Home Tags Sriwijaya FC
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
2020-20 Liga 2
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Sriwijaya FC

Pulang Ke Indonesia, Beto Goncalves Langsung Ganti Seragam Sriwijaya FC?

Vivagoal – Liga Indonesia – Bomber Madura United Alberto Goncalves berharap kebugarannya bisa tetap bagus ketika kembali ke Indonesia guna menyiapkan diri untuk melakoni lanjutan kompetisi Liga 1 2020 Oktober mendatang.

Beto sapaan akrab Goncalves saat ini masih berada di Belem, Brasil usai Liga 1 ditangguhkan sementara akibat pandemi virus Corona. Menurut pemain berusia 39 tahun ini, ia berencana bertolak ke Indonesia pada Kamis (27/8/2020) dan selanjutnya akan fokus mengembalikan kebugaran tubuhnya.

“Saya berharap berada dalam kondisi bagus saat pulang nanti. Selama lima bulan menghabiskan waktu di Brasil cukup menyenangkan. Saya akan pulang tanggal 27 Agustus dan mulai berlatih tanggal 20 September,” ungkap Beto dilansir dari laman Globo Esporte.

Beto sendiri belakangan ramai diberitakan bakal bergabung dengan klub Liga 2 Sriwijaya FC. Pemain kelahiran Brasil tersebut dilaporkan akan dilepas Madura United dengan status pemain pinjaman.

“Kalau jadi ke Sriwijaya FC, status saya cuma jadi pemain pinjaman. Sebab kontrak saya masih tersisa di Madura United.


Baca Juga:



Beto sendiri sebenarnya bukan pemain pertama dari Liga 1 yang pindah ke Liga 2 andai transfernya ke Sriwijaya terealisasi. Sudah ada Ferdinand Sinaga yang lebih dulu bergabung dengan PSMS Medan dari PSM Makassar.

Tren ini menjadi salah satu dampak regulasi baru yang diterapkan di Liga 1, yakni melarang aktivitas bursa transfer dilakukan antar klub peserta Shopee Liga 1.

Klub Liga 1 hanya dibolehkan merekrut atau meminjam pemain baru dari kompetisi lain. Aturan tersebut akhirnya membuat klub-klub Liga 1 memilih melepas dan atau meminjamkan pemainnya ke Liga 2.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Alberto Goncalves Resmi Berlabuh ke Liga 2

Vivagoal – Liga Indonesia – Cinta lama Alberto Goncalves dengan Sriwijaya FC sepertinya bakal segera bersemi kembali. Sebabnya, kedua dikabarkan bakal bekerja sama lagi dalam waktu dekat.

Sebelumnya, santer diberitakan penyerang timnas Indonesia, Alberto Goncalves bakal berlabuh ke Sriwijaya FC dengan status pemain pinjaman. Sriwijaya sendiri merupakan klub yang pernah dibela Beto sapaan akrab Alberto selama kurun waktu 2016 hingga 2018 sebelum memutuskan hengkang ke Madura United

Dan rumor transfer tersebut ternyata bukan isapan jempol belaka. Beto mengungkapkan bahwa benar ia berpeluang kembali ke pelukan Sriwijaya FC dengan status pinjaman. Dan saat ini, negosiasi antara Madura United dan Sriwijaya masih terus berlangsung.

Beto sendiri tidak mempermasalahkan harus bermain di Liga 2 yang notabene merupakan penurunan kasta dalam kariernya yang begitu identik berkiprah di kompetisi teratas sepakbola Indonesia.

“Memang benar ada tawaran dari Sriwijaya FC. Namun, saya masih belum tahu karena masih diurus agen saya,” kata Alberto Goncalves.


Baca Juga:


Untuk diketahui, Alberto Goncalves memang merupakan pemain yang paling bisa membuktikan bahwa usia hanya sekedar angka saja. Di umur yang ke-39 tahun, ketajaman Beto tak lekang oleh waktu. Sejauh ini, ia bahkan sudah tiga gol dari tiga penampilan di ajang Shopee Liga 1 2020 bersama Madura United sebelum kompetisi ditangguhkan karena pandemi COVID-19.

Pada musim lalu saja, Beto masih mampu menggelontorkan 18 gol, dan total sejak Liga 1 2017, penyerang naturalisasi kelahiran Brasil tersebut sudah mengoleksi sebanyak 54 gol.

Sriwijaya FC jelas butuh tenaga Beto demi ambisi mereka bisa kembali tampil di Liga 1. Keberadaan sang pemain sangat mungkin jadi jaminan bagi armada Budiardjo Thalib untuk naik kasta.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Sriwijaya FC Perlu Didampingi Empat Sponsor Besar Ini Tuk Mengarungi Liga 2

Vivagoal – Liga Indonesia – Liga 2 maupun Liga 1 akan bergulir kembali pada bulan Oktober mendatang. Ini membuat manajemen di beberapa klub harus memikirkan matang-matang terkait finansial yang ada.

Sebetulnya, tantangan sudah dimulai sejak pandemi mulai berlangsung pada bulan Maret lalu. Kondisi ekonomi belum stabil hingga saat ini.

Ini yang membuat salah satu klub Liga 2 Sriwijaya FC sangat membutuhkan komitmen pihak sponsor untuk tetap melanjutkan kompetisi hingga Februari 2021 mendatang. Apalagi, pihak sponsor juga menargetkan untuk promosi ke Liga 2 pada musim depan.

“Kami telah memiliki 4 sponsor yaitu PTBA, PT TEL, PGN dan Bank Sumsel Babel. Sebetulnya, 4 sponsor ini sudah cukup untuk mendampingi kita untuk mengarungi Liga 2 2020 mendatang,” ujar Hendri Zainuddin selaku Manajer Sriwijaya FC.

Pihak manajemen Sriwijaya FC tersebut menilai bahwa dana sponsor dari perusahaan pesan tersebut akan mencukupi gaji para pemain dan operasional tim dalam satu musim ini.


Baca Juga:


Seperti diketahui, Sriwijaya FC akan memberikan gaji sebesar 60% dari kontrak sesuai dengan regulasi yang telah diberikan oleh PSSI. Ini sudah keputusan mutlak dari PT LIB dan PSSI.

“Kami biasanya memberikan gaji para pemain misal sebulan 100 juta maka di Liga 2 yang akan bergulir pada bulan Oktober mendatang kami akan memberikan 60 juta. Kurang lebih, begitu perhitungannya dari PSSI,” jelas pria yang kerap disapa HZ.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Harapan Pemain Sriwijaya Terkait Wacana Liga Dilanjutkan

Vivagoal – Liga Indonesia – Palang pintu Sriwijaya FC, Obet Choiri memberikan komentar terkait wacana pelaksanaan kompetisi Liga Indonesia yang akan berlangsung kembali pada bulan September mendatang.

Perlu diketahui, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan masukan agar kompetisi Liga 1 bisa dilanjutkan kembali pada bulan September mendatang. Sedangkan, kompetisi Liga 2 bisa digelar pada bulan Oktober.

Mendengar wacana tersebut, pemain asal Kediri itu pun ikut angkat bicara. Menurutnya, kompetisi Liga Indonesia supaya dilanjutkan kembali namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

“Saya setuju bila kompetisi segera digelar kembali namun pihak operator Liga supaya tetap mematuhi peraturan pemerintah untuk jaga jarak agar penyebaran virus Corona tidak bertambah lagi,” kata Obet kepada Vivagoal.

Mantan pemain Martapura FC tersebut juga berharap bahwa PSSI, PT LIB dan pihak klub supaya bersinergi agar protokol kesehatan bisa berjalan dengan baik.


Baca Juga:


“Saya sangat mengharapkan protokol kesehatan yang telah dicanangkan oleh pemerintah harus tetap diperhatikan baik wasit, pelatih, manajer maupun pemain,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Cerita Yanto Basna Meniti Karier Di Liga Thailand

Vivagoal – Liga Indonesia – Perjalanan eks pemain Sriwijaya FC, Rudolof Yanto Basna untuk meniti karir di Liga Thailand ternyata tak semudah yang dibayangkan. Yanto mengaku pernah ditipu dengan dijanjikan main di klub top negeri Gajah Putih, Bangkok Glass.

Sudah sejak 2018 lalu, Yanto Basna bermain di Thailand. Total sudah ada tiga klub yang dibelanya, mulai dari Khon Kaen, Sukhothai, hingga PT Prachuap. Dari ketiganya, Basna selalu bisa mengunci satu tempat di skuat inti.

Meskipun demikian, di awal-awal dirinya meniti karier bermain di Liga Thailand, pemain berusia 24 tahun itu mengaku banyak mengalami cobaan. Ia bahkan sempat dijanjikan oleh seorang agen bakal bermain di Bangkok Glass yang sekarang bernama BG Panthum.

“Ada agen yang menjanjikan saya ke Bangkok Glass, itu kan tim bagus. Dia sudah kirimkan saya gambar apartemen, mobil, tapi setelah sampai di Thailand ternyata hoax, dia tipu saya. Akhirnya ya mau gimana lagi, saya sudah sampai di Thailand. Lalu saya pilih di Khon Kaen,” cerita Yanto Basna saat melakukan live Instagram APPI.


Baca Juga:


Setelah dikontrak Khon Khaen, Yanto mengalami hal yang mengejutkan lagi. Di sesi latihan perdananya, dia mengaku diajari seperti anak kemarin sore yang sedang belajar bermain sepakbola.

“Selama hampir dua minggu latihan, yang paling menarik itu, saya latihan pertama seperti baru belajar sepakbola lagi. Dalam hati, buat apa saya susah-susah diri, di Indonesia saya bisa terima gaji besar, main di klub bagus, kenapa saya datang di Thailand seperti orang bodoh diajar main bola lagi,” paparnya.

Sempat berpikir untuk pulang saja ke Indonesia, tapi Yanto kemudian berpikir sudah terlanjur di Thailand, sayang kalau perjuangannya diakhiri begitu saja.

“Akhirnya aku terima mereka ngomong apa. Pas pertandingan dimulai, di laga pertama, saya langsung dipercaya sebagai starter. Syukur karena saya bisa bayar 100 persen kepercayaan pelatih. Dan setelah kompetisi berakhir, ada lima klub Liga 1 Thailand yang berminat mengontrak saya,” senang Yanto.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Sudah Jatuh Ketimpa Tangga, Begini Nasib Hyun-Koo Saat Ini!

Vivagoal – Liga Indonesia – Eks pemain Sriwijaya FC, Yu Hyun-koo bisa dibilang bak sudah jatuh tertimpa tangga pula. Dia yang belum mendapatkan gaji dari Kalteng Putra, harus kena tipu pula dari Anthony Jomah Ballah.

Seperti diketahui, sampai saat ini Yu Hyun-Koo bersama beberapa rekannya di Kalteng Putra masih menunggu kejelasan soal tunggakan gaji untuk Liga 1 2019 lalu dari manajemen.

Masalah satu belum juga rampung, Yu Hyun-koo malah kembali kena tipu. Dia mengaku ditipu oleh eks pemain Persebaya Surabaya era 2009 soal pengurusan Warga Negara Indonesia (WNI).

“Ada satu lagi masalah, saya bermasalah sama Anthony Jomah Ballah. Saya kena sama orang itu, saya ditipu,” sesal Yu Hyun-koo.

Yu Hyun-Koo lantas menceritakan kronologis kejadian dirinya tertipu sama Jomah Ballah. Jadi pada 2019 lalu, dia dihubungi oleh Jomah Ballah terkait kepengurusan menjadi pemain naturalisasi. Saat itu, Yu Hyun-Koo memang sedang berusaha merubah status kewarganegaraannya.


Baca Juga:


Akan tetapi, setelah menyetorkan sejumlah uang yang diminta, Jomah Ballah malah menghilang.

“Saya transfer Rp 100 juta ke dia. Lalu, saya tagih, baru balik Rp 30 juta. Dia awalnya janji mau bayar sisanya, tapi setelah itu nomor saya malah diblok sama dia. Saya sudah laporkan ke polisi. Tapi sudah lama, polisi belum cari-cari. Saya bingung,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Tim Tradisional Indonesia Ingin Ratu Tisha Duduki Posisi Strategis di Klub!

Vivagoal – Liga Indonesia –  Pasca mundurnya Ratu Tisha dari jabatan sebagai Sekjen PSSI, Sriwijaya FC bergerak cepat dengan memasukan nama lulusan ITB ini sebagai manajer tim. Namun Tisha belum memberikan respon terkait ketertarikan Laskar Wong Kito.


Baca Juga:


“Sejauh ini, belum ada jawaban. Tetapi kami masih akan tetap menunggu,” kata sekretaris Sriwijaya FC, Faisal Mursyid, dinukil Goal Indonesia.

Faisal pun memaparkan alasan tim ingin meminang TIsha. Menurutnya, wanita yang berperan besar meloloskan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 di tahun 2021 bisa membawa arah klub ke tempat semestinya.

“Sriwijaya FC meminta Ratu Tisha untuk mengisi jabatan sebagai manajer tim karena kami ingin memperkuat manajemen Sriwijaya FC, khususnya untuk posisi manajer,” ucapnya.

Sebelumnya, posisi manajer dipegang oleh Hendri Zainuddin. Namun yang bersangkutan harus meletakan jabatan pasca ditunjuk menjadi wakil direktur utama  PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) pada Januari lalu.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Terkait Permasalahan Gaji, Sriwijaya Tunggu Komando PSSI

Vivagoal – Liga Indonesia –  Meski PSSI sudah menetapkan maksimal batasan gaji pasca ditangguhkannya kompetisi, manajemen Sriwijaya masih menunggu komando PSSI utnuk pembayaran gaji di bulan April hingga Juni.

Melalui manajernya, Hendri Zainudin, gaji pemain, pelatih dan ofisial pada bulan Maret sudah dibayarkan penuh. Namun untuk upah di bulan April hingga Juni ia menyebut pihaknya masih menunggu perkembangan dari PSSI.

“Untuk gaji pemain bulan Maret, alhamdulillah sudah kami bayarkan dengan full. Untuk bulan ini [April] kami masih menunggu dari pihak PSSI, dan juga dari situasinya,” kata Hendri melalui akun Instagram resmi klub, dinukil Goal Indonesia.

“Sebenarnya sudah ditetapkan sebesar 25 persen oleh PSSI, tapi karena situasi sekarang sedang force majeure, kkami menunggu organisasi induk dulu seperti apa nantinya. Kami juga setiap tanggal 20 baru gajian.”


Baca Juga:


 

Sejauh ini, PSSI sudah mengirimkan edaran jika komprisi Liga 1 dan Liga 2 berada dalam posisi force majeure hingga akhir Juni mendatang. Jika situasi darurat bencana sudah dicabut pemerintah, bukan tak mungkin laga di Liga 1 dan 2 akan kembali dihelat pada awal Juli mendatang.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Liga Ditunda, Tim Tradisional Indonesia Berikan Masukan Menarik

Vivagoal – Liga Indonesia –  PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga resmi menunda Liga 1 dan Liga 2 karena wabah pandemic Corona. Namun Sriwijaya FC mengusulkan jika Liga bisa dilanjutkan pasca Idul Fitri.

Sebelumnya, PT LIB sudah memberikan edaran kepada klub-klub yang berpartisipasi di dua kompetisi teratas Indonesia terkait jeda kompetisi pada Sabtu (21/3) kemarin.  Kedua liga sejatinya sudah diliburkan sejak 16 Maret kemarin.

“Mempertimbangkan terkait situasi perkembangan virus Covid-19 yang terjadi saat ini, LIB meminta gambaran secara spesifik terhadap keadaan daerah lokal setempat dari masing-masing klub perserta Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020, baik aspek penanganan maupun kebijakan Pemerintah Daerah yang diterapkan dalam langkah persebaran virus Covid-19,” kata bunyi surat LIB kepada klub-klub peserta Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020, dinukil dari Detiksports.

“LIB meminta kepada seluruh klub perserta Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 memberikan masukan terkait kelanjutan pelaksanaan kompetisi musim 2020 termasuk penentuan penjadwalan dan izin kemananan mengacu kebijakan dan keadaan pesebaran Covid-19 di Daerah masing-masing,” kata dalam surat itu menambahkan.


Baca Juga:


Namun Sriwijaya FC, melalui manajernya, Hendri Zainuddin memberikan usulan dengan menangguhkan kedua jadwal Liga karena pandemic Corona. Hendri meminta kompetisi kembali digulirkan pasca Lebaran.

“Sampai habis lebaran saja. Karena puasa memang Liga 2 ditiadakan. Melihat perkembangan corona sekarang,” ungkapnya. Sejauh ini, Pandemic Corona di Indonesia telah memakan 48 korban jiwa dan menghinggapi 514 orang. Kabar baiknya, dari jumlah tersebut, 29 orang dinyatakan sembuh.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Laga Ujicoba PSIS vs Sriwijaya FC Digelar Tanpa Penonton

Vivagoal – Liga Indonesia – Harapan pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic agar skuat besutannya bisa menggelar pertandingan uji coba melawan Sriwijaya FC sebelum Liga 1 2020 bergulir akhirnya terwujud. Laga uji tanding itu sendiri rencananya bakal dilangsungkan di lapangan YIS, Sleman, Sabtu (22/2) pagi WIB.

Sejatinya, laga uji coba ini sempat berada dalam ketidakpastian digelar pasca manajemen Sriwijaya FC mengonfirmasi bahwa mereka tidak bisa menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul karena sudah lebih dulu disewa pihak lain.

Baca juga: Jelang Liga 1, Bojan Hodak Fokus Asah Lini Depan PSM

Namun Sriwijaya FC melalui pelatihnya, Budiharjo Thalib akhirnya mengumumkan bahwa pertandingan uji coba kontra PSIS bakal tetap digelar. Hanya saja, mengingat lapangan YIS berada di kompleks sekolah, mau tidak mau pertandingan nanti bakal dilangsungkan tanpa kehadiran seorang penonton.

“Rencana lawan PSIS Sabtu pagi di YIS. Tapi saya minta maaf bagi seluruh suporter, baik dari Sriwijaya FC maupun PSIS, laga ini tertutup tanpa penonton, mengingat lapangan merupakan sekolah yang punya prosedur khusus dan harus kami taati,” ungkap Budiharjo seperti dilansir dari akun Instagram resmi PSIS.

“YIS ini sifatnya juga lapangan, bukan stadion. Ini juga imbauan dari pengelola, bukan dari pihak kami, Sriwijaya FC, katanya bisa situasi di lapangan aman terkendali.” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS