
5 Fakta Pesepakbola Top yang Pernah Main di Fenerbahce
- Emre Belozoglu

Sebagai seorang pemain, karir Emre boleh dibilang lumayan lengkap. Ia pernah mentas di berbagai tim elit Eropa. Namanya pernah tercatata sebagai bagian dari skuat Inter Milan, Newcastle United hingga Atletico Madrid. Berbagai prestasi pernah ia rengkuh di sana.
Namun, sosok asal Istanbul sejatinya merupakan produk dari akademi Galatasaray yang notabene merupakan rival Fenerbahce. Namun untuk urusan hati, ia nampaknya lebih memilih Fener. Namanya tercatat sempat tiga kali memperkuat tim dalam tiga periode berbeda dan putuskan pensiun di sana.
Bersama Fenerbahce, ia sempat persembahkan dua gelar Liga, dua Piala Turki dan sepasang piala Super Turki. Total, ia sempat mengepak 227 laga di lintas kompetisi dan mendulang 33 gol serta 28 assist bagi klub.
- Rustu Recber

Setelah memulai karir profesioal Burdurcugu dan Antalyaspor di awal medio 90an, nama Rustu lumayan melekat dengan Fenerbahce. Di periode pertamanya, ia sempat main selama 10 tahun dari 1993 hingga 2003. Setelahnya, ia hengkang ke Barcelona sebelum kembali lagi ke klub pada 2004 hingga 2007. Ia mengakhiri perjalanannya sebagai pesepakbola bersama Besiktas.
Barcelona
Rustu Recber pic.twitter.com/ABQykUIG1c— Superb Footy Pics (@SuperbFootyPics) November 7, 2023
Di Fener, Rustu sempat persembahkan empat gelar Liga dan satu Piala Ataturk. Ia juga tergabung dalam Timnas Turki yang mampu keluar sebagai juara ketiga Piala Dunia 2002 dan meraih medali perunggu pada Euro 2008 lalu. namanya bahkan masuk dalam tim terbaik dunia pada 2002 silam berkat performa impresifnya di bawah mistar.
- Dirk Kuyt

Dirk Kuyt memiliki reputasi sebagai salah satu winger Belanda terbaik di Eranya. Jauh sebelum merapat ke Turki, ia sempat torehkan berbagai prestasi bersama Utrecht, Feyenoord dan Liverpool. Pasca kenyang mendulang berbagai gelar di dua tim tersebut, ia berlabuh ke Fenerbahce pada 2012 lalu
Tiga musim ia habiskan di Sukru Saracoglu. Total, sosok asal Belanda mampu koreksi 37 gol dan 28 assist dari 130 laga yang dimainkan di litnas kompetisi. Berbagai gelar domestik macam Super Lig, Piala Turki dan Piala Super pernah ia bawa untuk klub. Setelahnya, ia kembali ke Feyenoord dan membantu tim menjadi juara KNVB Bekker serta Eredivisie.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pemain Sepakbola yang Paling Sering Cedera
- 5 Fakta Pesepakbola Kolombia Terbaik Sepanjang Sejarah
- 5 Fakta Pembelian yang Disesali Bayern Munich
- 5 Fakta Menarik Seputar Piala Asia
- Roberto Carlos

Dibanding semua nama yang tersemat di atas, Carlos merupakan pemain yang lumayan memiliki prestasi mentereng. Ia pernah memenangkan Piala Dunia 2002, mendulang sepasang Copa America bersama Timnas Brasil dan merengkuh kejayaan bersama Real Madrid dalam wujud tiga Liga Champions, empat LaLiga dan tiga Copa del Rey serta berbagai gelar lain.
Pasca serangkaian kesuksesan tersebut, Carlos hengkang ke Turki pasca kontraknya rampung bersama Real Madrid pada 2007. Fenerbahce pun menjadi pelabuhan karirnya. Di Istanbul, sepasang Piala Super Turki pernah ia persembahkan bagi tim dalam tiga tahun karirnya di sana. Total, sosok winger cepat ini mampu mendulang 10 gol dan 10 assist dalam 104 laga bersama klub.
Roberto Carlos pic.twitter.com/X81Pp3MBK3
— Figen (@TheFigen_) January 1, 2024
Setelah Turki, ia sempat menjadi bagian dari Anzhi Makhachkala yang mentas di Russia Premier League. Namun nasib tim kaya baru itu harus terseok lantaran masalah keuangan. Carlos sempat putuskan rehat sejenak dari sepakbola selama tiga tahun sebelum bermain kembali untuk tim India Super League, Dehli Dynamos dan pensiun di 2016.
- Pierre Van Hooijdonk

Jauh sebelum era Ruud Van Nistelrooy, Patrick Kluivert hingga Roy Maakay, Belanda pernah memiliki pembunuh berdarah dingin di kotak penalti dalam wujud Pierre Van Hooijdonk. Sosok beradarah Maroko memang merupakan protagonis sejati di kotak penalti.
Di level Timnas, ia sudah mengepak 46 caps dan mendulang 14 gol. Untuk klub, namanya lumayan sering beredari di Belanda, Skotlandia, Inggris hingga Portugal. Berbagai prestasi pernah ia rengkuh di lintas negara tersebut baik untuk urusan individu maupun tim. Ia termasuk Piala UEFA bersama Feyenoord pada 2001.
Bersama Fenerbache, namanya tercatat sebagai pesepakbola terbaik Turki pada 2004. Ia juga pernah membantu tim memenangkan sepasang gelar Liga dan mampu koreksi 35 gol serta 12 assist dalam 63 laga yang telah dimainkan.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















