
5 Fakta Pelatih Tertua di Piala Dunia 2026
- Dick Advocaat

Sosok asal Belanda didaulat sebagai sosok tertua yang ada di Piala Dunia 2026. Saat ini, ia sudah berusia 78 tahun dan asam garam di pinggir lapangan lumayan kental. Ia sudah mulai melatih sejak awal 80an dan uniknya, catatan tersebut belum terputus satu tahun pun sampai hari ini!
Dalam kiprahnya, ia sempat tiga kali mengarsiteki Timnas Belanda, Glasgow Rangers, Zenit st Petersburg hingga Timnas Irak. Namannya juga tercatat pernah beberapa kali meenukangi tim-tim Eredivisie. Sejak 2024, ia tengah menukangi Timnas Curacao dan membantu negaranya mentas di Piala Dunia 2026 untuk kali pertama.
Namun sayang pada laga perdana, timnya keok dengan skor 7-1 dari Jerman. Meski keok, Advocaat senang karena timnya menjadi bagian dair turnamen dan berharap bisa membuat kejutan di dua laga yang tersisa.
- Miroslav Koubek

Sosok 74 tahun lumayan sering menukangi berbagai tim asal Republik Ceko. Ia sempat menukangi beberapa tim besar macam Victoria Plzen, Banik Ostrava hingga Slavia Praha. Bersama Plzen, ia sempat memenangi Liga utama Ceko pada 2014/15 kemarin.
Pada Desember 2025, ia ditunjuk sebagai pelatih Timnas Republik Ceko dan mampu mengamankan tempat di Piala Dunia 2026 pasca menang play-off atas Republik Irlandia dan Denmark. Catatan tersebut menjadi spesial mengingat Ceko terakhir kali beredar di ajang yang sama pada Piala Dunia 2006 atau 20 tahun lalu.
- Hugo Broos

Sejak akhir 80an, Broos sudah menjadi pelatih dan beberapa tim Belgia mulai dari Molenbeek, Club Bruge, Anderlecht hingga Genk pernah merasakan tangan dinginnya. Berbagai gelar domestik sempat ia rengkuh bersama berbagai tim tersebut.
Uniknya, sejak 2014, ia memutuskan hengkang ke Afrika dan meneukangi beberapa klub asal Alzajair. Timnas Kamerun juga sempat dilatihnya selama satu musim pada 2016/17 lalu dan persembahkan gelar AFCON. Sejak 2021, ia tengah membesut Afrika Selatan dan loloskan tim ke Piala Dunia pertama sejak menjadi tuan rumah pada 2010. Namun sayang di laga perdana, Bafana-Bafana harus keok dengan skor 0-2 dari tuan rumah Meksiko.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Back to Back PSG di Liga yang Menyelamatkan Sepakbola
- Obrolan Vigo: Barba, Veni, Vidi, Vici dan Menjaga Marwah Persib Bandung
- Obrolan Vigo: Xabi Alonso Bisa Jadi Kartu AS dari Rangkaian Masalah Chelsea?
- Obrolan Vigo: Marcos Llorente, Keping Terpenting dalam Ambisi Timnas Spanyol
- Carlos Queiroz

Queiroz pernah menjabat posisi strategis. Ia adalah mantan tangan kanan Sir Alex Ferguson di Manchester United dan sempat sejenak menukangi Real Madrid. Tampuk kekuasaan Timnas Portugal juga sempat ia rasakan pada medio 2008-2010 lalu.
Pasca Portugal, ia mulai berkelana ke berbagai tim. Queiroz pernah lama membesut Iran selama 8 tahun mulai dari 2011-2019. Ia kemudian hengkang ke Kolombia, Mesir dan Qatar. Pada 2026, ia mendapatkan kepeercayaan untuk menukangi Timnas Ghana yang berlaga di Piala Dunia 2026 di Amerika Tengah.
- Marcelo Bielsa

Bielsa adalah maha guru bagi para pelatih. Pep Guardiola bahkan mengakui sang pelatih adalah mentor yang membuatnya terjun ke dunia manajerial. Selain Pep, beberapa nama besar macam Mauricio Pochettino, Diego Simeone hingga Jorge Sampaoli pernah merasakan tangan dinginnya dan pernah beradu taktik dengannya!
Sosok asal Argentina memang kerap melakukan pressing tinggi yang menjadi trademarknya kala menukangi kesebelasan. Namun di level klub, ia tak pernah benar-benar menulangi tim besar. Karirnya hanya mentok di tim papan tengah atau tim papan bawah. Klub macam Valez Sarsfield, Athletic Bilbao, Marseille hingga Leeds United pernah merasakan sentuhannya.
Sementara di level Timnas, namanya sempat beberapa kali membesut negara berbeda. Argentina, Chili hingga Timnas Uruguay pernah merasakan tangan dinginya. Di level negara, Bielsa sempat hantarkan Argentina mendulang medali emas Olimpiade 2004 silam di Yunani.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















