Carlos Tevez

Tevez Akui Alex Ferguson Jadi Alasannya Membelot ke Man City

Rizal Saleh - Oktober 29, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Carlos Tevez akhirnya buka suara mengenai alasan di balik keputusannya yang cukup kontroversial ketika tak ragu membelot dari Manchester United untuk kemudian menuju Manchester City, yang diakui ada peran dari manajer legendaris Setan Merah, Sir Alex Ferguson.

Mantan penyerang asal Argentina itu secara khusus mengungkapkan tentang retaknya hubunga dia dengan Sir Alex Ferguson. Carlos Tevez pun mengatakan bahwa hal tersebut menjadi salah satu faktor terbesar yang mendorongnya menerima pinangan dari rival sekota Manchester United itu.

Tevez sebelumnya menghabiskan dua musim bersama Manchester United dengan status pinjaman dari West Ham United. Selama periode tersebut, ia turut membantu The Red Devils meraih dua gelar Premier League dan trofi Liga Champions. 

Namun, United tidak mencapai kesepakatan untuk mempermanenkan jasanya, sehingga sang penyerang akhirnya bergabung dengan Man City. Kepindahan itu menjadi salah satu transfer paling kontroversial dalam rivalitas kedua klub. 

5 Fakta Saga Transfer Paling Dramatis di Dunia Sepakbola
Sumber: Goal

Bersama City, Tevez kembali menjuarai Premier League, setelah ditebus 29 juta euro dari West Ham tahun 2009 silam. Meski demikian, hubungannya dengan mantan klubnya tetap diwarnai ketegangan, termasuk ketika ia terlihat membawa spanduk bertuliskan ‘RIP Fergie’ dalam perayaan gelar juara City pada 2012.

Menurut Tevez, Ferguson sebelumnya sempat meyakinkannya akan bertahan di Manchester United setelah masa peminjamannya berakhir. Tevez juga mengingat percakapan lain dengan Ferguson ketika Manchester United tengah mempersiapkan diri menghadapi musim baru.

“Mereka berbicara dengan saya sebelum masa peminjaman dua tahun itu. Kesepakatannya, jika saya bermain bagus, mereka akan membayar untuk mempermanenkan saya setelah satu tahun. Fergie berkata kepada saya, ‘Carlos, sekarang saya akan membayar untuk kontrakmu dan kamu akan tetap di Manchester’,” ujar Tevez dilansir Goal.


Baca Juga:


“Saya ingat percakapan itu dengan Fergie. Dia berkata, ‘Saya akan membayar untuk Berbatov, tetapi kamu tidak perlu khawatir. Aku juga akan merekrutmu dan kita akan menyelesaikan kontrakmu’,” lanjut Tevez.

Namun, janji tersebut tidak kunjung terealisasi, sementara Tevez mulai merasa disisihkan ketika kesepakatan permanen tak kunjung tercapai. Perubahan perlakuan Ferguson itu dianggap Tevez seperti pengkhianatan yang paling menyakitkan.

(Photo: Getty Images via Indosport.com)

“Menurut saya, sejak percakapan itu, Ferguson memiliki waktu hingga enam bulan untuk menepati janjinya. Namun, dia tidak melakukannya. Sebaliknya, saya justru mulai lebih sering duduk di bangku cadangan. Dalam pikiran saya, dia mulai menyingkirkan saya agar nilai saya turun. Itulah yang paling menyakiti saya,” ungkap Tevez.

Mantan penyerang Juventus itu juga merasa bahwa para suporter tidak sepenuhnya memahami latar belakang kepindahannya. Menurutnya, publik hanya melihat keputusan akhirnya bergabung dengan Man City tanpa mengetahui percakapan dan persoalan yang terjadi di balik layar.

“Bagi saya, orang-orang tidak benar-benar memahami situasinya. Mereka tidak tahu apa yang dibicarakan Fergie dengan saya atau apa yang terjadi di balik layar. Saya rasa, banyak orang tidak memahami apa yang sebenarnya terjadi antara saya dan Fergie,” katanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com