MPL Fantasy

Tag: Mario Gomez

Lawan Persebaya, Pelatih Arema Keluhkan Kebugaran Pemain

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Arema FC, Mario Gomez memberikan komentar terkait kebugaran para pemain jelang melawan Persebaya Surabaya pada Selasa (18/02/2020).

Ia menjelaskan saat melawan Persija, Arema tidak diperkuat oleh para pemain andalannya. Arema hanya memainkan para pemain yang masih bugar.

“Beberapa hari kemarin saat melawan Persija memang ada tujuh pemain yang tidak bermain, selanjutnya ada pilihan untuk memainkan Elias Alderete bermain. Memang mungkin pemain lain yang masih bugar kita mainkan dan ada beberapa pemain belum bermain bisa kembali lagi,” jelas Mario Gomez.

Baca Juga: 5 Fakta Mat Halil, Legenda Persebaya

Sang pelatih mengeluhkan beberapa pemain yang belum bisa bermain pada pertandingan melawan Surabaya. Namun, ia akan tetap bermain dengan 11 pemain terbaiknya.

“Kita akan melihat nanti, memang tidak ada banyak pilihan. Namun, apa boleh buat, dalam pertandingan selanjutnya, kami tetap akan bermain dengan 11 orang,” ungkap Mario Gomez.

Saat ini, fokus Arema FC adalah waktu istirahat yang cukup untuk melawan Persebaya Surabaya.

“Untuk pertandingan semifinal ini, kami hanya fokus ke pertandingan dan menjalani masa istirahat. Terkait istirahat tergantung diri kita masing-masing mengatur istirahat itu,” jelas pelatih berpaspor Argentina ini.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Mario Gomez Akui Arema Punya Banyak Pilihan Di Lini Depan

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Arema FC, Mario Gomez cukup puas dengan performa dua pemainnya yang bakal diplot jadi pelapis di sektor depan yaitu, Muhammad Rafli dan Dave Mustaine. Situasinya ini pun membuat Mario Gomez punya banyak opsi di Liga 1 2020 mendatang.

Dari dua pertandingan yang sudah dilakoni Arema, yakni saat menghadapi Sabah FA dan Persela Lamongan, Gomez menganggap penampilan Rafli dan Dave lumayan bagus. Saat mereka mengalahkan Sabah FA, Gomez sengaja memainkan Rafli sedari menit awal pertandingan. Sementara saat melibas Persela dengan skor 3-1 di Kanjuruhan, Malang, Kamis (13/2/2020), gantian Dave yang dicoba Gomez sebagai starter.

Meskipun nantinya di kompetisi Liga 1 2020, Arema bakal banyak mengandalkan Hari Yudo Kushedya, Jonathan Bauman, dan Elias Alderete untuk sektor penyerangan, namun Gomez tidak menutup kemungkinan bakal merotasi ketiganya dengan Rafli dan Dave sebagai pilihan alternatif.

Baca juga: Jelang Lawan Arema, Persija Siapkan Strategi Khusus

“Kenapa tidak? Saya sengaja mencoba mereka di posisi striker. Kami senang jika Arema bisa memiliki dua pemain atau lebih di posisi yang sama. Bauman dan Elias pemain bagus, saya senang jika keduanya mencetak gol. Di dua laga terakhir kami, semua pemain depan mencetak gol, termasuk Yudo,” ucap Gomez.

“Ketika ada satu-dua pemain yang tampil bagus, biasanya tim secara keseluruhan akan bermain bagus. Tapi, yang terpenting dan membuat saya lebih senang, anak-anak mengutamakan kerja sama tim, sehingga permainan tim jadi lebih hidup.”

“Saya memang tekankan, hal yang paling penting bagi kami adalah terus bekerja keras agar terus membuat tim ini berkembang setiap saat. Sebab, target kami mempersiapkan diri untuk pertandingan pertama kami di Liga 1 2020.” tutup Gomez.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Ada Magnet yang Buat Pemain Asing Tak Ragu Merapat ke Arema, Apa Itu?

Vivagoal – Liga Indonesia –  Arema FC resmi merampungkan transfer tiga punggawa asing dari Amerika Selatan yakni Jonathan Bauman & Elias Alderete (Argentina) serta Matias Malvino (Uruguay). Ketiganya diumkan pada Kamis (30/1) sekaligus melengkapi skuat menjadi 26 pemain.

Manajer Singo Edan, Ruddy Widodo mengklaim jika kehadrian Mario Gomez selaku juru taktik membuat pihak klub bisa leluasa mendatangkan nama anyar. Bahkan semua pemain yang dihadirkan disebut sudah dikenal oleh mantan juru taktik Borneo FC. Bahkan terkait proses adaptasi, ketiganya bisa dengan mudah berkomunikasi dengan Gomez karena memahami Bahasa Spanyol.

“Musim ini tugas manajemen cukup mudah karena Gomez yang menentukan, kami yang mengeksekusi. Gomez memiliki keinginan kuat karena dia tahu ketiganya. Tidak seperti biasanya, Gomez ini sangat tidak percaya video pertandingan,” beber Ruddy kepada awak media, pada sesi jumpa pers, dinukil Goal Indonesia.

“Karena itu, saat dia ingin Bauman, ada alasan khusus yang membuat kami benar-benar menginginkan sang pemain. Bauman misalnya, dia memiliki attidude yang baik sehingga sangat cocok untuk Arema yang musim ini 60 persennya adalah pemain baru,” tambahnya.

Baca Juga: Aturan Khusus dari Sosok Mario Gomez untuk Tim Arema

Sementara untuk komposisi pemain lokal, Gomez kerap merakukan rekomendasi namun peran kedua asisten pelatih Arema, Charis Yulianto dan Kuncoro memiliki dampak besar. Bahkan Ruddy mengklaim Gomez hanya memberikan 40 persen komposisi. Sementara sisanya dilahap oleh kedua nama tersebut.

“Semua sesuai dengan keingian Gomez, ini seperti puzzle yang kami inginkan. Kami lega karena sudah mendapatkan keinginan pelatih, dan kedatangan mereka tentu akan membuat persiapan kami lebih bagus karena kini puzzle-nya lengkap,” tutup Ruddy.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Senangnya Jonathan Bauman Bisa Kembali Dilatih Mario Gomez

Vivagoal – Liga Indonesia – Penyerang asal Argentina, Jonathan Bauman mengungkapkan rasa senangnya bisa kembali bekerja sama dengan mantan pelatihnya di Persib Bandung, Mario Gomez, yang saat ini membesut Arema FC.

Bauman sendiri sudah tiba di Malang, Rabu (29/1) malam kemarin bersama dua pemain asing lainnya, yakni Elias Alderete dan Malvino Gomez. Kehadiran tiga pemain asing ini sekaligus mengakhiri spekulasi soal slot pemain asing Arema.

Baca juga: Misi Khusus Mantan Pemain Persija di Liga 2 2020

“Sejak awal coach Gomez memang sudah menghubungi saya untuk bersedia bergabung bersama Arema. Saya pribadi sudah tahu Gomez merupakan pelatih yang bagus, sehingga saya yakin tuk memutuskan bergabung dengan Arema,” ujar Bauman.

“Secara taktikal, coach Gomez sangat menguasai, dia juga sosok oportunis. Sangat baik, karena saya pernah bekerja sama dengan dia. Pemain harus selalu bekerja keras jika ingin memenangkan pertandingan. Saya pribadi ingin yang terbaik untuk tim ini, dan semoga kami bisa menjadi juara.” tambahnya.

Di sisi lain, media Officer Arema, Sudarmaji mengatakan bahwa saat ini manajemen sudah lega karena pemain yang direkomendasikan pelatih Gomez sudah datang. Keberadaan mereka menjadi bukti bahwa manajemen sangat serius untuk bisa memenuhi keinginan sang pelatih.

Baca juga: Klub Ibu Kota Datangkan Andik Vermansyah

“Alhamdulillah akhirnya tiga pemain asing Arema sudah datang ke Indonesia. Sempat ada sedikit tantangan, karena satu pemain sebenarnya bisa datang di hari Selasa, namun ternyata ketiduran di Bandara. Tapi akhirnya kami lega, karena semuanya sudah datang,” beber Sudarmaji.

“Hari ini rencananya pemain akan segera dikenalkan di hadapan para awak media, dan untuk latihan perdana mungkin Jumat besok, karena tim akan latihan pagi hari.”

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Mario Gomez Berencana Ajak Latih Tanding dengan Tim Mutiara Hitam

Vivagoal – Liga Indonesia – Mario Gomez menginginkan Arema FC bisa melakukan uji coba melawan Persipura Jayapura yang punya kekuatan setara. Hal ini diutarakannya menyusul tidak adanya kepastian soal turnamen pramusim Piala Presiden tahun 2020 ini.

Sebagai informasi, Liga 1 2020 kabarnya bakal mulai kick-off pada 29 Februari mendatang. Itu artinya Piala Presiden yang biasanya digelar pada awal Maret dipastikan tidak bakal digelar. Dan sebagai gantinya, Gomez meminta manajemen agar skuat besutannya bisa menggelar pertandingan uji coba.

“Turnamen atau uji coba biasanya ada menjelang musim baru. Dan menurut saya itu sama pentingnya. Kami terkadang butuh laga dengan tensi tinggi dan rendah untuk mempersiapkan diri menyambut kompetisi nanti,” urai Gomez.

Baca Juga: 5 Fakta Tan Liong Houw, Legenda Persija Jakarta

“Jika tidak ada turnamen, sebaiknya kami bisa menjalani laga uji coba dengan lawan yang bertahap. Mungkin setelah menggelar laga uji coba melawan tim lokal, kami ingin uji tanding dengan Persipura Jayapura karena saya dengar mereka bakal menggelar pemusatan latihan di Malang.” sambungnya.

Di sisi lain, Arema FC sejatinya baru saja menjalani laga uji coba melawan tim lokal, Bintang Semeru. Melawan tim amatir, Singo Edan berhasil menang dengan skor telak 10-1.

Pada pertandingan tersebut, Gomez membagi tim menjadi dua di setiap babak yang berdurasi 50 menit. Di babak pertama, Arema mencetak enam gol, masing-masing melalui Muhammad Rafli dan Kushedya Hari Yudo, serta In Kyun Oh, dan Hendro Siswanto. Sementara Dave Mustain, Hanif Sjahbandi, Titan Agung, dan Ridwan Tawainella menambahnya di babak kedua.

“Kami menggunakan format 2×50 menit, karena kami memiliki banyak pemain. Banyak hal yang kami dapatkan pada uji coba ini, karena pemain menjalaninya dengan kondisi lelah setelah latihan fisik, kadang ada permainan bagus, tapi juga buruk. Tidak masalah, terpenting kami sudah tahu punya banyak opsi sekarang,” jelasnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Aturan Khusus dari Sosok Mario Gomez untuk Tim Arema

Vivagoal – Liga Indonesia – Mario Gomez, pelatih kepala Arema FC mengungkapkan akan membuat peraturan agar pemainnya memiliki kedisiplinan di segala aktivitas tim.

Tak hanya berlaku pada sesi latihan di kompetisi Liga 1 2020, Mario Gomes juga memiliki aturan khusus seperti dunia kerja.

Lanjut lagi, mantan pelatih Borneo FC ini juga menuntut agar anak asuhnya tetap fokus dan memiliki kedisiplinan yang tinggi. Tujuan Gomez semata-mata hanya ingin meraih kesuksesan dan prestasi untuk timnya.

“Memang saya memberlakukan peraturan khusus untuk para pemain. Namun, itu tidak berlaku untuk Arema FC saja. Bila Anda tahu, peraturan itu juga berlaku di semua tim yang ada di Indonesia,” ujar Mario Gomez usai melakukan Training Center di Kota Batu.

Baca Juga: 5 Fakta Mat Halil, Legenda Persebaya

“Di sini kami menerapkan kedisiplinan. Tidak hanya para pemain yang harus patuh. Saya beserta staf kepelatihan pun juga akan mematuhinya. Kedisiplinan ini harus ada di semua kegiatan tim Arema,” jelasnya.

Pihak manajemen memberikan target yang cukup berat kepada Mario Gomez di kompetisi Liga 1 2020 ini. Ia harus membawa tim berjuluk Singo Edan itu menembus kompetisi Asia pada musim depan.

Perlu diketahui bahwa Arema FC pernah mengikuti kompetisi di Asia pada 2014 silam. Pada enam tahun silam, tim kebanggan Kota Arema itu ikut berpartisipasi dalam kompetisi Piala AFC 2014.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Arema FC Kepincut Ingin Datangkan Ezechiel dan Bauman

Vivagoal – Liga Indonesia – Nama Ezechiel N’Douasel dan Jonathan Bauman masuk dalam radar perburuan transfer Arema FC. Hal ini dikatakan langsung oleh sang pelatih, Mario Gomez.

Sejatinya penampilan Ezechiel N’Douasel musim kemarin dinilai cukup menurun. Pasalnya, pemain berusia 31 tahun tersebut hanya mampu mengemas 15 gol dari 26 penampilan di semua kompetisi.

Baca juga: Resmi Datangkan Stopper Baru, Persebaya Kuatkan Lini Belakang

Sementara Jonathan Bauman, dia tampil cukup impresif bersama klub sebelumnya Kedah FC. Meski hanya diturunkan sebanyak 18 kali, dia mampu mencetak 6 gol dna mengkreasikan 3 asis.

Melihat kondisi itu, Mario Gomez mengaku bahwa kedua pemain memiliki kualitas yang bagus ketika berada di atas lapangan.

“Mereka berdua pemain yang bagus, itu saja,” ucap Gomez dikutip dari laman resmi Liga 1.

Lebih lanjut Gomez mengaku akan sedikit kesulitan untuk mendatangkan kedua pemain. Namun dia tetap melihat ada peluang besar untuk Arema merekrut keduanya.

“Masih ada kemungkinan untuk memboyong Eze dan Bauman karena mereka pemain yang bagus. Kita akan mencoba itu,” tutupnya.

Sebagai informasi, saat ini Jonathan Bauman diketahui sedang melakukan negosiasi dengan Arema. Tapi tim berjuluk Singo Edan masih memiliki kendala terkait permintaan gaji yang diajukan pemain asal Argentina tersebut.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Di sisi lain, Ezechiel N’Douasel masih memiliki kontrak dengan Persib Bandung hingga akhir tahun 2020. Pemain asal Chad itu sudah menyatakan ingin keluar dari tim Persib. Jika Arema berminat maka opsi transfer atau pinjam bisa jadi prioritas.

Sejauh ini Arema FC hanya mempunyai satu pemain asing yakni Oh In Kyun. Pemain asal Korea Selatan itu sudah bergabung dengan latihan Arema di Stadion Gajayana, Malang, Kamis (16/1).

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Oh In-Kyun Berpotensi Balikan dengan Mario Gomez

Vivagoal – Liga Indonesia –  Gelandang serba bisa, Oh In-Kyun berpotensi kembali dibesut Mario Gomez. Pemain asal Korea Selatan itu kini tengah dibidik oleh Arema FC.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro. Kemampuannya di atas lapangan membuat Arema mencoba mendatangkannya di bursa transfer kali ini untuk mengisi slot asing asia.

“Oh In-Kyun pemain yang punya karakter, gaya bermainnya ngeyel. Apalagi dia pemain asal Korea yang biasanya punya ciri khas sebagai petarung.

“Karakter bermain seperti itu yang sangat disukai oleh coach Gomez,” ungkap Kuncoro seperti diwartakan laman Wearemania.

Baca Juga: Masa Depan Gotze Bersama Dortmund Makin Tak Jelas

Lebih lanjut, pernah bermain untuk Mario Gomez saat membela Persib Bandung jadi alasan lain Arema mencoba mendatangkannya.

“Ditambah lagi, Oh In-Kyun pernah bekerja sama dengan coach Gomez sebelumnya di Persib, ini menjadi nilai lebih tersendiri untuk Arema segera merekrutnya,” tambah Kuncoro.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Arema FC Rahasiakan Bek Asing Anyar Pengganti Arthur Cunha

Vivagoal – Liga Indonesia – Arema FC mengaku telah mendapatkan bek asing pengganti Arthur Cunha. Meski negosiasi disebut berjalan alot, tapi Arema FC berhasil mendapatkan tanda tangan si pemain dan saat ini tinggal diperkenalkan ke publik.

Seperti diketahui, manajemen Singo Edan memang memutuskan mendepak seluruh pemain asingnya, termasuk Cunha. Situasi ini membuat Singo Edan bergerak cepat mencari penggantinya sembari terus berdiskusi dengan pelatih Mario Gomez.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Dan setelah menyeleksi banyak pemain, manajemen Arema akhirnya berhasil mendapatkan pengganti Cunha berdasarkan rekomendasi dari sang pelatih. Hanya saja, mereka masih enggan membuka sosok pemain itu, tetapi bocorannya dari Amerika Latin.

“Kemarin negosiasinya sempat alot, namun akhirnya kami sudah peroleh kata sepakat dengan satu pemain anyar. Posisinya stopper, dan tentu saja kriterianya sudah sesuai dengan keinginan Pelatih Gomez,” ungkap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo dikutip dari Wearemania.

Selain mendapatkan bek, Arema juga mengonfirmasi bakal mendatangkan seorang gelandang asing berpaspor Asia. Secara otomatis, Arema kini sudah memenuhi dua slot pemain asing

Baca juga: Kapten Persib Bakal Gabung Tim Lamanya?

“Jadi, kami sejauh ini sudah punya dua pemain asing, satu gelandang untuk slot Asia, dan satu stopper yang baru mencapai kata sepakat.” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Arema Beberkan Alasan Tunjuk Mario Gomez Jadi Pelatih

Vivagoal – Liga Indonesia –  Arema FC akhirnya buka suara mengapa mereka menunjuk Mario Gomez sebagai arsitek anyar. Keberhasilan Gomez meracik pemain muda menjadi pertimbangan manajemen untuk membawa pelatih asal Argentina itu ke Malang.

Sebagaimana yang diketahui, sejumlah pemain muda Borneo FC sukses menunjukkan sinar mereka pada Liga 1 2019 lalu. Selain kiper Gianluca Pandeynuwu beberapa nama lain macam Sihran Amrullah, Muhammad Ihksan, Aljufri Daud, dan Ilhamsyah yang mampu menunjukkan performa bagus di bawah asuhan Gomez.

“Kami punya banyak pemain muda yang bisa diorbitkan untuk Liga 1 2020. Dan Mario Gomez sudah sukses mengorbitkan banyak pemain muda Borneo FC musim kemarin. Dia banyak memberi kepercayaan bermain buat mereka,” jelas media officer Arema, Sudarmaji, seperti dinukil Goal Indonesia

Baca Juga: Milomir Seslija Buka Kans Bawa Pemain Arema Main di Luar Negeri

Lebih lanjut, Sudarmaji juga mengungkapkan bahwa musim depan manajemen memasang target bisa finish di papan atas setelah terpuruk di musim 2019. Bahkan Gomez pun mengaku siap dengan target yang telah dibebankan kepada dirinya.

“Tantangan yang semakin berat, jadwal padat, dan semua tim punya kekuatan yang hampir sama, sehingga diperlukan kehadiran seorang pelatih yang tidak sekadar unggul di bidang teknis, tetapi juga punya kemampuan mengelola fisik dan mental bertanding para pemain secara keseluruhan,” beber Sudarmji.

“Kalau alasan disiplin, semua pelatih pasti punya programnya. Namun, mengelola situasi agar tetap kondusif dalam keadaan apapun kondisinya, tentu Mario Gomez punya hal yang dibutuhkan itu. Karakter Arema yang keras dan lugas, juga diharapkan semakin terkelola dengan baik.” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS