambil peluang itu. Saya saat itu baru merintis karier di Leverkusen, dan saya ingin fokus kesana.” ungkap Bailey kepada Kicker.

“Tapi sekarang saya berjanji untuk memakai seragam hitam hijau emas ini dengan rasa hormat, bangga dan bermartabat sekaligus bertujuan untuk menjadi panutan positif demi memberi contoh kepada anak-anak muda dengan mimpi besarnya.” tutupnya.

Dengan keputusannya ini, Leon Bailey diprediksi akan langsung masuk dalam skuat tim besutan Theodore Whitmore di ajang Piala Emas, turnamen setara Copa America di kawasan Amerika Tengah, Juni mendatang.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Gelandang Jerman Ini Beri Isyarat Hijrah ke Inter Milan

Vivagoal Serie A – Nico Schulz, Gelandang Hoffenheim tengah gembira setelah menjadi pencetak gol kemenangan saat Timnas Jerman menang 3-2 atas Belanda. Menunjukan peningkatan performa, sang pemain pun bermimpi untuk hijrah ke salah satu klub Serie A,  Inter Milan.

“Saya selalu ingin menjadi pemain sepak bola profesional dan saya telah mewujudkannya. Sekarang saya bermimpi ingin bermain untuk salah satu klub top Eropa. Inter selalu jadi tim impian saya,” ucap Nico kepada harian asal Jerman, Sport Bild.

Schulz yang  kini menginjak usia 25 tahun tak menampik keinginannya untuk merumput bersama Inter. Tapi, andai  Nerazzurri ternyata tidak menginginkan dirinya, Nico Schulz mengaku akan terus bertahan di Hoffenheim.

” Saya tidak tahu apakah Inter menginginkan saya atau tidak. Tapi saya tetap tenang, karena Hoffenheim juga klub besar. Bahkan jika klub tak menginginkan saya dijual, saya akan tetap jadi orang bahagia,” tegas Nico.

Inter memang dikenal punya hubungan spesial dengan pemain-pemain asal Jerman. Lothar Matthaus, Andreas Brehme dan Jurgen Klinsmann atau dikenal dengan trio legendaris Der Panzer dikenal pernah menjadi idola publik Giuseppe Meazza.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Inilah Era Baru Timnas Jerman Untuk Euro 2020

0

Vivagoal Berita Bola – Hancur lebur sepanjang tahun 2018 lalu, kini Timnas Jerman menyongsong era baru. Der Panzer kini diperkuat muka baru sebagai pemain kunci tim.

Sebagai juara bertahan Piala Dunia 2014 silam, Jerman tampil buruk di Piala Dunia 2018 di Rusia. Pasukan Joachim Loew bahkan harus tersingkir sedari fase penyisihan grup karena hanya bisa meraih satu kemenangan, dengan dua kali menderita kekalahan.

Padahal, saat itu Jerman membawa materi pemain yang relatif tidak banyak berubah sejak jadi juara dunia di Brasil tahun 2014. Oleh karenanya, menghadapi Laga Kualifikasi Piala Eropa 2020, Loew melakukan perubahan besar-besaran dalam skuat, dengan hanya membawa tiga pemain yang jadi bagian dari skuat tahun 2014.

Nama-nama seperti Mats Hummels, Jerome Boateng, Mesut Ozil, Mario Gotze dan Thomas Mueller tidak disertakan dalam skuat euro 2020. Loew hanya menyisakan Manuel Neuer, Toni Kroos dan Mathias Ginter dalam skuat untuk Piala Eropa 2020.

Selain itu, Loew juga hanya memanggil 12 pemain lulusan Piala Dunia 2018, namun sebagian besar dari pemain itu memiliki caps yang masih minim di level internasional. Itu artinya, dari ke-23 nama pemain yang dipanggil untuk menghadapi Belanda di laga kualifikasi 24 Maret nanti, sebagian besar skuat Die Mannschaff adalah muka-muka baru.

“Era baru Jerman sedang dimulai di laga kualifikasi Euro 2020. Perubahan ini penting untuk dilakukan terkait performa buruk tahun 2018 lalu. Setelah UEFA Nations League selesai, kami kemudian berpikir mau seperti apa gaya main tim ini di babak kualifikasi Euro 2020,” ujar Loew dikutip dar Sky Sports.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Jerman Terpilih Sebagai Tuan Rumah Euro 2024

Berita Bola – Jerman berhak menjadi tuan rumah Euro 2024 setelah pada jajak pendapat pengambilan suara berhasil unggul telak dari kandidat lainnya yakni Turki.

Piala Eropa menjadi turnamen antar negara paling bergengsi di dunia setelah Piala Dunia. Dengan regulasi yang tak jauh berbeda tentu persiapan yang dilakukan harus begitu tertata sejak dini.

Hal tersebut terlihat dari langkah UEFA yang melangsungkan jajak pendapat Komite Eksekutif UEFA yang berlangsung di Nyon, Kamis (27/9) untuk mengambil keputusan bersama perihal tuan rumah Piala Eropa 2024 mendatang. Pada kesempatan tersebut ada dua calon kuat yakni Jerman dan Turki.

Setelah pengambilan suara, akhirnya Jerman berhak maju sebagai tuan rumah Euro 2024 setelah meraih 12 suara, sementara Turki hanya mendapat dukungan empat suara. Sedangkan satu suara terhitung tidak sah.

Aleksander Ceferin selaku presiden UEFA mengatakan ucapan terima kasih untuk kedua negara yang memiliki rencana sangat matang untuk acara tersebut. Ia pun percaya jika Jerman akan menjadi tuan rumah yang ramah.

“Saya ucapkan selamat kepada keduanya, Jerman dan Turki untuk penawaran luar biasa mereka. Saya benar-benar antusias untuk merayakan yang terbaik dari Euro 2024, dan saya tahu Jerman akan menjadi tuan rumah fantastis dan kita akan melihat turnamen yang fantastis di dalam dan di luar lapangan,” kata Ceferin di situs resmi UEFA.

“Prosedur bersifat transparan. Jajak pendapat dilakukan secara demokrasi. Setiap keputusan demokrasi adalah keputusan yang tepat. Saya hanya ingin berkata tidak sabar menanti Piala Eropa yang fantastis pada 2024.”

Ini merupakan kali pertama Jerman menggelar Euro. Sebelumnya memang mereka pernah menggelar acara serupa namun ketika masih bernama Jerman Barat pada 1988.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Exco UEFA untuk kepercayaan dan keyakinannya. Saya sepenuhnya sadar akan tanggung jawab dan seberapa besar turnamen ini berarti untuk UEFA. Besok kami akan mulai melakukan semua yang kami bisa untuk memenuhi harapan tinggi yang Anda miliki dari kami,” tutur Presiden Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB), Reinhard Grindel.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Hasil UEFA Nations League: Prancis vs Jerman 0-0

0

Vivagoal – Berita Bola – Laga yang mempertemukan Jerman kontra Prancis di UEFA Nations League berkesudahan tanpa pemenang. Kedua tim bermain sama kuat tanpa gol.

Berlaga di Liga A penyisihan Grup 1, Prancis dan Jerman saling berjibaku di Stadion Allianz Arena, Jumat (7/9/2018) dini hari WIB.

Tim asuhan Joachim Loew mampu mendominasi laga dengan persentase penguasaan bola mencapai 60 persen dengan 13 tembakan, yang 6 diantaranya on target.

Dominasi Die Mannschaft sempat menghasilkan peluang pada menit ke-34. Umpan silang dari Toni Kroos kepada Anthony Ruediger. Dan Mats Hummels yang mendapat bola rebound melakukan sepakan jarak dekat tapi masih melebar.

Di sisi lain, sang juara dunia, yang terlihat kesusahan mengkreasikan peluang, langsung merespons dua menit kemudian. Umpan silang N’Golo Kante disundul Olivier Giroud ke sudut bawah gawang tapi masih bisa ditepis Manuel Neuer. Di laga ini, Prancis hanya bisa membuat delapan tembakan dengan empat ke arah gawang.

Adapun, kiper Prancis, Alphonse Areola tampil cukup apik mengawal gawang Les Bleus. Areola mampu menepis sejumlah serangan berbahaya yang memastikan timnya tidak kebobolan oleh Jerman. Kuatnya pertahanan Prancis yang digalang oleh Raphael Varane dan Samuel Umtiti membuat skor 0-0 bertahan hingga akhir pertandingan.

Dengan hasil ini, Prancis berada di peringkat pertama grup dengan poin satu disusul Jerman. Laga kedua Prancis akan menghadapi Belanda yang akan digelar pada Senin (10/9) dini hari WIB.

Selalu update berita sepakbola terkini, highlights bola dan 5 fakta bola hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS