
5 Fakta Pemain Top Indonesia yang Berkiprah di Liga 4 2025/26
VivagoalโBerita Bolaโ Liga 4 2025/26 resmi digelar. Masing-masing tim dari Kabupaten dan Kota sudah menggelar kompetisi sejak Agustus 2025 kemarin dan uniknya, ada berbagai mantan pemain nasional yang berkompetisi di tier empat sepakbola Indonesia itu.
Secara format, kompetisi ini sudah mulai dihelat pada 2024/25 kemarin. Tri Brata Rafflesia sempat keluar sebagai pemenang pasca mengalahkan Persika Karanganyar di final dengan skor akhir 3-2. Mereka resmi promosi ke Liga Nusantara. Memasuki musim keduanya, format kompetisi terbilang sama dengan sebelumnya.
Ada sedikit perbedaan dibandingkan musim sebelumnya. Ada fase regional Kabupaten dan Kota sebeagai tahapan awal. Pada 23 Agustus kemarin Erick Thohir selaku ketua PSSI, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadu dan Walikota Depok, Supian Suri membuka kick offantara PS Korpri melawan PS Sawangan di Grup A, Stadion Merpati, Depok.
Fase ini memperebutkan Piala Bupati/Piala Walikota hingga September. Seetelahnya, fase Piala Gubernur akan dihelat pada September 2025-Februari 2026. Untuk tim-tim yang lolos kualifikasi akan memainkan putaran Nasional yang akan dihlat April-Mei 2026 mendatang.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pemain yang Menangkan Liga Champions dan Copa Libertadores
- 5 Fakta Rekor Transfer yang Terjadi di MLS
- 5 Fakta Kekeliruan Transfer di Era Sepakbola Modern
- 5 Pemain Frankfurt yang Siap Menjadi Komoditi tim Eropa
Dalam prosesnya, sempat ada kejadian kontroversial yang menyertai tatkala aksi sepasang tendangan kung-fu yang diarahkan pilar PS Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar dan Dwi Pilihanto yang bermain untuk KAFI Jogja. Asprov PSSI Wilayah masing-masing pun memberikan sanksi larangan beraktivitas seumur hidup kepada keduanya.
Menilik regulasi Liga 4, ada aturan yang harus dipatuhi berbagai tim peserta seperti usia minimal kelahiran di tahun 2007. Namun untuk memeriahkan kompetisi, ada 7 pemain senior yang boleh didaftarkan masing-masing tim. Beberapa nama tradisional macam PPSM Magelang, yang merupakan salah satu pendiri PSSI pun hadir di Regional Jawa Tengah.
Selain itu beberapa tim yang pernah beredar di kompetisi utama Indonesia macam Persim Maros (Sulawesi Selatan), Persema Malang (Jawa Timur), Persibom Bolaang Mongondow (Sulawesi Tengah) hingga beberapa tim satelit milik Persib Bandung, PSIS Semarang dan Bhayangkara FC juga mengirimkan wakilnya di sana.
Terkait pemain senior, berbagai klub boleh mendaftarkan 7 pemain senior. Beberapa tim mengambil peluang tersebut dengan mengamankan nama-nama top yang sebelumnya sempat mentas di Timnas Indonesia dan Liga 1. Siapa saja mereka? berikut daftarnya.















