
5 Fakta Pemain Penting yang Pernah Memperkuat Man United dan Arsenal
- Robin van Persie

Robin Van Persie sukses mengambil tongkat estafet dari Dennis Bergkamp dan Thierry Henry sebagai mesin gol klub. Bahkan, ia sempat didaulat sebagai kapten tim pada akhir-akhir masa baktinya di Arsenal. Bersama Gunners, sosok asal Belanda pernah mendulang 132 gol bagi tim dalam 278 laga yang dimainkan.
Keenganannya meneken kontrak baru mau tak mau membuat Gunners harus melepasnya. Setelah santer dikaitkan dengan Manchester City, Persie malah memilih hengkang ke United lantaran sempat berkomunikasi dengan Fergie. Label judas, murid yang menjual Yesus ke musuh pun melekat kepadanya pasca ia hengkang dengan mahar 22,5 juta Euro.
Bersama Setan Merah, Persie sempat mendulang gelar Premier League 2012/13 yang menjadi gelar terakhir United di ajang tersebut. Gelar itu juga tak pernah dimenangkan bersama Arsenal lantaran tim selalu gagal bersaing dengan Setan Merah di masa-masa mentasnya bersama Gunners. Pasca kedua tim, ia hengkang ke Fenerbahce.
- Alexis Sanchez

Sanchez datang ke United dengan mekanisme pertukaran dengan Henrikh Mkhitaryan di bursa musim dingin 2018 lalu. Ia menggunakan nomor 7 bersama Setan Merah. Dalam prosesnya. Sang pemain gagal membuktikan ekspektasi bersama United. Bahkan, sang pemain sampai harus dipinjamkan ke Inter Milan untuk kemudian dipermanenkan.
Alexis Sanchez was too smoothðŸ˜pic.twitter.com/ctVVx3bfNH
— Triple M (@Tripple____M) August 4, 2025
Rasio gol maupun assistnya terjun bebas. Bersama Arsenal, sosok asal Chili menjadi predator mematikan dengan 80 gol dan 44 assist dari 166 laga. Sementara bersama United, hanya 5 gol dan 9 assist yang ia koreksi dari 1,5 musim petualangannya di Manchester. Saat ini, sosok asal Chili tengah mentas di tim yang membesarkan namanya, Udinese.
- Henrikh Mkhitaryan

Pemain asal Armenia menjadi sosok dalam kesepakatan transfer Alexis ke Manchester United. Mkhitaryan merapat ke Arsenal. Namun ia beruntung lantaran masih memegang peranan bagi Gunners lewat koleksi 9 gol dan 13 assist dari 59 laga yang dimainkan di lintas kompetisi.
Pasca Inggris, keduanya juga memiliki kesamaan yakni mentas di Serie A. bedanya, Henrikh merapat lebih dulu ke AS Roma dan sempat menangi Europa League di bawah komando Jose Mourinho sebelum hengkang ke Inter Milan pada 2022 lalu.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Joao Felix, Mantan Wonderkid Mahal yang Harus Jadi Kutu Loncat
- Obrolan Vigo Evan Ferguson, Babak Baru sang Wonderkid di Roma
- Obrolan Vigo: Viktor Gyokeres Bukanlah versi Terbaik dari Erling Haaland
- Obrolan Vigo: Hugo Ekitike yang Berpotensi Menjadi Dua Mata Pisau untuk Liverpool
- Danny Welbeck

Welbeck merupakan jebolan akademi United yang mampu menembus tim utama di bawah komando SAF. Namun di era Louis van Gaal, sang pemain kurang mendapatkan tempat dan ia memilih jalan lain, berkhianat ke rival domestik United, Arsenal dengan mahar 16 juta paun pada deadline day 2014 kemarin.
Namun di Arsenal, karirnya tak berjalan mulus. Rangkaian cedera dan inkonsistensi performa membuat karir Welbeck meredup. Bersama Gunners, sosok asal Inggris hanya mampu mendulang 32 gol dari 160an laga yang dimainkan di lintas kompetisi.
- Mikael Silvestre

Silvestre sempat mentas di sisi kiri pertahanan United lantaran kalah bersaing dengan pemain lain. Namun lambat laun, sosok asal Prancis mulai mengisi pos favoritnya sebagai bek tengah. Ia banyak membangun kemitraan dengan berbagai nama mulai dari Wes Brown, Rio Ferdinand dan lain sebagainya.
Jauh sebelum Van Persie merapat, Silvestre menjadi pemain pertama yang menyeberang langsung dari United ke Arsenal atau sebaliknya setelah Viv Anderson. Ia meneken kontrak selama dua tahun di klub. Jumlah penampilan dan kontribusinya tak berjalan lurus dengan capaian besar yang sempat ia koreksi bersama United.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















