Site icon Vivagoal.com

Analisa Vigo: Anfield Jadi Momen Man United Untuk Bangkit Perlahan

Analisa Vigo: Anfield Jadi Momen Man United Untuk Bangkit Perlahan

Sumber: Twitter @ManUtd

VivagoalBerita BolaManchester United berhasil untuk tidak mengulang kenangan buruk musim lalu ketika melawan Liverpool FC di Anfield usai bermain imbang 0-0. Meski gagal raih poin penuh, ini jadi momen yang tepat bagi Setan Merah untuk bangkit perlahan.

North-West Derby terjadi di pekan ke-17 Liga Inggris 2023/24 antara Liverpool dan Man United. Bertanding di Anfield, Minggu (17/12) malam WIB, The Reds tentu diunggulkan dalam laga ini.

Pasalnya, dalam delapan laga terakhir, pasukan Jurgen Klopp belum terkalahkan, di mana mereka sukses menang enam kali dan imbang dua kali. Apalagi, mereka punya kenangan manis ketika melawan Man United di Anfield.

Pada musim lalu, tepatnya 5 Maret 2023, The Reds sukses mengalahkan Man United dengan skor fantastis 7-0. Itu menjadi kekalahan terbesar Setan Merah di kandang Liverpool, bahkan termasuk aib memalukan.

Di sisi lain, Man United diprediksi akan mengalami kekalahan dengan jumlah besar. Dalam empat laga terakhir mereka, anak asuh Erik ten Hag hanya mampu meraih satu kemenangan (kontra Chelsea FC) dan sisanya berakhir dengan kekalahan.


Baca Juga:


Namun, apa yang terjadi justru jauh dari prediksi banyak orang. Liverpool terlihat kesulitan untuk menjebol gawang Man United yang menggunakan formasi 4-2-3-1.

Dengan formasi 4-3-3, Liverpool berusaha semaksimal mungkin untuk membongkar lini pertahanan Man United. Darwin Nunez, Luis Diaz, dan Mohamed Salah seperti dikunci oleh Raphael Varane, Jonny Evans, Diogo Dalot, dan Luke Shaw.

Sumber: Twitter @ManUtd

Patut diacungi jempol, lini pertahanan Man United tampil sangat hebat di laga tersebut. Dari 21 tembakan yang dilakukan Liverpool, tidak ada satupun yang berujung gol, dan itu juga berkat performa apik Andre Onana di bawah mistar gawang, di mana ia melakukan delapan penyelamatan.

Hasil ini tentu menjadi momen yang penting bagi Man United untuk bisa bangkit secara perlahan. Pasalnya, mereka sudah tersingkir dari Liga Champions, dan memalukannya sebagai juru kunci di fase grup.

Erik ten Hag selaku pelatih mengakui jika ini menjadi modal besar bagi Man United untuk bangkit. Satu hal yang perlu dikritisi adalah lini depan yang terlihat kesulitan untuk memberikan umpan ke dalam kotak penalti Liverpool.

“Sepakbola selalu diawali dengan organisasi dan pertahanan yang bagus. Jika saya bisa mengkiritk, seharusnya kami bisa mendapatkan umpan yang jauh lebih banyak ke dalam kotak penalti mereka,” ucap Erik ten Hag yang dilansir dari ESPN.

Hal tersebut sangat terlihat dari statistik yang ditorehkan Man United. Sepanjang 90 menit, Setan Merah hanya mampu mencetak lima tembakan, di mana empat melenceng dan hanya satu yang mengarah ke gawang.


Baca Juga:


Penguasaan bola mereka pun buruk, di mana Man United hanya mampu meraih 31 persen berbanding 69 persen milik Liverpool. Tetapi, man United tidak perlu terburu-buru.

Mereka hanya perlu konsisten di tiap pertandingannya. Tersingkirnya Man United dari Liga Champions dan Carabao Cup juga bisa dimanfaatkan dengan baik agar fokus kepada Liga Inggris dan FA Cup.

Sumber: Twitter @ManUtd

“Saya pikir performa kami sangat bagus. Rencana kami berjalan dengan baik, para pemain juga tampil mengesankan, terlihat dari bagaimana mereka solid dan bertarung bersama.”

“Kami punya skuad yang bagus, tim yang bagus, dan kami bisa membuat sesuatu di musim ini,” tambahnya.

Tugas berat dipikul oleh Erik ten Hag saat ini. Dia harus bisa mengembalikan performa Man United ke semula. Jika tidak, maka pintu keluar Old Trafford terbuka lebar untuknya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepakbola dunia hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version