
Para Punggawa Juventus yang Setia Kala Timnya Turun Kasta ke Serie B
Vivagoal – Serie A – Juventus harus merasakan pil pahit ketika terdegradasi ke Serie B di musim 2006/07. Beruntung mereka memiliki pemain bintang yang setia.
Nasib buruk tersebut bukan karena Juventus tampil buruk di Serie A 2005/06. Si Nyonya Tua sukses meraih puncak klasemen pada akhir musim. Namun, skandal calciopoli mengubah segalanya.
Juventus didakwa bersalah oleh pengadilan dan harus turun ke Serie B. Selain itu, Juventus juga harus kehilangan gelar scudetto, yang kemudian menjadi milik Inter Milan. Luciano Moggi, direktur Juventus, juga mendapat sanksi larangan aktif di sepak bola seumur hidup.
Kasus Calciopoli yang menggemparkan tersebut juga menyeret AC Milan, Lazio, dan Fiorentina. Ketiganya menerima pengurangan 30 poin namun tak harus turun ke Serie B.
Turun kasta jelas menjadi petaka. Banyak pemain bintang Juventus yang memutuskan angkat kaki.
Fabio Cannavaro dan Emerson pindah ke Real Madrid. Lalu, ada Lilian Thuram dan Gianluca Zambrotta yang pindah ke Barcelona. Adrian Mutu juga pindah ke Fiorentina. Kepindahan mereka dianggap Sesuatu yang wajar.
Baca Juga:
Namun kontroversi dilakukan oleh Patrick Vieira dan Zlatan Ibrahimovic. Keduanya memutuskan untuk ‘berkhianat’ dengan bergabung ke Inter Milan,klub yang dibenci fans Juventus menyusul skandal calciopoli yang dialami klub.
“Saya memilih Inter Milan karena AC Milan telah memenangi Liga Champions, sedangkan Inter Milan gagal menjadi Scudetto selama 17 tahun,” tutur Ibrahimovic pada 2017 lalu kepada Sky Sports Italia.
Selain ditinggal para pemain kuncinya, Juventus juga harus berpisah dengan Fabio Capello. Peran pelatih kemudian dilanjutkan oleh Didier Deschamps.
Namun Juventus beruntung memiliki pemain bintang yang begitu loyal. Sebut saja Alessandro Del Piero, Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Pavel Nedved, David Trezeguet, dan Mauro Camoranesi memilih setia bersama Juventus di Serie B kendati mereka bisa dengan mudah mencari klub top di luar sana.
“Saya membuat pilihan yang tepat. Saya tidak menganggapnya sebagai musim yang hilang atau langkah mundur dalam karir saya,” ucap Pavel Nedved yang kini menjadi wakil presiden Juventus.
Baca Juga:
Totti Menilai Akan Terjadi Kekacauan Besar Jika Serie A Tetap Dilanjutkan
Manfaatkan Ketertarikan Juve Pada Pogba, MU Ingin Datangkan Wonderkid Belanda
Juventus Siap Lepas Bintangnya Demi Jaga Stabilitas Finansial
“Saya rela kehilangan pada Ballon d’Or untuk bermain di Serie B. Keputusan bertahan di Juventus adalah kesempatan untuk mengirim pesan yang kuat kepada semua anak-anak yang memiliki gairah tentang sepak bola,” ucap Gianluigi Buffon.
Laga perdana Juventus di Serie B pada 9 September 2006 berjalan kurang mulus. Mereka hanya bermain imbang 1-1 melawan Rimini. Namun setelahnya mereka melaju kencang dan mengunci gelar juara dengan raihan 85 poin, unggul enam poin dari Napoli yang berada di posisi kedua dengan 79 poin.
Berikut data dan fakta Juventus di Serie B;
– Pemain paling sering bermain: Gianluigi Buffon dan Alessandro Birindelli [40 kali]
– Top skor: Alessandro Del Piero [20 gol]
– Cetak gol: 83 gol
– Kebobolan: 30 gol
Skuad Juventus di Serie B
– Penjaga Gawang: Gianluigi Buffon, Antonio Mirante, Emanuele Belardi, Matteo Trini
– Belakang: Alessandro Birindelli, Giorgio Chiellini, Robert Kovac, Igor Tudor, Felice Piccolo, Federico Balzaretti, Jean-Alain Boumsong, Jonathan Zebina, Nicola Legrottaglie, Paolo De Ceglie
– Gelandang: Giuliano Giannichedda, Pavel Nedved, Claudio Marchisio, Mauro Camoranesi, Matteo Paro, Marco Marchionni, Dario Venitucci, Raffaele Bianco
– Penyerang: Valeri Bojinov, Alessandro Del Piero, David Trezeguet, Raffaele Palladino, Sebastian Giovinco, Michele Paolucci, Davide Lanzafame, Marcelo Zalayeta.
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















