Home Tags Sriwijaya FC
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
2019-19 Liga 2
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Sriwijaya FC

Sriwijaya Batal Dapatkan Jasa Bek Persib Bandung

Vivagoal – Liga Indonesia – Sriwijaya FC batal mendapatkan jasa bek Persib, Saepuloh Maulana. Setelah bursa transfer Liga 2 resmi di tutup, Sriwijaya gagal mendaratkan Epul.

Sriwijaya sejatinya selangkah lagi mendapatkan Epul. Baik Persib maupun Sriwijaya, keduanya sudah bersepakat untuk elakukan transfer eks bek Mitra Kukar tersebut.

Namun kesepakatan itu pada akhirnya urung terjadi lantaran Persib mengurungkan niatnya untuk menjual Epul. Tak kunjung selesainya proses naturalisasi Fabiano Beltrame jadi alasan manajemen Maung Bandung urung melepas sang pemain.

Baca Juga: Baru Direkrut, Takafumi Akahoshi Langsung Target Bawa Arema Juara

Padahal, manajemen Sriwijaya sangat serius menggunakan jasa Epul terbukti dari sejumlah uang yang sudah dikirimkan ke Persib sebagai mahar transfer. Namun demikian, manajer Srwijaya, Hendri Zainuddin tak mempermasalahkan kegagalan Epul merapat ke Jakabaring.

“Ya tidak apa-apa, berarti belum jodoh,” ujar Hendri singkat.

Hingga hari terakhir penutupan bursa transfer Liga 2, Sriwijaya FC sukses mendatangkan enam pemain. Antara lain ialah Hendra Ridwan dan Hendri Satriadi. Kemudian Nerius Alom (PSS Sleman), Bobby Satria (Kalteng Putra), Anis Nabar (Persela Lamongan) dan Zulkifli Syukur (PSM Makassar). Dua nama terakhir direkrut dengan status pinjaman.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Bek Naturalisasi Sriwijaya Tiba-tiba Mengundurkan Diri, Ada Apa?

VivagoalLiga IndonesiaBek Naturalisasi Sriwijaya FC, Bruno Casmir tiba-tiba mengundurkan diri dari Laskar Wong Kito. Ia mengaku kecewa dengan penampilannya.

“Bruno mundur karena merasa tidak dapat menyatu dengan tim secara maksimal. Bruno mendoakan SFC terus sukses ke depannya. Kami pun mendoakan Bruno,” ungkap manajer SFC, Hendri Zainuddin, seperti dinukil dari Goal.

Pihaknya memang menghormati keputusan Bruno. Bahkan ia mendoakan yang terbaik serta mengucapkan rasa terima kasihnya tehadap pemain berkepala plontos tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi atas kinerja Bruno Casimir selama ini. Keputusannya untuk mundur telah disampaikan ke manajemen dan kami hormati,” tambahnya.

Dalam laga kontra Bandung Blitar United, Sriwijaya bermain imbang 2-2. Casmir memang salah mengantisipasi bola sehingga dua gol untuk Bandung Blitar United hadir berkat kesalahannya.

Meski demikian, pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengaku segera move on. Ia akan memaksimalkan talenta lokal yang dimiliki tim asal Sumatera Selatan itu guna mengarungi Liga 2.

“Kehilangan Bruno memang berat. Tetapi kami harus tetap langsung siapkan penggantinya sat lawan Babel United nanti. Ada Rahmad Juliandri, Hamdan Zamzani, Aditya juga. Jadi kami maksimalkan pemain lokal kami,” ungkap kas.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Lawan Sriwijaya FC, PSMS Medan Siapkan Senjata Rahasia

VivagoalLiga Indonesia PSMS Medan coba move on dari kekalahan yang mereka dapat saat menghadapi Aceh Babel United, akhir pekan kemarin. Persiapan pun langsung mereka geber jelang laga kontra Sriwijaya FC, Kamis (1/8) besok di Stadion Teladan, Medan.

Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning berencana melakukan rotasi pemain di laga besok untuk membantu proses revovery sebagian pemainnya. Salah satunya dengan menurunkan Mohamadou Al-Hadji dan Natanael Siringoringo yang baru kembali dari pemusatan latihan timnas U-23.

“Besar kemungkinan kami akan melakukan rotasi pemain. Al-Hadji bisa jadi akan dimainkan, terlebih dia dalam motivasi yang bagus jelang pertandingan melawan mantan klubnya, Sriwijaya FC. Dia pasti sudah tahu soal kelemahan lawan, tapi kita lihat nanti.” ujar Gurning.

“Untuk Natanael kemungkinan dia juga akan kami mainkan, tapi soal dia bakal starter atau tidak, tergantung kondisi kebugaran dia nanti.” sambungnya.

Lebih lanjut, Gurning juga mengatakan bahwa dengan hadirnya beberapa pemain senior di skuat Sriwijaya FC seperti Yongki Ariwibowo dan Siswanto, kekuatan skuat Kas Hartadi jelas tidak bisa diremehkan.

“Sriwijaya banyak diperkuat pemain senior, mereka juga main teknik bola dari kaki ke kaki, ya mudah-mudahan kami tidak terdikter dengan permainan mereka, tetap fokus pada permainan kami sendiri.” Gurning menegaskan.

Selalu update Jadwal Pertandingan Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Meski Libur, Skuat Sriwijaya Diminta Tetap Latihan Rutin

VivagoalLiga IndonesiaPelatih Siwijaya FC, Kas Hartadi memberi libur lebaran kepada Yongki Ariwibowo dan kawan-kawan namun tetap ada pekerjaan rumah yang musti diselesaikan di kampung halamannya masing-masing.

Pelatih asal Solo tersebut menyebut telah menyerahkan program latihan selama libur lebaran sampai awal pekan depan. Kas berharap para pemain mau disiplin dengan tetap melakukan latihan  rutin guna menjaga kebugaran tubuh selama liburan ini.

Dengan menjaga kebugaran, Kas ingin para pemainnya tetap bugar saat tim kembali aktif latihan. Kas bermaksud di pemusatan latihan perdana setelah liburan, skuat langsung masuk ke materi taktik dan strategi mengingat waktu persiapan yang sudah makin mepet jelang kick-off Liga 2.

Adapun program yang diberikan kepada para pemain Sriwijaya FC selama liburan ini adalah Speed, Agility, Polymeric, lari cepat diselingi joging.

“Jadi para pemain tetap kita minta latihan rutin meski sedang menjalani libur lebaran Idul Fitri.” ungkap Kas.

“Tak ada waktu buat santai-santai karena Liga 2 sebentar lagi kick-off, tepatnya pada 22 Juni nanti.” tambahnya. Untuk diketahui, di laga perdana Liga 2, Sriwijaya FC akan menjamu Perserang di Stadion Gelora Sriwijaya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Krisis Bek Sayap, Sriwijaya FC Pinjam Mahdi Albaar dari Tira-Persikabo

VivagoalLiga Indonesia Sriwijaya FC masih terus bergeliat mencari pemain baru untuk melengkapi komposisi skuatnya jelang bergulirnya Liga 2 2019. Baru-baru ini, manajemen Laskar Wong Kito berhasil medatangkan bek Tira-Persikabo, Mahdi Fahri Albaar dengan status pinjaman.

Mahdi sendiri merupakan pemain kedua yang direkrut Sriwijaya FC dari Tira-Persikabo. Sebelumnya ada Ryan Wiradinata yang diproyeksikan akan mengisi pos gelandang serang.

“Mahdi Fahri Albaar sudah berhasil kami datangkan dengan status pinjaman dari Tira-Persikabol. Dia merupakan sosok pemain yang memang dibutuhkan klub musim ini untuk mengisi posisi bek sayap. Untuk sektor ini, kami hanya memiliki Akbar Zakaria.” ungkap Kashartadi, pelatih Sriwijaya.

 

“Untuk kualitas, Mahdi sudah tidak perlu diragukan. Dia sangat menjanjikan karena punya pengalaman panjang bermain di Liga 1. Selain itu, dia juga merupakan eks pemain timnas U-19 dibawah asuhan coach Indra Sjafri,” terangnya.

“Dengan keberadaan Mahdi dan Akbar, kini Sriwijaya punya dua bek saya yang kuat dan energik. Tentu ini akan bagus karena mereka bisa melakukan overlap untuk menambah daya dobrak lini serang.” imbuh Kashartadi.

Selain Mahdi, Sriwijaya sudah sukses mendaratkan mantan gelandang Martapura FC, Erwin Gutawa. Pengalaman dan fleksibilitas yang dimiliki Erwin dirasa cukup menjanjikan untuk SFC yang menargetkan bisa promosi ke Liga 1 musim depan.

“Erwin bisa bermain di beberapa posisi. Selain gelandang bertahan, dia juga sangat baik jika dimainkan sebagai bek tengah.” ucap Kashartadi.

 

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bidik Target Tinggi, Sriwijaya FC Kembali Tunjuk Mantan Pelatihnya

VivagoalLiga Indonesia – Sriwijaya FC resmi kembali menunjuk pelatih lama mereka, Kas Hartadi sebagai nahkoda baru mereka untuk memimpin tim berkompetisi di Liga 2. Selain itu, Laskar Wong Kito juga menumumkan Hartono Ruslan sebagai asistem dan mantan penjaga gawang mereka, Ferry Rotinsulu sebagai pelatih kiper.

Terkait peresmian staf anyar, pemilik Sriwijaya FC, Asfan Fikri buka suara. Menurutnya, pemilihan Kas Hartadi sebagai pelatih baru tak lepas dari pengalamannya yang malang melintang sebagai nahkoda tim-tim Indonesia. “Kami berharap coach Kas mampu membawa Sriwijaya FC juara dan kembali ke Liga 1 tahun depan,” ujarnya.

Selain itu, dipilihnya sosok yang membawa Kalteng Putra promosi ke Liga 1 seakan menjadi nostalgia pribadi untuk dirinya. Sekedar informasi, Kas Hartadi pernah menangani tim kebanggaan masyarakat Palembang ini pada tahun 2011 dan membawa Sriwijaya menjuarai Liga Indonesia di musim tersebut.

Kas sendiri mengaku ingin kembali ke Sriwijaya beberapa waktu lalu, namun kesempatannya baru terjadi saat ini. Setelah menangani kembali Laskar Wong Kito. Kas Hartadi memiliki beberpaa target khusus yang ingin dicapai. “Target pribadi tentu juara Liga 2. Selain itu kami ingin memakai komposisi 70:30. 70 persen untuk pemain senior dan sisanya pemain muda,” ujarnya.

Untuk nama pemain, ia masih enggan untuk mengumumkannya kepada publik.

Sementara itu, terkait posisi penjaga gawang, Ferry Rotinsulu mengaku sudah mengantongi nama untuk menggantikan posisi Teja Paku Alam yang bergabung ke Semen Padang.

“Kami sudah menyiapkan satu nama kiper senior untuk memperkuat tim. Sudah terjadi komunikasi dengan dia, tinggal menunggu kabar berikutnya saja,” ujar Ferry.

Lagi-lagi, Ferry pun juga enggan menyebutkan siapa sosok pertahanan terakhir yang akan berlabuh ke mantan timnya tersebut.

Dalam sepuluh hari ke depan, Sriwijaya akan melakukan persiapan. Tim asal Sumatra Selatan ini nantinya akan disesaki oleh 25 nama yang terdiri dari kombinasi pemain senior dan junior.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Ichsan Kurniawan Pamit Dari Sriwijaya FC

VivagoalLiga Indonesia – Bermain di Liga 2 membuat Sriwijaya FC harus kehilangan banyak pemain andalannya. Yang ternyata ada Ichsan Kurniawan yang baru-baru ini menyatakan pamit dari klub berjuluk Laskar Wong Kito itu.

Ichsan mengucapkan salam perpisahan kepada Sriwijaya melalui akun sosial media Instagram pribadinya, @ichsan24kurniawan, Jumat (1/3/2019) pagi tadi. Ucapan menyentuh pun ia tuliskan di unggahannya tersebut.

“Terima kasih Sriwijaya FC, seluruh staff management, serta seluruh suporter Singa Mania, Ultras Palembang, Sriwijaya Mania dan segenap masyarakat Sumsel yang telah mensupport saya selama ini. Jujur, ini hari yang terberat dalam hidup saya, dimana saya dengan berat hati izin pamit.” tulis Ichsan.

“Terima kasih untuk selama ini, dari tahun 2013 hingga sekarang, banyak pengalaman yang saya bisa dapat. Bangga dan terharu bisa bermain di tim impian saya sejak kecil. Saya juga sadar, saya ini bukan apa-apa tanpa Allah dan Sriwijaya FC. Saya besar di tim ini, ini rumah saya.” lanjutnya.

Ichsan sejatinya masih memiliki mimpi yang belum tercapai bersama Sriwijaya. Namun nasib berkata lain. “Terkadang hidup punya alasan dan pilihan. Ada takdir yang harus dilalui walaupun hati ini menentangnya,” ungkap eks U-19 ini

Lebih lanjut, Ichsan juga mengatakan bahwa jika ada kesempatan di masa mendatang, dia siap untuk kembali bermain bersama Sriwijaya.

Selalu update berita bola terkini seputar Liga Indonesia hanya di vivagoal.com

Inilah Sosok Pemilik Baru Sriwijaya FC!

VivagoalLiga Indonesia – Sempat mengalami masalah keuangan pada pertengahan kompetisi sepak bola Liga 1 2018 silam. Kini, Sriwijaya FC memiliki pemilik baru yaitu Asfan Fikri Sanaf.

Asfan Fikri Sanaf sekarang secara resmi memiliki Sriwijaya FC seusai menandatangani perjanjian surat bermaterai. Tanda tangan tersebut dihadiri oleh pemilik klub sebelumnya, Muddai Madang.

Dengan perjanjian tersebut Muddai Madang pun menyerahkan 1.084 lembar saham Sriwijaya FC. Saham itu diserahkan kepada Asfan Fikri Sanaf yang merupakan mantan Direktur Utama PT Bank Sumsel Babel.

Hijrahnya kepemilikan Sriwijaya FC itu pun mendapatkan apresiasi khusus dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

Herman Deru yang sejak awal berjanji membantu Sriwijaya FC mengatasi masalah finansialnya. Ia berharap agar kedepannya klub sepak bola berjuluk Laskar Wong Kito itu tak tergantung kepada pemerintah.

“Saya mengharapkan ke depan tim ini tidak tergantung dengan pemerintah. Puncak harapannya adalah ketika Sriwijaya FC kembali berprestasi,” ungkap Gubernur Herman Deru.

Untuk itu, kepemilikan mayoritas saham Sriwijaya dimiliki oleh Asfan Fikri Sanaf. Kini ia juga bertanggung jawab penuh dalam menangani manajemen. Dan operasional klub yang akan berkompetisi di Liga 2 musim 2019 ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Sudah Jor-Joran di Bursa Transfer, Madura United Beda Dengan Sriwijaya FC

Vivagoal Liga Indonesia – Transfer jor-joran yang dilakukan Madura United untuk Liga 1 2019 mendatang menuai banyak sorotan. Mereka ditakutkan bernasib sama seperti Sriwijaya FC, mewah secara komposisi pemain tapi pada prosesnya terdegradasi.

Di Liga 1 2018 kemarin, Sriwijaya FC memiliki komposisi skuat bertabur bintang, seperti Esteban Vizcarra, Yu Hyun Koo, Alan Henrique, Goran Gancev, Alberto Goncalves, Manuchehr Jalilov, Syahrian Abimanyu dan Zulfiandi, namun gagal memenuhi ekspektasi.

Seperti yang sudah diketahui, Laskar Wong Kito hanya bisa menutup musim 2018 kemarin di posisi ke-17 klasemen dari 18 tim peserta. Sriwijaya pun harus turun ke Liga 2, dan ditinggal pemain topnya.

Musim 2019 ini, giliran Madura United yang belanja besar-besaran. Tak tanggung-tanggung, 11 pemain kelas timnas direkrut, diantaranya, Andik Vermansyah, Beto Goncalves, Fachruddin Aryanto, Zulfiandi, dan Muhammad Ridho. Juga ada nama pemain asing seperti Alexander Rakic, Jaimerson Xavier, dan Dane Milovanovic.

Manajer tim Laskar Sape Kerab, Haruna Soemitro menegaskan bahwa timnya akan berbeda nasib dengan Sriwijaya FC. Karena semua belanja pemain yang dilakukan sudah diperhitungkan secara matang, bahkan sebelum Liga 1 2018 berakhir.

“Kalau ada yang menilai kami akan menjadi Sriwijaya kedua, Insya Allah itu tidak akan terjadi. Karena proses rekrutmen sudah dilakukan dengan proses benar. Kita membangun tim ini benar-benar kuat, tidak hanya soal komposisi pemain tapi juga dari segi finansial.” ujar Haruna.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Ambil Alih Saham Mayoritas, Herman Deru Kendalikan Sriwijaya FC

VivagoalLiga Indonesia –  Sriwijaya FC yang degradasi ke Liga 2 musim 2019 ini membuat Dirut PT. Sriwijaya Optimis Mandiri, Muddai Madang berniat melepas semua saham yang dikuasainya di tim Laskar Wong Kito. Namun, penjualan saham itu malah menimbulkan polemik.

Sebelumnya, Muddai adalah pemilik mayoritas saham di Sriwijaya FC dengan penguasaan hingga 88 persen. Sisanya, sebanyak 12 persen dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Yayasan.

Dalam prosesnya, Muddai Madang dituntut untuk segera melepas saham mayoritasnya karena dianggap gagal mengangkat prestasi Sriwijaya FC. Adapun penguasa baru klub yang bermarkas di kota Palembang itu adalah Herman Deru yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumsel.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Pemprov Sumsel, Nasrun Umar, Selasa (15/1/2019). Menurutnya, kepastian itu sudah ia umumkan semalam di hadapan para tokoh sepak bola Sumsel yang juga dihadiri Herman Deru.

Di acara rembuk tersebut, awalnya Herman meminta agar Nasrun Umar segera memutuskan nasib Muddai sebagai pemilik saham mayoritas. Bagi Herman, tidak ada alasan lagi, selain Muddai harus mundur dari jabatannya.

“Saya ingin Bapak Muddai mundur, dan konflik ini segera berakhir. Sriwijaya ini ibarat kaki sudah terinjak paku yang karatan, jika dicabut pasti sakit, tapi kalau dibiarkan bisa tetanus,” tegas Herman di satu sesi acara rembuk itu.

Setelah itu, Herman pergi meninggalkan acara yang dilangsungkan di hotel Horison kota Palembang. Adapun, Sekda Nasrun langsung naik ke podium untuk menjelaskan bahwasanya semua saham yang dikuasai Muddai sebelumnya sudah diserahkan semuanya ke Herman Deru sebagai pribadi bukan sebagai Gubernur.

“Pak Muddai sudah melepas semua sahamnya ke Pak Herman Deru, tapi tidak sebagai gubernur, namun pribadi. Jadi ke siapa nanti dijual, dalam waktu dekat ini akan diputuskan,” jelas Nasrun.

Muddai sendiri setelah mendengar pengumuman Nasrun di hadapan para peserta rembuk, langsung bergegas keluar dari hotel. Sempat dikejar awak media, Muddai menolak memberi komentar.

“Silahkan tanya ke yang lain, saya no comment,” kata Muddai.

Nasrun sendiri setelah melepas kepergian Muddai kembali menegaskan bahwa serah terima surat pernyataan maupun soal pelimpahan aset hingga pembentukan tim formatur manajemen akan segera dilakukan secepatnya.

“Tentu, kita segera proses, tapi tidak selesai satu hari ini saja,” tandas Nasrun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS