Tag: setan merah

Atasi Lini Serang, MU Diminta Bobol Bank dan Rekrut Kane

Vivagoal Liga InggrisPengamat sepak bola Inggris, Paul Merson, memiliki saran instan untuk masalah di lini serang Manchester United. Menurutnya klub bisa membobol bank dan membeli Harry Kane dari Tottenham.

Setelah memutuskan melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez, MU tak mendatangkan penyerang baru musim panas lalu. Ole Gunnar Solskjaer terpaksa harus memaksimalkan para pemain yang ada.

Hasilnya, tim seperti tumpul di depan. Dalam beberapa laga mereka bahkan tak mampu melesakkan gol. Bahkan saat bersua AZ, MU tak sekalipun mencatatkan tendangan tepat sasaran.

Sama seperti Roy Keane, Paul Merson setuju jika lini serang harus segera dibenahi. Mereka membutuhkan sosok penyerang yang bisa mencetak setidaknya 20 gol satu musim dan Harry Kane adalah solusinya.

Baca Juga: Hadapi Rasis, Manchester United Tak Akan Setengah-setengah

“Manchester United perlu pergi dan membobol bank [mengeluarkan banyak uang] karena mereka membutuhkan mesin gol. Bagi saya, Harry Kane adalah salah satu yang terbaik dan dia telah terbukti mampu melakukanya,” kata Paul Merson kepada Sky Sports News.

“Manchester United tidak ke bursa transfer untuk membeli pemain yang akan bersinar hanya untuk dua tahun. Mereka butuh pemain yang datang dan mulai berlari dengan 25 gol musim depan,” sambung Paul Merson.

Lebih lanjut Merson mengatakan jika Kane sendiri juga harus angkat kaki dari Spurs. Dengan bakat yang dimiliki, akan menyedihkan jika pemain 26 tahun itu tak mendapat satupun trofi dalam kariernya.

“Harry Kane akan pindah ke klub terbesar di dunia. Bahkan jika mereka menghabiskan 120 juta pounds, Anda tahu telah membeli mesin gol dan Anda tidak perlu banyak berkeringat,” lanjut Merson.

“Dia akan memberi Anda 25 gol per musim tanpa Anda berkeringat. Anda bayangkan pemain top seperti Harry Kane tidak memenangkan satu pun gelar juara dalam kariernya?,” ucap Merson.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pembenahan Skuad, MU Bakal Lepas Beberapa Pemain!

Vivagoal Liga InggrisManchester United dikabarkan sudah merancang pergerakan mereka di bursa transfer. Tidak main-main, manajemen sepakat mengatur rencana belanja pemain hingga 2021 mendatang.

Pembenahan skuad tentu sangat dibutuhkan oleh Manchester United setelah performa buruk mereka musim ini. Memasuki pekan ke delapan, klub yang bermarkas di Old Trafford itu baru mengunci dua kemenangan dan terdampar di peringkat 12 dengan hanya meraih sembilan poin saja.

Sadar akan masalah tersebut, dilansir dari The Telegraph, klub telah melaksanakan pertemuan panjang untuk mendiskusikan rencana pembelian pemain di dua bursa transfer musim panas nanti.

Dalam pertemuan tersebut Solskjaer dikabarkan meminta klub untuk mendatangkan enam pemain yang ia inginkan. Investasi besar tentu diperlukan hanya untuk mendatangkan pemain incaran pelatih asal Norwegia tersebut.

Baca Juga: CEO Manchester United Restui Belanja Besar pada Januari 2020

Tidak hanya itu saja, klub juga telah menetapkan empat pemain baru yang bakalan direkrut di setiap musim panas. Dengan demikian, mereka akan memiliki delapan pemain baru pada tahun 2021 nanti.

Pihak klub sendiri juga dipercaya masih optimis dengan kinerja Solskjaer. Mereka yakin jika kontribusi eks pelatih Malmo itu baru akan terlihat setelah memasuki tahun ketiganya.

Dalam prosesnya nanti MU juga akan melepas beberapa pemainnya saat ini. Beberapa pemain yang tak lagi dibutuhkan dan terus mendesak untuk pindah akan coba dilepas dengan misi mencari pemasukan. Namun dalam laporan tersebut tidak disebutkan nama-nama yang akan terlibat dalam bursa transfer Manchester United.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Kini Fans MU Hanya Bisa Banggakan Masa Lalu

Vivagoal Liga InggrisJurnalis The Sun, Neil Custis menilai jika fans Manchester United tak memiliki sosok yang bisa mereka banggakan seperti masa lalu.

Manchester United tampil kurang meyakinkan musim ini. Setelah menjalani bursa transfer yang disebut cukup meyakinkan, performa tim asuhan Ole Gunnar SOlskjaer tak memperlihatkan adanya tanda-tanda perubahan. Terbaru mereka bahkan gagal meraih satupun kemenangan tandang di sepuluh laga terakhir.

Neil Custis kemudian mengatakan jika saat ini fans United sebaiknya tak ikut keluar dari Old Trafford jika tak ingin melihat hasil yang lebih buruk. Ia juga mengatakan jika mereka tak lagi bisa menyanyikan nama-nama pemain seperti di masa lalu.

“Mereka akan merasa lebih baik tetap di rumah pada laga tandang berikutnya,” ucap Neil Custis dikutip dari The Sun.

Baca Juga: Arsenal Lebih Butuh Kemenangan Ketimbang Clean Sheet

“Tidak adil untuk menilai tim ini dibandingkan dengan tim-tim [Manchester United] di masa lalu, mereka berada sejauh levelnya,” kata Neil Custis.

“Para penggemar [Manchester United] bernyanyi soal [Eric] Cantona dan [Ryan] Giggs dan lain-lain karena mereka tidak memiliki pahlawan zaman modern yang layak untuk dinyanyikan,” tegas Neil Custis.

Neil Custis kemudian membandingkan dengan era lalu dimana para pemain yang berada di lapangan benar-benar memiliki kualitas dan pantas untuk dipuja. Namun kini para pemain pengganti tak pantas untuk dinyanyikan bahkan untuk pemain sekelas Paul Pogba.

“Di masa lalu pengaruh kehadiran Roy Keane pada tim paling menonjol. Tidak dengan Pogba saat ini. Manchester United sama buruknya dengan atau tanpa Paul Pogba.”

“Bagaimana seseorang seperti Diogo Dalot masuk ke posisi yang biasa dimainkan Gary Neville, atau Fred dalam posisi yang biasa dimainkan Paul Scholes sebagai gelandang terbaik di planet ini?,” tegas Neil Custis.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Setan Merah Masih Miliki Aura Besar Karena Transfer Pemain Ini

Vivagoal Liga InggrisBrendan Rodgers, Bos Leicester City mengungkapkan bahwa Manchester United masih mempunyai aura sebagai salah satu klub raksasa Eropa walaupun telah mengalami penurunan pada beberapa tahun ini.

Inilah yang membuat Harry Maguire memutuskan pergi ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas lalu. Sudah banyak orang tahu bahwa Manchester United memiliki banyak trofi di bawah asuhan Sir Alex Ferguson dan itu menjadi kenangan usai kepergiannya pada 2013 silam.

Di bawah kepelatihan Manager seperti David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho dan saat ini Ole Gunnar Solskjaer yang ada perbedaan antara Manchester United dengan rival mereka di Inggris yaitu Manchester City dan Liverpool.

Baca Juga: Juru Gedor Atletic Bilbao Mengaku Dihubungi Salah Satu Tim Inggris

Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan kuda hitam, Leicester City.
Leicester merupakan klub yang sangat berkembang pada beberapa tahun terakhir ini. Akan tetapi pada bursa transfer musim panas ini mereka telah kehilangan pemain andalannya ke Manchester United usai Harry Maguire mengungkapkan bahwa dirinya ingin bergabung dengan Manchester United.

Adapun harga yang diminta oleh Leicester City sebesar 80 juta Poundsterling yang telah dikontrak oleh Setan Merah.

“Saya cukup beruntung setelah berada di klub besar Liverpool dan saya memahami bahwa hal-hal yang menarik yang dimiliki Liverpool dan Manchester United saat ini,” kata Rodgers.

“Mereka semua merupakan dua klub besar di Eropa sejauh ini. sebetulnya ada beberapa klub hebat lainnya dan klub besar lainnya akan tetapi Liverpool dan Manchester United dalam status dunia berada di kelas atas.

“Saya telah memahami hal tersebut apa yang kami bangun saat ini di klub kami ini membuat sangat menarik. dengan adanya tempat latihan yang baru dan bagaimana kami telah mencoba untuk meningkatkan kualitas lapangan kami. Namun, kami memiliki banyak pemain masih ada yang lebih menarik dan saya sangat memahami hal tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Legenda MU Ini Sebut MU Masih Harus Perbaiki Lini Tengah

Vivagoal Liga Inggris – Ryan Giggs, legenda Manchester United menyakini bahwa mantan timnya masih harus memerlukan beberapa pemain tambahan terutama di lini tengah.

Dikabarkan, masa depan Paul Pogba masih belum pasti di Stadion Old Trafford. Diketahui bahwa Manchester United hanya mampu menandatangani Daniel James.

The Red Devils telah kehilangan Marouane Fellaini pada Januari yang lalu dan Ander Herrera yang telah bergabung dengan Paris Saint-Germain dengan status free transfer di lini tengah mereka.

Baca Juga:

Ole Gunnar Solskjaer lebih banyak menambahkan pada lini belakang pada bursa transfer musim panas ini. Padahal, kemungkinan besar Paul Pogba akan bisa meninggalkan klub sebelum tenggat waktu transfer Eropa pada 2 September 2019.

Terkait dengan hal itu, Ryan Giggs merasa bahwa Setan Merah membutuhkan beberapa gelandang anyar untuk menambal lini tengah mereka dan antisipasi untuk kehilangan Pogba pada musim panas ini. Solskjaer dan para manajemen Manchester United harus memiliki langkah untuk menambal lini tengah.

“Saya memikirkan The Red Devils seharusnya membutuhkan beberapa gelandang baru lagi. jika Pogba pergi kita akan berbicara tentang perubahan permainan namun jelas Manchester United membutuhkan kualitas di Lini tengah karena sebelumnya ditinggalkan oleh Fellaini dan Ander Herrera,” ujarnya dilansir dari ESPN FC.

“Anda mungkin tidak setuju namun jika kemungkinan paul pogba tidak berada di tengah pada musim panas ini, kami tidak akan mengetahui apa yang terjadi. Alasan, Anda akan benar-benar kekurangan gelandang tengah untuk Manchester United. Itu adalah sebuah masalah besar yang dihadapi oleh pelatih Manchester United saat ini namun saya mengharapkan yang terbaik untuk klub,”tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Maguire Disebut Selevel dengan Van Dijk

Vivagoal Liga Inggris –  Harry Maguire tak henti dikaitkan dengan Manchester United selama musim panas ini. Belakangan beredar kabar MU bersedia menebus permintaan The Foxes dengan angka 80 juta pounds.

Hal ini lantas membawa mantan manajer timnas Inggris, Sam Allardyce bersuara. Menurutnya kepindahan Maguire ke MU akan menjadi langkah besar dalam karirnya. Ia bahkan menyebut Maguire bisa selevel dengan bek termahal dunia, Virgil Van Dijk.

Baca Juga : Manchester United Tetapkan Harga Transfer untuk Fullback Italia

“Gaya permainannya mirip dengan Van Dijk, dia sangat bagus dalam menguasai bola dan dia kerap muncul dari belakang. Van Dijk terlihat sedikit lebih baik karena dia pergi ke Liverpool dan saya pikir Maguire akan berada ke level lain jika pindah ke Manchester United dan mengeluarkan kemampuannya,” kata Allardyce kepada talkSPORT.

Lebih lanjut Allardyce mengomentari besaran nilai transfer yang harus dikeluarkan MU. Menurutnya mahalnya harga sang pemain dikarenakan Leicester tidak terdesak masalah finansial. Oleh karena itu mereka bisa saja mempertahankan Maguire atau melepasnya dengan banderol selangit.

“Mereka selalu menggantung biaya yang mereka inginkan dan sampai di sana pada akhirnya, jadi jika United tidak memiliki alternatif lain, saya khawatir mereka harus membayar sedikit lebih banyak dari yang mereka harapkan,” tutup Allardyce.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Nego Maguire Lebih Mahal Dari De Ligt, MU Disebut Lakukan Hal Konyol

VivagoalLiga Inggris – Matthijs De Ligt disebut sebagai aset terbaik pada bursa transfer musim panas ini. Oleh karenanya sebuah kesalahan besar bagi klub yang tak berani menebusnya dengan harga yang diminta termasuk Manchester United.

De Ligt akhirnya sudah menentukan masa depannya. Pemain yang sebelumnya berseragam Ajax Amsterdam itu memutuskan berlabuh ke Juventus dengan durasi kontrak hingga 2024 mendatang.

Dengan angka 75 juta euro belum termasuk bonus, keputusan Juventus mendatangkannya disebut sangat menguntungkan. Kendati sangat mahal untuk pemain di usianya, namun masa depan cerah bisa dipastikan untuk lini pertahanan klub.

Baca Juga: Jika Dengarkan Moyes, United Bisa Dapatkan Maguire dengan Harga Murah!

Analis talkSPORT, Alan Brazil mengkritisi klub peminat lainnya salah satunya adalah Manchester United. Menurutnya ketimbang mereka mengejar Harry Maguire, seharusnya United lebih berani bersaing untuk De Ligt.

“Liverpool pastinya tertarik [mengejar De Ligt] dengan [Virgil] Van Dijk di sisinya, sebab mereka berdua bermain bersama dengan baik untuk timnas Belanda,” buka Brazil.

“Mungkinkah Manchester United tidak berani menawarkan 75 juta euro? Ini tidak ada hubungannya dengan Harry Maguire, saya menyukai gaya bermainnya, tetapi kabar yang beredar di angka 80 juta euro atau 90 juta euro untuk Harry yang sudah berusia 26 tahun, dan De Ligt baru 20 tahun, saya kira, dan dia hanya bernilai 75 juta euro!”

“Saya fan berat Harry Maguire, dia berbahaya dalam situasi bola mati, hebat saat menguasai bola. Namun De Ligt masih 20 tahun, anda mendapatkan jaminan 10 tahun ke depan dari dia,” sambungnya.

MU sendiri terbilang cukup adil. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu sudah mendapatkan Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka, juga dihubungkan dengan Harry Maguire, Bruno Fernandes, serta striker lain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Setan Merah Merasa Frustasi Datangkan Pemain Newcastle United

VivagoalLiga Inggris – Manchester United mencoba mendatangkan pemain gelandang selama jendela transfer yang sedang berlangsung ini, Sean Longstaff telah muncul dan menjadi target utama bagi Setan Merah.

Menurut yang dilansir The Telegraph, Manchester United mungkin kehilangan gelandang berbakat ini karena mereka tidak tertarik untuk dibayar dengan mahar £ 50 juta.

Produk akademi Newcastle United, Sean Longstaff, telah dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford untuk beberapa waktu ini.

Baca Juga: Inter dan Man United Mulai Negosiasi Soal Transfer Lukaku

Pada musim 2018-19, pemain berusia 21 tahun ini tidak hanya bermain bagus di Newcastle, tetapi juga menarik perhatian Ole Gunnar Solskjaer dengan penampilan disiplin di lapangan hijau dengan sempurna.

Meskipun United telah menggaet dua pemainnya yakni Daniel James dari Swansea City dan Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace. Namun, bos United masih bekerja untuk merekrut beberapa pemain lagi.

“Ini jangka panjang dan proyek jangka pendek. Anda tidak bisa hanya berpikir tiga tahun ke depan, jadi kita punya tujuan jangka pendek juga,” ungkap Solskjaer.

“Saya pikir kami cukup tenang dan baik di pasar karena kami memiliki orang yang tepat, dan kami masih mengerjakan satu atau dua kasus,” imbuh mantan pemain MU itu.

Sesuai laporan melalui The Telegraph, penilaian Sean Longstaff sebesar £ 50 m telah mengejutkan pihak Manchester United.

Wakil ketua eksekutif United, Ed Woodward dilaporkan bertemu dengan direktur pelaksana Newcastle, Lee Charnley, pada hari Sabtu untuk membahas ketersediaan Sean Longstaff.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pogba Menjadi Model Kaos Away Manchester United Musim ini

VivagoalLiga Inggris – Paul Pogba adalah salah satu bintang Manchester United yang memodelkan kit tandang baru untuk musim 2019-20, meskipun Pogba terus dirumorkan tentang masa depannya di Manchester United.

Menurut agennya Mino Raiola, pemain internasional Prancis tersebut sangat ingin tantangan baru dan berharap untuk meninggalkan Old Trafford.

Namun alih-alih pindah, Pogba malah menjadi bagian dalam tugas pra-musim United di Australia dan laporan terbaru menunjukkan ia tidak mau merusak hubungannya dengan klub dengan mencoba memaksa mereka untuk melakukan penjualan.

Baca Juga: Madrid Siap Mundur Teratur dari Perburuan Pogba?

Pemain berusia 26 tahun itu kini muncul sebagai bagian dari rilis resmi kaos United terbaru – kaos yang terinspirasi oleh estetika Northern Quarter artistik Manchester.

Pogba, Juan Mata, Jesse Lingard, Marcus Rashford, Luke Shaw dan Scott McTominay adalah pemain senior pria yang menjadi bagian dari kit ini, demikian juga Nemanja Matic, yang telah dikaitkan dengan Inter dan AC Milan.

Manchester United mengatakan bahwa kaos itu “dipengaruhi oleh karya seni unik Northern Quarter yang mana kota ini tertanam jauh di dalam desain karena warna dasarnya dilapis dengan pola yang halus”.

Baju anyar ini akan dikenakan untuk pertama kalinya pada hari Sabtu, ketika mereka menghadapi Perth Glory dalam pertandingan persahabatan pramusim di Australia Barat.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

The Red Devils Pelit Dalam Bursa Transfer, Mengapa?

VivagoalLiga Inggris – Manchester United tidak lagi menjelma sebagai tim yang tangguh di bursa transfer pemain musim panas 2019. Bahkan, media Inggris menyebut Setan Merah sebagai tim frustasi dan pelit di bursa transfer.

Manchester United selama ini dikenal sebagai tim yang cukup aktif di bursa transfer. Mereka tidak ragu membeli pemain dengan harga mahal, meskipun belum tentu menjamin bakal sukses usai dibeli.

Musim 2018/19 lalu misalnya, United rela membayar 59,4 juta euro untuk membeli Fred. Harga mahal tersebut hanya dipakai untuk membeli pemain yang lebih sering duduk di bangku cadangan sepanjang musim.

Baca Juga: Gaji Besar Sanchez Menjadi Masalah Besar di Manchester United

Dilansir dari Bola.net, Pada musim-musim sebelumnya, United juga rela membayar mahal untuk Paul Pogba, Romelu Lukaku, Nemanja Matic, Vicktor Lindelof, Angel Di Maria hingga Anthony Martial.

Namun, situasi terkini jauh berbeda dari musim-musim sebelumnya. Sejauh ini, United baru mampu membeli Daniel James dari Swansea City. Harganya hanya 15 juta euro. Bahkan lebih murah dibanding harga beli Diogo Dalot pada musim ini.

Dikutip dari Evening Standard, United kini sedang berada dalam tekanan. Mereka frustasi karena sulit mengejar pemain buruan. Hal ini tidak lepas dari taktik yang dipakai oleh klub di bursa transfer yang selalu menawar lebih murah.

Kasus transfer Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace menjadi contohnya. United terus menawarkan harga lebih rendah membuat negosiasi tak kunjung usai.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS