Tag: Mario Gomez

Dua Pemain Veteran Bundesliga Jerman Putuskan Pensiun di Akhir Musim

Vivagoal Bundesliga – Bundesliga musim 2019/2020 sudah resmi berakhir. Bayern Munchen dinyatakan sebagai juara kasta tertinggi sepakbola Jerman tersebut usai meraih 82 poin dari 34 pertandingan musim ini.

Dengan berakhirnya musim ini, para pemain Bundesliga pun mulai fokus mempersiapkan diri untuk menyambut musim 2020/2021. Sayangnya, ada dua pemain yang sudah mencapai garis akhir dari perjalanan karir mereka sebagai pesepakbola di Liga Jerman.

Di akhir musim 2019/2020, dua sosok legendaris dan cukup berpengaruh di Bundesliga, yakni Mario Gomez dan Claudio Pizarro memutuskan menyudahi karir sepakbolanya masing-masing di usia 34 tahun dan 41 tahun.

Kedua bomber ternama ini punya torehan yang luar biasa dalam perjalanan karier mereka di ajang Bundesliga Jerman. Untuk Mario Gomez, sang pemain memutuskan gantung sepatu di akhir musim ini usai membantu klubnya VFB Stuttgart promosi ke Bundesliga 1.

Ia merasa misi terakhirnya sebagai pesepakbola sudah selesai setelah mengantarkan klub tercintanya kembali ke level teratas divisi sepakbola Jerman. Sepanjang kariernya, Mario Gomez sempat merumput bersama Fiorentina, Vfl Wolfsburg dan Besiktas sebelum memutuskan kembali ke Jerman untuk membela klub masa kecilnya, Stuttgart pada musim 2017/2018.


Baca Juga:


Secara keseluruhan, sejak memulai debutnya pada musim 2003/2004, Mario Gomez sudah mengoleksi 598 penampilan dari enam klub yang pernah dibelanya dan menorehkan 319 gol plus 72 assist. Sepanjang karir sepakbolanya, Mario Gomez memiliki koleksi 9 gelar juara dengan tiga diantaranya trofi Bundesliga bersama Bayern Munchen dan Stuttgart.

Sedikit berbeda dengan Mario Gomez, Claudio Pizarro sempat dua kali batal pensiun hingga akhirnya benar-benar memutuskan mundur dari lapangan hijau pada usia 41 tahun. Sepanjang karir profesionalnya, Pizarro pernah memperkuat Bayern Munchen dan Chelsea sebelum memutuskan pindah ke klub masa kecilnya Werder Bremen pada musim 2018/2019.

Di ajang Bundesliga, Pizarro adalah pencetak gol terbanyak kedua di Bundesliga Jerman pada abad ke-21, ia hanya kalah dari Robert Lewandowski. Pizarro juga pemain asing kedua di Jerman dengan jumlah gol tertinggi sepanjang sejarah Liga Jerman yakni 197 gol.

Selain itu, Pizarro juga jadi pemain dengan kemenangan terbanyak di Bundesliga yaitu 235 kemenangan, sejajar dengan legenda sepakbola Jerman, Frans Beckenbauer. Terakhir, Pizarro jadi pemain tertua yang bisa mencetak gol di ajang Bundesliga kala usianya mencapai 40 tahun 136 hari.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Soal Kontrak Baru, Pelatih Arema Buka Suara

Vivagoal – Liga Indonesia –  Liga 1 2020 bakal dihelat kembali pasca jeda lantaran pandemic Corona. Kini, jelang digulirkannya kompetisi, manajemen Arema FC siap membuka negoisasi dengan para pemain dan staff tim secara keseluruhan.

Mario Gomez selaku pelatih Arema mengungkapkan hal tersebut. ia senang kompetisi bisa dihelat kembali pada September mendatang. Andai kembali berjalan, kompetisi siap rampung pada Juni mendatang. Artinya, negoisasi kontrak baru harus dibicarakan meningat mayoritas kontrak pelatih, pemain dan staff lain bakal rampung pada Desember mendatang.

“Baru-baru ini telah diputuskan September akan segera bergulir lagi,” ujar Gomez dalam wawancaranya dengan stasiun televisi Canal 2 Jujuy seperti diwartakan Goal Indonesia.

“Setelah berganti format (waktu) ada kemungkinan liga akan selesai pada Juni dari yang semula selesai September atau Desember bila sesuai jadwal. Tentu akan mendapat kesepakatan [kontrak] baru.”


Baca Juga:


Selain Gomez, tiga pemain asing Arema juga masih bertahan di Indonesia dan tak pulang ke negaranya. Karantina memaksa semua pemain, termasuk dirinya menetap di rumah. Kini, seiring kondisi yang sudah lumayan kondisif, berbagai kegiatan di luar rumah diperbolehkan asal mengikuti protokoler yang berlaku.

“Tapi sekarang semuanya telah dibuka lagi, dan mobilitas masyarakat hampir normal, karena tempat seperti restoran hanya buka sampai jam 8 malam. Di Indonesia, masyarakatnya selalu tersenyum, baik di saat ada masalah atau tidak. Itu yang saya suka dari negara ini.”

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pelatih Arema Menyesal Tak Sempat Tukar Ilmu dengan Jose Mourinho

Vivagoal – Liga Indonesia –  Pelatih Arema FC, Mario Gomez mengaku menyesal melewatkan kesempatan bertukar ilmu dengan Jose Mourinho kala the Special One masih menukangi Inter beberapa musim yang lalu.

Nama Gomez dan Inter memang tak bisa dipisahkan. Pelatih asal Argentina sempat menjabat sebagai asisten pelatih Hector Cuper pada 2001 hingga 2003 silam. Suatu waktu, Gomez mengaku mendapat kesempatan ke Italia dan mengunjungi latihan Inter.

Namun, ia memutuskan tak datang ke markas latihan Inter yang kala itu diarsiteki Jose Mourinho. Ia pun menyesali hal tersebut lantaran membuang kesempatan untuk menimba ilmu langsung dari Mou yang sukses memberikan kejayaan kepada La Benamata.

“Mengingat itu menjelang pertandingan klasik melawan Milan, saya memutuskan tidak datang, karena tak ingin mengganggu. Tapi saya akhirnya menyesali kesempatan memperkaya ilmu dari pelatih yang hingga saat ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Itu hal terbodoh yang pernah dilakukan seseorang dalam hidupnya,” ungkapnya dinukil Goal Indonesia.


Baca Juga:


Selain itu, Gomez juga sempat berkisah tentang dirinya dan Cuper yang ditantang Ronaldo dan Adriano di sesi latihan. Dalam kesempatan tersebut, Ronaldo dan Adriano berlatih menendang bola ke tiang gawang dan mereka sukses mengungguli Cuper dan Gomez.

“Saya ingat ketika mereka memaksa kami untuk bertanding antara Argentina dan Brasil dengan cara menendang bola ke tiang gawang setelah berlatih. Tentu saja mereka selalu mengalahkan saya dan Hector, lalu menari di hadapan kami. Mereka lalu menceritakan hal itu kepda pemain lainnya,” tutur Gomez.

“Ronaldo juga sering meminta saya untuk menjadi penjaga gawang di beberapa sesi latihan, karena ia merasa bosan berhadapan dengan [Francesco] Toldo yang saat itu masih menjalani pemanasan. Ketika mencetak gol di pertandingan sesungguhnya dengan menirukan permainan di latihan, dia memeluk saya, dan mengatakan: ‘Bersenang-senanglah Mario’.”

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pelatih Klub Meksiko Ini Puji Habis Mario Gomez

Vivagoal – Liga Indonesia –  Juru taktik Arema FC, Mario Gomez mendapat pujian dari rekan sejawatnya di Argentina. Pelatih fisik klub Meksiko, Chivas Guadalajara, Luis Canay, menyebut Gomez sebagai sosok pelatih yang revolusioner.

Canay sendiri  ditunjuk menjadi pelatih Chivas Guadalajara pada akhir tahun 2019 kemarin. Ia dipercaya bisa membantu klub meraih hasil bagus di paruh kedua musim ini. Pengalaman Canay sebagai pelatih fisik dianggap sangat bisa membantu Chivas Guadalajara mewujudkan ambisi mereka.

Meski Canay sempat mendapat ilmu kepelatihan dari raksasa Spanyol, Barcelona. Tapi ia mengenal pengetahuannya dalam meningkatkan fisik pemain tak lepas dari ilmu yang diserapnya dari Mario Gomez. Dimana Canay pernah  menjadi asisten pria 63 tahun tersebut kala menukangi FC Internazionale dan Gimnasia de La Plata di Liga Argentina.

“Bekerja bersama Mario telah meningkatkan pengetahuan saya. Dia punya segudang pengalaman tentang taktik dan peningkatan fisik pemain yang menurut saya sangat revolusioner. Buat saya, dia sudah lebih maju dibandingkan ilmu kepelatihan di Argentina saat itu.


Baca Juga:


“Apa yang sudah Mario lakukan pada tahun 2003, atau 17 tahun lalu, sekarang banyak dipakai. Itu yang membuat saya selalu mengingat dia dengan cara terbaik” tutur Canay seperti dilansir Cielosports.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Mario Gomez Waspadai Lini Serang PSIS Semarang

Vivagoal – Liga Indonesia – Duel pekan ketiga Liga 1 2020 akan mempertemukan Arema FC melawan PSIS Semarang, Sabtu (14/3/20). Pelatih Arema FC, Mario Gomez mengarahkan para pemainnya untuk fokus di laga ini agar mengantongi poin penuh.

Sebelumnya, Arema harus mengakui keunggulan Persib pada pekan kedua Liga 1 2020. Singo Edan julukan Arema kalah dengan skor 1-2 meski bermain di hadapan publik sendiri.

Baca juga: Robert Albert Komanteri Performa Wander Luiz

Jelang hadapi PSIS, Arema harus kehilangan satu pemainnya, yakni Bagas Adi Nugroho. Sang pemain harus beristirahat karena mengalami cedera saat melawan Persib kemarin. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh sang pelatih Mario Gomez.

“Bagas mungkin tidak bisa main selanjutnya karena dia cedera engkel. Kalau dave saya pikir siap, kita hanya ada satu masalah Bagas tidak bisa bermain,” kata Gomez dikutip dari laman resmi Liga 1.

Lebih lanjut Gomez menyebut laga melawan PSIS akan berjalan cukup ketat. Hal tersebut karena PSIS memiliki skuad yang kompetitif, terutama di lini serang.

“[PSIS] Semarang adalah tim kuat karena mereka laga sebelumnya menang dan mereka punya tim bagus dan pemain seperti Bruno Silva,” tambahnya.

Baca juga: Hal Ini Masih Jadi Masalah Utama Borneo FC

Gomez pun mengajak para pemainnya untuk segera bangkit dan melupakan kekalahan dari Persib Bandung. Pasalnya kemenangan di laga ini sangat dibutuhkan tim untuk penyokong mental di laga selanjutnya.

“Dalam setiap pertandingan kita akan selalu mencoba menang dimanapun kita bermain, kadang bisa terjadi kadang tidak terjadi. Tapi saya sudah minta pemain untuk membalas kekalahan kemarin di laga berikutnya,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Mario Gomez Minta Maaf Usai Dikalahkan Dari Persib

Vivagoal – Liga Indonesia – Pada pekan kedua Liga 1 2020, Arema FC yang bermain di markas sendiri harus menerima pil pahit setelah kalah 2-0 dari Persib Bandung, Minggu (9/3) kemarin.

Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, tim tamu berhasil menekan pertahanan Arema. Mereka berhasil membuka keunggulan lebih dulu dari gol bunuh diri Syaiful Cahya dan Gol kedua dicetak oleh Wander Luiz dari titik putih. Sementara Singo Edan julukan Arema FC sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Elias Alderete.

Menanggapi kekalahan ini, Pelatih Arema FC, Mario Gomez meminta maaf karena tidak mampu membawa tim meraih poin. Namun ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain karena sudah tampil habis-habisan.

Baca juga: Tak Kunjung Menang di Laga Tandang, Begini Kata Pelatih PSM

“Kami meminta maaf kepada fans karena sudah memenuhi stadion tapi kami tidak bisa menang. Sebab pemain sudah berusaha menang,” kata Gomez dikutip dari laman resmi Liga 1.

“Namun karena ada kesalahan sehingga penalti tadi itu yang harus kita evaluasi. Tapi pemain sudah bermain bagus,” imbuh Mario Gomez.

Gomez berjanji akan mengevaluasi permainan Yudo dan kolega. Hal tersebut bertujuan agar tim bisa mendapatkan kemenangan di laga selanjutnya.

“Tenu kami akan memperbaiki di latihan-latihan selanjutnya. Kita harus meningkat lagi di laga-laga selanjutnya,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Lawan Persebaya, Pelatih Arema Keluhkan Kebugaran Pemain

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Arema FC, Mario Gomez memberikan komentar terkait kebugaran para pemain jelang melawan Persebaya Surabaya pada Selasa (18/02/2020).

Ia menjelaskan saat melawan Persija, Arema tidak diperkuat oleh para pemain andalannya. Arema hanya memainkan para pemain yang masih bugar.

“Beberapa hari kemarin saat melawan Persija memang ada tujuh pemain yang tidak bermain, selanjutnya ada pilihan untuk memainkan Elias Alderete bermain. Memang mungkin pemain lain yang masih bugar kita mainkan dan ada beberapa pemain belum bermain bisa kembali lagi,” jelas Mario Gomez.

Baca Juga: 5 Fakta Mat Halil, Legenda Persebaya

Sang pelatih mengeluhkan beberapa pemain yang belum bisa bermain pada pertandingan melawan Surabaya. Namun, ia akan tetap bermain dengan 11 pemain terbaiknya.

“Kita akan melihat nanti, memang tidak ada banyak pilihan. Namun, apa boleh buat, dalam pertandingan selanjutnya, kami tetap akan bermain dengan 11 orang,” ungkap Mario Gomez.

Saat ini, fokus Arema FC adalah waktu istirahat yang cukup untuk melawan Persebaya Surabaya.

“Untuk pertandingan semifinal ini, kami hanya fokus ke pertandingan dan menjalani masa istirahat. Terkait istirahat tergantung diri kita masing-masing mengatur istirahat itu,” jelas pelatih berpaspor Argentina ini.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Mario Gomez Akui Arema Punya Banyak Pilihan Di Lini Depan

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Arema FC, Mario Gomez cukup puas dengan performa dua pemainnya yang bakal diplot jadi pelapis di sektor depan yaitu, Muhammad Rafli dan Dave Mustaine. Situasinya ini pun membuat Mario Gomez punya banyak opsi di Liga 1 2020 mendatang.

Dari dua pertandingan yang sudah dilakoni Arema, yakni saat menghadapi Sabah FA dan Persela Lamongan, Gomez menganggap penampilan Rafli dan Dave lumayan bagus. Saat mereka mengalahkan Sabah FA, Gomez sengaja memainkan Rafli sedari menit awal pertandingan. Sementara saat melibas Persela dengan skor 3-1 di Kanjuruhan, Malang, Kamis (13/2/2020), gantian Dave yang dicoba Gomez sebagai starter.

Meskipun nantinya di kompetisi Liga 1 2020, Arema bakal banyak mengandalkan Hari Yudo Kushedya, Jonathan Bauman, dan Elias Alderete untuk sektor penyerangan, namun Gomez tidak menutup kemungkinan bakal merotasi ketiganya dengan Rafli dan Dave sebagai pilihan alternatif.

Baca juga: Jelang Lawan Arema, Persija Siapkan Strategi Khusus

“Kenapa tidak? Saya sengaja mencoba mereka di posisi striker. Kami senang jika Arema bisa memiliki dua pemain atau lebih di posisi yang sama. Bauman dan Elias pemain bagus, saya senang jika keduanya mencetak gol. Di dua laga terakhir kami, semua pemain depan mencetak gol, termasuk Yudo,” ucap Gomez.

“Ketika ada satu-dua pemain yang tampil bagus, biasanya tim secara keseluruhan akan bermain bagus. Tapi, yang terpenting dan membuat saya lebih senang, anak-anak mengutamakan kerja sama tim, sehingga permainan tim jadi lebih hidup.”

“Saya memang tekankan, hal yang paling penting bagi kami adalah terus bekerja keras agar terus membuat tim ini berkembang setiap saat. Sebab, target kami mempersiapkan diri untuk pertandingan pertama kami di Liga 1 2020.” tutup Gomez.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Ada Magnet yang Buat Pemain Asing Tak Ragu Merapat ke Arema, Apa Itu?

Vivagoal – Liga Indonesia –  Arema FC resmi merampungkan transfer tiga punggawa asing dari Amerika Selatan yakni Jonathan Bauman & Elias Alderete (Argentina) serta Matias Malvino (Uruguay). Ketiganya diumkan pada Kamis (30/1) sekaligus melengkapi skuat menjadi 26 pemain.

Manajer Singo Edan, Ruddy Widodo mengklaim jika kehadrian Mario Gomez selaku juru taktik membuat pihak klub bisa leluasa mendatangkan nama anyar. Bahkan semua pemain yang dihadirkan disebut sudah dikenal oleh mantan juru taktik Borneo FC. Bahkan terkait proses adaptasi, ketiganya bisa dengan mudah berkomunikasi dengan Gomez karena memahami Bahasa Spanyol.

“Musim ini tugas manajemen cukup mudah karena Gomez yang menentukan, kami yang mengeksekusi. Gomez memiliki keinginan kuat karena dia tahu ketiganya. Tidak seperti biasanya, Gomez ini sangat tidak percaya video pertandingan,” beber Ruddy kepada awak media, pada sesi jumpa pers, dinukil Goal Indonesia.

“Karena itu, saat dia ingin Bauman, ada alasan khusus yang membuat kami benar-benar menginginkan sang pemain. Bauman misalnya, dia memiliki attidude yang baik sehingga sangat cocok untuk Arema yang musim ini 60 persennya adalah pemain baru,” tambahnya.

Baca Juga: Aturan Khusus dari Sosok Mario Gomez untuk Tim Arema

Sementara untuk komposisi pemain lokal, Gomez kerap merakukan rekomendasi namun peran kedua asisten pelatih Arema, Charis Yulianto dan Kuncoro memiliki dampak besar. Bahkan Ruddy mengklaim Gomez hanya memberikan 40 persen komposisi. Sementara sisanya dilahap oleh kedua nama tersebut.

“Semua sesuai dengan keingian Gomez, ini seperti puzzle yang kami inginkan. Kami lega karena sudah mendapatkan keinginan pelatih, dan kedatangan mereka tentu akan membuat persiapan kami lebih bagus karena kini puzzle-nya lengkap,” tutup Ruddy.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Senangnya Jonathan Bauman Bisa Kembali Dilatih Mario Gomez

Vivagoal – Liga Indonesia – Penyerang asal Argentina, Jonathan Bauman mengungkapkan rasa senangnya bisa kembali bekerja sama dengan mantan pelatihnya di Persib Bandung, Mario Gomez, yang saat ini membesut Arema FC.

Bauman sendiri sudah tiba di Malang, Rabu (29/1) malam kemarin bersama dua pemain asing lainnya, yakni Elias Alderete dan Malvino Gomez. Kehadiran tiga pemain asing ini sekaligus mengakhiri spekulasi soal slot pemain asing Arema.

Baca juga: Misi Khusus Mantan Pemain Persija di Liga 2 2020

“Sejak awal coach Gomez memang sudah menghubungi saya untuk bersedia bergabung bersama Arema. Saya pribadi sudah tahu Gomez merupakan pelatih yang bagus, sehingga saya yakin tuk memutuskan bergabung dengan Arema,” ujar Bauman.

“Secara taktikal, coach Gomez sangat menguasai, dia juga sosok oportunis. Sangat baik, karena saya pernah bekerja sama dengan dia. Pemain harus selalu bekerja keras jika ingin memenangkan pertandingan. Saya pribadi ingin yang terbaik untuk tim ini, dan semoga kami bisa menjadi juara.” tambahnya.

Di sisi lain, media Officer Arema, Sudarmaji mengatakan bahwa saat ini manajemen sudah lega karena pemain yang direkomendasikan pelatih Gomez sudah datang. Keberadaan mereka menjadi bukti bahwa manajemen sangat serius untuk bisa memenuhi keinginan sang pelatih.

Baca juga: Klub Ibu Kota Datangkan Andik Vermansyah

“Alhamdulillah akhirnya tiga pemain asing Arema sudah datang ke Indonesia. Sempat ada sedikit tantangan, karena satu pemain sebenarnya bisa datang di hari Selasa, namun ternyata ketiduran di Bandara. Tapi akhirnya kami lega, karena semuanya sudah datang,” beber Sudarmaji.

“Hari ini rencananya pemain akan segera dikenalkan di hadapan para awak media, dan untuk latihan perdana mungkin Jumat besok, karena tim akan latihan pagi hari.”

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS