Tag: Pierre-Emerick Aubameyang

Masa Depan Aubameyang di Emirates Menemui Titik Terang

Vivagoal Liga InggrisRumor terkait masa depan Pierre-Emerick Aubameyang memanas setelah kontraknya akan berakhir pada Juni 2021 mendatang. Satu tahun tersisa,  Arsenal tak bisa bersantai dengan pemain asal Gabon tersebut.

Negosiasi kontrak baru dikabarkan tak kunjung menemui titik terang. Arsenal ingin mempertahankan jasa Aubameyang sedang sang pemain masih belum membubuhkan tanda tangan di atas kontrak baru karena beberapa alasan.

Beberapa media menyebut Aubameyang memiliki keraguan bertahan karena Arsenal tak menunjukkan ambisi untuk juara. Selain itu, mantan pemain Borussia Dortmund itu menuntut gaji tinggi dalam kontraknya nanti.

Namun rumor terkait kontrak baru Aubameyang itu perlahan mulai menemui titik terang. Hal ini diketahui setelah sang pemain menebar kode dalam perbincangan dengan saudaranya di media sosial Instagram.


Baca Juga: 


Saat live seorang  fans menyuruh Aubameyang berkedip jika dirinya akan memperpanjang kontraknya di Arsenal. Aubameyang meladeni permintaan fans tersebut dengan mengedipkan matanya berulang kali sembari tersenyum.

Tak ayal kode tersebut memancing perhatian para fans Arsenal di berbagai sosial media. Namun Arsenal sendiri belum memberikan pernyataan resmi soal ini. Namun yang pasti, andai kontrak baru tersebut berjalan lancar maka Mikel Arteta akan menjadi pihak yang paling bahagia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Disinggung Kontrak Lacazette, Arteta: Laga Sisa Musim Ini Lebih Penting Ketimbang Urusi Kontrak

Vivagoal Liga Inggris – Situasi pelik terkait kontrak Pierre-Emerick Aubameyang bisa saja terjadi pada Alexandre Lacazette. Hal ini setelah kontrak sang striker juga akan segera berakhir.

Situasi pelik tentang kontrak Aubameyang terjadi setelah sang pemain enggan membubuhkan tanda tangannya di kontrak anyar. Padahal masa baktinya akan berakhir pada musim panas tahun depan.

Arsenal dan Aubameyang kesulitan mencapai kesepakatan karena sang pemain menuntut gaji yang lebih besar.

Situasi pelik tersebut bisa saja kembali terjadi, kali ini pada Lacazette. Pemain asal Prancis itu akan habis kontrak pada Juni 2022 mendatang. Meski masih lebih lama, namun dengan pengalaman Aubameyang, Lacazette bisa jadi masalah baru nantinya.

Menyikapi hal tersebut, Mikel Arteta mengaku santai. Menurutnya masih banyak yang harus dipertimbangkan terkait kontrak baru para pemainnya.

“Kami harus berbicara soal langkah berikutnya dan juga rencananya serta perasaannya. Seperti yang pernah saya katakan, saya senang dengan dia [Lacazette],” ujar Arteta seperti yang dikutip dari Goal International.

“Dia adalah pemain yang selalu saya sukai, meskipun saat saya belum berada di sini, karena apa yang ia berikan kepada tim – kualitasnya, kemampuannya, tingkat kerjanya. Jadi, mari lihat lagi nanti,” lanjutnya.


Baca Juga:



“Tapi sekarang kami berada di momen yang krusial, tidak ada waktu untuk bicara banyak soal situasi kontrak. Kami masih punya waktu dan akan melakukannya pada momen yang tepat.”

Arteta lebih lanjut mengatakan jika fokus utama tim saat ini adalah menjaga performa. Menurutnya Arsenal kini mulai membuka asa untuk kompetisi Eropa setelah sempat terseok-seok.

“Beberapa pekan lalu kami sangat jauh, bahkan hanya untuk memikirkan soal Eropa. Kami sudah mendekat sedikit demi sedikit pada saat ini jadi mari lalui laga demi laga dan lihat ke mana itu akan membawa kami,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Aubameyang Akan Bertahan di Arsenal, Asalkan…

Vivagoal Liga Inggris – Ada spekulasi mengatakan bahwa Pierre-Emerick Aubameyang akan segera hengkang dari Arsenal pada musim mendatang. Namun, ada kabar yang mengatakan Aubameyang tak akan pindah bila Arsenal memenuhi syarat yang diminta olehnya.

Dikutip dari ESPN bahwa Aubameyang akan tetap bertahan bila gaji yang diminta oleh pemain asal Gabon tersebut dipenuhi oleh pihak manajemen Arsenal.

Dalam laporan tersebut mengatakan bahwa aubameyang akan bertahan di Arsenal bila klubnya mampu membayar sebesar 250 ribu Poundsterling per pekan. Nilai tersebut setelah naik sebesar 50 ribu Poundsterling per pekan dari kontrak saat ini.

Tidak hanya itu, Aubameyang juga dilaporkan meminta kontrak baru dengan durasi tiga tahun di Emirates Stadium. Masih dalam laporan yang sama, tuntutan Aubameyang dirasa tidak berlebihan bila melihat performa terbaiknya pada tiga musim terakhir.


Baca Juga:


Aubameyang menilai bahwa dirinya telah membuktikan dengan prestasi dan menjadi sosok yang bisa diandalkan di lini serang Arsenal. Untuk itu, kerja kerasnya selama tiga tahun sudah sepantasnya diberikan apresiasi berupa tambahan gaji.

Namun dalam laporan tersebut pihak manajemen Arsenal masih belum ingin memenuhi tuntutan dari Aubameyang. Pihak Arsenal menilai bahwa tuntutan gaji yang diminta masih terlalu besar karena kondisi keuangan yang tidak terlalu bagus akibat pandemi virus Corona.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Situasi Makin Pelik, Bagaimana Nasib Aubameyang di Arsenal?

Vivagoal Liga InggrisMantan pemain Arsenal yang kini menjadi analis Premier League, Alan Smith berharap Arsenal tak mengulang kesalahan soal pemain andalannya. Dia menyarankan manajemen untuk sekuat tenaga mempertahankan  Pierre-Emerick Aubameyang.

“Jika ada setengah saja peluang untuk mempertahankan Aubameyang, seperti yang sudah diindikasikan Mikel Arteta, pihak klub harus memaksimalkannya,” lanjut Smith.

Tak bisa dipungkiri Aubameyang memang memegang peran penting dalam skuad besutan Mikel Arteta. Ketajamannya di lini depan menjadi andalan buat The Gunners mengamankan poin. 

Sayang, kebersamaan keduanya bisa saja berakhir setelah kontraknya akan habis tahun depan. Situasi pun sulit setelah Aubameyang menuntut gaji tinggi di kontrak barunya.

“Sudah menjadi kenangan yang buruk ketika pemain-pemain seperti Cesc Fabregas dan Robin van Persie pergi untuk meraih trofi. 

“Tapi setidaknya Arsenal punya usaha untuk mendatangkan pengganti-pengganti yang tepat, meski mereka tidak punya kualitas yang sama. Sekarang situasinya tampak berbeda. Keuangan sangat ketat. Tidak hanya itu, status Arsenal sudah berubah,” kata Smith dikutip  Evening Standard.

Selain masalah finansial, diakui Smith, mencari pengganti sepadan dengan Aubameyang bukanlah hal mudah. Apalagi dengan situasi Arsenal yang saat ini terseok-seok di papan klasemen, kecil kemungkinan pemain bintang mau merapat. 


Baca Juga:


“Lupakan soal usaha menemukan pemain yang bisa menggantikan Aubameyang. Itu mustahil, sebab harganya terlalu mahal.

“Mereka bukan lagi kandidat di Liga Champions, singkatnya mereka tidak bisa merayu bakat-bakat terbaik seperti yang dulu pernah mereka lakukan di tahun-tahun indah Arsene Wenger,” tutup Smith.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tak Perlu Jauh-jauh, Liverpool Bisa Rekrut Striker Arsenal Ini

Vivagoal Liga Inggris – Liverpool disebut tengah mencari sosok penyerang baru musim depan. Satu nama yang tidak boleh mereka lewatkan adalah Pierre-Emerick Aubameyang.

Kekalahan dari Manchester City menjadi pertanda nyata jika Liverpool wajib berbenah musim depan. Satu faktor yang perlu mereka perkuat adalah lini serang.

Memang trio mereka sudah menjadi momok bagi pertahanan lawan. Namun taktik seperti itu jelas tak bisa mereka terapkan saat lawan-lawan juga beradaptasi.

Satu nama yang dinilai bisa menjadi pilihan Liverpool adalah Aubameyang. Kontrak sang pemain dengan Arsenal saat ini tengah menemui jalan buntu. Liverpool diharapkan bisa memanfaatkan situasi tersebut.

“Jika saya adalah Jurgen Klopp, saya akan mengejar dia [Aubameyang] dengan satu tahun sisa di kontraknya,” ungkap analis premier League, Stephen Warnock kepada BBC.

“Anda menginginkan pencetak gol yang entah bisa membantu tim dari bangku cadangan atau bermain secara reguler.”

Aubameyang dinilai bisa menjadi pilihan terbaik. Hal ini menigat pemain asal Gabon itu sudah sangat mengenal Premier League dan memiliki banderol yang cukup terjangkau.


Baca Juga:



“Dia bakal jadi penantang trio striker mereka, dia tidak butuh waktu untuk beradaptasi, Anda tahu dia sudah terbukti kualitasnya. Dia mengenal pelatihnya dan pelatih mengenal kemampuannya,” sambung Warnock.

“Aubameyang mungkin akan bergaji mahal, tapi Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkannya dengan kondisi kontrak yang tersisa satu tahun dan usianya sekarang (31),” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tajam Bersama Arsenal, Aubameyang Singgung Perpanjangan Kontrak

Vivagoal Liga InggrisPierre-Emerick Aubameyang menjadi aktor utama saat Arsenal menang 4-0 atas Norwich di Emirates Stadium, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. Penyerang asal Gabon itu mencetak dua gol pada laga tersebut.

Dua gol Aubameyang tersebut membuatnya kini mengemas 51 gol dari 79 penampilan untuk Arsenal. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain Arsenal tercepat yang mampu membubuhkan 50 gol.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, lantas menyanjung penampilan tajam Aubameyang di hadapan gawang lawan. Dia berharap pemain asal Gabon itu bisa bertahan dan mencetak 100 gol di sana.

“Semoga, setidaknya dia bisa mencetak 100 gol lagi, tapi saya tidak tahu, saya bukan seorang pesulap. Apa yang dia raih hari ini, jadi pemain tercepat yang mencetak 50 gol di Premier League dalam sejarah klub ini, itu sudah cukup menjelaskan kualitas mentalitasnya. 

“Juga menjelaskan cara kerjanya setiap hari dalam mengembangkan finishing-nya, dalam usaha membantu tim. Dia memutuskan berkembang lebih baik dan lebih baik setiap hari,” tutur Arteta di Arsenal.com

Sementara itu, Aubameyang sendiri bangga bisa memberikan kontribusi maksimal untuk klub asal London Utara tersebut. Diakuinya perlu kerja keras untuk menjadi pemain tajam di Liga Inggris. 

“Saya sangat bangga, sungguh bangga. Saya sangat senang hari ini, penampilan saya bagus dan ya saya selalu senang bisa mencetak gol untuk membantu tim memenangkan pertandingan,” jelas Aubameyang. 

Masa Depan

Namun demikian, Aubameyang menaruh kekhawatiran terutama tentang masa depannya di Arsenal. Seperti yang diketahui kontrak pemain 30 tahun itu akan berakhir pada musim panas tahun depan.

“Saya tahu itu [fans ingin saya meneken kontrak baru] dan saya sangat senang melihat Bukayo Saka meneken kontrak baru, kita lihat saja [bagaimana dengan kontrak saya.


Baca Juga:


“Kami akan bicara dengan pihak klub dan lihat saja apa yang terjadi, tapi yang paling penting saya fokus sepenuhnya pada pertandingan yang akan datang sampai akhir musim ini, kita lihat saja],” sambung Aubameyang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Bukan Lagi Tim Besar, Bertahan di Arsenal Hanya Buang Waktu Buat Pemain Ini

Vivagoal Liga InggrisArsenal dinilai bukan lagi tim besar seperti saat masih ditangani Arsene Wenger. The Gunners kini tak ubahnya bagai klub medioker.

Situasi ini dinilai berdampak langsung pada masa depan Piere Emerick-Aubameyang. Legenda Arsenal, Emmanuel Petit, bahkan menyarankan si penyerang untuk segera angkat kaki.

“Jika saya jadi Pierre Emerick Aubameyang, maka saya akan meninggalkan Arsenal,” ujar Petit kepada Paddy Power.

Pernyataan itu dilakukan karena Petit melihat jika Arsenal kini telah menjadi klub medioker di Premier League. Fakta tersebut jelas sangat menyakitkan bagi fans dan legenda hidup yang terus memberikan dukungan.

“Ayolah, kita harus mengakui bahwa Arsenal yang sekarang sudah berbeda dari Arsenal yang dahulu. Klub ini sudah menjadi klub yang biasa-biasa saja.

“Saya merasa kasihan kepada para fans dan juga orang-orang yang mencintai klub ini. Saya juga merasa kasihan dengan para mantan pemain mereka yang terus mencoba untuk mempertahankan reputasi Arsenal,” tambah Petit.


Baca Juga:


Petit juga menyebut lebih dari setengah skuad Arsenal diisi oleh pemain yang tak lagi memberikan penampilan terbaiknya. Oleh karena itu klub asal London utara tersebut terus mengalami penurunan prestasi.

“Saya rasa 75% pemain yang berada di klub saat ini sama sekali tidak layak mengenakan seragam Arsenal. Mereka seharusnya berkaca dan menunjukkan harga diri mereka,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dua Pemain Top Eropa Disarankan Gabung United

Vivagoal Liga Inggris – Eks juru gedor Man United, Louis Saha merekomendasikan kepada dua komoditi terpanas sepakbola Eropa, Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) dan Thomas Partey (Atletico Madrid) untuk berlabuh bersama mantan klubnya tersebut.


Baca Juga:


Menurut Saha, kedua pemain tersebut dinilai kompeten guna menambah ketangguhan skuat United musim depan. Setan Merah membutuhkan penyerang kelas kakap dan hal tersebut ada dalam diri Auba. Selain itu, mereka juga membutuhkan kestabilan lini tengah yang bisa didapatkan dalam sosok Thomas Partey.

Terkhusus Auba, andai ia mau merapat, bukan tak mungkin déjà vu Robin Van Persie pada tahun 2012 silam menjadi kenyataan. Saat itu, Persie berstatus sebagai kapten tim dan memutuskan menyeberang ke United. Auba saat ini juga memiliki status yang sama dengan eks juru gedor Timnas Belanda itu,

“Fans Arsenal mungkin tidak menyukai ini, tetapi saya ingin dia (Auba) bergabung dengan United, saya akan sangat senang dengan hal itu,” ujar Saha sambil tertawa kepada Compare Bet, diwartakan Goal International. “Saya yakin fans Arsenal tidak akan menerimanya dengan baik, tetapi itu saran saya kepada Auba.

“[Partey] pemain top, dia memiliki kualitas bertahan yang sangat baik dan merupakan prospek yang sangat luar biasa Apakah dia akan bisa membuat dampak secara langsung masih harus dilihat, karena kami memiliki Scott McTominay, Fred dan Nemanja Matic. Namun saya bisa melihat perannya bisa seperti Fabinho di Liverpool” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Gara-Gara Ozil, Aubameyang Menolak Perpanjang Kontrak

Vivagoal Liga InggrisProses negosiasi kontrak baru Pierre-Emerick Aubameyang terus berlarut bersama Arsenal. Kedua belah pihak hingga saat ini tak kunjung mencapai kesepakatan soal perpanjangan kontrak pemain asal Gabon tersebut. 

Salah satu yang jadi  kendala adalah tuntutan gaji dari Aubameyang. Ia meminta gaji sama besarnya dengan yang diterima Mesut Ozil yakni 350 ribu pounds per pekan. Aubameyang merasa gaji 200 pounds yang ia terima tak sebanding dengan kontribusinya.

Legenda Premier League, Alan Shearer, tak kaget dengan situasi tersebut.  Dia bahkan memprediksi Aubameyang akan meninggalkan Emirates Stadium di musim panas ini. 

“Ketika Anda melihat ke situasi Aubameyang dengan kontraknya, saya tak melihatnya akan meneken kontrak baru di sana, saya tak yakin. Karena dia akan melihat ke gajinya Mesut Ozil dan bilang ‘Berikan aku gaji yang sama’. 

“Tidak mungkin mereka bisa memberinya hal itu. Adalah sebuah kesalahan besar memberikan Ozil gaji sebesar itu. Dia bahkan tidak bisa masuk ke tim ketika mereka bertandang ke Brighton,” kata Shearer.

Ozil Lebih Baik Pergi

Lebih lanjut, Shearer menyebut, Mikel Arteta, mengaku sudah paham dengan situasi yang sebenarnya terjadi. Selain harus mendapatkan hasill positif, Arteta juga kelimpungan karena direcoki pemain-pemain mengecewakan macam Ozil.

“Saya yakin dia [Arteta] sudah mengetahuinya, tapi dia paham dia punya pekerjaan yang sangat besar dan sulit di tangannya. Satu adalah untuk mendapatkan hasil bagus dan dua untuk menyingkirkan pemain-pemain yang perlu dikeluarkan dari klub itu. 


Baca Juga: 


“Ketika Anda bertanding di Brighton dan harus bermain dengan kreatif, dia bahkan tak bisa masuk ke tim. Dan bukan cuma manajer yang ini yang tidak memilihnya masuk ke tim,” tutur mantan pemain Newcastle United ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Aubameyang: Pembunuh Berdarah Dingin dari Gabon

Vivagoal Liga Inggris – Arsenal mungkin bakal berstatus sebagai tim medioker andai mereka tak memiliki Pierre-Emerick Aubameyang di lini depan mereka. Pasalnya, sang pemain kerap menjadi juru selamat di tengah bobroknya performa Gunners dalam beberapa musim terakhir.

Aubameyang yang lahir di Gabon, 18 Juli 1989 memang sudah menunjukan catatan mencetak gol yang lumayan masif pasca dirinya masih bermain di Prancis seperti kebanyakan pemain Afrika pada umumnya. Ia memulai karir di akademi FC Rouen di tahun 2005. Tak berselang lama, Auba muda menerima pinangan SC Bastia yang kerap menelurkan bibit-bibit muda terbaik di Prancis.

Perjalannya di Prancis terhenti sesaat tatkala AC Milan membuka penawaran untuk dirinya. Tak lama berselang, dirinya tergabung dalam tim muda Milan yang kala itu bermain di Inagural Champions Youth Cup pada 2007. Dalam laga yang ia lakoni, Auba tampil impresif dengan mengemas 7 gol dari 6 laga yang dimainkan.

Berada di tim muda Milan pada medio tersebut membuat namanya mau tak mau terpinggirkan. Sekedar catatan di musim 2007/08 Milan memiliki striker top macam Filippo Inzaghi, Alberto Gilardino, Ronaldo Nazario hingga Alberto Paloschi sehingga kansya bermian di tim utama praktis tertutup. Untuk menambah jam terbang, Rossonerri pun meminjamkan sang pemain ke tim Prancis lain, Dijon.


Baca Juga:


Dijon yang bermain di Ligue 2 menjadikan Auba tumpuan di musim 2008/09. Sebagai penyerang muda, Auba sukses mengemas menit bermain yang cukup. Ia memainkan 37 laga di berbagai kompetisi dan mengepak 8 gol dan sepasang assist. Setelah penampilan impresifnya, berbagai klub Prancis mulai membuka proposal penawaran kepada Milan dan Lille menjadi tim yang beruntung mendapatkannya semusim berselang.

Namun Lille, sinar Auba meredup. Bermain di Ligue 1 jelas berbeda dengan Ligue 2. Lille seakan bukan taman bermain yang cocok untuk Auba meski dalam skuat besutan Rudi Garcia tersemat berbagai pemain muda potensial macam Eden Hazard, Yohan Cabaye, Gervinho hingga Mahieu Debuchy.

Karirnya bersama Lille mandek, ia hanya memainkan 24 laga di berbagai kompetisi. Torehan tersebut mau tak mau membuatnya harus kembali ke Milan. Rossonerri yang masih yakin dengan kapasitas sang pemain kembali meminjamkannya ke tim lain. Kali ini, AS Monaco menjadi destinasi berikutnya di musim 2010/11.

Sama seperti di Lille, namanya lagi-lagi ta mencuat. Ia kalah bersaing dengan juru gedor asal Korea Selatan, Park Chu-young yang sukses menjadi top skor klub dengan raihan 12 gol. Di waktu yang bersamaan, Auba hanya mampu mengemas empat gol dari 33 laga yang ia lakoni. Bahkan di akhir musim, Les Monégasques harus terdegradasi lantaran hanya duduk di peringkat 18 klasemen akhir Ligue 1.

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS