Tag: Liga 2

Pelatih PSMS Medan Keluhkan Kurangnya Pemain Yang Datang Latihan

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih PSMS Medan, Philep Hansen mengakui bahwa program pemusatan latihan yang dilakukan sedari awal pekan ini belum optimal karena para pemain belum terkumpul semua.

Sebagaimana yang diketahui, Philep bersama asisten pelatih Isman Jasulmei, telah memutuskan untuk kembali menggelar pemusatan latihan per Senin (6/7/20) kemarin.

“Untuk jadwal masih tetap untuk saat ini, masih Senin, Rabu, dan Jumat, tetapi program belum dapat kami terapkan full karena belum semua pemain berkumpul,” kata Philep Hansen, Selasa (7/7/20).

Mantan pelatih PSPS Riau ini menyebut tak bisa menerapkan latihan secara optimal karena tercatat baru ada 15 pemain yang bergabung dengan skuad pada awal pekan ini.

Oleh karenanya, Philep berharap sampai akhir Juli ini semua pemain sudah bisa berkumpul kembali, sehingga di awal bulan Agustus, pihaknya sudah bisa menerapkan program latihan secara normal.

“Kalau saya pribadi maunya minimal akhir Juli semuanya sudah bisa kumpul semua. Sebab, manajemen hingga saat ini masih terus berupaya secara bertahap agar para pemain bisa segera kembali datang ke Medan.” ucapnya.

“Kami maunya di Agustus sudah bisa menerapkan program latihan yang full. Tapi saya paham bagaimana pun juga dengan kondisi seperti ini tentu saja cukup sulit untuk dapat kumpul semua dengan cepat,” pungkas Philep Hansen.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Persiba Masih Menunggu Kejelasan Kompetisi Sebelum Gelar TC

Vivagoal – Liga Indonesia – PSSI telah memutuskan seluruh kompetisi sepakbola di Indonesia akan mulai digulirkan Oktober nanti. Adapun kompetisi yang dimaksudkan adalah Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 dengan status amatir.

Kendati begitu, hingga saat ini semua klub belum juga mendapat kejelasan soal format kompetisi yang bakal dijalankan, selain pemberlakuan prosedur kesehatan yang ketat untuk meminimalisir penyebaran virus Corona.

PT. Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1 dan Liga 2 sejauh ini belum menuntaskan segala hal terkait jalannya kompetisi, seperti jadwal pertandingan yang sangat mempengaruhi kesiapan tim menyambut kompetisi digulirkan kembali.

Presiden klub Liga 2, Persiba Balikpapan, Gede Widiade berharap segala yang berkaitan dengan kompetisi segera diinformasikan.

“Staf kepelatihan dan ofisial telah kami hubungi untuk membahas persiapan jika kompetisi benar-benar digulirkan kembali. Tapi kami sampai saat ini masih menunggu surat resmi dari PT LIB terkait format dan mekanisme kompetisi nanti,” ucap Gede.


Baca Juga:


Sebagai informasi, jika mengacu pada informasi awal yang dipaparkan oleh PSSI, Liga 2 akan digelar dari awal dengan format yang berbeda. Liga 2 akan digelar dengan sistem pembagian grup dan dibagi kedalam empat grup, yang mana setiap grup dipenuhi oleh enam tim.

Selain itu, jatah tim promosi Liga 2 ke Liga 1 juga dipangkas menjadi hanya dua, dari awalnya tiga. Sistem degradasi dihapuskan sebagaimana PSSI menerapkan aturan itu pada Liga 1.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Inilah Alasan Semen Padang Keberatan Bila Semua Laga Liga 2 Dipusatkan di Jawa

Vivagoal – Liga Indonesia – Semen Padang keberatan jika ada wacana PSSI menggelar Liga 2 dipusatkan di Pulau Jawa. Besarnya biaya yang klub mesti tutupi jadi alasan utamanya.

Sebelumnya, ada opsi dari PSSI untuk memusatkan seluruh pertandingan Liga 1 2020 di Pulau Jawa.Tujuannya untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona. Sementara itu, untuk Liga 2 sejauh ini belum keputusan resminya.

Kendati demikian, andai itu nanti Liga 2 disamakan dengan Liga 1, bagi Semen Padang sebagai salah satu tim peserta Liga 2, sentralisasi pertandingan di pulau Jawa akan sangat tidak menguntungkan buat mereka yang berasal dari Sumatera Barat.

“Yang pasti, jika tuan rumahnya di Pulau Jawa, jelas tidak menguntungkan buat kami, sebagai tim asal Sumatera. Ada banyak faktor yang bakal buat kami merugi,” ucap Effendi Syahputra, direktur operasional Semen Padang.


Baca Juga:


Effendi sendiri belum merinci seberapa besar dampak kerugian yang bakal ditimbulkan jika semua laga Liga 2 digelar di pulau Jawa. Yang pasti, pihaknya bakal sangat pusing mengontrol masalah pengeluaran tim selama berada di Jawa nantinya.

“Masalah soal itu jelas sangat kompleks dan itu mengharuskan kami menghemat pengeluaran. Tapi kami belum ada saran kota-kota mana saja yang cocok untuk digunakan sebagai tuan rumah. Dalam situasi ini, kami masih menunggu regulasi dari PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi,” urai Effendi.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Alasan PSSI Mati-Matian Lanjutkan Liga 1 dan Liga2

Vivagoal – Liga Indonesia –  Beberapa waktu lalu, PSSI secara tegas mengumumkan akan melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 pada September mendatang. Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, lantas buka suara soal keputusan tersebut. 

Menurutnya, keputusuan ini diambil sebagai salah satu langkah mendukung kampanye normal baru yang dicanangkan pemerintah. Dimana protokol kesehatan tetap menjadi hal utama yang diperhatikan pada lanjutan kompetisi nanti.

“Kami rasa perlu kampanye lewat sepak bola bahwa Indonesia sudah mulai beradaptasi dan belajar dengan situasi new normal dengan menjalankan protokol kesehatan. Lewat kompetisi sepak bola adalah kampanye yang baik buat dunia luar melihat kita,” kata Indra Sjafri dikutip laman resmi Liga Indonesia.

Demi Timnas

Selain itu, diakui Indra, dilanjutkannya kompetisi pada September nanti tak lain demi kebaikan Tim Nasional Indonesia sendiri. Mengingat akan ada beberapa agenda penting termasuk Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

 “Kompetisi yang dilakukan sekarang adalah buat kepentingan timnas ke depan. Supaya pemain selalu berkompetisi dan dengan sendirinya pemain tetap terasah kualitasnya.


Baca Juga:


“Buat kepentingan Timnas U-20 adalah saat pemain tidak ikut pemusatan latihan, mereka bisa berkompetisi di Liga 1 dan 2. Karena rata-rata pemain sudah memiliki klub,” tutup Indra.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Harapan Pemain Sriwijaya Terkait Wacana Liga Dilanjutkan

Vivagoal – Liga Indonesia – Palang pintu Sriwijaya FC, Obet Choiri memberikan komentar terkait wacana pelaksanaan kompetisi Liga Indonesia yang akan berlangsung kembali pada bulan September mendatang.

Perlu diketahui, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan masukan agar kompetisi Liga 1 bisa dilanjutkan kembali pada bulan September mendatang. Sedangkan, kompetisi Liga 2 bisa digelar pada bulan Oktober.

Mendengar wacana tersebut, pemain asal Kediri itu pun ikut angkat bicara. Menurutnya, kompetisi Liga Indonesia supaya dilanjutkan kembali namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

“Saya setuju bila kompetisi segera digelar kembali namun pihak operator Liga supaya tetap mematuhi peraturan pemerintah untuk jaga jarak agar penyebaran virus Corona tidak bertambah lagi,” kata Obet kepada Vivagoal.

Mantan pemain Martapura FC tersebut juga berharap bahwa PSSI, PT LIB dan pihak klub supaya bersinergi agar protokol kesehatan bisa berjalan dengan baik.


Baca Juga:


“Saya sangat mengharapkan protokol kesehatan yang telah dicanangkan oleh pemerintah harus tetap diperhatikan baik wasit, pelatih, manajer maupun pemain,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Slot Promosi Dikurangi, PSIM Yogyakarta Merasa Keberatan

Vivagoal – Liga Indonesia – PSSI berencana meniadakan degradasi musim ini sehingga membuat jatah buat tim promosi secara otomatis berkurang. PSIM Yogyakarta pun keberatan dengan kebijakan tersebut.

Keputusan PSSI soal slot degradasi ini diambil oleh PSSI agar kompetisi tetap berjalan, meski imbasnya kepada klub peserta Liga 2 yang jatah promosinya jadi berkurang. Yang seharusnya tiga klub, sisa dua slot promosi yang bakal diperebutkan. Dengan skenario ini, berarti Liga 1 2021 akan diikuti oleh 20 klub.

Adapun rencananya Shopee Liga 1 2020 akan kembali digulirkan pada September mendatang, dan Liga 2 sedianya menyusul sebulan kemudian.

“Promosi sebaiknya jangan dikurangi, harusnya ditambah satu lagi jadi empat slot karena kalau dua kemungkinan promosi malah makin mengecil.” sesal CEO PSIM Yogyakarta, Bambang Susanto.

“Kalau cuman dua, klub rugi dan bisa saja banyak yang pilih mundur dan kualitas Liga 2 pun jadi turun. Tapi kalau diberi empat jatah promosi, kemungkinan besar klub Liga 2 berani berspekulasi karena peluangnya besar.” jelasnya.


Baca Juga:


Selain persoalan slot promosi, PSIM juga mengusulkan kompetisi diulang saja dari awal. Mumpung mayoritas klub Liga 2 baru memainkan satu laga, bahkan ada yang belum main.

“Untuk menjaga fairness, Liga 2 menurut saya sebaiknya di reset saja dari nol. Ini masukan agar dipertimbangkan di rapat exco PSSI.” tegas Bambang.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Persekat Tegal Tak Mau Ambil Resiko Bila Liga 2 Tetap Dilanjutkan

Vivagoal – Liga Indonesia – Salah satu tim Liga 2, Persekat Tegal memberikan usulan kepada PSSI terkait urusan kompetisi akan dilanjutkan atau tidak. Usulan tersebut disampaikan saat PSSI menggelar rapat virtual bersama semua klub Liga 2.

Chief Executive Officer Persekat, Haron Bagas Prakosa langsung memantau sekaligus mewakili dari pihak klub kesayangan Tegal. Pihak manajemen Persekat memberikan usulan jelang akhir rapat virtual usai mendengar masukan semua dari peserta Liga 2.

“Saya telah menangkap semua masukan dari teman-teman Liga 2 yang lain. Kebetulan persekat Tegal mendapatkan kesempatan di akhir acara. Saya secara tak langsung mendapat kehormatan dari pihak PSSI,” katanya kepada media.

“Persekat memberikan masukan pertama terkait kondisi di masing-masing daerah yang cukup berbeda. Satu daerah dengan daerah lainnya memiliki penerapan untuk menghadapi pandemi. Namun, cara mengatasinya pun berbeda.

“Bisa dilihat di Kabupaten maupun Kota Tegal memiliki aturan yang cukup ketat. Atau misalkan, bermain di kota Tegal boleh namun bermain di daerah lain tidak boleh. Hal itu akan menjadi masalah besar,” jelasnya.


Baca Juga: 


Pihak manajemen Persekat Tegal juga mengomentari terkait protokol kesehatan yang telah dibuat oleh pemerintah namun hanya untuk formalitas semata.

“Masalah protokol kesehatan dalam rangka untuk mencegah penyebaran virus Corona bila itu berjalan Maka sangat baik. Namun sampai saat ini protokol kesehatan masih belum dimunculkan. Untuk itu, saya mengusulkan agar Liga supaya dihentikan,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Badak Lampung Berikan Alasan Liga 2 Harus Dilanjutkan

Vivagoal – Liga Indonesia – Sekretaris Badak Lampung, Yudo Iswantoro mengomentari terkait kemungkinan kompetisi Liga 2 musim ini bisa dilanjutkan kembali dengan protokol kesehatan yang benar.

Perlu diketahui, hanya ada empat klub yang menginginkan kompetisi tetap dilanjutkan. Mereka adalah PSMS Medan, Sulut United, PSIM Yogyakarta dan Badak Lampung.

“Dalam hasil rapat tersebut badak Lampung tetap meminta agar Liga 2 tidak boleh dihentikan. Hanya ada 4 tim yang menginginkan kompetisi dilanjutkan kembali,” ujar Yudo kepada awak media.

Yudo mewakili pihak manajemen badak Lampung memilih agar liga2 tetap dilanjutkan. Bila terpaksa dihentikan, pihak manajemen akan menggelar turnamen sendiri.

“Bila kompetisi bener-bener dihentikan maka kami akan membuat kompetisi sendiri untuk segera dilakukan. Apa bedanya dengan kompetisi dilanjutkan. Menurut saya itu sama aja. Mendingan kompetisi tetap dilanjutkan namun tetap mengikuti protokol kesehatan dari operator liga,” jelasnya.


Baca Juga: 


Sebagai informasi, Yunus selaku PLT sekjen PSSI dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri memimpin rapat tersebut dengan 22 dari 24 klub Liga 2 di wilayah timur maupun barat yang yang mengikutinya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Semen Padang Tolak Liga 2 Dilanjutkan Karena Hal Ini

Vivagoal – Liga Indonesia – Effendi Syahputra selaku manajer Semen Padang mengungkapkan bahwa teleponnya merupakan salah satu yang sangat menolak untuk kompetisi Liga 2 dilanjutkan.

Ada beberapa faktor yang membuat pihak manajemen semen Padang sangat menolak untuk dilanjutkan. Menurutnya, semua klub butuh waktu beberapa minggu untuk melakukan adaptasi karena sudah hampir tiga bulan tidak bermain di lapangan lagi.

“Klub kami menolak keras karena semua tim telah diliburkan dari 16 Maret atau sekitar kurang lebih tiga bulan. Hal itu membuat semua tim juga harus mempersiapkan para pemain dan staf pelatih selama 4 hingga 6 minggu,” kata Effendi melalui awak media.

“Bila hal ini dipaksakan untuk bermain maka hal ini akan sangat berbahaya bagi para pemain dan staf pelatih. Untuk para pemain akan berbahaya karena bisa menimbulkan cedera yang berkepanjangan.


Baca Juga:


Effendi juga mengatakan bahwa Kota Padang hingga sampai saat ini belum mencabut izin Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Bahkan, kota yang terkenal dengan satenya tersebut malah memperpanjang PSBB hingga 7 Juni mendatang.

“Kami tidak mengetahui apa kelanjutannya setelah 7 Juni nanti apakah PSBB dilanjutkan ataukah tidak. Bila terpaksa pemerintah ingin melanjutkan kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.

“Bila mau dipaksakan untuk apa? Masak kami harus menjadi tim musafir lagi yang bermain ke luar kota Padang. Kami juga menyayangkan tim lain yang masih PSBB yang harus bermain di luar kota kebanggaannya,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Hasil Rapat Virtual PSSI dengan Klub Liga 2

Vivagoal – Liga Indonesia – PSSI telah menggelar rapat virtual dengan para klub Liga 2 pada Jumat (29/5). Dalam rapat tersebut membahas terkait sikap paragraf untuk lanjutan kompetisi Liga 2.

Dalam rapat tersebut dipimpin langsung oleh PLT Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Rapat virtual tersebut juga dihadiri 22 dari 24 peserta liga2 2020 baik di wilayah timur maupun wilayah barat.

Mulyadi Simatupang, selaku manajer PSMS Medan mewakili klubnya untuk menghadiri dalam rapat tersebut. Mulyadi pun memberikan sedikit paparan terkait hasil rapat itu.

“Dari rapat yang telah diikuti oleh hampir seluruh Liga 2 hasilnya 50 persen meminta untuk kompetisi tidak dilanjutkan kembali. Ada dua pendapat dalam rapat tersebut yang pertama diserahkan kepada PSSI dan Liga tetap dilanjutkan,” ujar Mulyadi kepada media

“Hanya ada tiga klub yang menyetujui untuk melanjutkan kompetisi Liga 2 musim ini seperti PSIM Yogyakarta Badak Lampung dan PSMS Medan sendiri,” lanjutnya.


Baca Juga:


Alasan dari pihak manajemen PSMS Medan untuk melanjutkan kompetisi adalah agar roda perekonomian dari pihak pemain pelatih dan manajemen tetap bisa terus berjalan.

“Kami sangat ingin untuk melanjutkan Liga supaya roda perekonomian dari para pemain dan pelatih serta masyarakat yang terlibat dalam sepak bola bisa terus berkelanjutan. Kami juga tetap memperhatikan kontrak pemain dan pelatih dinego ulang jika liga dilanjutkan” katanya.

“Kami akan selalu mematuhi bila Liga 2 akan dilanjutkan. Tentu dari PSMS Medan sendiri harus mengikuti protokoler kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS