Disoraki Fans Sendiri Usai Ganti Hojlund Dengan Martial, Ten Hag: Daripada Cedera!
Erik Ten Hag, Rasmus Hojlund, Foto: dok 90min

Ada Andil Ten Hag Dibalik Kurang Maksimalnya Hojlund di Man United

Rizal Saleh - Juli 21, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Manchester United mungkin masih menunggu Rasmus Hojlund untuk benar-benar memenuhi ekspektasi sejak ia direkrut pada tahun 2023, yang menurut Clayton Blackmore ada andil dari eks manajer Setan Merah, Erik ten Hag.

Rasmus Hojlund didatangkan ke Old Trafford dengan ekspektasi tinggi saat usianya baru menginjak 20 tahun. United menggelontorkan dana sebesar £64 juta untuk mendatangkannya di era manajer Erik ten Hag sebagai bagian dari restrukturisasi skuad.

Sejak saat itu, Hojlund telah tampil hampir 100 kali untuk Setan Merah, namun hanya mencetak 26 gol. Catatan tersebut membuatnya kerap menjadi sasaran kritik, karena terbukti belum memberikan dampak besar pada lini depan Man United.

Hojlund Bournemouth United
(Foto: Premier League via bola.okezone.com)

Namun, Clayton Blackmore, mantan pemain United era 1980-an hingga 1990-an, berpendapat bahwa tanggung jawab atas situasi ini justru ada pada Ten Hag dan manajemen sebelumnya. Blackmore menyoroti keputusan untuk merekrut Hojlund, padahal saat itu ia hanya mencatatkan 13 gol di level senior. 

“Aku merasa kasihan pada Hojlund. Dia masih muda dan masih dalam proses belajar. Cristiano Ronaldo seharusnya bisa menjadi sosok yang ideal untuk dijadikan panutan dan mentor bagi Hojlund. Tapi justru dia langsung dilempar ke dalam tekanan besar dan harus belajar sendirian,” ujar Blackmore dilansir DAZN.


Baca Juga: 


“Saya tidak tahu apa yang dipikirkan Ten Hag. Dia mendatangkan banyak pemain yang belum teruji di Premier League. Padahal liga ini sangat berbeda, keras dan kompetitif,” tambahnya.

Meski demikian, Blackmore masih yakin bahwa Hojlund memiliki potensi untuk menjadi striker kelas dunia. Namun menurutnya, sang pemain perlu mengubah gaya bermainnya agar lebih efektif sebagai penyerang tengah.

“Saya percaya Hojlund punya kualitas untuk sukses. Tapi ia sering memainkan peran nomor sembilan dengan cara yang kurang tepat. Dia terlalu sering membelakangi bek tengah dan berusaha mengendalikan bola dalam tekanan. Padahal, seharusnya dia bisa menarik diri beberapa meter, mengontrol bola, lalu melakukan aksinya,” tambahnya.

Blackmore bahkan menyebut dirinya sempat berdiskusi dengan Mark Hughes, yang merupakan mantan ujung tombak Man United di masa lalu soal Hojlund. Menurutnya, Hojlund masih memiliki kekurangan yang seharusnya dimiliki oleh seorang eksekutor di kotak penalti lawan.

Inter Prioritaskan Transfer Rasmus Hojlund untuk Perkuat Lini Serang
Sumber: Four Four Two

“Mark mengatakan bahwa seorang striker seharusnya membelakangi bek sebentar, lalu menjauh untuk menciptakan ruang. Jangan malah terus menempel dan bertarung,” lanjutnya.

“Hojlund terlalu sibuk bertarung fisik, padahal dia seharusnya fokus pada pergerakan. Dia juga kerap tidak berada di kotak penalti saat umpan silang datang. Tapi saya pernah melihat kecepatannya, teknik kakinya bagus, dan secara teknis dia punya semua syarat untuk jadi striker top.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com