Menang Atas Sassuolo di Laga ke-1.000, Mourinho: Ini Paling Spesial
Jose Mourinho, Foto: dok Football5star

Menang Atas Sassuolo di Laga ke-1.000, Mourinho: Ini Paling Spesial

A Hendra - September 13, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalSerie A – AS Roma meraih kemenangan dramatis atas Sassuolo di laga ke-1.000 Jose Mourinho sebagai pelatih. The Special One pun menganggap pertandingan itu jadi yang paling spesial sepanjang karier kepelatihannya.

Jose Mourinho sudah melakoni dua pertandingan sebagai pelatih AS Roma. Dari dua laga tersebut, Mourinho mampu membawa Serigala Ibukota tak ternoda kekalahan dengan menumbangkan Fiorentina 3-1 dan Salernitana digilas 4-0. Di laga ketiga Serie A kontra Sassuolo Senin (13/9), Mou mampu catatkan penampilan ke-1000 sebagai pelatih dengan kemenangan tipis 2-1 atas lawannya.

Namun Mourinho ternyata tidak mendapatkan kemenangan dengan cara mudah. Sempat unggul lebih dulu melalui gol Bryan Cristante, Sassuolo mampu menyamakan kedudukan jadi 1-1 melalui gol Filip Djuricic di babak kedua. Di menit akhir pertandingan, Stephan El Shaarawy muncul sebagai pahlawan kemenangan Roma sekaligus memberi kado terindah untuk laga ke-1.000 sang pelatih. Penyerang asal Mesir itu mencatatkan namanya di papan skor saat laga sudah memasuki menit terakhir.


Baca Juga:


Mourinho sendiri langsung ikut merayakan gol El Shaarawy tersebut bersama para pemainnya. Dengan tegas, eks pelatih Inter Milan, Real Madrid, Chelsea, Man United dan FC Porto tersebut menyatakan bahwa dari 1.000 laga yang dilakoninya, bisa menang atas Sassuolo jadi yang sangat spesial baginya.

“Ini pertandingan yang spesial bagi saya dan saya akan selalu mengingat pertandingan seperti ini untuk game ke-1.000 saya.” ucap Mourinho dilansir dari DAZN. “Laga sebenarnya bisa berakhir 6-6, 7-7, andai kiper Rui Patricio tak menciptakan dua keajaiban, sementara kami melewatkan beberapa peluang. Permainan yang luar biasa, emosi yang luar biasa.” jelasnya.

“Hari ini saya bukan pria 58 tahun, tetapi berusia 14 tahun, ketika Anda mulai memimpikan karier di sepakbola. Saya berlari seperti bocah dan saya meminta maaf kepada pelatih Sassuolo, Alessio Dionisi, mereka memainkan permainan yang fantastis,” pungkas the Special One.

Dengan kemenangan atas Sassuolo, Mourinho membawa Roma naik ke puncak klasemen dengan 9 poin, unggul produktivitas gol dari AC Milan dan Napoli dengan poin sama tapi berada di posisi kedua dan ketiga. (HS)

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com