Tolak Gaji Besar dari Arab Saudi, Sarri: Sepakbola bukan Soal Uang!
Sumber: The Sun

Ancaman Keras Sarri: Siap Boikot Partai Derby Kota Roma

Irman Maulana - Mei 15, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A – Allenatore Lazio, Maurizio Sarri, kembali menegaskan ancamannya untuk memboikot laga krusial sekaligus bergengsi seperti Derby della Capitale melawan seteru abadi, mereka AS Roma, terkait dengan jadwal dari operator Serie A yang Ia nilai kontroversial.

Operator resmi Liga Italia, Lega Serie A resmi merilis jadwal pertandingan di pekan-pekan pamungkas musim 2025/26. Satu diantaranya adalah partai bertaruk Derby della Capitale antara Lazio melawan AS Roma pada pekan ke-37.

Tapi ketetapan tersebut disambut dengan kemarahan besar, terutama dari pelatih Lazio, Maurizio Sarri. Lega Serie A bersama pihak Prefektur wilayah setempat telah sepakat untuk menggelarnya pada hari Minggu, (17/5) pukul 12:30 waktu setempat atau 17:30 WIB.

Lazio Roma
(Foto: AFP/TIZIANA FABI via sport.detik.com)

Keputusan sepihak ini memicu reaksi murka dari Sarri, yang dengan lantang menyebutnya sebagai bukti nyata ketidakmampuan otoritas pengelola liga. Ia bahkan melontarkan ultimatum mengejutkan terkait kehadirannya di pinggir lapangan pada laga sarat gengsi tersebut.

“Firasat saya mengatakan bahwa jika laga digelar hari Senin saya akan datang, tetapi untuk hari Minggu pukul 12:30 aku takkan hadir. Pada waktu tersebut, biar saja mereka bermain sendiri,” tegas Sarri seperti dilansir dari Goal.


Baca Juga:


Lebih lanjut, pelatih veteran tersebut menuding adanya rentetan kesalahan prosedural fatal yang dilakukan oleh operator liga. Saking geramnya, Sarri bahkan menyarankan agar manajemen klub mengambil langkah ekstrem dengan menolak bertanding.

“Kekacauan ini bermuara dari serangkaian kesalahan yang dibuat oleh pihak Liga. Prefek sudah bersikap jelas, dan mari kita berharap itu adalah jadwal pastinya. Jika menjadi presiden klub, saya bahkan takkan memberangkatkan tim ini ke lapangan. Kami rela menerima hukuman pengurangan satu poin; bagi kami, hal itu tidak akan mengubah apa pun pada titik ini,” tambah Sarri.

Rasa frustrasi Sarri pada dasarnya berakar pada ancaman bahaya fisik yang membayangi para pemain. Bertanding di bawah terik matahari tengah hari ibu kota Italia pada akhir musim jelas membutuhkan stamina ekstra.

Eks Juventus dan Chelsea ini berargumen bahwa memainkan pertandingan sepenting ini di siang bolong adalah sebuah penghinaan terhadap kualitas kompetisi itu sendiri. Terlebih ketika tiket kualifikasi kompetisi antarklub Eropa sedang dipertaruhkan dengan sengit oleh sejumlah tim Serie A.

(Photo by Marco Rosi – SS Lazio/Getty Images via ligaolahraga.com)

Kondisi ini seolah mengulang penderitaan Lazio yang juga sempat dihadapkan pada situasi serupa di awal musim. Menurut Sarri, pemilihan waktu tersebut merepresentasikan ketidakpahaman total para pemangku kebijakan terhadap betapa krusialnya pertandingan derbi ini.

“Ada lima tim yang sedang bertarung mati-matian memperebutkan tiket ke Liga Champions. Sebuah pencapaian yang bernilai hingga 80 juta euro, dan kami disuruh bermain pada pukul 12:30 siang? Ini jelas bukan sepak bola,” keluh Sarri.

Selalu update berita terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com