
5 Fakta Pemain Nomor 10 Terbaik yang Pernah Main untuk Barcelona
- Diego Maradona

Jauh sebelum Lionel Messi ada di Barcelona, ada nama Diego Maradona yang lumayan menyita perhatian kala datang ke klub pada 1982 lalu dengan mahar 7,3 juta Euro dari Argentinos Juniors dan mahar tersebut menjadi rekor termahal dunia.
š£ļøJorge Valdano: āMaradona was Maradona sometimes, Messi is Maradona everyday.ā pic.twitter.com/ZF00Z3OOCM
ā BarƧa Worldwide (@BarcaWorldwide) December 9, 2022
ia sempat memainkan dua tahun di Catalan dan meninggalkan kesan mendalam bagi fans. Diego sempat hantarkan tim menangi LaLiga dan berkontribusi dalam 38 gol dan 23 assist dari 58 laga bersama timnya. Namun masa baktinya di tim harus berakhir keitka ia terlibat perkelahian masal dengan pemain Athletic Bilbao di final Copa del Rey 1984. Setelahnya, ia hengkang ke Napoli.
- Rivaldo

Rivaldo menjadi sosok pembeda di lini depan Barcelona pasca petualangan singkatnya bersama tim asal Galacia, Deportivo La Coruna, Sosok asal Brasil suskes bertransformasi menjadi pemain penting dalam klub. ia bahkan pernah menangkan Ballon dāOr 1999 lalu dalam balutan seragam Azulgrana.
Barcelona sempat dihantarkan menangi dua LaLiga dan satu Copa del Rey. Ia juga tampil apik ketika tim dalam kesulitan di musim 2000/01 lalu. 33 gol diselatkan dan torehan tersebut berkontribusi besar bagi langkah tim ke Liga Champions. Semusim berselang sang pemain putuskan hengkang ke AC Milan.
- Romario

Romario merupakan pemain yang lumayan unik dalam Barcelona. Ia sempat bergantian menggunakan nomor punggung 10 bersama rekan setimnya, Hristo Stoichkov saat aturan nomor punggung masih lumayan longgar di medio 90an.
Name a top 90ās striker partnership. Iāll start with Romario and Stoichkov. #Barca #Barcelona #Spain pic.twitter.com/8RZq4eXEum
ā 90ās Football Memories (@90sFootballUK1) September 3, 2025
Ia sempat dilatih oleh Johan Cruyff yang sukses hantarkan tim mendulang gelar LaLiga dan menjadi predator ulung di tim. Ia juga pernah mendulang hattrick dalam El Clasico melawan Real Madrid. Namun kebersamaan Romario dengan Barcelona hanya berjalan prematur. Sang pemain hanya mentas dalam dua musim dalam rentang 1993-1995. Setelahnya, ia pulang ke Brasil dan mentas untuk Flamengo.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: De Paul, Bodyguard Messi yang Rela Tinggalkan Eropa untuk Idolanya
- Obrolan Vigo: Nostalgia Kedua untuk Mourinho Adalah Benfica
- Obrolan Vigo: Ousmane Dembele, Mantan Pasien Rawat Inap yang Berpotensi Menangi Ballon dāOr 2025
- Obrolan Vigo: Transfer Andre Onana Adalah Bukti Gegabahnya Manchester United
- Hristo Stoichkov

Legenda hidup sepakbola Bulgaria merupakan salah satu gerbang pembuka pemenang Ballon dāOr Barcelona dengan balutan seragam nomor 10 di bawah namanya. Ia sempat bermain dalam dua kurun waktu berbeda. 1990-1995 dan 1996 hingga 1998 lalu.
Rangkaian gelar domestik dan kontinental sempat menyinggahinya bersama Barcelona. Dalam tiga musim awal, ia sempat membuat kemitraan hebat dengan Romario di lini depan. Kedua pemain bahkan sempat bertukar nomor 10 di masa lampau.
- Gheorghe Hagi

Jika Bulgaria memiliki Stoichkov, maka Rumania memiliki Hagi. Langkahnya merapat ke klub lumayan kontroversial lantaran ia sempat memperkuat Real Madrid. AC Parma dijadikan persinggahan sementara sebelum ia merapat ke Catalan di pertengahan 90an.
Namun dalam karirnya di Barcelona, rangkaian cedera menghambatnya. Ia hanya mampu mendulang 11 gol dan 7 assist dari 51 laga bersama klub. Jauh sebelum Ronaldo Nazario dicintai fans Barcelona dan Real Madrid, Hagi sudah melakukannay terlebih dahulu.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















